
Pelelangan barang-barang langka pun berlanjut, Xiao Lei mulai tertarik untuk memperhatikan setiap barang karena perintah dari Meme untuk membeli salah satu barangnya.
"Pelelangan barang antik dan langka kita buka. Barang pertama yang akan di lelang simbol dewa kuno konon katanya simbol ini dapat membuka sebuah harta karun yang telah di sembunyikan oleh dewa kuno itu. Suatu saat ketika ada penemuan peta harta karun ini, akan sia-sia jika tidak memiliki kunci simbol ini. Memilikinya akan menjadi sesuatu yang hebat kelak."
"Meme, apa benar sehebat itu?"
"Tidak Tuan, itu hanyalah simbol yang di buat oleh Master Dewa Cai untuk mendapatkan uang saja, itu hanyalah tak lebih dari tipuan."
"Ternyata Master Cai bisa berbuat seperti itu? Tapi hebat juga dapat membohongi seluruh orang."
"Tuan, perkataan bohong yang diucapkan orang hebat akan lebih di percaya dari pada jujurnya orang lemah."
"Ya, tak bisa di pungkiri memang kekuatan yang dapat berbicara. Tapi ngomong-ngomong ide ini sangat lah cemerlang dengan mendapatkan uang begitu saja."
"Tidak, Tuan salah. Walaupun terlihat begitu, tetapi sebenarnya ini hanya karena dia gabut saja. Sudah tentu orang hebat akan mendapat banyak harta tanpa usaha oleh para penjilat bahkan melebihi itu."
"Gabut? Apa sebenarnya yang kau maksut peri kecilku?"
"Lupakan Tuan, akan sulit di jelaskan. Tuan fokus lah pada pelelangan, keluarga Meng ikut menawar."
"Biarkan saja dulu, ini tak lebih dari lelucon ku untuk keluarga Meng."
"Huhh itu terserah pada Tuan saja."
Xiao Lei pun beralih mengajak bicara Mo Ci yang sedari tadi diam saja di samping Xiao Lei.
"Mo Ci, aku sedikit pegal."
"Mo Ci akan memijat Tuan kalau begitu."
"Mo Ci, apakah kamu akan lanjut bekerja disini?"
"Mo Ci masih bimbang Tuan, disisi lain Mo Ci ingin segera mempelajari sihir dan jadi yang terhebat agar bisa membantu Tuan, tapi di sisi lain Mo Ci saat ini memiliki adik yang membutuhkan biaya untuk berobat dan kebutuhan sehari-hari."
"Apakah kamu mengharap lebih?" tanya Xiao Lei membuat Mo Ci tersungkur di lantai.
"Mo Ci tidak berani Tuan, bukan itu maksut Mo Ci. Mo Ci hanya... hanya... tanpa sadar menceritakan tentang hati saya pada Tuan. Maafkan Mo Ci Tuan, Mo Ci terlalu terlena akan kelembutan Tuan hingga Mo Ci tak sadar akan diri sendiri. Maafkan Mo Ci Tuan, Mo Ci pantas untuk di hukum Tuan." tanpa sadar Mo Ci mengeluarkan air mata.
__ADS_1
"Oh, pantas dihukum? Hukuman apa yang cocok untuk mu?" Xiao Lei dengan tatapan licik
"Tuan, kau tak tau malu." sela Meme yang risih.
q"A... ah... (Mo Ci tanpa sadar membayangkan yang tidak-tidak dan mulai memerah) Tuan boleh menghukum Mo Ci sesuka Tuan. Mo Ci tak akan melawan." ungkapnya masih tersipu.
1"Hei, apa yang kau pikirkan? Aku cuma mau kau memijat ku hingga acara selesai." ucap Xiao Lei membuat Meme dan Mo Ci kaget karena salah berfikir.
"Eh? Ah iya baiklah Tuan." ungkap Mo Ci langsung berdiri dan mulai memijit.
"Dasar sialan, kau lagi-lagi membuatku salah paham, terus apa maksut tatapan licik mu itu." ungkap Meme sembari mengomel.
"Hei, Meme kecilku mengapa kau begitu bawel mengomeli ku dan menyalahkan ku seperti itu? Itu karena pikiranmu saja yang kotor."
"Kenapa kau sangat menyebalkan Tuan."
"Suruh siapa Meme ku sangat menggemaskan." ucap Xiao Lei membuat meme menghilang.
"Mata Air Yun Murni terjual. Terimakasih No 35, barang akan segera di antar ke ruangan Anda."
"Cih... aku hampir lupa memperhatikannya. Lagi-lagi keluarga Meng yang membeli ku rasa mereka cukup kaya." ucap Xiao Lei sambil tersenyum.
"Rupanya begitu, Mo Ci kamu pergi temui Wan Ru dan minta parfume di keluarkan sekarang saja, dan aku akan menambahkan satu botol lagi untuk di lelang di akhir."
"Tapi, Tuan untuk saat ini harga awal tertinggi hanya 700ribu, apakah Tuan yakin?"
"Apa kau meragukan keputusanku? Aku minta keluarkan satu saat ini tak peduli harga awal berapa dan bila perlu nanti di akhir akan ku tambahkan 2 botol."
"Baik, Tuan." ucap Mo Ci langsung bergegas melaksanakan tugas.
Tak selang beberapa lama Mo Ci kembali ke ruangan itu dan melapor pada Xiao Lei bahwa Wan Ru menyetujuinya dan barang akan segera di keluarkan.
"Barang selanjutnya adalah barang special yaitu ramuan parfume aromatik. Ramuan ini sangat lah langka karena hanya ada 10 botol di dunia dan ramuan ini di racik oleh alkemis terhebat di dunia yang sedang melakukan latihan tertutup. Ramuan ini dapat memberikan wangi yang harum kepada pemakainya dengan hanya mengoleskannya sedikit saja pada bagian kulit itu sudah cukup untuk bertahan satu hari penuh. Selain itu, ramuan ini juga adalah penangkal hewan berjenis serangga agar tidak mendekati pemakai." membuat seisi ruangan ricuh.
"Bukankah hanya serangga saja? Tapi untuk fungsi keharumannya hebat juga apa bahkan lebih harum dari dupa wewangian?" penonton 1.
"Pastinya begitu, jika tidak mengapa ramuan itu ada di sini." penonton 2.
__ADS_1
"Untuk semua pertanyaan yang ada, kita akan menjawab satu. Serangga yang di maksut ini termasuk monster level berapapun yang berjenis serangga juga akan menghindarinya. Sebelumnya saya minta satu orang sukarela untuk mencoba sampel ramuan ini."
Salah satu Nona keluarga kaya yang di lantai dua yaitu Ya Sie tertarik untuk mencobanya dan dia mengajukan diri menjadi suka rela karena ia percaya barang yang di lelang disini pasti telah di uji sebelumnya dan akan aman.
"Dipersilahkan kepada Nona Ya Sie untuk naik ke atas panggung."
Ya Sie pun naik ke atas panggung pelelangan.
"Baiklah Nona, ini ramuan sampel nya, Nona dapat menggunakan 2-4 tetes saja dan usap pada leher Nona. Dan mohon Nona dapat memutari panggung setelahnya."
"Baiklah, akan ku lakukan." ucapnya yang membuat semua orang menanti. Dan benar saja Ya Sie menjadi sangat harum bahkan wanginya lebih lembut dan menggoda 1000x dari dupa kualitas terbaik. Membuat banyak orang yang berteriak memuji.
"Ya, selanjutnya kita keluarkan kandang monster serangga level 6" sembari membuka bagian bawah panggung untuk mengeluarkan hewan ini.
"Nona, di persilahkan memasuki kandang."
"Apakah harus seperti ini? Ini sangat mengerikan?"
"Percayalah Nona semua akan baik-baik saja."
"Baiklah ku coba." ucap Ya Sie dengan gemetaran, pintu pun mulai terbuka dan Ya Sie masuk perlahan.
"Wah bukankah level 6 setara dengan tingkat tinggi akhir?"
"Apa yakin itu akan berhasil, monster itu terlihat galak?"
"Lihat monster itu yang tadinya ingin menikam malah justru menjauhi nya."
"Wah benar-benar ramuan ajaib."
"Ternyata hanya kekhawatiran saja."
"Aku harus mendapatkannya."
"Ramuan itu hanya untukku."
Ya Sie pun keluar kandang dan kembali ke ruangannya, dia tak menyangka mengalami hal yang sangat ajaib hari ini.
__ADS_1
"Baiklah, karena begitu banyak yang menginginkan, mari kita mulai pelelangan harga awal 700ribu dan untuk sesi ini semua di perbolehkan menawar tanpa ada batas minimun. Lelang dimulai."