My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)

My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)
I Got You..


__ADS_3

Singapura..


Sudah beberapa hari salah seorang suruhan Abi bertugas untuk mendekati Raya guna menjebak mantan kekasihnya tersebut.


Menyamar menjadi laki-laki mapan bernama Adit yang sudah berhasil berkenalan dengan Raya di sebuah diskotik ternama di singapura.


Adit bahkan tak segan mempersembahkan kemewahan pada Raya, hadiah, berkunjung ke tempat tertentu yang hanya dijangkau oleh kalangan atas, membuat Raya percaya bahwa orang yang baru saja dikenalnya adalah bukan dari kalangan orang biasa.


Terlena dengan sikap dan sifat Adit, Raya kini merasa nyaman dengan laki-laki yang baru sebentar ia kenal tersebut.


Seperti malam ini keduanya tengah asyik menikmati malam di salah satu diskotik berkelas yang ada di Singapura.


Bahkan tanpa rasa canggung mereka sesekali berciuman disela menikmati dentuman musik di tempat tersebut.


"Gimana tawaran gue waktu itu? Lo mau tinggal sama gue, gue bisa jamin karier lo di sini bakal secermelang di Indonesia bahkan lebih. Dan gue yakin banget dengan masalah yang menimpa lo di Indonesia ngebuat lo enggan balik ke sana!" Raya memang sudah menceritakan semua tanpa ada yang ditutup-tutupinya pada Adit.


Kenyamanan yang diberikan Adit membuatnya terbuka pada laki-laki tersebut.


"Dan pastinya gue bakal ngelindungi elo dari kejaran mantan kekasih lo itu. Elo bilang sendiri kan, mantan lo itu selalu serius sama ancamannya. Menurut lo mantan lo sekarang ini enggak lagi nyari lo dan nyusun rencana buat balas dendam ke elo?" Tanya Adit lagi membuat Raya berfikir keras.


"Oohh come on Cantik, hanya tinggal sama gue dan tanpa ikatan pernikahan. Karena gue juga bukan tipe yang percaya sama sebuah pernikahan, sayangnya gue udah jatuh cinta sama lo dan pengen ngabisin sisa hidup gue sama elo. Gue janji gue bakal ngebuat lo bahagia!" Rayu Adit.


Mendengar ucapan Adit tersebut membuat hati Raya berbunga. Jujur ia lelah dengan keadaannya saat ini, ia ingin melupakan Abi yang jelas-jelas semakin jauh dari genggamannya.


Dan kini seakan keberuntungan tengah berpihak padanya, seorang laki-laki tampan, mapan dan menjanjikan hadir untuknya merubah keadaannya.


Dan tanpa berpikir panjang lagi ia dengan pasti mengangguk menyetujui permintaan Adit.


"Gadis pintar, lo harus percaya sama gue cantik. Gue akan ngebuat lo nyaman dan aman hidup sama gue!" Ucap Adit senang dengan keputusan mangsanya tersebut.

__ADS_1


"Ya, gue percayakan hidup gue sama lo mulai sekarang!" Sahut Raya bergelayut manja pada Adit membuat Adit tersenyum puas.


Dan kini mereka sudah berada di dalam apartemen yang Raya tempati, merayakan hubungan mereka.


"Kenapa lo gak mau having s*x sama gue? Kenapa lo cuma minta buat or*al aja? Lo bilang lo mau hidup sama gue, jadi gue fikir kalo kita berhubungan badan pun udah gak masalah kan?" Raya sedikit bingung dengan tingkah partner ranjangnya yang baru tersebut.


"Santai Sayang, pelan-pelan aja. Yang jelas gue pasti kasih lo service yang tak terlupakan!" Ucap Adit terkekeh.


"Gue fikir gue bukan termasuk kriteria perempuan yang bisa memuaskan lo!".


"Enggak begitu lah sayang, lo fikir gue bisa jatuh cinta sama lo karena apa kalo gak karena wajah sama body lo. Siapa juga yang gak bakal jatuh cinta sama cewek sesempurna lo!" Puji Adit membuat Raya tersipu.


"Gue cuma mau menikmati semua ini pelan-pelan, toh waktu kita masih banyak! Sekarang gimana kalo kita sedikit minum buat ngerayain hari jadi kita, gue bawa wine terbaik langsung dari Perancis. Gue yakin banget selera lo pasti berkelas, bentar gue siapin ya! Setelah itu kita langsung ke inti perayaannya. If you know what I means!!" Adit pun langsung beranjak menyiapkan minuman untuk mereka berdua setelah sebelumnya memanggut sekilas bibir Raya.


Larut dalam suasana, kini mereka tengah menikmati pergumulan panas mereka di sofa ruang tamu. Hingga suara bell pintu yang cukup mengganggu mereka yang tengah mengejar pelepasan mereka harus terganggu.


"Wait Sayang ada yang dateng, biar gue buka dulu!" Adit berusaha melepaskan diri dari rengkuhan Raya yang sangat agresif.


Raya terlonjak kaget ketika empat orang laki-laki asing tiba-tiba masuk dan berdiri di hadapannya. Ia pun buru-buru memperbaiki penampilannya dengan langsung menyambar kemeja milik Adit dan mengenakannya.


"Kalian siapa?" Gertak Raya.


"Santai Baby kita semua temen-temennya Adit, kita dateng juga atas undangan Adit kok!" Ucap salah seorang dari mereka.


"Maksudnya?" Tanya Raya tak mengerti.


"Iya Sayang, mereka temen-temen gue. Sengaja gue undang buat ikut ngerayain hubungan kita" jawab Adit menyeringai.


"Gue masih gak ngerti? Ikut ngerayain gimana?" Tanya Raya gelisah.

__ADS_1


"Mereka itu temen-temen baik gue, jadi gue rasa mereka juga berhak menikmati tubuh lo. Sedikit info buat lo kalo gue itu tipe cowok setia kawan dan suka berbagi kesenangan sama sahabat-sahabat gue, jadi gue harap lo bisa ikutin mau gue ini!" Jawab Adit yang diiringi tawa renyah kawan-kawannya.


"LO GILA HAH??" Gertak Raya panik.


"Ooohh ayolah cantik, gue rasa tubuh lo juga butuh kita-kita buat muasin lo!" Ejek Adit yang memang menaruh obat perangsang pada wine Raya.


"Lo jebak gue? Lo cekokin gue perangsang hah" Tanya Raya yang memang baru sadar jika tubuhnya terasa panas dan bergairah.


"Gue kasih lo obat biar lo bisa ngimbangin kita berlima sayang, bukannya lo tadi gak sabar buat gue service. Nih gue kasih bonus empat biar lo makin puas!!" Sahut Adit mulai mendekati Raya lagi.


"Enggak, gue enggak mau. Kalian keluar sekarang juga!!" Tolak Raya dengan tubuh gemetar menahan efek obat yang makin terasa menyiksa tubuhnya.


"Oh ayolah sayang, tubuh lo udah minta penawarnya. Lo gak takut apa efek obatnya kalo lo gak cepet-cepet dapet pelepasan. Kurang baik apa coba kita-kita di sini, ngasih penawar cuma-cuma. Mari kita nikmati aja malam ini Sayang, gue janji lo gak akan pernah melupakan malam ini!" Seringai Adit membuat yang lain terkekeh, apalagi melihat gelagat Raya yang mulai hilang kendali.


"Mendingan kita siap-siap, kayaknya Ratu kita mulai gak tahan. Kasihan kalo dibiarin nunggu lama-lama!" Perintah Adit yang langsung diikuti kawan-kawannya.


Ternyata mereka telah menyiapkan topeng untuk menyembunyikan wajah mereka agar dapat menutupi identitas mereka saat mereka merekam adegan panas yang sebentar lagi akan mereka lakukan.


Adit memilih memegang kendali kamera, sedang empat orang lainnya sudah memulai aksi panas mereka dan tentu tanpa penolakan oleh Raya yang sudah terpengaruh oleh obat yang diberikan Adit tadi.


Adegan demi adegan panas sudah Adit rekam dengan sempurna, ia pun tersenyum puas dengan hasil kerjanya saat ini.


Dan dua jam sudah mereka akhirnya menyelesaikan pergulatan mereka dengan Adit yang memilih menjadi kameramen dibanding ikut menikmati tubuh Raya.


Dan setelah semua selesai, Adit meminta keempat orang tersebut masing-masing nomor rekeningnya untuk mentransfer sejumlah uang pada mereka melalui rekening Raya dan meminta mereka untuk meninggalkannya dan Raya.


Adit memang menyewa para lelaki bayaran untuk ikut dalam rencananya dan sengaja membayar mereka melalui rekening Raya agar terkesan bahwa Raya lah yang sengaja memesan para lelaki tersebut.


"I got you, Baby..!!" Ucap Adit sebelum meninggalkan Raya yang terkapar kelelahan akibat pergumulannya dengan para lelaki bayaran.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2