My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)

My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)
She Is So Unique


__ADS_3

Sebelum baca please jangan lupa like, komen and votenya ya, supaya aku semangat terus ngelanjutin ceritanya 🙏🙏..


Happy Reading 😊😊


💕💕💕


Saat makan malam tiba, Abi memilih makan seorang diri di kamarnya. Meskipun ingin sekali rasanya ia bergabung dengan yang lainnya di meja makan, tapi ia tahu itu tidak mungkin bisa mengingat sang istri yang belum sama sekali siap bertatap muka dengannya.


Sedang di meja makan suasana riuh makan malam seperti biasa tengah terjadi, namun tidak seperti biasanya Hana yang akan selalu menimpali candaan Juna kini terlihat pendiam dengan raut wajah sendu membuat semua memusatkan perhatiannya pada perempuan cantik itu.


"Kamu enggak suka makan malam malamnya Sayang?" Tanya Qirani yang melihat Hana hanya mengaduk-ngaduk makanan miliknya saja.


"Ooh, suka kok Omma. Ini kan makanan favorit Kak Abi, aku juga suka kok!" Jawab Hana tergagap.


Hana memang sengaja memasak makanan favorit suaminya untuk makan malam ini dan tentu dibantu oleh Qirani yang sudah sangat ahli membuat western food.


"Kalo suka kok gak dimakan, cuma diaduk-aduk saja?" Qirani mengerti apa yang sebenarnya tengah cucu menantunya ini fikirkan.


"Kak Abi, emh.. Kak Abi makan malam dimana Omma, kok gak gabung sama kita? Dia gak makan masakkan ku dong?" Benar seperti yang Qirani perkirakan jika Hana pasti tengah memikirkan sang suami.


"Dia makan masakan kamu kok Sayang, tadi udah ada pelayan yang mengantarkan makan malam ke kamar Abi. Dia gak mau bikin kamu enggak nyaman dengan ikut bergabung sama kita!" Hana langsung menitikan air matanya mendengar jawaban Qirani. Ia pasti membayangkan betapa Abi begitu kesepian saat ini.


"Aku bodoh ya Omma, gara-gara aku Kak Abi pasti ngerasa kesepian. Aku gak mau begini, tapi aku juga enggak tau kenapa aku belum juga bisa menghilangkan rasa takutku ke Kak Abi. Hiks..!" Ucap Hana disela isakannya.


"Sabar Sayang, pelan-pelan. Abi juga pasti mengerti kondisi kamu kok, kamu jangan khawatir dan kamu juga gak boleh menyalahkan diri kamu sendiri. Ingat, kamu sudah dengan berbesar hati memaafkan Abi pun sudah bagus Sayang, tinggal kamu mulai belajar menerima kehadirannya saja lagi di dalam hidup kamu!" Nasehat Qirani begitu bijak membuat Hana langsung menganggukkan kepalanya dan mengusap air mata di pipinya.


Semua yang berada di meja makan langsung dibuat bingung, ketika Hana dengan gerakan cepat berjalan ke arah dapur untuk kemudian kembali dengan membawa sebuah nampan.


Hana pun langsung merapikan makanannya ke atas nampan serta menambah beberapa makanan pencuci mulut, susu dan air putihnya.


"Lo mau kemana Bie?" Tanya Juna bingung mewakili yang lainnya.

__ADS_1


"Aku juga mau makan di kamarku aja mulai sekarang, kan aku bisa makan sambil berbalas pesan sama Kak Abi jadi Kak Abi juga gak bakal kesepian lagi tiap makan sendirian?" Jawab Hana riang.


"It's okay, Grandpa- Omma, if I eat dinner in my room, I don't want Kak Abi to be lonely eating alone?" (Tidak apakan Grandpa-Omma, kalau aku makan malam di kamarku, aku gak mau Kak Abi merasa kesepian makan malam sendirian)?" Izin Hana yang langsung beranjak meninggalkan ruang makan dengan cepat ketika semuanya menganggukkan kepalanya.


Sepeninggalan Hana, semua orang lantas terkekeh melihat tingkah gadis mungil tersebut. Ada saja ide yang terbesit di otak Hana untuk berusaha belajar kembali mendekatkan dirinya pada sang suami.


"Now I know the reason why Abimanyu loves that girl so much, she is so unique! (Sekarang aku tahu alasannya kenapa Abimanyu begitu mencintai gadis itu, dia sangat unik)!" Puji Kevin terkekeh membuat yang lainnya tertawa.


***


Di dalam Kamar, Hana langsung menyambar ponselnya. Ia pun memberanikan diri untuk mengirimkan pesan pada sang suami.


Hana : "Kak Abi lagi makan malam kan?".


Abi : "Iya Sayang, aku baru aja mau makan makan malemku. Baru selesai telfonan sama Daniel aku tadi".


Hana : "Suka enggak meatloaf sama mac and chesee buatan aku?".


Setelah menunggu beberapa saat, Hana kembali menerima pesan dari suaminya.


Abi : "Enak, enak banget. Mirip bikinan Omma..!".


Hana : "Emang 90% nya Omma yang masak, aku cuma bantu-bantu sekedarnya aja. Hehehe..!".


Abi langsung tergelak membaca pesan balasan dari istrinya, bahkan ia sampai tersedak. Bisa ia bayangkan wajah lucu istrinya jika mengatakan secara langsung dihadapannya.


Abi : "Aku kangen sama kamu, boleh klik satu foto buat aku?".


Tak lama Abi menerima foto Hana yang juga tengah asyik menikmati makan malamnya, membuat Abi mengernyit heran mengapa sang istri makan malam di kamar.


Abi : " Lho, kamu juga baru makan malem? Kok di kamar? Kamu sakit?".

__ADS_1


Hana bisa membayangkan wajah khawatir suaminya saat ini.


Hana : "Maaf ya Kak, gara-gara aku Kak Abi jadi makan malem sendirian deh. Jadi tadi aku fikir mendingan aku bawa aja makananku ke kamar, jadi kita bisa makan malem sama-sama via chattingan biar Kakak gak kesepian 😁😁".


Abi tersenyum miris membaca pesan istrinya, disela trauma sang istri terhadap dirinya istrinya bahkan masih sempat-sempatnya memikirkan keadaan dirinya.


Abi ; "Aku yang harusnya minta maaf sama kamu udah ngebuat kita terjebak dalam situasi yang sangat menyiksa dan menyakitkan ini, Sayang. Maafin aku!".


Hana : "Aku udah maafin Kakak kok, tapi aku minta Kak Abi mau bersabar ya, beri aku waktu buat ngilangin trauma aku. Aku juga udah tau semuanya, Juna udah ceritain semua tentang malam itu. Aku sayang sama sama Kak Abi!".


Abi : " Aku akan sabar menunggu kamu, Sayang. Pelan-pelan aja, kita akan sama-sama lagi. Yang terpenting aku udah dapatkan maaf dari kamu, aku janji aku gak bakal nyakitin kamu lagi, aku akan buat kamu jadi perempuan paling bahagia dan aku pastikan kamu gak akan pernah nyesel udah maafin aku dan ngasih kesempatan ke aku. Terima kasih, aku juga sayang sama kamu. Sangat!".


Hana : "Iya Kak, kita sama-sama berjuang lagi ya Kak!".


Abi : "Iya Sayang, iya..!".


Hana : "Besok Kakak ada acara apa aja?".


Abi : " Aku besok mau ketemu ke psikiater kamu, mau konsultasiin tentang kondisi kamu. Kamu siap untuk pulang ke Indonesia atau belum!".


Hana : " Setelah itu apalagi?".


Abi : "Aku disuruh GrandPa ke perusahaan Beliau, baru setelah itu pulang. Emh.. Kenapa emang? Kamu mau ngajak jalan?".


Hana tersenyum ia tau jika suaminya tengah menggodanya.


Hana : " ðŸĪŠðŸĪŠ ".


Abi : " Hahaha.. I love you 😘😘".


Hana : " I love you too Kak, and I miss you so much. I can't wait to come back home..!".

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2