Four Seasons Of Love

Four Seasons Of Love
SEASON 2 : BITTER SWEET ROMANCE Melambung dan Terhempas


__ADS_3

“Maaf...”


Akhtar mengurai pelukannya, dihapusnya kembali buliran bening yang terus membasahi pipi Rain. Kemudian diciumnya kening dan kedua mata istrinya dengan lembut. Hati Rain menghangat mendapat perlakuan manis dari suaminya.


“Ternyata benar ya kata Elang kalau kamu cengeng,” kekeh Akhtar. Rain memukul lengan suaminya. Akhtar menyatukan kening mereka.


“Maaf Rain.. maafkan aku.. apa kamu mau memaafkanku?”


Rain mengangguk pelan. Perlahan Akhtar menyatukan bibir mereka. Dia menyesap bibir Rain dengan begitu lembut. Akhtar tahu kalau ini adalah ciuman pertama istrinya. Dia ingin Rain merasakan ciumannya yang lembut dan mesra bukan ciuman penuh nafsu. Rain mulai membalas ciuman Akhtar walau masih terasa kaku.


“Sudah malam, kita tidur ya.”


Akhtar membimbing istrinya naik ke atas kasur lalu menyusul naik kemudian merebahkan diri di sampingnya. Keduanya berbaring dengan posisi menyamping dan saling berhadapan. Dibelainya dengan lembut wajah sang istri dengan punggung tangannya. Mata mereka saling menatap dan mengunci. Tangan Akhtar bergerak menarik pinggang Rain, menipiskan jarak di antara mereka. Jantung keduanya berdetak tak karuan, untuk pertama kalinya mereka berada dalam posisi seintim ini.


“Kamu cantik Rain, sangat cantik.”


Harus Akhtar akui istrinya memang cantik. Chalissa juga cantik, namun kecantikan Rain lebih alami, bahkan diam-diam Akhtar mengakui kalau Rain jauh lebih cantik dibanding Chalissa. Rain terlihat anggun dan mempesona sedang Chalissa lebih terlihat sensual.


Akhtar memperhatikan istrinya yang memakai setelan baju tidur tanpa lengan dan celana pendek. Memperlihatkan paha putihnya yang mulus. Akhtar menelan ludahnya kelat melihat tubuh sang istri. Karena pertengkaran mereka tadi, dia tak begitu memperhatikan penampilan Rain. Baru sekarang dia menyadarinya.


Akhtar tak bisa menahan hasratnya melihat makhluk cantik nan seksi sekaligus halal untuknya. Bibirnya kembali ******* bibir ranum sang istri. Bibir yang baru tersentuh olehnya membuatnya ketagihan. Jika tadi dia hanya memberi ciuman lembut, kini ciumannya lebih dalam dan menuntut.


Ditahannya tengkuk Rain untuk memperdalam ciumannya. Akhtar menggigit pelan bibir Rain, hingga gadis itu membuka mulutnya. Lidahnya langsung menerobos masuk mengabsen semua yang ada di dalamnya. Akhtar semakin dikuasai hasratnya, tangannya bergerak mengusap paha mulus itu kemudian terus naik ke atas. Perlahan tangannya menelusup ke dalam baju istrinya. Dada Akhtar berdebar ketika mendapati gunung kembar istrinya tidak tertutup oleh dalaman.


Rain terjengit ketika merasakan rematan pada bulatan kenyalnya. Sebuah desahan lolos dari bibirnya membuat Akhtar semakin terbakar gairah. Bibirnya kini mulai menyusuri leher jenjang yang sedari tadi menggodanya. Disesapnya leher itu sedikit kencang hingga meninggalkan jejak kepemilikan di sana.


“Rain... boleh aku melakukannya?” suara Akhtar terdengar serak menahan gairah yang semakin membuncah. Hatinya bersorak ketika melihat anggukan kepala istrinya.


Akhtar semakin bernafsu mencumbu istrinya. Satu per satu pakaian yang membungkus tubuh indah itu dilepaskannya. Bagian bawah tubuhnya semakin sesak ketika melihat keindahan di depannya. Dia pun melepaskan pakaian yang masih menempel di tubuhnya. Wajah Rain memerah melihat tubuh polos suaminya. Dia memalingkan pandangannya ke arah lain.


Desahan Rain kembali terdengar ketika Akhtar terus mencumbunya. Sesekali tangannya meremat seprai ketika merasakan bagian tubuhnya seperti tersengat aliran listrik. Akhtar terus menyusuri tubuh Rain dengan bibir, lidah dan tangannya.

__ADS_1


“Aaah.. kaak..”


“Panggil aku mas, sayang.”


“Maasss...”


Sungguh hanya mendengar suara Rain memanggilnya dengan sebutan mas sudah membuat Akhtar menggila. Cumbuan Akhtar semakin gencar, hingga membuat Rain merasakan pelepasan pertamanya. Kini Akhtar bersiap untuk memasuki Rain untuk pertama kalinya.


“Tahan sayang, ini akan terasa sakit awalnya.”


Rain mengangguk seraya mengeratkan cengkeramannya ke seprai. Perlahan Akhtar mulai memasuki Rain. Terdengar pekikan dari istrinya itu. Akhtar memberikan ciuman dan kecupan untuk mengalihkan Rain dari rasa sakitnya. Meskipun ini juga yang pertama untuknya, namun Akhtar tidak terlalu polos juga. Dia dan teman-temannya sudah sering menonton film dewasa dan melakukan mas**r**si.


Kini dia mempraktekkan ilmu yang didapatnya dari film jahanam itu bersama dengan pasangan halalnya dan rasanya begitu nikmat. Tak seperti ketika dirinya membantu Chalissa melakukan pelepasan, seperti dikejar dosa. Desahan dan deru nafas bergantian mengisi udara di sekitar kamar yang terasa hangat. Keringat keduanya bercucuran tanda betapa dahsyatnya pergulatan mereka.


Setelah pelepasan bersama, Akhtar masih terus menggempur istrinya. Rasanya dia belum puas jika hanya bermain sekali. Pergulatan keduanya terus berlanjut. Dengan bangga Akhtar memperlihatkan keperkasaannya di atas ranjang setelah membuat sang istri pelepasan tiga kali berturut-turut.


Akhtar mempercepat tempo permainannya ketika merasakan dirinya sudah hampir sampai di ujungnya. Rain mendekap erat punggung suaminya yang lembab oleh keringat. Dia pun hampir sampai pada puncaknya. Tak lama kemudian terdengar lenguhan keduanya saat mencapai puncak nirwana secara bersamaaan.


“I love you... Lissa.”


Mata Rain terbuka lebar ketika mendengar ungkapan cinta suaminya. Nama yang terucap dari bibirnya bukanlah namanya melainkan mantan kekasihnya. Kebahagiaan yang baru saja dirasakannya tadi kini berganti dengan rasa sesak. Rain menoleh ke arah Akhtar. Sepertinya suaminya itu tak menyadari apa yang baru saja diucapkannya. Kini lelaki itu sudah tertidur pulas dengan tangan berada di atas perutnya.


Perlahan Rain melepaskan tangan Akhtar dari perutnya lalu turun dari ranjang. Ringisan terdengar dari mulutnya ketika kakinya mencoba untuk melangkah. Rasa sakit di bagian bawah tubuhnya membuat langkahnya tertatih mencapai kamar mandi.


Rain memutar kran shower. Seketika cairan hangat menerpa tubuhnya. Di bawah guyuran air, Rain membasuh tubuhnya. Airmatanya berlinang menahan rasa pedih di tubuh dan hatinya. Istri mana yang tak sakit hati ketika suaminya membisikkan kata cinta untuk wanita lain setelah percintaan panas mereka.


🍁🍁🍁


Selesai membersihkan tubuhnya, Rain memakai pakaiannya kemudian menyambar ponsel dan kunci mobilnya. Akhtar masih tertidur pulas ketika Rain meninggalkan dirinya. Langkah Rain nampak terseok saat menuju mobilnya. Tak berapa lama Audi A5 miliknya sudah meluncur menembus pekatnya malam.


Rain menghentikan mobil di depan area pemakaman. Ponselnya ditinggal begitu saja di jok mobil. Dengan langkah pelan dia memasuki pemakaman yang memang tidak ada penjaganya, karena ini adalah makam keluarga. Dress putih panjang yang dikenakan Rain melambai-lambai terkena hembusan angin. Sesampainya di depan makan Rakan, Rain duduk bersimpuh. Tangisnya mulai pecah mengingat apa yang baru saja dialaminya.

__ADS_1


Dua pria yang merupakan warga sekitar sedang menjalankan tugas rondanya. Mereka berkeliling daerah sekitar dengan berbekal senter dan pentungan. Waktu sudah menunjukkan pukul dua dini hari. Ketika melewati area makam, telinga mereka menangkap suara seorang perempuan menangis.


“Tang, kadangu teu?”


“Puguhan saya rek nanyakeun. Eta jiga aya nu ceurik.”


“Arahna ti makam nya?”


Kedua pria itu berjalan mendekati area makam, kemudian menyorotkan senter ke arah makam. Mata keduanya membelalak melihat seorang perempuan berpakaian putih sedang duduk di dekat makam sambil menangis.


“Ju... ju.. jurig!!!”


Kedua pria itu lari tunggang langgang meninggalkan area makam. Tak ada keinginan untuk melanjutkan ronda mereka. Yang ada dalam benak keduanya kembali ke rumah masing-masing, bersembunyi di balik selimut.


🍁🍁🍁


**Biar lebih seru ngehalu nya mamake kasih visual mereka versi mamake ya. Yang ngga suka jangan protes, tinggal bayangin aja sesuai imajinasi kalian.


Rain, gadis cantik dan pintar anak dari papa Regan**



Akhtar, anak papa Nino yang sekarang jadi musuhnya emak2



Chalissa, mantan pacarnya Akhtar yang pengen dikasih sianida kayanya



**Mohon maaf karena kondisi mamake yang belum pulih benar jadi kayanya cuma bisa up 1 episode aja ya.

__ADS_1


Makasih dan terus dukung mamake ya dengan like, comment n vote nya😘**


__ADS_2