
"Hana ada Bi?" Tanya Abi saat baru saja tiba di apartemennya.
"Belum pulang Den, kata Non Hana dia ada syuting live" jawab Bi Imah sopan, meski tengah sibuk merapikan dapur.
"Oh ya udah kalo gitu aku ke atas Bi, mau mandi. Capek banget!" Pamit Abi.
"Mau Bibi siapin makan malemnya Den?".
"Enggak usah Bi, nanti aja aku makan kalo Hana udah pulang!".
Awalnya ia begitu semangat kembali ke apartemen ingin menemui istrinya, namun ia harus sedikit kecewa karena sang istri ternyata masih bekerja di luar padahal waktu sudah menunjukan jam 8 malam.
Abi tak langsung membersihkan diri, dia lebih tertarik menyaksikan acara live talkshow yang dibintangi oleh Hana dan beberapa artis Ibu Kota lainnya.
Senyum terus merekah dari bibir Abi setiap menyaksikan istrinya menjawab pertanyaan-pertanyaan para host.
"Hana kamu kan baru nih di dunia entertain, tapi bisa dilihat kan apresiasi masyarakat terhadap kamu lumayan bagus. Tapi yaa kita tau lah, nama kamu juga melejit semenjak menikah dengan Alexander Abimanyu Raffan, bisa dibilang banyak cibiran kalo pernikahan kalian itu cuma settingan lah, kontrak doang lah cuma untuk melambungkan nama kamu di industri ini. Apalagi yang kita tau, pernikahan kalian itu tiba-tiba, hubungan kamu sama Abi juga terkesan mendadak karena sebelum menikahi kamu kita semua tau kalo Abi lagi gak deket sama siapa pun dan yang lebih membuat kita-kita bertanya tuh kamu yang masih sangat muda dan masih berstatus siswa SMA. Boleh dong sedikit ceritain tentang sejarah kalian sebelum dan sampai memutuskan untuk menikah!" Salah satu host mencecar dengan pertanyaan yang cukup berat, membuat Abi sedikit was-was dengan jawaban yang akan diberikan istrinya. Sejenak kamera menangkap wajah cantik istrinya yang terdiam dan menghela nafas berat namun kemudian bibirnya tersenyum begitu cantik.
__ADS_1
"Jika ada suatu kebaikan yang bisa dicapai saat itu juga, untuk apa menunda-nundanya. Pernikahan adalah sesuatu yang baik, jika memang aku sama Ka Abi saling setuju bersama untuk apa kita menundanya? Awal pertemuanku sama Ka Abi memang gak sama sekali aku sangka, aku yang gadis biasa, bukan dari kalangan artis atau pun orang penting ngerasa sangat beruntung banget bisa kenal dengan keluarga Raffan yang sangat baik, apalagi dari dulu aku tuh penggemar Ka Abi rasanya Dewi Fortuna begitu sayang sama aku memberikan keberuntungan aku untuk bisa dekat dengan Ka Abi bahkan sampai bergelar istrinya..!" Hana kemudian terus menceritakan kisahnya sampai bisa menikahi Abi tanpa ada kebohongan apapun, kecuali tetap menyembunyikan hubungan suaminya dengan sang kekasih dan kesepakatan pernikahan antara mereka berdua.
"Ohh jadi bener pernikahan kalian tuh sebuah perjodohan?" Tanya salah satu host sekali lagi.
"Ya, pernikahan kami memang sebuah perjodohan antara orang tua kami, tapi kita berdua bahagia menjalaninya apalagi aku. Bisa kalian bayangin lah betapa bahagianya aku yang memang seorang penggemar bisa menikahi idolanya dan juga karena aku memang benar-benar menyayangi suamiku jadi gak ada sama sekali beban buat aku ngejalani pernikahan ini!" Jawab Hana yakin.
"Oke, kami bisa lihat jelas betapa bahagianya kamu dengan pernikahan kamu ini. Tapi bagaimana dengan Abi sendiri, apa dia juga sama bahagianya seperti kamu dalam menjalani pernikahan kalian?".
Degggg ..
"Tapi jangan dijawab sekarang, kita break dulu yaaa..!" Sahut salah satu host yang lain membuat Hana sedikit lega.
Saat sedang break, seperti biasa beberapa asisten, kru pengarah syuting akan menghampiri panggung untuk memberi arahan atau pun memperbaiki penampilan sang artis. Begitu pula asisten Hana yang datang membawa ponsel Hana untuk diberikan kepada Hana karena Abi menelponnya.
"Ka..!" Sapa Hana lirih.
"Bilang sama mereka dengan yakin, bahwa gue juga bahagia dengan pernikahan ini, bahwa gue sama beruntungnya bisa jadi suami lo, buat gue lo adalah hal terbaik yang ada dalam hidup gue, meskipun pernikahan ini cuma perjodohan kita berdua tadinya tapi sekarang kita sama-sama beruntung bisa disatukan dalam pernikahan ini. Gue sayang lo Hana..!" Ucapan Abi seketika membuat Hana banjir air mata, ia benar-benar tak menyangka bahwa Abi akan mengucapkan rasa sayangnya pada dia saat ini, ungkapan yang selama ini ia damba-dambakan akhirnya ia dengar saat ini langsung dari mulut suaminya.
__ADS_1
"Jangan mewek Hana, gak bagus entar di kamera. Lo mah kebiasaan deh apa-apa dibikin mewek, entar dikiranya gue ngancem-ngancem lo ini!" Lagi sifat jahil Abi selalu saja datang di saat yang tak tepat membuat Hana tersenyum, ia pun buru-buru menghapus air matanya dan meminta asistennya untuk memperbaiki riasannya setelah mengakhiri sambungan telepon suaminya.
Saat acara dimulai lagi, Hana pun memberikan jawaban sama persis dengan apa yang dikatakan suaminya tadi dengan wajah yang sangat bahagia tanpa ia bisa tutupi.
"Ihhh, romantis banget sih kisah cinta kalian. Oke Hana, boleh tau gak selama pernikahan ini apa yang paling lo suka sama yang gak lo suka dari suami lo?" Tanya seoarang host lagi.
"Yang aku suka dari Ka Abi, semua aku suka dari dia!" Jawab Hana yakin dan berbinar-binar.
"Susah ya kalo jatuh cinta, gak ada cacatnya kayaknya deh semua disuka. Bahkan kali aja Abi ngorok juga dia suka, dianggepnya nyanyian nina bobo kali ya!" Celetuk seorang artis memancing tawa semua yang berada di acara tersebut, bahkan juga Abi yang masih setia menonton mereka dari layar tv.
"Kalo yang gak aku suka, Ka Abi masih suka kalimat 'Lo-Gue' aku nya kesel sebenernya!" Protes Hana polos membuat semua yang di studio berhuu ria seakan menyoraki kesalahan Abi.
"Abi, denger tuh bini lo gak suka pake 'Lo-Gue' , gak sopan sama bini begitu! Gak dapet jatah puyeng lo!" Ledek salah satu host bertubuh tinggi besar membuat semua tertawa lagi, kecuali Hana karena jujur dia tak mengerti maksud jatah yang membuat semua tertawa. Otak polosnya benar-benar belum bisa mencerna ungkapan-ungkapan dewasa di sekitarnya.
Abi yang melihat Hana kebingungan langsung tertawa terbahak-bahak, Ia benar-benar tak menyangka istrinya benar-benar sepolos itu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1