My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)

My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)
Kado Buat Aku


__ADS_3

Antara heran sekaligus senang ketika siang ini Hana datang ke kantornya dengan membawa berbagai makanan kesukaannya. Bahkan Hana tak lepas dari senyuman semenjak baru saja tiba.


"Tumben ke sini, gak ada syuting emang?" Tanya Abi yang telah mendudukan dirinya di sofa bersiap untuk menyantap hidangan yang tengah di tata di atas meja.


"Panggil Kak Daniel dulu ke sini Kak, kita makan siang bareng. Aku sengaja buat banyak nih! Tadi aku juga kasih ke sekretaris kamu!" Bukan menjawab Hana justru memerintah sang suami.


Beberapa saat kemudian, dengan senyum dan sangat bersemangat Daniel yang dihubungi Abi masuk ke dalam ruangan atasannya tersebut.


"Wuiihh pesta nih kita!" Seloroh Daniel dengan mata berbinar melihat berbagai menu makanan yang tersaji di atas meja.


"Sini Kak, kita makan siang bareng!" Ajak Hana mempersilahkan.


"Kamu belum jawab tadi, hari ini kamu gak ada syuting emang?" Tanya Abi lagi, ia mengambil mac and cheese favoritnya dan langsung menyuapkan ke mulutnya.


"Aku sengaja kosongin jadwal aku dalam tiga hari ini, besok kan aku ulang tahun pasti kamu udah mempersiapkan pesta buat aku!" Jawab Hana dengan cengir khasnya.


"Percaya diri amat kalo aku bakal nyiapin pesta ulang tahun buat kamu!" Ledek Abi melirik sekilas ke arah Daniel yang tengah asyik menikmati mac and cheese nya. Daniel yang dilirik pun hanya menyunggingkan senyum penuh arti, karena ia sendiri tau kejutan yang akan diberikan oleh sahabatnya tersebut.


"Harus percaya diri dong!" Sahut Hana bersemangat.


"Emang sih udah ada kejutan buat kamu, malem ini aku bakal bikin kamu lebih menggelora lagi sebagai perayaan ulang tahun kamu!" Goda Abi yang langsung membuat Hana melemparkan kentang goreng ke arah sang suami.


"Ada Kak Daniel, kamu mah gak malu apa?" Salaknya kesal, sedang Abi dan Daniel justru hanya tertawa menanggapi kekesalan Hana dengan wajah yang memerah.


"Enak nih, beli dimana?" Tanya Abi yang semakin asyik mengunyah makanannya.


"Enak aja beli, aku dong yang buat sendiri!" Sahut Hana.


"Emang bisa?" Tanya Abi dengan wajah ragu-ragu.


Hana memang sengaja belajar membuat makanan favorit sang suami. Meatloaf, mac and cheese serta tambahan french fries dan vegetables salad.


"Dibantu Bi Imah. Hehe..!" Jawab Hana dengan cengiran khasnya.

__ADS_1


Abi yang gemas dengan sang istri reflek mendaratkan ciumannya ke bibir Hana, membuat Hana langsung mendorong kasar tubuh sang suami.


"Ada Kak Daniel, Kak Abi ih. Gak malu apa?".


"Eh iya ada Bang Jones, kasihan kalo pengen!" Ledek Abi pada sang sahabat.


"Songong lo Bi, resign nih gue!" Ancam Daniel dengan mimik jenaka membuat Hana dan Abi tergelak bersamaan.


Selesai dengan makan siang mereka yang cukup riuh karena mereka tak berhenti melempar ejekan serta candaan selama mereka bersantap, kini Daniel telah kembali ke ruangannya setelah membantu Hana membersihkan meja sisa makan siang mereka.


Sedang Abi dan Hana kini baru saja menyelesaikan sholat dzuhur berjamaah.


"Aku pulang ya!" Pamit Hana setelah melepaskan mukenahnya.


"Bilang hati-hati bawa mobilnya sama Pak Hadi, kamu jangan mampir kemana-mana dari sini langsung balik ke apartemen! Nanti malem dandan yang cantik, aku ajak kamu ke suatu tempat!" Abi terus merekatkan tubuhnya ke tubuh sang istri selama ia berbicara.


"Tuh kan bener, aku tau kamu pasti mau kasih aku pesta kejutan. Siap Pak Direktur, aku pasti dandan yang cantik banget! Jam berapa mau ngajak aku?" Tanya Hana penuh semangat.


"Kok malem banget?" Tanya Hana heran.


Bukannya menjawab, Abi justru menundukan wajahnya, memangkas jarak antara dirinya dan sang istri kemudian mencium dalam bibir sang istri yang disambut oleh Hana sama hangatnya.


"Kebiasaan ihh..!" Protes Hana saat mereka menyudahi ciuman manis mereka, namun sedetik kemudian tersenyum lebar memperlihatkan gigi kelincinya yang semakin membuat wajah Hana terlihat cantik.


"I love you..!" Abi memilih mengungkap perasaannya daripada meladeni protes sang istri.


"I love you more Sayang..!" Jawab Hana tersipu malu.


***


Sesampainya di apartemen, Hana yang baru saja masuk ke kamarnya langsung disuguhi kotak besar yang cantik. Ia pun dengan sangat bersemangat, langsung mengahampiri dan membuka kotak tersebut.


Matanya langsung berbinar memancarkan kebahagiaan dan kekaguman ketika tahu isi dalam kotak cantik tersebut.

__ADS_1


Dress brokat berwarna pink, neck v selutut dengan aksen pita pas dipinggang dan taburan swavroski di bagian bawah gaun menambah kesan mewah dan cantik membuat Hana begitu terkagum-kagum.


Ditambah lagi heels berwarna transparan dan lagi bertabur kristal swavroski membuat Hana semakin berdecak kagum.


"Ya ampun cantik-cantik banget, pasti mahal. Ahhh Kak Abi bisa aja bikin aku melty!" Ucap Hana dengan mata berkaca-kaca.


Terlebih ketika ia membaca tulisan di sebuah kartu yang berada di kotak tersebut membuat Hana tak kuasa menahan tangis haru saking bahagianya.


Waktu demi waktu terlalui Kebahagiaan senantiasa terukir bersamamu


Anugerah terindah adalah berada di sampingmu


Dirimu penyempurna hidupku Kuingin senantiasa bersamamu Menikmati keindahan karunia pencipta semesta


Selamat ulang tahun, istriku tercinta..


Tanpa berfikir lagi, Hana langsung menghubungi suaminya, rasa bahagia yang membuncah di hatinya membuat dirinya seakan ingin langsung memeluk sang suami namun sayang itu tak bisa ia lakukan mengingat kini mereka tengah berada di beda tempat.


"Udah sampe apartemen?" Tanya Abi langsung saat menerima panggilan video call istrinya.


"Kak Abi manis banget sih, makasih yaa Kak! Ini kado buat aku kan? Cantik banget, aku suka apalagi kartunya nyentuh banget ke hati!" Bukan menjawab pertanyaan sang suami Hana memilih untuk mengucapkan terima kasih dengan sesegukan dan lelehan air mata.


"Suka gak? Kalo suka nanti malem dipake ya dan aku kasih tau kamu itu bukan kado ulang tahun kamu. Nanti malem kamu pake dress dan sepatu itu untuk ambil kado yang sesungguhnya. Oke?" Abi tak menyangka hadiah yang menurutnya kecil dan biasa bisa membuat sang istri terharu.


"Ini bukan kado? Aku kira ini kado ulang tahunnya? Emang kamu mau kasih apa sih Kak? Kenapa aku harus ikutan ngambil? Emang gak bisa apa kamu bungkus yang cantik hadiahnya terus kamu kasihin ke aku langsung?" Serentet pertanyaan langsung dilontarkan dengan wajah kebingungan membuat Abi tersenyum simpul melihat wajah sang istri.


"Hadiahnya gak bisa bungkus sayang, udah pokoknya nanti malem kamu dandan yang cantik dan pake dress sama sepatunya biar semakin cantik. Nanti malem kita ambil hadiah ulang tahun kamu ya!" Abi benar-benar enggan menimpali kebingungan yang tengah melanda istrinya.


"Gak bisa dibungkus? Mobil? Kalo mobil enggak usah deh, aku gak mau! Nyetir aja gak bisa kamu kasih mobil?" Tebak Hana mengerucutkan bibirnya membayangkan jika mobil menjadi hadiah yang dipersiapkan untuknya dari sang suami.


"Sekarang bobo gih, biar nanti malem kamu fresh. Kita rayain ulang tahun kamu semanis mungkin!" Pinta Abi tanpa berniat sedikit pun menjawab pertanyaan Hana, namun tetap membuat mata Hana berbinar bahagia.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2