
****
Xiao Feng mengangkat pedangnya dan mengusapnya berulang kali, pertama kali menempa tetapi hasilnya sudah lebih dari lumayan, tak lama kemudian muncul Feng Xi dan Lin Mei Ling menghampiri Xiao Feng.
"Rubah hitam aku mendengar suara ledakan apakah ada musuh?" Tanya Feng Xi, Xiao Feng menoleh ke arah dua gadis yang sudah berdiri didepannya.
"Tidak aku hanya menguji pedang ini" jawab Xiao Feng sambil tersenyum. Feng Xi melihat pedang merah ditangan Xiao Feng.
"Wah pedang yang bagus darimana kau dapat?" Ucap Feng Xi sambil mendekati Xiao Feng menatap pedang merah ditangannya "Benar-benar bagus kurasa ini berada ditingkat 7 atau 8" lanjutnya.
"Benar ini ditingkat 8 aku sendiri yang membuatnya" ucap Xiao Feng, Feng Xi dan Lin Mei Ling melihat ada beberapa peralatan seperti palu, tungku, batu pengasah dan kotak berisi air.
"Kau juga bisa menempa Feng?" Ucap Lin Mei Ling.
"Yah aku saat ini masih belajar menempa aku baru mempelajari keahlian ini tadi malam!" Ucap Xiao Feng yang membuat Lin Mei Ling terkejut, dalam hati Lin Mei Ling sedikit tidak percaya semalam mempelajari tetapi langsung bisa membuat senjata ditingkat 8 sedangkan Feng Xi sudah tidak heran. Xiao Feng dulu saja membuat array, membuat pil dan mengobati orang tentu saja mengenai Xiao Feng bisa menempa senjata Feng Xi tidak heran. Menurutnya bagi Xiao Feng tidak ada yang tidak bisa dilakukan.
"Rencananya mau kau apakan pedang itu?"
"Yah mungkin aku akan memberikan kepada Li Ying, pedang ini memiliki karakteristik api dan cocok digunakan bagi pengguna elemen api" ucap Xiao Feng lalu mengalirkan qi ke dalam pedang dan pedang merah itu bersinar.
"Bagus sekali, memang Ying'er yang cocok dengan pedang ini" Feng Xi dan Lin Mei Ling tampak mengagumi pedang merah buatan Xiao Feng. Mereka bertiga berbincang sebentar sebelum akhirnya Lin Mei Ling berkata.
"Feng terimakasih atas segalanya, aku terpaksa harus berpisah dengan kalian. Aku akan menuju pusat alam dewa melanjutkan pencarianku" ucap Lin Mei Ling.
"Kenapa terburu-buru Mei Ling" ucap Xiao Feng, Lin Mei Ling tersenyum manis.
"Jika semakin lama menunda takutnya aku akan lebih kesulitan mencari jadi lebih cepat lebih baik kalian tidak usah khawatir aku bisa menjaga diri" ucap Lin Mei Ling. Xiao Feng dan Feng Xi memahami hal itu.
__ADS_1
"Tidak bisakah kau bersama kami, kami juga akan ke pusat alam dewa" seru Feng Xi.
"Aku yakin kalian masih sedikit ada urusan aku juga ada urusan. Nanti kita juga bertemu lagi dipusat alam dewa"
"Baiklah kalau itu keputusanmu aku dan Xixi tidak bisa mencegah, sebaiknya kau hati-hati dan jaga dirimu jika ada apa-apa jangan ragu hubungi aku" ucap Xiao Feng sambil mengelus kepala Lin Mei Ling.
"Tentu saja Feng, aku sangat senang bisa bersama kalian, kuharap kalian juga berhati-hati" ucap Lin Mei Li g sambil tersenyum manis.
Gadis cantik itu tersenyum ketika kepalanya diusap Xiao Feng, sekelumit rasa bahagia menyeruak dihatinya dan menimbulkan rasa tidak ingin pergi dengan cepat masih ingin berlama-lama dengan Xiao Feng. Namun hal mendesak yang memaksanya pergi.
Akhirnya setelah berbincang sebentar, Lin Mei Ling pun pamit dan melesat ke arah barat menuju ke arah pusat alam dewa. Sebelumnya Xiao Feng memberikan cincin penyimpanan berisi sumberdaya melimpah untuk bekal diperjalanan.
"Gadis baik ini biarpun sering tersenyum dia seperti punya banyak fikiran" ucap Feng Xi, keduanya berdiri berdampingan menatap kepergian Lin Mei Ling.
"Memangnya dia tidak bercerita apapun kepadamu?" Tanya Xiao Feng, Feng Xi menggelengkan kepalanya pelan.
"Sudahlah jangan terlalu difikirkan, nanti juga kita akan bertemu dengan dia dimasa depan, sayang sekali dia terburu-buru padahal aku ingin mengajaknya ke alam manusia" ucap Xiao Feng.
"Mau apa kau ke alam manusia?" Tanya Feng Xi.
"Memangnya aku tidak punya keluarga disana? Aku juga rindu rumah" ucap Xiao Feng sambil menyentil pelan hidung mancung Feng Xi.
"Hehe kukira kau tahunya bertualang saja"
"Yah kakak mengirim pesan kalau kakak ipar telah melahirkan jadi dia ingin aku mengunjunginya. Jika dihitung aku sudah dua tahun meninggalkan alam manusia"
"Hmm kapan kau kesana?"
__ADS_1
"Kapan ya,, rencananya lusa aku akan pulang apa kau mau ikut?" Ucap Xiao Feng
"Tentu saja aku juga ikut, aku juga rindu ibu"
"Haha yasudah baiklah lusa kita pulang dulu, sebaiknya kita berlatih lagi kau perlu menstabilkan pondasimu dan mempelajari lagi teknik Pedang Es Abadi itu masih ada sedikit kekurangan" ucap Xiao Feng.
"Oke tuan muda tapi sebaiknya kita sarapan dulu, aku dan Lin Mei Ling sudah memasak"
"Haii kapan kau bisa memasak?"
"Cih tentu saja bisa selama aku disekte dulu, aku sering masak dan Lin Mei Ling juga bisa memasak tapi ya dibandingkan dengan masakanmu jelas kalah"ucap Feng Xi.
"Tidak masalah selama itu masakan kamu akan selalu enak dilidahku,, ayo tapi jangan seperti kemarin ya!" Ucap Xiao Feng sambil menggandeng Feng Xi, Feng Xi memerah wajahnya mendengar itu. Teringat kemarin dia berebut makanan dengan Lin Mei Ling
"Cih tukang gombal sudah jangan dibahas lagi aku malu!" mendengar gombalan kecil Xiao Feng biarpun mulutnya mengejek tetap saja hatinya senang itu terlihat dari wajahnya yang sudah memerah. Xiao Feng dan Feng Xi pagi hari ini memulainya dengan sarapan berdua.
Setelah selesai sarapan Feng Xi kembali ke dunia jiwa untuk berlatih sedangkan Xiao Feng memanggil Bai Hu dan Qing Long bahwa dia akan pulang dulu ke alam manusia. Dia menugaskan Bai Hu dan Qing Long tetap di alam dewa sekalian pergi mengunjungi ras mereka masing-masing.
"Begitulah kalian tetap disini selagi aku pulang dulu dan sebaiknya kalian cari sisa anggota ras kalian. Kalian sebagai pemimpin dari ras kalian tentu memiliki cara untuk menemukannya" ucap Xiao Feng, Bai Hu dan Qing Long menganggukkan kepalanya faham.
"Tentu tuan, tapi berapa lama tuan dialam manusia?" tanya Bai Hu.
"Tidak lama paling hanya satu bulan karena aturan primordial, sekalian nanti aku membawa anggota Paviliun Gagak Hitam seperti Yuan Li dan yang lainnya kembali ke alam dewa dan lusa nanti aku akan berangkat" jawab Xiao Feng.
"Baiklah kalau begitu, nanti kami juga berangkat setelah tuan berangkat" ucap Bai Hu.
"Baik kalau begitu aku mau melanjutkan latihan ku, Bai Hu dan Qing Long kalian juga berlatih" ucap Xiao Feng. Setelah berbincang beberapa kata Xiao Feng menyusul Feng Xi ke dunia jiwa untuk berkultivasi sekalian berlatih lagi menempa senjata.
__ADS_1
***Bersambung***