Four Seasons Of Love

Four Seasons Of Love
SEASON 4 : BIZZARE LOVE TRIANGLE Berhenti Berharap


__ADS_3

Firlan mengangkat tangannya tanda tak ingin disuapi lagi. Ayunda meletakkan piring di nakas, lalu mengambilkan gelas berisi air putih untuk lelaki itu. Saat ini Firlan sudah pulang ke rumahnya setelah dirawat di rumah sakit selama semalam. Kembaran Firly itu bersikeras untuk pulang karena merasa luka di tubuhnya tidak parah.


Sejak di rumah sakit hingga sekarang Ayunda selalu menemani Firlan. Menyuapinya makan atau membantunya jika butuh sesuatu. Bagi Firlan tentu saja ini menjadi berkah tersendiri. Hubungan keduanya menjadi bertambah dekat, ibaratnya sengsara membawa nikmat. Bukan hanya Firlan, Ega juga senang melihat kedekatan anaknya dengan Ayunda, impiannya berbesan dengan Irzal sepertinya akan menjadi kenyataan.


“Bang, udah tahu belum siapa yang coba nabrak aku kemarin?”


“Belum Yun. Kayanya ngga jelas rekaman CCTV di tempat kejadian.”


“Oh gitu ya.”


Firlan terpaksa berbohong karena tak ingin membuat gadis itu sedih kalau tahu sepupunya sendiri yang berusaha mencelakainya. Dia memang sudah tahu semuanya dari Gara. Firlan cukup terkejut, Bilqis, gadis yang biasa bersikap tenang bisa nekad melakukan hal yang berbahaya.


“Bang Ilan, aku pulang dulu ya. Nanti ke sini lagi.”


“Iya sus.”


“Sus.. sus.. emang kue sus.”


“Kamu kan suster tercantikku.”


“Gombal.”


Firlan terkekeh, biasanya gadis itu akan malu-malu mendengar gombalannya, tapi sekarang Ayunda bersikap biasa saja. Mungkin karena sudah terlalu sering mendapat gombalan dari Firlan.


Saat melintasi ruang tengah pun, Ayunda tak luput dari godaan Ega yang memanggilnya dengan sebutan calon mantu. Dengan santainya Ayunda membalas Ega dengan memanggilnya calon mertua. Karuan Ega tambah senang dibuatnya.


Sementara itu di kediaman Irzal, Kalila dan Nino tengah berbicara serius di ruang kerja pribadi Irzal. Poppy ikut dalam pembicaraan karena khawatir sang suami akan kembali lepas kendali.


“Sebagai ibunya, aku tidak becus mendidiknya. Tolong maafkan Bilqis, aku tahu dia sudah keterlaluan, tapi dia juga keponakanmu kak.”


“Justru karena dia keponakanku yang membuatku bertambah kecewa padanya. Apa yang membuatnya melakukan itu? Apa kesalahan yang dibuat Yunda sampai dia mau mencelakainya!”


Kalila hanya bisa menangis. Nino pun tak bisa berkata apa-apa, dia cukup malu berhadapan dengan sahabatnya ini. Sebagai ayah dia merasa sudah gagal mendidik anak-anaknya. Dulu dia harus berhadapan dengan Regan karena Akhtar, dan kini Bilqis yang membuat ulah, hingga membuatnya bermasalah dengan sahabatnya sendiri.


“Maafkan aku Zal, aku lalai selama ini. Mungkin apa yang Bilqis lakukan ada hubungannya dengan Rey. Bilqis memang memendam perasaan lain pada Rey, saat tahu Rey menyukai Yunda, dia jadi gelap mata.”


“Sudah sedari awal ummi mengingatkan kalian. Aku juga sudah sering mengingatkan kalian soal Bilqis dan Rey, tapi kalian selalu menganggap enteng masalah ini. Apapun alasannya, Bilqis tak pantas bertindak seperti itu. Dia berusaha mencelakakan Yunda, ini sudah masuk tindakan kriminal! Sekarang apa yang akan kalian lakukan?!”


“Bilqis pergi dari rumah setelah bertengkar dengan Akhtar. Aku akan mencari Bilqis lebih dulu, baru akan kami pikirkan apa yang harus kami lakukan selanjutnya.”

__ADS_1


“Bilqis ada di rumah Fahri. Semalam Fahri menghubungiku. Dia ditemukan Zahran pingsan di jalan.”


Kalila dan Nino dapat bernafas lega mendengarnya. Semalam setelah mengetahui Bilqis kabur dari rumah, semua pergi mencari keberadaan gadis itu, tak terkeceuali Akhtar. Mereka menghubungi semua teman-teman Bilqis tapi tak ada yang mengetahuinya. Bahkan hingga kini Akhtar masih mencarinya.


Pembicaraan keempat orang tersebut terus berlangsung. Mereka tak menyadari Ayunda mendengar semua yang mereka bicarakan. Tubuh gadis itu limbung begitu mengetahui orang yang telah berusaha mencelakainya adalah Bilqis. Dia semakin terkejut mendapati kenyataan kalau Bilqis mencintai Reyhan.


Ayunda terdiam sejenak, berusaha memahami situasi yang terjadi. Kemudian melangkahkan kakinya keluar menuju kediaman Regan. Baru saja Ayunda akan mengetuk, tapi pintu sudah lebih dulu terbuka. Reyhan keluar dari dalamnya.


“Kak Rey, bisa kita bicara?”


“Masuk Ay.”


“Kita bicara di luar aja.”


Reyhan mengangguk, dia mengikuti langkah Ayunda keluar dari rumah. Dia memilih berbicara di taman kecil yang ada di dekat rumah mereka. Ayunda duduk di salah satu bangku taman, disusul oleh Reyhan.


“Ada apa Ay? Serius banget kayanya.”


“Kak Rey tahu siapa orang yang sudah membuat bang Ilan celaka?”


“Siapa Ay? Apa bang Gara sudah menemukan pelakunya?”


Reyhan terhenyak, dia memandangi Ayunda lekat-lekat, berharap apa yang dikatakan gadis itu hanya gurauan saja. Tapi wajah Ayunda nampak serius, ditambah gurat kesedihan dan kekecewaan terlihat di sana.


“Kak Rey tahu alasan kak Iqis melakukan itu? Semua karena kak Rey. Karena perasaan kak Rey padaku yang membuat dia berusaha mencelakaiku.”


“Maaf Ay, aku benar-benar ngga menyangka Bilqis bisa berbuat sejauh itu.”


“Karena itu berhentilah kak. Kita hentikan semuanya sampai di sini. Berhenti menaruh harapan padaku dan aku juga berhenti memberikan kak Rey kesempatan. Aku tidak mau kak Iqis membenciku dan membuat dua keluarga berselisih karena masalah ini. Aku ngga tega melihat tante Kalila juga om Nino memohon-mohon pengampunan dari ayah karena perbuatan anak mereka. Tapi di sisi lain aku juga mengerti kemarahan ayah. Jadi tolong hentikan semua ini kak. Kalau tidak ada hubungan antara kita, mungkin saja kak Iqis tidak akan membenciku lagi.


Lupakan aku kak, jujur sebenarnya aku sudah ingin memberikan jawaban pada bang Ilan. Tapi aku menahannya karena janjiku pada kak Rey untuk memberikan kesempatan yang sama. Dan sekarang aku katakan pada kakak, kalau hatiku sudah memilih bang Ilan. Jadi hentikan semua sampai di sini, akan lebih baik lagi jika kita menjaga jarak ke depannya.”


“Ay...”


“Maafin aku kak Rey. Maaf kalau sudah memberikan harapan palsu padamu. Aku harap kak Rey bisa menemukan perempuan yang mencintai kak Rey dengan tulus.”


Ayunda bangun dari duduknya kemudian melangkahkan kakinya meninggalkan Reyhan yang masih terpaku di tempatnya. Ayunda mengatakan dan memutuskan semua tanpa memberinya kesempatan untuk berbicara. Lambat namun pasti rasa sakit mulai menjalari hatinya. Gadis yang sudah dinantikan selama empat tahun akhirnya memutus harapannya begitu saja.


Sesampainya di rumah Ayunda mengambil kunci mobilnya. Dia memutuskan untuk menyelesaikan semua masalah yang berakar pada dirinya secepat mungkin. Ayunda menghubungi Zahran dan meminta alamat rumahnya. Tak lama kemudian gadis itu melajukan kendaraannya menuju kediaman Fahri.

__ADS_1


🍁🍁🍁


Kedatangan Ayunda disambut oleh Zahran. Dia mengantarkan Ayunda ke taman belakang. Bilqis sedang berada di sana bersama dengan Putri. Gadis itu terkejut melihat kedatangan Ayunda. Putri dan Zahran memberikan waktu keduanya untuk bicara dan menyelesaikan masalah. Diam-diam Zahran menghubungi Elang, takut terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.


Suasana masih hening sepeninggal Zahran dan Putri. Kedua gadis itu hanya saling menatap tanpa ada keinginan untuk memulai lebih dulu. Ayunda menghirup nafas dalam-dalam sebelum berbicara. Sepertinya dia yang harus memulai lebih dulu karena Bilqis terlihat enggan.


“Aku ngga akan basa-basi kak. Tujuanku ke sini ingin tahu kenapa kakak tega melakukan itu padaku? Apa kakak tahu, akibat perbuatan kakak sudah membuat bang Ilan terluka. Kenapa kak?”


“Karena kamu pantas mendapatkannya!!”


“Apa kesalahanku? Apa karena kak Rey tidak membalas perasaanmu? Apa karena kalian tidak bisa bersatu? Atau karena kalian saudara sesusu? Katakan dengan jelas di mana kesalahanku!!!”


Zahran dan Putri terkejut mendengar teriakan Ayunda, begitu juga dengan Fahri yang baru saja keluar dari kamarnya. Awalnya dia akan menghampiri kedua gadis itu tapi ditahan oleh Putri.


“Begitu mudahnya kakak menudingku. Sedangkan orang yang harus disalahkan adalah dirimu sendiri. Kamu yang mencintai kak Rey, kamu yang mengharapkannya, kamu juga tahu hubungan kalian tidak bisa terjadi tapi kamu menganggapku sebagai orang yang sudah menghalangi kebahagiaanmu sampai kamu tega mau mencelakaiku!! Apa kakak sadar perbuatan kakak akan mempengaruhi hubungan keluarga kita? Sadar kak!!”


“Aku ngga peduli mereka!! Mereka juga tidak pernah memikirkanku!! Mereka selalu memintaku untuk menganggap Rey adalah saudara tanpa mereka mengerti apa yang terjadi dengan hatiku!! Aku membenci mereka sama seperti aku membencimu!!”


“Aku ngga menyangka kakak akan seegois ini. Berbuatlah sesuka hatimu. Demi kakak aku juga sudah memutuskan hubunganku dengan kak Rey. Sebuah hubungan yang bahkan belum kami mulai sama sekali. Aku harap kakak puas!!!”


Ayunda tak bisa menahan airmatanya lagi. Marah, kesal, kecewa dan sedih bercampur jadi satu. Ayunda membalikkan tubuhnya, gadis itu sudah muak berhadapan dengan Bilqis. Dia terkejut karena Elang sudah berada di belakangnya.


“Mas El...”


Ayunda menghambur ke arah Elang, tangisnya pecah dalam pelukan sang kakak. Bilqis juga terkejut melihat kedatangan Elang. Tatapan Elang begitu tajam ke arahnya, ketakutan seketika menjalari hatinya.


“Aku menyayangimu seperti aku menyayangi Yunda. Tapi kamu sudah membuatku kecewa. Sekali lagi kamu berusaha menyakiti Yunda, aku tidak akan tinggal diam. Kalau perlu aku akan mematahkan kaki dan tanganmu.”


Ancaman Elang dengan nada dinginnya membuat Bilqis merinding. Sosok Elang yang selalu bersikap hangat padanya kini berubah seratus delapan puluh derajat. Elang merangkul Ayunda lalu mengajaknya pergi.


“Om, tante, maaf kalau kami membuat keributan. Bang Za, aku titip Bilqis. Sebentar lagi kakaknya akan ke sini menjemputnya. Aku permisi pulang dulu.”


Fahri hanya mengangguk seraya menepuk pundak Elang. Putri mengusap puncak kepala Ayunda yang masih menangis. Setelah itu Elang membawa Ayunda pergi.


🍁🍁🍁


😭😭😭 **Huaaaaaa neng Ay tega bener sama kak Rey. Hatiku nyesek lihat kak Rey disuruh berhenti berharap🤧


Today is Monday.. yeee ngga kerasa ya udah Senin lagi, udah mulai beraktivitas lagi. Buat yang sekolah dan kerja selamat belajar dan bekerja. Buat para ibu rumah tangga selamat berkutat dengan pekerjaan yang ngga ada habisnya, coz tak ada hari libur buat kita para emak. Hidup emak²💪✊

__ADS_1


Biar mamake tetap semangat jangan lupa ritualnya ya, like, comment and vote. Love you all😘😘**


__ADS_2