My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)

My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)
Menghilangkan Trauma


__ADS_3

Sebelum baca please jangan lupa like, komen and votenya ya, supaya aku semangat terus ngelanjutin ceritanya 🙏🙏..


Happy Reading 😊😊


💕💕💕


"Gue enggak bisa ngelanjutinnya, gue enggak tega, enggak sanggup ngeliat dia panik begitu!" Ucap Abi menggeram, menyesali keputusannya untuk mencoba mendekati istrinya.


"Ya udah kalo gitu, elo nikmatin aja cara lo buat ngedeketin si Barbie dengan sebatas berchattingan, stuck aja kalian seperti itu. Gue udah bilang awal-awal gini lo harus kuat, harus tega!" Sahut Juna kesal dengan sikap Abi.


"Gue ngerti, tapi elo lihat sendiri kan tadi gimana paniknya dia ada gue!" Gerutu Abi.


"Baru awal Mas, wajar! Lagian nih ya Mas dulu sebelum gue bisa deketin Barbie kayak sekarang, gue juga pake cara ini. Gue terus-terusan muncul di hadapan dia, makanya gue berani ngusulin cara yang sama ke elo siapa tau berhasil!" Ucap Juna.


"Beda Juna, gue ini pelaku yang ngebuat istri gue sendiri tenggelam dalam trauma yang sebegini beratnya. Sedangkan elo, dia cuma sekedar takut berdekatan dengan laki-laki aja!" Abi menghela nafasnya berat.


"Tapi kenyataannya Barbie udah maafin elo Mas, dia juga kangen sama elo. Bantu dia lah!" Sahut Juna menimpali keputus asaan Kakaknya tersebut.


"Tapi gue gak sanggup Na, gue gak tega ngelihat dia kayak tadi!" Lirih Abi dengan mata berkaca-kaca.


"Okay, gimana kalo kita ubah aja caranya. Elo cukup berpapasan sama dia, sesering mungkin. Gak usah langsung kayak tadi, biar dia terbiasa dulu ngeliat elo!" Usul Juna lagi.


"Tapi dia masih shock gitu Na!" Keluh Abi.


"Ya mulai besok ajalah..!" Sahut Juna yang diangguki oleh Abi.


***


Dan benar saja, tepat pada jam makan siang. Hana yang tadinya terlihat gugup malah bertanya-tanya karena kembali tak melihat keberadaan suaminya.


"Kalo lo nyari Mas Abi, Mas Abi makan siang di kamarnya!" Ucap Juna yang memperhatikan gerak gerik Kakak Iparnya.


"Kok makan siang di kamarnya lagi?" Tanya Hana bingung.


"Dia enggak tega ngeliat elo kayak tadi pagi, jadi dia milih makan siang sendirian lagi di kamarnya!" Jawab Juna.


Dan tanpa aba-aba lagi, Hana langsung masuk ke dapur untuk mengambil nampan dan membawa makan siangnya ke kamarnya. Ia merasa bersalah dengan sikapnya terhadap sang suami.


Sesampainya di kamar, Hana langsung mengambil ponselnya untuk bersiap berbalas pesan dengan sang suami.

__ADS_1


Hana : "Maafin Hana ya Kak 😔😔".


Abi : "Iya Sayang gak apa-apa, aku yang minta maaf udah maksain diri".


Hana : "Kapan-kapan kita coba lagi ya Kak, semoga aku lebih siap ".


Abi : "Iya Sayang, pelan-pelan aja. Gak usah maksain diri lagi!".


***


Besoknya, ketika sore hari. Abi yang tahu jika sang istri tengah sibuk di dapur, Abi dengan sengaja menghampirinya untuk mengikuti saran sang adik. Ia pun berpura-pura hendak mengambil soda dingin di kulkas.


Ia pun perlahan berjalan menuju kulkas besar dan membukanya membuat Hana yang tengah sibuk me mixer adonan kue melihat ke arah kulkas guna mencari tau siapa yang sedang membukanya.


Dan begitu pintu kulkas tertutup Hana terlonjak kaget mendapati sang suami yang berdiri di sana, bahkan saking kagetnya Hana tanpa sengaja menjatuhkan mixer serta mangkok yang berisi adonan kue yang hendak ia buat.


"Maaf ngagetin kamu, aku cuma mau ambil soda dingin!" Ucap Abi tak enak hati karena telah mengacaukan kegiatan istrinya.


"I..iya. Aku, aku cuma kaget!" Sahut Hana meremas apron yang ia kenakan untuk mengatasi kepanikannya.


"Mau aku bantuin bersihin semuanya?" Usul Abi.


Selepas kepergian suaminya, Hana langsung terduduk lemas. Ia mencoba mentralisir degup jantungnya, namun tak dipungkiri dia sedikit merasa lega karena untuk beberapa saat bisa berinteraksi dengan suaminya.


"Semoga menjadi awal yang baik!" Harapnya lirih untuk kemudian membereskan kekacauan yang terjadi di dapur.


***


Malamnya, kembali Juna makan malam di kamar sang Kakak sedikit membuat Abi tak nyaman berbalas pesan dengan istrinya.


"Ajak Barbie ke mall besok!" Perintah Juna tiba-tiba.


"Apa?" Tanya Abi langsung menghentikan ketikannya untuk membalas pesan dari istrinya.


"Bilang ke Barbie besok kita jalan berlima ke mall, elo, dia, Nara, Hanum sama gue!" Jawab Juna.


"Elo gila apa? Enggak mungkinlah!" Ucap Abi menggelengkan kepalanya tak percaya dengan ide adiknya kali ini.


"Enggak mungkin gimana?" Salak Juna kesal.

__ADS_1


"Menurut lo apa yang bakal terjadi kalo gue semobil sama Hana, jalan beriringan bareng Hana. Lo ngasih ide apa ngeledek sih sebenernya?" Ketus Abi tak kalah kesal.


"Siapa suruh elo semobil bareng kita-kita, elo jalan sebelahan sama Barbie, ya enggak lah. Elo jalan sendiri, bawa mobil sendiri lah. Tetep kudu jaga jarak sama Kita-kita, tapi jangan jauh-jauh!" Sahut Juna.


"Sedih amat nasib gue!" Keluh Abi.


"Makanya sebelum bertindak tuh, pikirin dulu akibatnya!" Sindir Juna.


"Tapi apa mau Hana jalan kalo ada gue?" Tanya Abi tak yakin.


"Mau, tenang aja!" Jawab Juna yakin.


Abi : "Besok Juna ngajak aku, kamu, Nara dan Hanum ngemol. Kamu mau ikut?".


Hana : "Barengan Kakak?".


Abi bisa membayangkan wajah gugup istrinya saat ini.


Abi : "Tenang aja Sayang, aku bawa mobil sendiri dan aku gak akan deket-deket sama kamu. Anggap aja aku gak ikut 😅😅".


Hati Hana begitu perih membaca pesan balasan dari sang suami, ia bisa membayangkan betapa Abi ingin sekali berdekatan dengan dirinya, tapi sang suami begitu sabar menahan diri mengingat kondisinya yang belum bisa menerima sepenuhnya kehadiran suaminya.


Hana : "Maafin aku ya Kak!".


Abi : "Lho, kenapa minta maaf?".


Hana : "Gara-gara aku yang masih takut sama kamu, kita jadi kayak gini. Padahal aku juga pengen banget Kak bisa deketan sama kamu, tapi bayangan malam itu selalu aja hadir. Wajah marah Kakak waktu itu langsung bermain-main di kelopak mata aku, aku takut!".


Abi yakin saat ini pasti sedang menangis.


Abi : "Kamu gak salah sama sekali Sayang, semua salah aku. Dapat maaf dari kamu aja aku udah bersyukur banget, aku bakal sabar selama apapun buat kamu bisa nerima aku lagi. Jangan sedih ya!".


Hana : "Kalo gitu aku mau ikut ke mall, mulai sekarang aku udah niatin mau belajar berdekatan sama kamu lagi. Aku kangen sama kamu Kak, aku janji akan lebih berusaha keras lagi menghilangkan trauma aku terhadap kamu!".


Abi : "Nah gitu dong, yang semangat. Aku seneng ngelihat kamu bersemangat gini, yakin deh pasti kita bisa kayak dulu lagi, seromantis dulu lagi 😘😘".


Hana : "Aku sayang sama Kak Abi!".


Abi : "Aku juga sayang sama kamu Hana, sayang banget!".

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2