
Hari yang dinantikan pun tiba, Hana kini sudah siap dengan pakain pengantin lengkap dengan hijabnya. Ia begitu gugup menjelang ijab, namun kegugupannya tidak sama sekali mengurangi kecantikan Hana saat ini.
Di ruangan lain Abi terlihat tampan dengan setelan jas putihnya, ia lebih santai dibandingkan Hana. Beberapa kali Abi seperti menghafalkan kalimat ijab kabul yang akan ia ucapkan nanti.
"Saya terima nikahnya Hana Almaira Putri binti Mahardika Pratama Putra dengan mas kawin tersebut dibayar tunai" Abi terus menerus menghafalkan kalimat kabul dengan santai, tak terlihat sedikit pun kegugupan di wajah Abi.
Ijab Kabul pun tiba, Abi sudah bersiap duduk menghadap ke penghulu, Hana dinikahkan oleh wali hakim karena ia seorang yatim. Semua sudah bersiap pada posisinya, Abi masih terlihat santai, tak terpancar sedikit pun kegugupan di wajahnya.
Seketika suasana hening tiba-tiba di saat Hana datang hendak duduk di sebelah Abi, kecantikannya seakan menghipnotis siapapun yang melihatnya saat ini tak terkecuali Abi. Ia benar-benar dibuat takjub dengan Hana saat ini, tak sedikit pun Abi memalingkan pandangannya. Dia terus menerus menatap Hana. Hana pun semakin gugup dibuatnya karena Abi tidak sama sekali melepaskan pandangannya dari Hana.
"Apa sudah siap Mas Abi?" Tanya Pak penghulu, tapi Abi tetap bergeming. Ia masih asyik menatap Hana di sebelahnya.
"Pletak".
Ketukan pena pun melayang ke dahi Abi, Rendra yang berkali-kali memanggil Abi untuk fokus ke acara ijab kabulnya sama sekali tak bergeming.
"Sakit Pah" keluh Abi dengan suara lirih.
"Makanya fokus!" gertak Rendra pelan.
Abi pun kemudian fokus pada sang penghulu, dia yang pada awalnya santai justru sekarang terlihat gugup. Dua kalimat kabul tidak disahkan, membuat semua yang hadir mulai ikut gugup. Setelah meminta waktu beberapa saat Abi pun bersiap untuk mengulang ijab kabulnya.
"Saya nikahkan engkau Ananda Alexander Abimanyu Raffan bin Rendra Satria Raffan dengan Ananda Hana Almaira Putri binti Mahardika Pratama Putra dengan mas kawin satu set perhiasan bertahta berlian dan seperangkat alat shalat dibayar tunai", ucap wali nikah Hana.
__ADS_1
"Saya terima nikahnya Hana Almaira Putri binti Mahardika Pratama Putra dengan mas kawin tersebut dibayar tunai". Sahut Abi lantang dan kali ini tanpa kesalahan lagi.
"Bagaimana sah?" Tanya Bapak penghulu yang dijawab serempak oleh para saksi dan para tamu yang hadir di aula, "sah".
"Alhamdulillah..". Serangkaian doa pun terucap untuk kedua mempelai. Setelah untaian doa dipanjatkan, Abi Hana diminta untuk mencium punggung tangan Abi. Setelah mencium tangan Abi, Abi pun kemudian mengecup dahi Hana begitu dalam dan lembut.
***
Malam pun tiba, kini semua tengah menikmati acara resepsi pernikahan Abi Hana. Begitu banyak yang hadir di pernikahan mereka, Hana begitu senang bahwa pernikahannya dengan Abi sejauh ini berjalan lancar, melihat wajah-wajah bahagia keluarganya dan tamu-tamu undangan mengukir kebahagian tersendiri di hati Hana.
"Lo seneng Han?" Tanya Abi ketika mereka tak lagi menyambut tamu dan duduk di singgasana mereka saat ini.
"Seneng banget, pernikahan impian Hana lho Ka ini. Gak nyangka bakal ngerasain pernikahan mewah kayak gini. Apalagi Hana juga nikah sama orang yang Hana harapkan, yang Hana sayang", Hana seakan ingin mengungkapkan perasaannya pada Abi. Abi hanya tersenyum getir mendengar ocehan wanita yang kini sah menjadi istrinya itu. Ya saat ini sebenarnya Abi pun sedang memikirkan Raya, cintanya pada wanita itu belum terkikis sama sekali.
"Kenapa Ka? Mikirin Mbak Raya?" Tanya Hana dengan wajah seriusnya seakan mengerti dengan apa yang ada di fikiran Abi saat ini.
Ribuan belati seakan menusuk hati Hana saat ini setelah mendengar kata-kata yang keluar dari mulut suaminya, tetapi ia sudah bertekad akan membuat Abi jatuh cinta padanya, ia berjanji tak akan menyerah dan juga menangis.
"Bisa, Hana pasti buat Ka Abi jatuh cinta sama Hana. Hana akan singkirin Mbak Raya dari hati Ka Abi, seberat apapun perjuangan Hana nanti, Hana siap. Jadi jangan berfikir Hana akan menyerah dan kita akan bercerai, karena Hana gak mau!" Tegas Hana dengan sekuat tenaga menahan laju air matanya.
"Han.." panggil Abi namun ditepis oleh Hana.
"Enggak Ka, jangan buat acara malam ini berantakan. Tunjukin kalo kita bahagia, bukan buat aku tapi buat keluarga kita. Jangan kecewain mereka dengan memperlihatkan diri kita yang lagi bersitegang begini, tolong!".
__ADS_1
Abi pun mengalah karena toh apa yang dikatakan Hana benar adanya. Banyak hati yang harus mereka jaga saat ini. Abi yang melihat Hana tersenyum lucu, bagaimana Hana meminta agar mereka terlihat baik-baik saja dan bahagia sedangkan wajahnya saat ini begitu murung.
Jiwa iseng Abi pun kembali keluar, dengan gerakan tangan cepat, Abi memalingkan wajah Hana agar menghadap dirinya, dan "cup" bibir Hana pun langsung ia kecup. Kelakuan Abi otomatis membuat para tamu bersorak sorai, ada juga yang meledek mereka.
Hana yang mendapat serangan mendadak hanya bisa terpaku, wajahnya merah menahan malu dan kesal. ia benar-benar tak menyangka Abi bisa menciumnya di hadapan para tamu undangan.
"Ka Abi apa-apaan sih?" Gertak Hana sambil memukul lengan Abi.
"Abi kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah Hana, Hana pun memulai mode siaganya. Namun bukannya dicium Abi hanya membisikan sesuatu, "Banyak hati yang harus kita jaga, jadi jangan keliatan murung".
Kini Hana mengerti apa yang dilakukan suaminya itu hanya ingin mencairkan suasana.
"Jangan begini juga di depan orang banyak, malu!" Kesal Hana.
"Berarti kalo gak ada orang, boleh dong?" Goda Abi dan lagi-lagi mendapat pukulan di lengannya.
"Boleh, kalo Ka Abi udah ada perasaan sama Hana!" Tantang Hana.
"Yahhhh kasihan dong baby maker dianggurin selama gw belum ada rasa sama lo?" Keluh Abi seakan-akan sedih.
Hana hanya memandang jijik dengan ucapan dan tingkah Abi. Namun keduanya pun akhirnya tersenyum dan tertawa.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
...Uhuyyyyyy .. Akhirnya, akhirnya sah juga pemirsahhh. Gak sabar ngelihat mereka berumah tangga bakal kayak gimana yaakkk??? Abi beneran bakal tetep setia sama Raya atau malah justru akan jatuh cinta sama Hana??...
Tinggalkan jejak kalian yaaa buat penyemangat akuuu, terima kasih 😘😘