My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)

My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)
Apa Boleh..?


__ADS_3

Hana begitu takjub ketika memasuki kamar di villa mereka, semua terlihat begitu indah. Tempat tidur yang dihias dengan bunga-bunga cantik berbentuk hati, dekorasi yang elagan dan manis. Sedang di teras samping kamar tidur Hana terdapat kolam renang pribadi yang sudah ditaburi banyak bunga mawar berwarna merah, begitu indah.


Abi kemudian mengajak Hana ke sebuah meja yang sudah dipersiapkannya untuk menikmati candle dinner romantis mereka berdua.


"Aku gak lagi mimpi kan?" Ucap Hana berkaca-kaca dengan kejutan yang diberikan suaminya.


"Ini nyata sayang, sengaja aku persiapkan buat kamu. Makanya aku gak sempet balik ke hotel. Kamu suka?" Abi memeluk Hana dari belakang dan meletakan dagunya di pundak Hana.


"Suka banget, aku gak nyangka Ka Abi seromantis ini!" Hana pun berbalik memeluk suaminya. "Makasih ya Ka!" Ucap Hana tulus penuh haru.


"Ya udah kita makan dulu yuk, biar bertenaga nanti!" Ajak Abi, ia pun menggiring tubuh mungil istrinya untuk duduk di kursi, setelahnya Abi mendudukan dirinya di seberang kursi Hana hingga mereka duduk berhadapan.


Sebelum memulai makan, seperti biasa Abi akan mengklik foto istrinya, Hana yang sadar akan diambil gambarnya pun bergaya dengan sangat elegan.


"Tumben gak aneh-aneh gayanya?" Tanya Abi heran.


"Lihat sikon lah Ka, masa udah suasana romantis gini gayanya slengean gak lucu lah!" Jawab Hana, Abi hanya tersenyum mendengar ocehan istrinya itu.


Mereka pun kemudian asyik dengan kegiatan makan malam mereka, diselipi candaan dan obrolan-obrolan ringan.


Selesai dengan makan malam romantis mereka, Abi mengajak Hana untuk duduk di tepian kolam renang yang dipenuhi bunga-bunga.


Abi menggulung celana panjangnya hingga ke lutut dan memasukan kakinya yang sudah ia lepaskan dari sepatunya ke dalam kolam, Hana mengikuti suaminya, ia menaikan sedikit gaunnya dan melepaskan heelsnya sebelum duduk di sebelah sang suami dan memasukan kakinya juga ke dalam kolam.


"Kamu suka kan sama kejutan yang aku buat?" Tanya Abi lagi sambil menggenggam tangan mungil Hana.


"Suka, suka banget!" Sekali lagi jawaban sama terlontar dari mulut Hana dengan senyum penuh ketulusan.

__ADS_1


"Aku ada hadiah lagi buat kamu! Coba tutup mata kamu!" Perintah Abi.


"Beneran deh, aku tuh kayak lagi di drama-drama romantis!" Oceh Hana senang. "Kaka beneran mau ngasih aku hadiah kan, bukan mau nyeburin aku?" Tiba-tiba mode curiga Hana timbul, ia sadar betul jika suaminya adalah salah satu manusia yang memiliki kejahilan luar biasa yang hidup di dunia ini.


"Ampun dehh Hana, bikin drop suasana aja deh ah! Janji aku gak ngisengin kamu kok, udah sekarang tutup mata kamu!" Pinta Abi sekali lagi, kali ini Hana pun menurut.


Abi kemudian berjongkok di belakang tubuh Hana, ia membuka kotak perhiasan dan mengeluarkan isinya. Sebuah kalung berwarna putih berliontin dua hati menjadi satu bermatakan berlian, sangat cantik.


Hana yang sadar jika lehernya dipasangkan sesuatu langsung membuka matanya, ia tau suaminya memberikannya sebuah kalung. Ia pun menyentuh dan menundukkan wajahnya guna untuk melihat kalung itu, cantik sangat cantik pikirnya saat pertama kali melihat kalung itu.


"Ini..!" Ucap Hana dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


"Waktu aku ke Bandung, aku sengaja minta ke teman aku yang emang desainer perhiasan buat bikin desain kalung yang cuma ada satu-satunya di dunia khusus buat kamu. Desain ini gak bakal dibikin massal, cuma buat kamu aja, cuma kamu yang punya karena aku mau cuma kamu satu-satunya di dunia ini yang terpenting buat aku selamanya. Aku sayang sama kamu Hana!" Ucap Abi tulus membuat Hana akhirnya tak mampu menahan bulir air matanya untuk jatuh.


"Makasih ya Ka, makasih banyak buat semuanya. Makasih buat kesempatan yang kamu kasih ke aku, makasih udah nerima aku, udah sayang sama aku, udah ngebales perasaan aku. Aku bahagia banget Ka!" Hana memeluk Abi sambil terisak, ia sungguh tak percaya bahwa ia mampu mendapatkan cinta suaminya.


Tak puas memeluk Hana pun mengecupi wajah suaminya, juga bibir suaminya.


"Bisalah, berenang kan hob..!" Belum sempat Hana menyelesaikan ucapannya Abi sudah mendorong tubuh Hana ke dalam kolam berisikan bunga-bunga.


Byurrrr ..


Abi yang melihat istrinya terjatuh pun tertawa terbahak-bahak, sedang Hana saat kepalanya timbul kembali masuk ke dalam air lagi, hingga beberapa kali terus seperti itu.


"Ka.... Ka.. ka..ki..a..aku..kee..rammm!" Ucap Hana terbata-bata karena berulang kali kepalanya menyembul dan keluar di saat memberitahukan suaminya tentang kondisinya.


Abi yang melihat Hana seperti itu pun langsung panik, tanpa berfikir panjang ia langsung menceburkan diri untuk menolong istrinya.

__ADS_1


Namun..


Saat Abi menghampiri posisi Hana, ia tak menemukan tubuh istrinya, ia pun menoleh ke semua arah untuk mencari tubuh Hana, tapi ternyata tubuh yang ia cari sudah berada di pinggir kolam sambil tertawa terbahak-bahak menertawakan kebodohan sang suami.


"Kamu ..!" Gertak Abi kesal, sedang Hana masih terus menerus tertawa.


"Makanya jangan iseng, gimana rasanya di jahilin balik Ka hah?" Ledek Hana masih terus tertawa.


Abi yang kesal, langsung keluar dari dalam kolam, ia berniat melepas pakaiannya dan masuk ke dalam kamar meninggalkan Hana yang masih terus menikmati kebodohan suaminya.


Hana yang sadar jika suaminya marah, langsung berlari menyusul Abi yang sudah masuk ke dalam kamar.


"Kaka marah?" Tanya Hana saat berhasil menarik tangan Abi dan menghadapkan tubuh suaminya ke arahnya.


"Keterlaluan tau gak elo, seneng banget bikin gue khawatir. Puas kan ngeliat gue kayak orang bego tadi!" Gertak Abi dengan wajah yang benar-benar marah.


"Kenapa Ka Abi marah banget, harusnya kan Hana yang marah tega-teganya Ka Abi nyeburin Hana ke kolam. Gimana kalo tadi Hana beneran gak bisa berenang?!" Sahut Hana tak kalah kesal.


"Makanya sebelum gue dorong lo kan gue nanya lo dulu bisa berenang apa gak?" Abi tetep dalam mode marahnya.


"Ya udah sih kenapa harus marah, Ka Abi gak terima kalo Hana berhasil ngerjain balik Kaka hah?" Tuduh Hana menatap tajam ke manik mata suaminya.


Abi tak membalas perkataan istrinya, ia justru terpesona dengan sosok yang basah kuyup di hadapannya saat ini. Ya, menurutnya Hana terlihat sangat menggairahkan dengan tubuh basah dan sedikit berantakan.


Kondisi Hana saat ini benar-benar membuat Abi bergairah, ia langsung menarik pinggang ramping istrinya menahannya dengan tangan kiri, sedang tangan kanannya menahan tengkuk istrinya.


Abi kemudian menciumi bibir Hana dengan lembut, menyesap dan mel*matnya dengan lembut. Hana yang awalnya terkejut, kini mulai mengimbangi ciuman suaminya.

__ADS_1


"Apa boleh..?" Tanya Abi dengan sorot mata sayu penuh gairah ketika melepaskan ciumannya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2