My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)

My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)
Nyonya Besar


__ADS_3

"Bu.. Besok Minggu Ibu juga mau jualan?", tanya Hana saat mereka sedang merapikan bahan-bahan untuk membuat kue-kue yang akan dijajakan esok hari.


"Iya Han, besok Insya Allah rame kaya hari ini. Besok kan ada acara car free day pasti bakalan banyak yang beli", jawab Ibu Irma semangat. Hana pun mengangguk mengiyakan.


"Apa Ibu gak capek?", pertanyaan itu akhirnya lolos juga dari mulut Hana. Selama ini Hana berusaha menahan pertanyaan itu. Yaa, Hana tau Ibunya sangat lelah, tapi mereka tidak punya jalan lain untuk bertahan hidup.


Ibu Hana yang mendapatkan pertanyaan dari anak semata wayangnya itu tersenyum, seraya menjawab "Kalo dibilang Ibu gak capek bohong namanya. Ibu capek Nak, terkadang jenuh. Tapi kita gak bisa berbuat apa-apa lagi. Tapi ingat Ibu sangat, sangatlah bersyukur sangat bahagia mengerjakan semua nya. Ini rezeki Nak, dari sini kita dicukupi. Meski tidak lebih, tapi semua tercukupi. Ibu bisa nyekolahin kamu, bisa makan tiga kali sehari, bisa bayar sewa kios. Kebutuhan rumah, kebutuhan sekolah, semua Allah cukupi melalui pekerjaan Ibu. Lelah Ibu terbayarkan saat Ibu mendapatkan laporan kalo nilai kamu bagus. Itu artinya apa yang Ibu kerjakan selama ini gak sia-sia".


Iya.. Ibu Irma adalah sosok seorang Ibu bijak. Dia tidak pernah mengeluh sama sekali, selalu membimbing Hana pada kebaikan, mengajarkan Hana untuk mensyukuri semuanya. Hana sangat bersyukur memiliki Ibu seperti Ibu Irma, tempat ternyaman menumpahkan segala rasanya. Rasa bahagia, rasa sedih, rasa kecewa, semua nya Hana selalu menceritakan pada Ibunya.


"Hana janji Bu, Hana akan belajar dengan giat, Hana akan bahagiain Ibu. Ibu akan menikmati hari tua Ibu dengan bahagia, Ibu gak perlu capek-capek lagi kaya sekarang, Hana yang akan memenuhi kebutuhan kita nanti, Ibu tinggal jadi Nyonya besar aja nanti", ucap Hana sedikit bercanda pada Ibunya yang membuat Ibu Irma tertawa mendengar kalimat terakhir putrinya.


"Ibu tunggu janji kamu yaaa..".


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di tempat lain Abi sedang bersantai di gazebo belakang mansion nya. Dia sedang mencoba untuk menelpon kekasih hatinya.


Setelah sambungan telepon terhubung terdengar suara manja dari seberang sana.


"Iya sayang..".

__ADS_1


"Kamu jadi kan balik ke Jakarta?". Tanya Abi memastikan.


"Jadi sayang, kamu udah kangen yaaa", goda Soraya di ujung telepon sana.


"Iya kangen banget aku tuh sama kamu. Perlu aku jemput dari bandara gak sayang?", tanya Abi.


"Enggak usah sayang, nanti aku langsung ke apartemen kamu aja. Kalo kamu jemput malah nanti ketauan wartawan, tambah ribet deh", jawab Soraya menjelaskan.


"Kenapa sih kamu gak mau kalo hubungan kita ke ekspos?", dengus Abi kesal.


"Sayaaaanggg, kita ini kan lagi di atas-atasnya. Kamu tau kan dunia entertain kaya gimana? Nanti kalo udah saatnya deh pasti kita ekspos hubungan kita. Ayoo dong jangan ngambek, masa aku mau pulang malah di ambek kin sih", sahut Soraya manja.


"Ya udah ya sayang jangan ngambek lagi. Aku lanjut kerja dulu, biar cepat selesai", ucap Soraya yang ditanggapi deheman saja dari Abi, kemudian mematikan ponselnya.


"Habis nelepon siapa? Kok kesel gitu mukanya sih?", tanya mamah Kinan tiba-tiba dari belakang mengejutkan Abi.


"Ya ampunn Mah, bisa gak sih gak ngagetin", sahut Abi memegang dadanya.


"Masa Mamah dateng gak ngeh sih Bi?", tanya Mamah Kinan heran dengan kelakuan anaknya.


"Aku habis nelpon Raya Mah..", jawab Abi.

__ADS_1


"Kamu berantem?", tanya Mamah Kinan lagi kepo.


"Enggak, cuma lagi agak kesel aja. Mamah ngapain nyari Abi?".


"Oohh iya, Mamah cuma mau minta anter sama kamu buat ke toko kue yang tadi pagi kamu bawain. Papa kamu mau ada rapat di kantornya, Papa minta tolong sama Mamah buat cariin catering, soalnya Papa bilang rapatnya lama, jadi mungkin nanti anggota rapat ada makan siang juga", jawab mamah panjang.


"Ohh, tapi kan di sana cuma jual kue-kue aja Mah, bukan makanan berat kayanya", jawab Abi menjelaskan.


"Iya gapapa, Mamah cuma mau pesan kue nya dari sana, kalo catering nanti coba mamah cari sendiri. Tadi Papa sempet nyobain kuenya, dia suka jadi nyuruh mamah pesen di toko itu".


"Catering yang biasa kenapa emang Mah?", tanya Abi heran saat tau mamahnya mau cari catering baru lagi.


"Papah gak cocok, katanya makanannya kurang enak", jawab Mamah jujur.


"Ooh oke deh.. tapi besok Abi cuma bisa anter ya Mah, gak bisa nungguin".


"Iya gapapa, nanti pulangnya Mamah biar naik taksi aja".


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Makasih ya yang terus ngikutin novel aku. Maaf kalo masih banyak kurangnya . Jangan lupa like and vote juga comment nya ya biar aku tambah semangat lanjut nulisnya. 🙏🙏😘😘

__ADS_1


__ADS_2