Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
Ch 10 Susunan Teleportasi


__ADS_3

Delapan hari berlalu dan Xiao Lei belum menemukan susunan itu. Hari ke sembilan pun tiba kali ini Xiao Lei memilih untuk beristirahat sejenak dan tidak mencari petunjuk. Angin yang berhembus menemani Xiao Lei yang berbaring di atas rerumputan yang tumbuh di tempat itu. Xiao Lei mengingat pesan ibunya yang di titipkan ke ayahnya yaitu kantong ini sangat berguna bagiku. Sembari mengingat Xiao Lei tanpa sengaja mengambil kantong dan mengamatinya. Di kantong itu terdapat gambar bintang dan di tengahnya terdapat matahari serta terdapat gambar gunung di sekitarnya yang membentuk seperti susunan. Xiao Lei pun terus berfikir dan tetap tidak menemukan jawabannya. Hari ke sepuluh, Xiao Lei yang masih penasaran akhirnya terus berbaring dan memegangi kantong penyimpanan itu. Tanpa di sangka ketika siang tiba matahari tepat di atas kita kantong itu menciptakan bayangan tepat di dada Xiao Lei. Kemudian Xiao Lei pun mulai berfikir dan ternyata adna 5 tempat batu di kelima sisinya. Satu lurus dengan kepala, dua yang lurus dengan tangannya, dan dua lagi lurus dengan kakinya. Ini adalah petunjuk yang mungkin bisa membuka susunan itu. Xiao Lei terus mengulas tempat batu itu dan ketika dia menggesernya terdapat lubang. Hari ke sebelas, Xiao Lei mulai menaruh batu portal pada lubang-lubang itu dan berbaring menunggu matahari persis di atasnya. Tapi ternyata tetap tidak terjadi apapun. Dan hingga ditemukan kuncinya yaitu di sebuah titik di atas kepala Xiao Lei yang harus ditempatkan sepasang giok yang dia dapatkan dari kios dan peninggalan ibunya. Akhirnya Xiao Lei mengulangnya di hari yang ke dua belas. Tepat ketika matahari berada di atasnya, Xiao Lei merasa pandangannya semakin berkurang dan matahari itu pun membuka susunan teleportasi itu. Xiao Lei sadar di sebuah tempat seperti di dalam gua yang sangat gelap. Xiao Lei bangkit berdiri dan kristal-kristal api pun ikut menyala sehingga terlihat di dalam sana terdapat sebuah peti. Xiao Lei perlahan mendekati peti itu dan mencoba membukanya, tak di sangka Xiao Lei justru terpental dengan keras dan menabrak dinding gua, darah pun mengalir dari mulut dan setiap lukanya. Tak menyerah Xiao Lei mencoba mendekati peti itu lagi dan lagi. Lei pun terus terpental dengan kerasnya. Dan ketika Xiao Lei telah sangat lemah, dia tetap mencoba mendekati peti itu dengan merangkak sedikit demi sedikit hingga akhirnya muncullah roh tetua.


"Mengapa sampah sepertimu bisa memasuki kawasan ku!" ucap tetua itu.


"Aku bukanlah sampah! Siapa dirimu?" ucap Xiao Lei dengan gigih walaupun dia telah kehabisan tenaga.

__ADS_1


"Bagus-bagus! Lalu kalau kau bukan sampah mengapa meridian mu hancur...Hahaha! Jangan sombong ketika masih muda!" lanjut tetua itu.


"Meridian ku hancur? Bahkan yang meridian mereka tak hancur pun mungkin tak ada yang bisa kesini!" ucap Xiao Lei dengan tegas.


"Hahaha... Karena kau berhasil menarik perhatianku, bagaimana jika aku akan memulihkan mu dan memperbaiki meridian mu dan mengirim mu keluar dari sini?" ucap tetua sembari mendekati Xiao Lei.

__ADS_1


"Mungkin saja kau akan mati disini jika kau terus keras kepala!" ancam tetua itu.


"Bukankah kau sendiri yang membuat peta itu sebelumnya, pasti ada sesuatu yang lebih berharga!" ucap Xiao Lei


"Meskipun memang begitu, apa mungkin kau mampu!" sambung tetua itu

__ADS_1


"Saya mampu! Karena saya bisa sampai disini walaupun dengan meridian yang hancur, itu artinya aku lah yang paling mampu dan telah ditakdirkan untuk mendapatkannya!"ucap Xiao Lei


"Baiklah kalau begitu, kuberi kau pilihan terakhir, pertama buka peti itu dengan 3x usaha jika kau bisa kau akan mendapatkannya dan jika kau tak mampu kau akan kuberi racun dan mengirim mu ke luar. Yang kedua, kau bisa menyerah dan aku akan mengobati mu dan mengirim mu keluar! Pikirkanlah baik-baik!" ucap tetua itu dengan serius.


__ADS_2