My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)

My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)
Wedding Anniversary


__ADS_3

"Kalo gitu Mamah pulang ya Sayang, inget apa yang Mamah bilang tadi bahwa Mamah dan semua selalu mendoakan Hana dan kamu. Terus percaya jika suatu hari ini nanti Hana akan bangun, akan sembuh, akan berada di tengah-tengah kita dengan keceriaan yang sama seperti saat dia belum sakit!" Ucap Kinan membelai lembut wajah kokoh Abi yang terihat sayu dan sembab akibat tangisan.


"Mamah enggak tidur di sini aja?" Tanya Abi.


"Enggak Sayang, kasihan Papa sama Kakek besok gak ada yang mengurus. Lagian Mamah mengerti betul kalo kamu butuh waktu berduaan dengan istri kamu!" Jawab Kinan, membuat Abi tersenyum tipis.


Sepeninggalan Kinan, serta ketika ia telah membersihkan diri dan melaksanakan kewajibannya. Abi pun mendekati ranjang istrinya, ia mengubah posisi Hana dari telentang menjadi miring ke arah dirinya.


Dirasa posisi sang istri cukup nyaman, Abi pun seperti biasa akan memberikan kecupan-kecupan ke seluruh wajah cantik istrinya, kemudian mendudukan diri.


"Dulu aku diem-diem nyiumin kamu pas tidur pasti hati-hati banget takut tidur kamu terganggu, tapi sekarang aku sengaja nyium kamu se rese mungkin biar kamu keganggu. Tapi kayaknya mimpi kamu terlalu indah ya, sampe enggan bangun?" Goda Abi meremas lembut telapak tangan istrinya.


"Kamu tau Sayang, setelah aku ngungkapin semua fakta yang sebenernya ada rasa lega di hati aku dan kelegaanku bakal tambah sempurna ketika kelak kamu sadar, kamu sehat lagi!" Lanjut Abi lagi yang terus menatap dalam wajah istrinya.


"Doain ya, agar kepolisian bekerja sebaik mungkin. Aku berharap banget orang-orang yang nyakitin kita mendapat hukuman yang setimpal!" Pinta Abi.


"Aku juga mau kasih tau kamu satu hal penting. Emh.. Aku selalu bilang ke kamu kan, kelak kalo kamu sadar aku akan mengabulkan keinginan kamu jika kamu minta pisah dari aku. Tapi maaf Sayang sepertinya aku gak bisa, akan perjuangkan kamu untuk tetap di sisiku. Jika dulu kamu yang berjuang meluluhkan hati aku, mulai sekarang aku lah yang akan berjuangan meluluhkan hatimu untuk maafin aku dan sekali lagi untuk mencintaiku lagi. Aku rela seumur hidupku bersimpuh meminta maaf dari kamu, asal kamu tetap di sisi aku!" Ucap Abi yakin masih terus meremas lembut telapak tangan Hana.


Meski tak sekali pun mendapat respon dari sang istri, Abi terus berbicara. Apapun ia bicarakan karena ia yakin Hana dapat mendengarkannya.

__ADS_1


Merasa habis objek untuk diobrolkan, Abi seperti biasa akan mensejajarkan wajahnya dengan wajah istrinya yang meskipun tengah sakit, Hana justru terlihat cantik, wajahnya seakan memancarkan sinar meskipun dengan kulit pucat. Satu hal yang mengganggu hanyalah kelopak mata Hana yang membesar akibat terlalu lama terpejam.


"Bagaimana bisa aku menyiksa kamu waktu itu Hana? Wajah cantik dan polos kamu kenapa gak menyadarkan aku waktu itu agar tak menyiksa kamu. Aku benar-benar bodoh Sayang, maafin aku!" Setitik air mata penyesalan kembali jatuh dari mata tajam Abi.


***


Sebulan pasca konfrensi pers yang ia lakukan, kasus yang dihadapi para musuhnya masih di taraf penyelidikan meskipun orang-orang yang sudah menjadi tersangka telah mendekam di dalam penjara, termasuk Nico yang dengan rela mengakui kesalahannya membawa para wanita yang mengguggurkan janin mereka termasuk membawa Raya waktu.


Sejak publik mengetahui jika sang istri dalam keadaan koma, banyak sekali orang-orang yang ingin menjenguknya namun sayang tak banyak orang yang dia izinkan menemui sang istri.


Namun sepertinya rasa cinta yang tulus dari masyarakat membuat mereka tak patah arang ketika tak dapat izin untuk menjenguk Hana, mereka memilih menitipkan berbagai hadiah untuk Hana.


Bunga, boneka, kartu ucapan agar Hana lekas sembuh dan banyak lagi tak pernah sama sekali berhenti datang setiap harinya.


Selama ini Hana memang jauh dari pemberitaan buruk, terkecuali pemberitaan ketika Hana melakukan penyerangan kepada Raya, namun saat ini publik bisa mengerti mengapa waktu itu Hana melakukan hal tersebut, sudah dipastikan karena Hana tak menyukai mantan kekasih suaminya berdekatan dengan sang suami.


Hari ini kurang lebih dua bulan sudah Hana masih setia dalam tidur panjangnya, kondisinya pun masih sering naik-turun meskipun secara keseluruhan Hana sudah membaik, namun entah mengapa ia belum juga bangun dari koma.


Dan hari ini juga adalah peringatan satu tahun perikahan Hana dengan Abi, Abi benar-benar berharap malam ini Hana akan bangun dari tidur panjangnya. Jika memang benar akan sangat indah hadiah pernikahan yang Hana berikan jika ia mau bangun.

__ADS_1


Abi sengaja mengosongkan jadwalnya untuk seharian ini, meskipun ia tak melakukan perayaan anniversary perikahannya seperti pasangan-pasangan lainnya, tetapi malam ini ia akan memberikan bunga untuk sang istri serta cake kecil untuk melambangkan perayaan sederhana mereka.


Dan tepat pukul delapan malam, Abi yang hanya mengenakan pakaian hariannya telah datang dengan membawa cake juga buket bunga mawar untuk sang istri.


"Happy our first wedding anniversary, Sayang..!" Ucap Abi dengan suara tercekat.


Ia sungguh tak menyangka jika ulang tahun pertama pernikahan mereka akan terjadi dalam suasana seperti ini dan dengan keadaan sang istri yang tidak sadarkan diri.


"Maaf selama setahun pernikahan kita, aku belum mampu memberikan kamu kebahagiaan yang sesungguhnya. Maaf jika selama setahun pernikahan kita, aku hanya terus menerus memberimu kesakitan..!" Suara Abi semakin tercekat akibat mulai terisak, dadanya seakan terasa sesak tiba-tiba membayangkan perjuangan Hana selama menikah dengan dirinya.


"Kamu perempuan tercantik, perempuan terhebat, perempuan terbaik yang Allah kirim buat aku dan maaf jika aku justru menjadi lelaki terburuk yang harus hadir di hidup kamu Sayang. Maafin aku, maafin aku..!" Abi terus terisak menundukkan kepalanya di sisi ranjang sang istri.


"Bangun Sayang, bangun. Aku mohon..! Aku udah enggak sanggup lagi ngelihat kamu dalam keadaan seperti ini, beri aku kesempatan sekali lagi untuk memperbaiki semuanya, berikan aku kesempatan lagi untuk aku bisa memberikan kebahagiaan yang sesungguhnya buat kamu seumur hidup kamu. Aku janji Sayang, aku akan menjadi lelaki, suami yang lebih baik lagi. Aku mohon bangunlah!" Pinta Abi semakin terisak.


Namun nihil, Hana tetap terdiam dalam tidurnya. Hanya lelehan air mata yang jatuh di kedua sisi matanya.


"Sampe kapan kamu menghukumku seperti ini, hmm?" Tanya Abi menatap lekat wajah sang istri. Hatinya bahkan semakin terasa nyeri setiap melihat air mata yang keluar dari mata istrinya yang terpejam.


Sejenak Abi hanya terdiam, menatap dalam wajah cantik istrinya. Ujung jarinya terkadang mengusap air mata sang istri.

__ADS_1


"Selamat ulang tahun pernikahan Sayang, aku cinta sama kamu Hana. Cinta sekali..!" Tak ingin membuat sang istri terus menitikan air matanya, Abi memilih mengungkapkan perasaannya kemudian menciumi wajah cantik istrinya berulang-ulang kali.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2