My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)

My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)
Menunjukkan Fakta


__ADS_3

Benar saja selama tiga hari semenjak kondisi Hana menurun, keadaan Hana selalu stabil membuat Abi merasa lega meskipun belum sepenuhnya karena kelegaan yang sesungguhnya adalah jika sang istri sudah sadar dan sehat seperti sedia kala.


Melihat Hana yang stabil membuat Abi memutuskan untuk memulai rencananya. Ia pun meminta para anak buahnya untuk memulai melaksanakan rencana mereka dengan sebaik mungkin.


Dan pemberitaan panas seputar Abi kini terganti oleh pemberitaan tentang Raya, pemberitaan tentang pesta s*x yang dilakukan Raya di unit apartemen milik Arthur yang berada di Singapura.


Anak buah benar-benar melakukan pekerjaan mereka dengan sangat baik, mereka mampu membuat media merangkai cerita begitu nyata seakan Raya dengan suka hati melakukan pesta tersebut.


Perhatian publik pun kini mulai menyoroti pemberitaan tentang Raya, media juga mulai menghubung-hubungkan antara Arthur dan Raya karena keberadaan Raya di unit apartemen milik Arthur tersebut.


Dan tanpa menunggu apapun lagi, anak buah Abi langsung mengeluarkan bukti-bukti lain tentang petualang Raya menggaet bos-bos besar untuk melancarkan kariernya termasuk skandal antara Raya dan Arthur baru-baru ini.


Kenyataan tersebut jelas mematahkan argumen Raya yang menyatakan bahwa Abi mengiming-iminginya akan dikenalkan pada boss-boss besar jika Raya mau menuruti ***** bejatnya.


Karena pada kenyataannya justru Raya lah yang datang menyerahkan tubuhnya untuk dinikmati mangsa-mangsanya guna bertujuan untuk memuluskan kariernya.


Abi sengaja memerintahkan anak buahnya untuk menahan sejenak bukti penjebakan dirinya yang drilakukan oleh Raya dan Arthur, ia menunggu momen yang tepat untuk menguak semuanya.

__ADS_1


Skandal tentang dirinya dan Raya benar-benar tersingkirkan, bahkan saat ini media serta publik berasumsi jika Raya tengah menjebak Abi.


Begitu tersudutnya Raya saat ini, membuat Abi memutuskan untuk mulai menguak rencana busuk antara mantan kekasihnya juga mantan bossnya tersebut terhadap dirinya. Dan kini dukungan publik pun berbalik mendukung dirinya, menaruh iba terhadap masalah yang membelitnya akibat ulah Raya dan Arthur.


Berhari-hari sudah pemberitaan tersebut mejadi konsumsi publik, belum adanya statmen dari Raya ataupun Arthur membuat pemberitaan tersebut bergulir semakin panas.


"Semua ini lo yang buatkan Bi?" Tanya Daniel pada sang sahabat saat mereka tengah asyik menonton berita tersebut di ruangan kantornya.


"Hmm, gue rasa cukup gue menjadi bulan-bulanan media kemarin-kemarin. Gue harus menunujukan fakta sebenernya kan, mereka berdua gak pantes hidup bebas di luar sana setelah apa yang mereka lakukan terhadap gue dan Hana!" Jawab Abi tersenyum puas.


"Gue rasa apa yang gue perbuat terhadap Raya setimpal dengan apa yang dia perbuat ke gue dan Hana! Akibat perbuatan kotornya lo lihat keadaan gue sekarang, lo lihat Hana yang masih berjuang buat hidup sampe saat ini! Gue akan ngebuat Raya menyesalinya!" Sahut Abi penuh amarah.


"Tapi Bi, apa gak terlalu sadis?" Tanya Daniel.


"Enggak sama sekali, bahkan kalo pun apa yang gue lakuin terhadap Raya ngebuat Raya akhirya mati bunuh diri, itu pantes dia dapatkan. Gue akan menghukum orang-orang yang udah nyakitin Hana, termasuk gue akan menghukum diri gue sendiri!" Jawab Abi yakin.


"Maksud lo?" Tanya Daniel tak mengerti.

__ADS_1


"Gue mau lo siapin konfrensi pers buat gue, gue akan mulai ngelurusin benang kusut yang selama ini gue diemin aja dan justru membelenggu gue ke keadaan yang sekarang!" Tak ingin menjawab sahabatnya, Abi memilih agar sahabatnya mengerjakan keinginannya.


Melihat kesungguhan sang sahabat, Daniel pun mulai mengerjakan apa yang diminta sahabatnya itu. Ia tahu seperti apa sahabatnya tersebut dan pun meski terlihat sadis dengan apa yang sudah diperbuat Abi pada Raya, Daniel tak bisa menyalahkan Abi karena apa yang dilakukan Raya memang berakibat fatal bagi kehidupan sang sahabat terlebih Hana.


Malamnya seperti biasa Abi akan mengajak sang istri berbicara, luka di punggung Hana yang telah membaik membuat Hana kini bisa tidur terlentang.


"Bangun Sayang, aku kangen! Daniel lagi memperiapkan konfrensi pers buat aku, aku yakin banget sebentar lagi hujatan akan menghampiriku karena udah ngebuat artis baik hati kesayangan semua orang ini tidur panjang!" Ucap Abi tersenyum getir.


"Kamu tau, sebulan lagi anniversary kita yang pertama, aku harap kamu udah mau bangun nanti. Itu pasti jadi hadiah yang tebaik buat aku!" Lanjut Abi lagi sambil terus membelai wajah cantik istrinya yang masih setia dalam tidurnya.


"Lusa geng ghibah kamu udah balik ke Amerika, mereka berharap banget sebelum mereka pergi bisa ngelihat kamu sadar. Ayo Sayang bangun, banyak hal yang harus kita lakuin. Aku kangen banget sama kamu, semua .. semua kangen sama kamu Sayang!" Abi benar-benar merasa sesak dengan keadaan seperti ini.


Melihat sang istri yang masih terus setia dalam tidur panjangnya, padahal Dokter sudah mengatakan kondisi Hana sudah jauh lebih baik namun Hana tetap enggan untuk bangun.


Rasa rindu yang membuncah membuat Abi terus menerus menciumi wajah cantik istrinya, ia seakan tak pernah bosan menggoda sang istri dengan sentuhan-sentuhan lembutnya dan berharap agar Hana terpancing rindu dan akhirnya terbangun.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2