Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 385 Xiao Feng vs Agen Nomor Satu (2)


__ADS_3

****


"Kekuatan fisik bocah ini sangat kuat sampai tulang kakiku sedikit retak" gumam Agen Nomor Satu lalu mengalirkan energi Qi nya ke dalam kaki untuk memulihkan, Xiao Feng berdiri tegak sambil memainkan pedangnya.


"Ayo pak tua apa kau menyerah hanya dengan serangan sederhana seperti itu?" Seru Xiao Feng.


"Hmm kuakui kau cukup kuat, tapi mulai sekarang aku akan serius!" Balas Agen Nomor Satu, lalu dia menyimpan kembali kapaknya dan membuat segel tangan rumit dan menyatukan telapak tangan kiri kanan didepan dada.


"Teknik Tinju Elemen Petir"


"Wusshh!"


Seketika kedua tangan dari ujung jari sampai siku Agen Nomor Satu diselimuti elemen petir biru dengan cahaya berkedipan dan percikan listrik. Terlihat sekali kalau itu memiliki daya rusak yang besar karena Agen Nomor Satu mengerahkan energi Qi sebanyak 40%.


Xiao Feng yang melihat itu cukup kagum dan mulai bersiap, Agen Nomor Satu langsung menyerang dengan sangat cepat mengirimkan rentetan pukulan langsung dengan kedua tangannya. Diimbangi dengan gerakan cepat dan teknik mata Xiao Feng menghindari setiap pukulan Agen Nomor Satu.


"Trankk!"


Ketika Xiao Feng memutar pedangnya mencoba memapas tinju kanan Agen Nomor Satu, pedang itu seolah menebas besi keras dan menimbulkan suara berdentang.


"Trankk!"


"Trankk!"


Jual beli serangan masih terjadi, baik Xiao Feng maupun Agen Nomor Satu masih terlihat cukup imbang, tentu saja Xiao Feng masih belum mengerahkan kekuatannya. Feng Xi, Lin Mei Ling, Bai Hu dan Qing Long menyaksikan pertarungan mereka dari atas udara.


"Teknik orang itu cukup bagus juga menyelimuti kedua tangan dengan elemen listrik" ucap Feng Xi.


"Benar itu bukan hal yang aneh di alam dewa banyak orang memiliki teknik menggabungkan elemen dengan bagian tubuhnya untuk memperkuat serangan" ucap Bai Hu sedikit menjelaskan. Lin Mei Ling dan Feng Xi mengangguk faham dan kembali melihat pertarungan Xiao Feng dan Agen Nomor Satu.


"Apakah Feng bisa bertahan?" Ucap Lin Mei Ling, Bai Hu tertawa kecil.


"Nona Mei tuanku tidak lemah lihat saja tuan masih belum serius, dia hanya bermain-maian dulu" ucap Bai Hu.


"Mei Ling si rubah hitam itu memang licik dia suka memberi harapan kepada musuhnya dan selama ini dia belum pernah kalah dalam bertarung" kata Feng Xi sambil tertawa kecil. Lin Mei Ling juga tertawa kecil mendengarnya.


****


Pertarungan antara Xiao Feng dan Agen Nomor Satu masih berlangsung cukup seru, terlihat kalau Agen Nomor Satu berusaha mendaratkan serangannya namun tidak berhasil karena dengan lincah Xiao Feng menghindarinya terus menerus.


"Si brengsek ini apa hanya bisa menghindar?!" Seru Agen Nomor Satu.


"Baiklah jika kau ingin diserang!" Balas Xiao Feng lalu meningkatkan kecepatannya dan mulai balas menyerang Agen Nomor Satu.

__ADS_1


"Wuutt!"


Xiao Feng menebaskan pedangnya mendatar ke arah leher, Agen Nomor Satu merunduk dengan cepat tapi serangan susulan Xiao Feng sudah datang lagi. Tepat ketika Agen Nomor Satu merunduk Xiao Feng dengan cepat mengirimkan tendangan, Agen Nomor Satu mau tidak mau harus mengangkat kepalanya jika tidak ingin kena tendangan Xiao Feng.


"Wuut!"


"Buukkk!"


"Uhuukk!"


Tendangan Xiao Feng tidak mengenai kepala karena Agen Nomor Satu sudah mengangkat kepalanya, akibatnya dia harus merelakan dadanya terkena tendangan, tubuhnya terlempar jauh ke belakang sambil menyemburkan seteguk darah dan menabrak puncak gunung.


"Booom!"


Puncak gunung itu hancur berantakan dengan menimbulkan ledakan besar dan kawah cekung besar dengan Agen Nomor Satu terkapar di bawahnya, dengan segera Agen Nomor Satu bangkit lagi dan mengusap darah disudut bibirnya.


"Sialan"


Xiao Feng kembali melesat, tubuhnya menukik ke bawah dengan pedang diluruskan.


"Wusshh!"


Agen Nomor Satu buru-buru mengalirkan energi Qi nya dan membuat perisai pertahanan di depan tubuhnya.


"Booom!"


"Crashh!"


Perisai itu hancur ditabrak ujung pedang Xiao Feng dan menusuk bahu kanan Agen Nomor Satu, Xiao Feng mencabut pedangnya sembari menendang lagi Agen Nomor Satu.


"Wuutt!"


"Buukk!"


"Booom!"


Agen Nomor Satu kembali terlempar, tubuhnya berjumpalitan diatas tanah beberapa kali sebelum akhirnya berhenti dengan kepala ditanah. Xiao Feng berdiri melihat itu, Agen Nomor Satu bangkit lagi dengan raut wajah memerah karena emosi. Selama ini dia tidak pernah dipermalukan oleh lawan sampai sedemikian rupa.


"Bocah brengsek, aku akan membunuhmu!" Teriak Agen Nomor Satu


"Dari tadi kau bilang begitu nyatanya aku masih berdiri disini!" Balas Xiao Feng disertai tawa mengejek yang membuat emosi Agen Nomor Satu semakin bertambah. Tanpa memperdulikan lukanya Agen Nomor Satu melesat ke depan sambil mendorongkan kedua tinjunya.


"Tinju Petir Kembar!"

__ADS_1


"Blarr!"


Sebuah ledakan seperti suara Guntur memekakkan telinga terdengar dan dua buah siluet tinju dari elemen petir muncul dan menuju Xiao Feng.


"Tapak Dewa Naga"


Xiao Feng memukulkan tangan kirinya disertai aliran energi Qi, sebuah kepala naga merah dengan rahang terbuka muncul dan menyongsong dua tinju elemen petir Agen Nomor Satu.


"Wuushh!"


"Booom!"


Kedua serangan dengan kekuatan besar bertabrakan diudara, ledakan besar seperti jamur raksasa berwarna merah dan biru terlihat disertai angin berhembus kencang. Agen Nomor Satu terlempar sejauh seratus meter tetapi Xiao Feng masih berdiri tegak dengan tangan kanan memegang pedang.


"Uhuukk!"


Agen Nomor Satu kembali memuntahkan seteguk darah dari mulutnya, dia dengan segera menelan pil pemulihan. Tetapi Xiao Feng tidak membiarkan dia mendorongkan tangan kiri yang sudah dialiri energi Qi elemen petir.


"Akan ku tunjukan teknik petir yang sesungguhnya, Teknik Petir Mengguncang Langit : Burung Petir!"


"Wuushh!"


Sebuah burung besar dari elemen petir berwarna hitam muncul diatas kepala Xiao Feng dengan matanya yang menatap tajam Agen Nomor Satu.


"Ini sangat buruk kekuatan bocah ini diluar perkiraan ku!" Ucap Agen Nomor Satu, dia memikirkan untuk kabur terlebih dahulu namun Xiao Feng langsung mengerahkan serangannya.


"Wusshh!"


"Ddrzztt!"


Burung petir besar meluncur dengan sangat cepat ke arah Agen Nomor Satu, Agen Nomor Satu mengerahkan hampir seluruh energi Qi nya untuk membuat dinding pertahanan berlapis.


"Booom!"


"Booom!"


Burung petir Xiao Feng menghantam telak perisai pertahannya dan sekaligus menghancurkannya, Agen Nomor Satu melayang diudara dengan tubuhnya dibungkus petir hitam. Xiao Feng mengepalkan tangannya dan seketika tubuh Agen Nomor Satu langsung hancur dengan potongan tubuh bertaburan diudara tanpa bisa mengeluarkan suara atau jeritan kematian.


[Ding,, selamat tuan telah membunuh di level Dewa Merah mendapatkan 8 juta PS dan 80 juta PP]


Xiao Feng menyimpan pedangnya lalu menggunakan energi qi nya dia menarik cincin penyimpanan Agen Nomor Satu dan memeriksanya. Xiao Feng sendiri sedikit terkejut melihat isi cincin penyimpanan yang sangat banyak dengan harta berharga.


"Lumayan lah untuk seorang ketua" ucap Xiao Feng, tak lama kemudian Feng Xi, Lin Mei Ling, Bai Hu dan Qing Long mendatanginya.

__ADS_1


****Bersambung****


__ADS_2