
Malam hari, Abi terus bercerita di sisi tempat tidur istrinya. Menceritakan semua kenangan indah, lucu, mengesalkan yang terjadi selama mereka berumah tangga.
Terkadang saat menceritakannya Abi tak ayal tertawa sendiri karena mengingat kelakuan kekanak-kanakan Hana dan selama bercerita pun Abi melihat jari-jari Hana bergerak seakan merespon semua yang sedang ia ceritakan membuat Abi sedikit tersenyum.
"Aku paling kangen setiap pulang dari kantor ditungguin kamu, disambut dengan pelukan dan ciuman dari kamu. Apalagi pas kamu nemplok kayak koala, kangen banget rasanya!" Ucap Abi bernostalgia sambil tersenyum membayangkan kenangan tersebut.
"Aku juga kangen masakan kamu, sayur sop, ayam goreng, sambel terasi. Aku juga kangen capcay sama udang balado seharga seratus juta kamu..+!" Ledek Abi tersenyum simpul ketika mengingat Hana pernah dengan entengnya meminta uang tersebut sebagai hadiah yang Abi janjikan karena merasa puas dengan masakan sang istri.
"Bangun Sayang, aku kangen banget sama kamu! Maaf udah ngebuat kamu begini, maaf udah nyakitin kamu bertubi-tubi, kamu boleh ngehukum aku dengan cara apapun, tetapi jangan hukum aku kayak gini. Aku gak kuat..!" Isak Abi menggengam erat telapak tangan istrinya.
***
Pagi-pagi sekali setelah sedikit mengajak istrinya berbicara, Abi langsung berniat untuk pergi mengurusi pekerjaannya karena Imah yang juga sudah datang membuat Abi tenang untuk meninggalkan sang istri.
"Titip Hana ya Bi, kalo ada apa-apa jangan ragu telfon aku. Kalo Bibi atau Mbak Dewi mau pulang, langsung ke rumah baru aja gak perlu ke apartemen. Biar di sana ada yang ngurus!" Ucap Abi yang sudah siap dengan pakaian casualnya.
Setelah menciumi sang istri, mengucapkan kata-kata cinta serta penyemangat Abi pun beranjak meninggalkan rumah sakit menuju apartemennya.
Ini untuk pertama kalinya Abi menginjakkan kakinya lagi di apartemennya setekah kejadian memilukan yang merenggut kesadaran sang istri.
Ada rasa sesak ketika Abi mulai memasuki basement apartemennya, karena terakhir kali ia berada di sini adalah ketika ia dengan keji menarik tangan istrinya, meskipun ia mendengar sang istri meringis kesakitan.
__ADS_1
"Sakit, pelan-pelan.. Bahu aku sakit!!".
Semua memori memilukan itu kembali berputar bersamaan dengan langkah kakinya yang terus membawanya menuju ke unitnya.
Memasuki apartemennya dada Abi terasa semakin sesak, apalagi saat ia menaiki anak tangga, ia ingat betul Hana yang sempat terpeleset satu anakan tangga dengan kasar Abi menahan dan kembali menarik tangan Hana untuk terus masuk ke dalam kamar mereka.
Dan kini, ketika ia berdiri di depan pintu kamar mereka seketika kebaranian Abi menguap entah kemana. Ia tak sanggup untuk mengenang kembali malam mengerikan itu, malam dimana ia dengan tanpa belas kasihan menyiksa istrinya, perempuan yang mati-matian ia ingin berikan kebagahiaan. Namun sayang justru hal menyakitkan yang terus-menerus ia berikan.
Dan setelah beberapa saat hanya berdiri, akhinya ia mulai memutar handle pintu kamarnya.
Sepi, dingin dan sendu ketika ia memasuki kamar tersebut. Menatap tiap sudut kamar yang tertinggal kenangan istrinya.
Bahkan suara jerit memilukan sang istri seakan menggema di ruangan itu saat ia semakin memasuki kamarnya.
Ya tanpa seorang pun tau, Abi dengan orang-orangnya sudah menyusun rencana untuk menghancurkan orang-orang yang sudah mengusik ketenangan dan kebahagiaannya dengan sang istri, terlebih Raya.
Sesuai laporan orang-orang kepercayaannya, mereka telah berhasil meretas dan mengumpulkan banyak dokumentasi gelap dari file pribadi Arthur, kebanyakan adalah video-video yang Arthur abadikan untuk dokumentasi prbadi ketika sedang bersenang-senang dengan para model, artis serta perempuan-perempuan lainnya termasuk Raya.
Bahkan beberapa dokumentasi liar bersama Raya diambil sebelum adanya hubungan antara Raya dan dirinya membuat dirinya tersenyum lega karena bisa mematahkan argumen Raya yang mengatakan bahwa Abi memaksanya berkencan dengan imbalan akan dikenalkan oleh beberapa boss besar dan kalau pun Raya menolak, Abi juga memberikan ancaman jika ia akan menghancurkan karier Raya jika ia menolak ajakan kencan seorang Abimanyu.
Dengan adanya video tersebut jelas bisa mematahkan segala argumen Raya, karena sebelum Abi mengenal Raya pun sudan berpetualang dengan beberapa boss besar demi untuk melancarkan kariernya.
__ADS_1
Orang-orang kepercayaan Abi pun sudah menahan seorang pemuda yang ditugaskan untuk membeli sekaligus yang memberikan obat perangsang yang digunakan untuk menjebak Abi dengan menyamar sebagai pelayan yang menyajikan minuman untuk Abi.
Semua pesan Arthur dan Raya telah berhasil diretas oleh para orang kepercayaan Abi bahkan yang telah dihapus sekali pun. Ada beberapa percakapan via chat membahas rencana penjebakan Abi, sebuah blunder besar seorang Arthur yang dengan naifnya membahas kelicikannya bersama perempuan gundiknya melalui pesan chat, sepertinya mereka lupa jika jejak digital tak akan pernah hilang.
Abi akan membuat rencana pengakuan tentang masa lalunya, tentang hubungannya dengan Raya juga bagaimana hubungan mereka berakhir. Juga bagaimana dirinya pada akhirnya menikah dengan Hana, Abi pun akan memberitahukan publik tentang kondisi istrinya saat ini.
Ia ingin mengurai benang kusut yang awalnya ia biarkan selama tak mengganggunya, namun ternyata justru membelit dirinya dalam kesulitan agar kembali lurus dan tak menggu langkahnya lagi untuk maju ke depan apapun kelak keputusan sang istri, bertahan atau berpisah.
Dan untuk Raya sendiri, Abi telah mempunyai rencana paling keji yang tak pernah ia sangka akan ia lakukan. Untuknya apa yang akan dilakukannya nanti dengan sang mantan kekasih setimpal dengan kondisi sang istri yang saat ini antara hidup dan mati.
Dan rencananya tersebut kini tengah dijalankan oleh orang-orangnya yang sengaja ia kirim ke Singapore negara dimana Raya tengah bersembunyi.
Mungkin menurutnya Abi tak akan menemukan dirinya di negara tersebut dan memilih mencari Raya di beberapa negara di Eropa tempat yang beberapa bulan terkahir dia hidup bersama sang kekasih baru, Nico. Atau ia berfikir jika Abi akan mencari di negara ia lahir dan tumbuh besar Ayahnya, Amerika.
Kini Abi duduk di ruang kantornya, memilih untuk mengkoordinasikan semuanya di sana. Menunggu orang-orangnya yang tengah bekerja membalaskan dendamnya pada sang mantan kekasih.
Sambil menunggu tiap laporan anak buahnya, Abi sempat berfikir untuk melihat rekaman CCTV di kamarnya ketika ia menyiksa sang istri, namun ternyata ia tak memiliki keberanian tersebut. Ia yakin tak akan sanggup untuk menyaksikan bagaimana kejam dirinya ketika menyakiti Hana.
"Malam ini kami akan mulai rencananya, Boss. Soraya telah masuk ke perangkap kita!".
Sebuah pesan langsung menerbitkan senyum puas di wajah Abi, ia tak menyangka akan semudah dan secepat ini dirinya membalaskan dendamnya pada Raya.
__ADS_1
"Lo mau main-mainkan Ray, mari kita mainkan kalo gitu..!!" Ucap Abi dengan senyum smirknya.