
"Gue putus dari Raya" Abi mengawali ceritanya saat ia baru menyelesaikan syutingnya sore itu.
"Serius? Kok tampang lo gak kusut sih? Gak kayak orang lagi patah hati?" Daniel cukup terkejut mendengar penuturan sahabatnya itu, lebih terkejut lagi saat melihat Abi tak sama sekali menunjukan kesedihan layaknya seorang pria yang tengah patah hati. "Ini Raya lho Bi, perempuan yang mati-matian lo bela di depan keluarga lo! Perempuan yang lo sendiri rela pertahanin sampe lo harus ngorbanin perasaan orang lain! Dan sekarang apa yang gue lihat, lo putus tapi terkesan biasa aja!" Lanjut Daniel.
"Masa sih gue biasa aja? Tapi jujur gue enggak sama sekali ada perasaan sedih putus dari Raya, kecewa iya. Lo tau sendiri gue paling gak bisa nerima pengkhianatan!" Sahut Abi menyesap rokoknya.
"Jadi bener dia selingkuh?" Tanya Daniel yang juga tengah asyik menyesap rokoknya, Abi hanya mengangguk mengiyakan.
"Sama yang namanya Nico?" Tanya Daniel lagi, Abi masih menjawabnya dengan anggukan.
"Lo punya bukti?" Tanya Daniel lagi penasaran.
"Dia ngaku sendiri, dia ada maen belakang sama Nico!" Jawab Abi kecewa.
"What the f*ck, perempuan gila! Bisa ya dia nemplok sana-sini, syukur deh lo udah lepas dari dia. Mending lo sekarang perlakuin Hana bener-bener selayaknya istri lo, dia permpuan baik Bi. Percaya sama gue, lo itu beruntung bisa dapetin cinta dia. Gue sendiri bingung sih dia itu beneran sabar apa Oon ngadepin laki kayak lo? Nerima banget lakinya berhello-hello ria sama perempuan laen!" Ucap Daniel membuat Abi menyunggingkan senyumnya mengingat tingkah-tingkah istrinya selama ini.
"Mungkin karena Hana Niel, gue gak terlalu patah hati. Entah kenapa akhir-akhir ini gue sering kepikiran dia, sering kasihan lihat dia. Dia gak pernah capek nyatain cinta dia ke gue, semua tingkah dia tuh muter terus di otak gue tiap gue jauh dari dia. Gue tuh kayak bergantung sama dia, semalem aja gue gak bisa tidur pas gue puter video-video dia, scroll foto-foto dia baru bisa pules gue. Hahaha.. Aneh sih, tapi itu kenyataannya!" Mendengar ungkapan sahabatnya, Daniel yakin bahwa sahabatnya telah benar-benar jatuh cinta.
"Iya sih bisa gue lihat dari update an ig lo terbaru, geli gue baca caption lo!" Sindir Daniel seakan jijik dengan tingkah sahabatnya itu.
Semalam setelah mengakhiri telepon dengan Raya, Abi memang meng update instagramnya dangan foto yang ia screen shot saat melakukan video call dengan istrinya dan memberi caption yang sedikit nyeleneh.
LDR an pertama, gak bisa bobo biasa ngelonin kamu .. Hampa Beb ..
Unggahan yang akhirnya rame mengundang komen-komen lucu dari penggemar dan juga orang yang Abi kenal. Dan kini ia juga Daniel menertawakan kelakuan anehnya.
***
Malam hari, seperti biasa setelah membersihkan diri di suite room hotel tempatnya menginap untuk beberapa hari, ia langsung melakukan panggilan video call dengan istrinya.
Tak butuh lama, Hana langsung mengangkat panggilan suaminya itu.
"Lagi apa?" Pertanyaan pertama yang keluar dari mulut Abi saat wajah cantik istrinya terpampang di layar ponsel nya.
__ADS_1
"Aku baru selesai beberes, nyicil ngerapiin barang-barang yang mau kita bawa buat syuting akhir kita di Bali nanti!" Jawab Hana sambil menyorotkan koper-koper dan barang-barang yang masih berantakan.
"Jangan capek-capek, minta bantuin Mbak Dewi apa Bi Imah!" Usul Abi.
"Iya, tadi dibantuin kok sama Mbak Dewi. Ka Abi nanti kirimin aku pesen yaa barang-barang apa aja yang Kaka butuhin buat dibawa ke Bali nanti Hana rapikan!" Pinta Hana, abi pun hanya berdehem.
Sejenak diam, mereka hanya saling pandang di layar ponsel mereka masing-masing. Ada rasa rindu di hati mereka saat berjauhan seperti saat ini.
"Aku kangen sama Kaka!" Ungkap Hana lirih dengan wajah yang tiba-tiba berubah sendu.
"Sama gue juga kangen, enggak enak tidur sendirian begini!" Sahut Abi.
"Masih berapa hari lagi di sana?" Tanya Hana, kini ia terlentang di atas tempat tidurnya.
"Dua hari lagi!" Jawab Abi sambil terus memandangi wajah Hana, ia benar-benar merindukan wajah mungil istrinya.
"Ka Abi sama Mbak Raya gimana? Kalian udah ngebahas masalah kalian?" Tanya Hana yang memang sangat penasaran kelanjutan hubungan suaminya dengan kekasih gelapnya.
"Putus!" Jawaban Abi sontak membuat Hana bangun dari posisinya dengan wajah sangat senang tanpa ia bisa tutupi.
"Maaf bukan maksud aku pengen bahagia di atas penderitaan Kaka, tapi gak tau kenapa ini bibir maunya senyum-senyum mulu!" Sahut Hana dengan alasan asalnya.
"Bilang aja bahagia lo?" Sindir Abi.
"Bahagia, sebahagia-bahagianya!" Jawab Hana makin melebarkan senyumnya bahkan ia tertawa lepas saat ini.
"Inget janji lo, lo harus nyembuhin patah hati gue! Sakit ini, tau gak lo!" Racau Abi pura-pura.
"Kaka mau nya aku gimana buat nyembuhin patah hati Kaka? Kaka mau aku nyusul Kaka ke Bandung besok?" Tanya Hana semangat.
"Emang lo gak sekolah?" Abi mengingatkan.
"Sekolah sih. Hehehe..!" Jawab Hana membuat Abi berdecih kesal.
__ADS_1
"Lagian juga ngapain lo nyusul ke sini, gue juga gak bisa langsung unboxing lo. Makin tersiksalah gue malahan jadinya..!" Keluh Abi.
"Apaan sih Ka Abi, pasti ke sana deh ngarahnya. Udah ah Hana mau mandi dulu, Hana belum mandi sore tadi keasyikan beberes!" Ucap Hana.
"Jangan dimatiin yaa video call nya, bawa ke kamar mandi aja. Gue mau liat lo mandi!" Goda Abi.
"Mesum ihh.. Udah ah aku mandi dulu ya Ka. Kaka istirahat yaa! Buat masalah Kaka, aku cuma bisa bilang sabar. Hahahahaha..!" Ledek Hana.
"Ngelunjak lo!" Geram Abi, meskipun ia sendiri juga senang melihat kebahagiaan Hana saat ini.
Mereka pun mengakhiri video call mereka. Abi terlihat mengecek ponselnya, beberapa panggilan telepon, video call, pesan dari Raya pun terpampang di layar ponselnya.
Semenjak ia memutuskan hubungannya dengan Raya, ia sama sekali tak menanggapi Raya lagi. Abi pun membuka pesan-pesan yang dikirimkan mantan kekasihnya itu tanpa berniat membalasnya.
..Aku mau bicara sama kamu..
..Jangan abaikan aku begini Abi..
..Kita butuh bicara, maafin aku..
..Aku salah, Bi. Aku minta maaf, tolong jangan begini! Aku mau berubah Bi, aku mau kamu nikahin, aku rela..
..Abi, Sayang angkat teleponku!!..
..Aku akan usahain kembali ke Jakarta secepatnya, kita butuh bicara!!..
..Akan aku buat perhitungan dengan perempuan sialan itu, yang udah berani ngerebut kamu dari aku. kalo aku gak bisa miliki kamu, jangan harap dia juga bisa!!..
Dan beberapa pesan lainnya yang lebih ke ancaman-ancaman, terlihat jika Raya semakin putus asa dengan sikap Abi.
Abi hanya mendengus kesal, membaca semua pesan-pesan mantan kekasihnya. Tak ada sedikit pun rasa iba dan kasihan untuk sang mantan.
Ia memih kembali melihat video-video istrinya untuk memancing kantuknya. Beberapa kali ia tersenyum saat melihat video-video istrinya yang dia putar.
__ADS_1
Dan benar saja, tak butuh waktu lama Abi pun terlelap dengan ponsel yang masih di tangan dan sedang memutar video istrinya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=