Four Seasons Of Love

Four Seasons Of Love
SEASON 4 : BIZZARE LOVE TRIANGLE Cincin Pernikahan


__ADS_3

“Saya terima nikah dan kawinnya Nayara Kusuma Afrizal binti Fahri Afrizal dengan mas kawin satu set perhiasan dibayar tunai!”


“Bagaimana para saksi, sah?”


“SAH!!”


Jawab para saksi dibantu oleh semua yang hadir di ruangan. Gara mengusap wajahnya tanda syukur. Akhirnya dia bisa melafalkan kalimat ijab kabul dengan lancar dalam satu helaan nafas.


Dari arah sebelah kanannya muncul Nara didampingi oleh Rena juga Poppy. Senyum tampak tersungging di wajah mempelai wanita. Setelah menjalin hubungan setahun lebih, akhirnya Gara meresmikan hubungan mereka dalam ikatan suci pernikahan.


Acara dilanjut dengan menyematkan cincin pernikahan, lalu disambung dengan wejangan penghulu tentang hak dan kewajiban suami istri. Setelah itu keduanya menandatangani dokumen pernikahan. Sah sudah pernikahan mereka di mata hukum dan agama.


Kini saatnya kedua pengantin mendengarkan wejangan demi wejangan dari para orang tua. Suasana haru terasa ketika kedua pengantin melakukan sungkeman pada orang tua juga mertua. Gara yang biasanya bersikap tengil, kini hanya bisa menangis mendengar nasehat yang masuk ke gendang telinganya.


Usai acara yang mengharu biru, Gara menghampiri para sahabatnya yang duduk bersama di salah satu meja. Ucapan selamat bergantian mereka sampaikan seraya memeluk tubuh Gara. Firlan yang memang paling dekat dengannya memeluknya cukup lama.


“Selamet ya bro.. gue bahagia akhirnya lo bisa nikahin Nara juga,” kekeh Firlan.


“Thanks bro. Sebentar lagi lo juga nyusul.”


Firlan melepaskan pelukannya lalu bergabung duduk bersama yang lain diikuti Gara. Perbincangan seru segera terjadi di antara mereka. Kini sasaran bully-an terarah pada Farel dan Virzha yang masih betah menjomblo. Tapi kedua pria itu terlihat santai menanggapi ledekan sahabatnya dengan gayanya masin-masing.


Sementara di meja sebelah, Nara juga asik bercengkerama dengan Ayunda dan Azriel, dua sahabat somplaknya. Dari mereka bertiga, akhirnya Nara yang lebih dulu melepas masa lajangnya, disusul nanti oleh Ayunda. Sedang Azriel, entah kapan akan merubah status menjadi ganda campuran. Saat ini dia masih senang bermain sebagai tunggal putra.


“Jadi kapan lo nyusul gue Ziel?”


“Gampang gue mah. Gue masih menikmati masa-masa jadi pemain nomer satu dunia,” Azriel terkekeh mendengar jawabannya sendiri.


Saat ini Azriel memang belum memikirkan masalah percintaan. Karena menurutnya persoalan cinta bisa menghambat penampilannya yang saat ini sedang berada di puncak. Belum lagi, Ega hanya memberinya waktu sampai usia 27 tahun untuk berkarir sebagai atlit bulu tangkis. Nantinya Azriel tetap harus terjun ke perusahaan membantu sang kakak.


“Lo sendiri gimana Yun? Udah sampai mana persiapannya?”


Ayunda hanya mengangkat bahunya saja. Semua persiapan pernikahannya sudah diurus oleh Rain juga Bilqis, berikut Alea dan Poppy. Gadis itu hanya tinggal terima beresnya saja.


“Ah elo niat nikah ngga sih? Masa semua diserahin ke WO sama para emak. Emang lo ngga ada kepikiran pengen konsep nikah kaya apa? Katanya dulu lo pengen undang boyband K-Pop, ngga jadi apa?”


“Ngga jadi, kayaknya si Yunda mau undang grup tagonian emak-emak pengajian kompleks,” timpal Azriel yang langsung disambut gelak tawa Nara.


Ayunda ikut tertawa, sebuah tawa sumbang yang diperdengarkannya. Entahlah, mengapa dia terlihat tidak antusias dengan persiapan pernikahannya. Apakah karena sang calon mempelai pria adalah Firlan. Bagaimana jika calonnya adalah Reyhan, akankah dia bersikap tak peduli juga? Entahlah...

__ADS_1


“Eh bang Rey ngga dateng ya?”


Pertanyaan Azriel sukses membuat dada Ayunda berdebar. Memang benar, sedari tadi Ayunda tak melihat batang hidung Reyhan.


“Kak Rey ada operasi katanya pagi ini. Tapi nanti pas resepsi dia dateng kok. Kemarin sih dia bilang gitu di telepon.”


“Oh.. sibuk banget ya dia. Gue kasihan sama yang jadi istrinya nanti.”


“Bukannya gitu, kak Rey tuh lagi gantiin papa Regan. Kan kemarin papa sakit dan dilarang buat melakukan operasi dulu. Jadi semua jadwal papa Regan diambil alih sama kak Rey.”


“Dih paham banget lo Yun, kaya istrinya aja.”


Nara dan Azriel tergelak, tapi tidak dengan Ayunda. Gadis itu hanya tersenyum kecut. Andai saja kedua sahabatnya tahu, kalau hal yang paling diinginkannya saat ini adalah menyandang status sebagai nyonya Reyhan.


“Yun..”


Pembicaraannya terhenti ketika Firlan datang menghampiri. Ayunda menoleh ke arah Firlan yang berdiri di sampingnya.


“Katanya mau beli cincin pernikahan. Sekarang aja yuk, nanti kita ke sini lagi pas resepsi.”


Ayunda hanya mengangguk. Dia meraih minaudiere bag miliknya lalu berdiri dan mengikuti langkah Firlan keluar dari ballroom hotel The Ocean. Mereka memiliki waktu sekitar 1 jam sebelum pesta resepsi dimulai.


“Maaf ya Yun kalau waktu beli cincinnya terbatas. Minggu depan abang udah mulai sibuk ngurus proyek baru. Kayanya abang juga bakal sering keluar kota buat ninjau proyek di sana.”


“Ngga apa-apa, santai aja bang.”


“Kamu masih belum putusin tempat buat bulan madu?”


“Belum bang. Nanti aja deh kalau proyek abang udah beres.”


“Iya juga sih. Jadi biar tenang bulan madunya.”


Ayunda hanya tersenyum tipis. Setiap Firlan membicarakan soal bulan madu, Ayunda selalu menghindar. Tak dipungkiri hatinya belum siap untuk menghabiskan seluruh hidupnya dengan lelaki di sampingnya ini.


Setelah melewati beberapa lantai, akhirnya mereka tiba di toko perhiasan langganan Alea. Kedatangan mereka langsung disambut oleh pramuniaga. Dia langsung mengeluarkan koleksi terbaru mereka. Ayunda memandangi deretan cincin di hadapannya dengan tatapan kosong.


“Ada yang kamu suka? Atau kamu mau ngerancang sendiri modelnya?”


“Ngga usah bang, nanti malah lama jadinya.”

__ADS_1


Ayunda mulai memperhatikan dengan seksama cincin di hadapannya. Setelah sepuluh menit berlalu akhirnya pilihannya jatuh pada cincin sederhana berbalut emas putih dengan satu mata di tengahnya.


“Yakin kamu mau yang ini?”


“Iya bang.”


“Mba.. kita ambil yang ini. Tapi matanya tolong diganti diamond ya.”


“Jangan bang, ngga usah.”


“Kenapa?”


“Aku lebih suka yang sederhana kaya gini.”


Firlan mengalah, dia menuruti keinginan calon istrinya itu. Sebenarnya Firlan merasa sikap Ayunda sedikit berbeda akhir-akhir ini. Sepertinya gadis itu tidak terlihat antusias menghadapi hari pernikahan mereka. Namun Firlan coba menepis semua pikiran buruknya. Dia hanya menyangka Ayunda lelah dengan semua persiapan pernikahan dan kuliahnya yang padat.


Selesai memilih cincin pernikahan, Firlan mengajak Ayunda untuk membeli hantaran pernikahan. Tapi lagi-lagi gadis itu menolaknya dengan alasan bunda dan maminya sudah mengurus semuanya. Ayunda justru ingin cepat-cepat kembali ke ballroom. Firlan hanya menurut saja, padahal dia masih ingin jalan berdua dengan calon istrinya.


Sesampainya di ballroom, acara resepsi baru saja dimulai. Mata Ayunda langsung menyapu semua undangan yang datang. Mencari sosok yang sangat ingin dilihatnya. Namun nihil, Reyhan masih belum datang. Akhirnya Ayunda memilih duduk bersama Azriel. Sedang Firlan langsung ditarik oleh Farel karena sebentar lagi Soul Castle akan perform.


Tamu undangan mulai banyak berdatangan, namun Reyhan masih belum muncul. Personil Soul Castle juga sudah bersiap di panggung. Mereka akan tampil menghibur tamu yang datang minus Gara. Posisi Gara sementara digantikan oleh Akhtar. Zahran juga ikut bergabung. Bilqis tak keberatan dia meneruskan hobi nge-band-nya bersama Elang dan kawan-kawan.


Lagu pertama langsung terdengar. Kali ini Zahran bernyanyi solo, Elang hanya bermain gitar saja. Saat yang bersamaan Reyhan muncul dari arah pintu. Wajah Ayunda yang sedari tadi masam kini mulai ceria. Apalagi Reyhan terlihat tampan dalam balutan jas berwarna biru dongker. Baru saja Ayunda akan melambaikan tangan ke arah lelaki itu. Tiba-tiba muncul sosok perempuan cantik dari belakang Reyhan, membuat pergerakan tangan Ayunda terhenti.


🍁🍁🍁


**Nah loh siapa tuh yg dateng bareng Rey?😲


Apa Rey udah beneran move on dari Ay?


Kok mamake jadi kasihan Ama Ilan ya🥺


Tinggalin jejak dulu ya, mudah²an mamake bisa up 3 bab lagi.


Like..


Comment..


Vote**..

__ADS_1


__ADS_2