
"Kamu mau kemana?", tanya Abi ketika membuka matanya dia mendapati kekasihnya sudah rapi dan cantik.
"Aku mau balik lah ke apartemen ku sayang. Nanti malam kan aku ada pemotretan!", jawabnya sambil mengaplikasikan make up di wajahnya.
Abi kemudian beranjak dari tempat tidurnya dan mendekati Soraya. Dia mencium pipi Soraya, Soraya tersenyum lebar menerima ciuman dari Abi. Soraya kemudian berdiri menghadap ke arah Abi untuk mengecup bibir Abi.
Abi menahan tengkuk Soraya ketika Soraya ingin menyudahi kecupan di bibirnya. Perlahan tapi pasti kecupan yang diciptakan Soraya kini jadi luma*an penuh hasrat oleh Abi.
Soraya sempat terbuai oleh ciuman mereka, sampai saat dirasa kehabisan oksigen akibat kegiatan mereka, mereka pun menghentikannya. Ketika Abi akan mulai mencium Sora lagi, buru-buru Soraya menutup bibir Abi memberi kode agar tidak melanjutkannya.
"Udah ahhh, nanti yang ada gak kelar-kelar deh. Aku nya gak pulang", sindir Soraya dengan mimik lucu. Abi tersenyum melihat tingkah kekasihnya.
"Aku mau kita nikah", ucapnya kemudian yang perlahan lahan membuat hilang senyum di wajah Soraya.
__ADS_1
"Sayang udah deh ahh jangan mulai lagi, kamu juga kan ngerti keadaannya, kita kan belum bisa nikah dalam waktu dekat ini. Karir kita lagi sama-sama bagus, aku masih mau menikmatinya, aku masih mau melebarkan karir ku sampai kancah internasional, mewujudkan mimpiku. Tunggulah sebentar lagi", jawab Raya mencoba memberikan pengertian kepada Abi.
"Berapa lama? Aku gak mau hubungan kita seakan kayak jalan di tempat seperti ini, aku bener-bener pengen nikahin kamu, aku sayang sama kamu Raya. Aku lelah pacaran terus, sembunyi-sembunyi pula", gerutu Abi dengan wajah kesal.
"Ya ampun Bi, aku ngelakuin ini semua juga demi kamu, demi kita. Aku juga sayang sama kamu, aku kasih semua milik aku buat kamu karena aku sayang sama kamu. Kamu tau alesan aku gak bisa ekspos hubungan kita dalam waktu ini. Sabarlah Bi. Jangan jadikan keegoisan kamu penghalang buat karir kita!", sahut Soraya mulai meninggikan suaranya.
"Aku egois Ray??", tanya Abi dengan senyum yang dipaksakan, seakan tidak percaya dengan apa yang dikatakan kekasihnya tersebut.
"Udah ya Bi, gak usah dilanjutin lagi. Aku gak mau mood aku jelek gara-gara pertengkaran ini, aku banyak kerjaan!", ucap Soraya kemudian mengambil tasnya dan pergi meninggalkan Abi.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jam istirahat di sekolah Hana, Hana dan Hanum sudah duduk di meja kantin. Hana dan Hanum hanya memesan minuman karena mereka ingin makan bekal yang dibawakan Ibu Irma tadi pagi.
__ADS_1
"Besok pasti kita pulang cepet Han, jalan yukk!", ajak Hanum pada Hana.
"Kalo pulang kaya jam biasa gimana?", tanya Hana kemudian memakan kue sus ke mulutnya.
"Gw yakin besok pulang cepet!", jawab Hanum yakin lalu lanjut memakan pastel yang memang makanan favoritnya.
"Enggak bisa gw kayanya Num, hari Rabu Ibu ada pesenan, jadi kalo pun besok pulang cepet gw mau bantu Ibu aja, kasihan kalo sendirian nyiapin pesenan", sahut Hana masih menikmati kue sus ditangannya.
"Ya udah kalo besok beneran pulang cepet, gw yang main deh ke rumah lo, gw juga mau ketemu Ibu Irma, udah lama kan ya gw gak ketemu, kangen".
Hana mengangguk tersenyum tanda menyetujui ucapan sahabatnya itu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Terima kasih untuk terus membaca karya aku, seperti biasa mohon maaf untuk setiap kekurangan dalam penulisan ku. Jangan lupa like, comment dan vote nya yaa, biar aku tetep semangat nulisnya 🙏🙏😘😘