My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)

My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)
Jodoh Dunia Akherat


__ADS_3

Sesampainya Hana di lantai 7, Hana menghampiri receptionist tadi. Dia hendak menanyakan apakah Tante Kinan masih di sana dan juga meminta izin untuk bisa bertemu dengan Tante Kinan.


"Ibu masih ada Mbak, tapi di ruangan sebelah, kalo di dalam ruangan Bapak lagi buat makan siang dengan koleganya. Mari saya antar Mbak", ucap receptionist bernama Dinda itu.


Mereka pun berjalan beriringan menuju ke ruangan yang Dinda maksud.


"Mbak nya tunggu di luar dulu ya, saya ke dalam duluan, saya tanyakan ke Ibu apa bisa menerima tamu soalnya Ibu juga lagi menerima tamu".


"Iya Mbak, tolong bilang Hana yang mau ketemu ya Mbak, gak lama kok cuma sebentar".


Dinda pun mengangguk kemudian masuk ke dalam ruangan tersebut. Tak berapa lama Dinda keluar dan mengatakan kalo Hana bisa masuk.


Saat masuk ke dalam ruangan tersebut Hana dikejutkan dengan sosok laki-laki yang berdiri menyenderkan pantatnya di sebuah meja kerja yang menghadap ke pintu masuk.


"Allahu Akbar .. Jodoh dunia akherat gw", teriaknya, amplop cokelat yang sedari tadi digenggamnya pun terjatuh ke lantai. Seisi ruangan menatap ke arah nya bingung. Tapi tidak dengan Kinan, yang justru tertawa lepas melihat tingkah Hana.


"Tante itu beneran Ka Abi kan?" Tanya Hana pada Mamah Kinan yang sudah berada dihadapan Hana.


"Iya itu Abi. kamu kenal?".


"Emang Tante gak kenal? Dia itu kan manusia kesayangan Hana Tante, ehhh.. maksud Hana aktor idola Hana", jawab Hana sempet terbata-bata karena kelakuan mulutnya yang tidak bisa terkendalikan.

__ADS_1


"Iya Tante tau dia aktor", sahut Mamah Kinan tersenyum.


"Kok Tante bisa kenal sih? Emang Ka Abi siapanya Tante?", tanya Hana bingung.


"Oohh, kenal lah.. dia kan................ artis naungan Rising Star", jawab Mamah Kinan berusaha untuk menyembunyikan status anak ibu antara mereka.


"Oohh iya ya.. aku kira Tante mamahnya ka Abi?", tanya Hana yang memang belum pernah melihat sosok Ibu idola nya itu.


"Emang kalo dia anaknya Tante kenapa?", tanya Mamah Kinan menyelidiki.


"Kalo Tante mamahnya ka Abi, Hana mau mulai cari muka buat ngambil hati Tante biar Hana dinikahin sama Ka Abi", jawab nya polos sambil tersenyum genit ke arah Abi.


Mendengar jawaban Abi, Mamah Kinan tertawa, sedangkan Abi sebenarnya juga merasa lucu hanya saja dia menjaga image nya jadi dia hanya menarik sudut bibirnya kecil bahkan tak terlihat jika tersenyum. Berbeda dengan Soraya yang menatap tidak suka ke arah Hana.


"Ohh iya hampir aja Hana lupa. Ini Tante aku mau balikin uang yang Tante kasih tadi, tadi pas aku hitung Tante ngasihnya kebanyakan. Takutnya Tante lupa atau salah ngasih amplop", jawab Hana , kemudian mengambil amplop yang jadi terjatuh dan mengeluarkan kelebihan uang yang dia terimanya.


"oohhh.. Emang Tante sengaja kasih segitu kok, anggap aja tipsnya", sahut Mamah Kinan.


"Tapi ini kebanyakan lho Tan, Hana enggak enak. Lagian Hana takut Ibu Hana nanti marah", ucap Hana tidak enak hati.


"Kenapa harus marah, ini tuh rezeki gak boleh ditolak. Terima ya..", pinta mamah Kinan.

__ADS_1


"Beneran Tante gapapa?", tanya Hana memastikan lagi. Mamah Kinan pun mengangguk mengiyakan.


"Makasih ya Tante. Ohh yaa maaf sebelumnya Tan, boleh gak aku minta foto sama Ka Abi?", pinta Hana sebelum meninggalkan ruangan tersebut.


"Kenapa enggak?", sahut Mamah Kinan. Mendapat izin dari Mamah Kinan, Hana buru-buru menghampiri Abi dengan sangat bahagia. Dia pun langsung mengeluarkan ponselnya.


Mata Hana tertuju pada sosok Soraya yang berdiri di jendela kaca sambil menyilang kan kedua tangannya di bawah dadanya.


"Mbak nya , maaf saya boleh minta tolong enggak buat motoin saya sama Ka Abi? Gak enak kalo minta tolong sama Tante Kinan, gak sopan", pinta Hana tanpa peduli dengan raut wajah Soraya yang sebal dengan sosok Hana.


Mamah Kinan yang melihat kejadian itu berusaha menyembunyikan tawanya dengan tangan yang dimainkan di bibirnya. Sedang Abi hanya pasrah, dia sadar setelah ini akan ada pertengkaran antara dirinya dan kekasihnya itu.


Dengan berat hati Soraya menerima ponsel milik Hana kemudian mengambil foto mereka berdua.


"Ka Abi bikin kelihatan mesra yaa nanti aku mau upload di sosmed aku ", pinta Hana kemudian mendekatkan tubuhnya ke tubuh Abi kemudian Hana meletakkan kepalanya di dada Abi.


Melihat itu tentu saja Soraya sangat kesal, sedangkan Mamah Kinan tersenyum lucu dengan pertunjukkan di hadapannya itu.


Selesai memotret Hana, Soraya langsung menyerahkan ponsel Hana kepada si pemilik dengan mimik kesal. Hana sadar dengan tingkah Soraya tetapi dia tidak ambil pusing.


Setelah menerima ponsel dan melihat hasil fotonya sebentar Hana berpamitan kepada semua orang di ruangan itu. Hari ini serasa Dewi Fortuna benar-benar sayang dengan Hana. Hana pun melangkahkan kakinya keluar ruangan dan kembali ke kekepci menemui sahabat-sahabatnya.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Lagi dan lagi aku minta dukungan kalian yaa buat nyemangatin aku terus menulis, like, comment dan votenya ya aku tunggu. Terima kasih 🙏🙏😘😘


__ADS_2