
"Berapa yang aku harus bayar untuk tahu sifat aslinya?" tanya Xiao Lei kepada Meme setelah berdiam-diaman selama beberapa saat setelah pembicaraan sebelumnya.
"75 poin Tuan. Tapi Tuan kapan akan melanjutkan mencari poin lagi untuk naik level berikutnya?"
"Bukankah kita juga sedang menyelesaikan misi?"
"Ya, Tuan. Teruslah berusaha untuk mendapat poin, karena poin mu saat ini mulai menipis?"
"Bagaimana cara memperoleh poin?"
"Bisa jual barang berharga dengan cara menscan melalui sistem Tuan dapat juga menyelesaikan misi."
"Tenang saja, itu sangat mudah!"
"Jangan menyepelekan Tuan."
"Ya, ya, ya, sudah buruan scan sifat dia yang asli."
"Baiklah, Tuan. Sifat orang itu sangat misterius bisa di sebut orang itu sangat netral, dia tak membela siapa pun dan tak pernah menyakiti ataupun menolong siapa pun tanpa alasan, dan alasan-alasan dia itu sangat abstrak dan hanya bersangkutan dengan nya. Tidak ada yang bisa merekrutnya Tuan bagaimanapun orang itu mencoba, tapi juga tidak ada yang berani melawannya. Sifatnya sangat tenang dan tidak terbeban kan. Akan bagus jika Tuan dapat merekrutnya menjadi orang untuk membantu Tuan, karena dia termasuk orang yang bisa di percaya."
"Baiklah pikirkan waktu lain untuk menarik perhatiannya."
"Barang selanjutnya adalah Mutiara Perak. Seperti yang kita semua tahu, mutiara perak ini adalah barang utama yang akan di lelang pada pelelangan Jinduo kali ini. Mutiara ini sangat berharga terutama untuk keluarga yang mempunyai alkemis hebat, tetapi barang ini juga dapat berguna untuk pelatihan bela diri sehingga ini lah yang kalian cari dan tunggu-tunggu. Mutiara perak ini di jual dengan harga awal 1juta. Lelang di mulai!"
"Seru nih... ini pasti akan menjadi perebutan barang yang seru oleh orang berpengaruh dan orang kaya."
"Aku penasaran siapa yang akan mendapatkan mutiara perak itu."
"Huh.. akhirnya saatnya lelang mutiara perak, aku kesini hanya untuk melihat mereka memperebutkan itu."
"Awalnya ku kira keluarga Meng yang akan mendapatkannya, tetapi saat ini kondisi berbeda."
"Yah, aku juga mengira begitu hanya saja kini ada orang misterius itu."
"Orang misterius apa? Apa kalian tidak mendengar yang di omongkan oleh orang-orang yang menguping pembicaraan keluarga-keluarga besar?"
"Memangnya ada apa?"
"Dia itu ternyata utusan dari sekte angkasa!"
"Apa? Sekte besar seperti itu juga tertarik kesini?"
__ADS_1
"Entah lah, tapi seharusnya dia punya tujuan lain."
"Tak tau apa tujuannya, tapi lelang ini jika dia menginginkan mutiara perak pasti tak kan ada yang berani melawan."
"Akhirnya kita melihat keluarga Meng tertekan."
"Jaga bicaramu! Walaupun begitu keluarga Meng masih sangat hebat!"
"Baiklah, baiklah aku akan menahan diri."
"Sudah lah kita lihat aja pelelangan ini."
"Ya, siapa tau kita akan melihat hal yang tak terduga lagi."
"Ya, benar-benar beruntung bisa melihat hal-hal mengejutkan seperti hari ini."
"Ya, aku juga begitu."
"Dasar orang-orang tak tahu malu! Beraninya mereka membicarakan keluarga Meng bahkan menertawakan! Kalian beruntung hari ini ada dia jika tidak sudah ku habisi sedari tadi!" ucap Meng Rui menatap tajam orang-orang yang berbicara di lantai satu hingga semua akhirnya tutup mulut dan diam.
"1juta seratus ribu." ucap Xiao Lei.
...
"Mari bersaing dengan adil sesuai peraturan pelelangan Jinduo, jangan memperdulikan identitas asliku, oke?" ucap Xiao Lei.
"Sialan! Bukankah itu mengingatkan kita akan statusnya yang sebenarnya!" geram para tamu di dalam hati yang menginginkan mutiara perak.
"Tuan, aku memang tak menginginkannya." ucap seorang yang berada di ruang nomor 33 itu (biasa di sebut Alone)
"Ya, Tuan. Kami juga tak menginginkannya, mutiara perak itu untuk Tuan saja." ucap mereka masing-masing keluarga yang mundur dari pelelangan kecuali keluarga Meng.
"Bagaimana dengan Tuan Meng, mari lanjutkan sesuai aturan tak perlu mengkhawatirkan apapun jika Tuan Meng menginginkannya."
"Tidak, Tuan. Keluarga kita juga tak menginginkannya, silahkan Tuan ambil saja mutiara peraknya." ucap Meng Rui sembari membatin "Sialan! Dia mengingatkanku lagi! Ayah tak mungkin menyalahkan ku karena tak mendapatkan mutiara itu, kan? Lebih baik saat ini aku tak mencari gara-gara terlebih dahulu. Tak akan ada kata terlambat untuk balas dendam!"
"Mo Ci bawa ramuan ini ke Tuan mu, sudah saatnya pelelangan penutup kan?"
"Baik, Tuan akan Mo Ci antar ke Tuan Pemilik Pelelangan Jinduo dulu."
"Baiklah, Mutiara Perak Terjual. Terimakasih nomor 39. Barang akan di antar ke ruangan Anda segera. Dan kita akan beristirahat sejenak 5 menit kemudian akan di adakan pelelangan penutup. Terimakasih para Tamu."
__ADS_1
"Wah ternyata barang utama yang di gembor-gemborkan pelelangan ini diadakan tidak menjadi barang penutup."
"Ya, ku mengira ini telah berakhir."
"Aku penasaran apa yang akan di lelang untuk pelelangan penutup."
perbincangan orang-orang di lantai satu.
"Seharusnya, jika kita mendapatkan barang penutup ini, itu dapat menggantikan mutiara perak. Tapi bagaimana jika dia juga menginginkannya? Tidak! Tidak bisa! Aku harus mencegahnya sekarang dan harus mendapatkan barang penutup itu!" ucap Meng Rui di dalam batinnya. Kemudian Meng Rui pun berkata kepada Xiao Lei.
"Maafkan saya yang lancang Tuan, bolehkah saya meminta satu permintaan?"
"Katakan saja." ucap Xiao Lei sembari membatin "Apa lagi yang dia inginkan dan rencanakan?"
"Keluarga Meng kita dan rekan-rekan satu kota yang mengikuti pelelangan ini sangat menginginkan barang penutup ini. Kami disini tak berani menyinggung mu, sehingga saya disini mewakili semua orang berbicara kepada Tuan." ucap Meng Rui.
"Apa-apaan Tuan Muda Meng? Walaupun kita semua disini menginginkan barang itu, tapi dia berani-beraninya membawa nama semua orang untuk kepentingan pribadi." ucap semua tamu yang berada pada pelelangan merasa risih dan emosi.
"Baiklah, aku tak akan menawar barang terakhir, kalian bisa bersaing dengan adil dan bebas. Ini semua sebagai rasa terimakasih ku kepada kalian yang mendukungku pada pelelangan mutiara perak tadi." jelas Xiao Lei.
"Terima kasih Tuan." ucap semua tamu yang hadir.
Tok.. Tok.. Tok...
"Permisi Tuan. Mo Ci kembali."
"Masuklah!"
"Baik. Tuan ini Mutiara Perak dan Darah Dewa yang telah Tuan menangkan pada pelelangan."
"Baiklah, aku ambil." Xiao Lei mengambil dan mulai menscan.
"Selamat, Tuan. Tuan telah menyelesaikan misi yang di berikan sistem dengan tepat waktu."
"Selamat, Tuan. Poin Tuan bertambah 100 poin dari penyelesaian misi sistem."
"Selamat, Tuan. Tuan naik level hingga level 4 dan mendapatkan hadiah kenaikan level."
"Meme, bantu aku lihat apa hadiahnya?"
"Tuan mendapatkan inti tubuh dan jiwa, dengan itu Tuan akan terlihat sangat menonjol dan dengan mudah meningkatkan kekuatan. Bahkan Tuan yang sekarang dapat mengalahkan beberapa tingkat di atasnya. Tuan juga mendapat bunga es untuk bahan alkemis, dan juga satu jarum yinyang."
__ADS_1
"Wah lumayan juga. Baiklah kita lanjutkan menonton pelelangan ramuan ajaib kita."