
*****
Digunung Thailong Feng Xi bersama Ling Xu Yuan dan Huang Zhi Yan memasuki sebuah gua, ketika mereka masuk didalam gua itu ternyata luas dan ada pemandangan yang tidak biasa jika didalam gua. Keadaan didalam gua sama seperti keadaan diluar dan ada sebuah jurang yang hanya ada rantai sebagai jembatan untuk menghubungkan ke sisi lain. Dibawah jurang sangat gelap dengan kabut tipis.
"Sepertinya kita harus melewati jembatan ini untuk ke sisi sana" ucap Huang Zhi Yan sambil menunjuk depan.
"Benar aku tidak menyangka didalam gua bisa seperti ini" ucap Feng Xi membenarkan.
"Baiklah ayo kita kesana" ucap Ling Xu Yuan lalu dia mulai berlari di atas rantai, Feng Xi dan Huang Zhi Yan saling memandang sejenak lalu mengangguk. Mereka kemudian berlari menyusul Ling Xu Yuan. Mereka mengeluarkan teknik bergerak masing-masing untuk menyebrangi rantai yang terlihat kokoh.
Sejauh ini masih aman saja namun ketika dipertengahan rantai mendadak melengkung ke bawah dan anehnya rantai itu bergoyang dan tiba-tiba rantai itu memanjang hingga menyebabkan tiga orang semakin ke bawah. Melihat itu ketiga orang langsung melesat lebih cepat namun sayang Huang Zhi Yan yang berada dibelakang jatuh ke bawah. Sebenarnya cukup aneh dengan kultivasi mereka seharusnya bisa terbang tapi seolah ada daya gravitasi yang sangat kuat Huang Zhi Yan tetap terjatuh. Ling Xu Yuan dan Feng Xi yang sudah sampai di sisi lain melihat ke bawah.
"Pangeran!" teriak Ling Xu Yuan.
"Jangan khawatir aku baik-baik saja" suara Huang Zhi Yan terdengar bergaung.
Huang Zhi Yan yang terjun ke bawah segera mengeluarkan pedangnya lalu dengan cepat di tusukkan ke dinding jurang untuk menahan daya jatuh.
"Srakkkk!"
Huang Zhi Yan terjun perlahan dan mendarat di sebuah tempat agak luas dan gelap. Dia langsung mengeluarkan elemen apinya dan tempat itu langsung agak terang. Ternyata ditempat itu sudah banyak orang yang terjebak.
"Kalian kenapa disini?" tanya Huang Zhi Yan. Seorang kultivator maju
"Kami terjebak selama dua hari disini dan siapa kau?"
"Aku Huang Zhi Yan"
"Oh maafkan kami tidak tahu kalau anda putra mahkota kekaisaran" ucap kultivator itu lalu menangkupkan kedua tangan dan diikuti kultivator lain.
__ADS_1
"Sudahlah lebih baik kita fikirkan cara untuk keluar dari sini"
Sementara itu Ling Xu Yuan dan Feng Xi yang sudah sampai disisi lain segera memasuki sebuah ruangan berupa labirin.
"Tuan Muda Ling apa ini jalan selanjutnya?mana yang harus kita pilih" tanya Feng Xi. Ling Xu Yuan melihat keadaan sekitar.
"Kurasa kita harus masuk ke sisi kanan!" ucap Ling Xu Yuan, Feng Xi mengangguk lalu dia berjalan dulu memasuki sebelah kanan. Ling Xu Yuan mengikuti dari belakang, namun tanpa sepengetahuan Feng Xi Ling Xu Yuan membuat segel tangan lalu mengalirkan qi ke tangannya, pria itu mengarahkan tangannya ke dinding labirin. Tak lama kemudian tempat itu bergetar semakin lama semakin kencang getarannya dan beberapa batu mulai berjatuhan. Feng Xi yang terkejut segera membuat perlindungan dengan elemen esnya. Ling Xu Yuan sendiri sudah melesat ke tempat lain.
"Tuan Muda Ling kenapa ada gempa?" ucap Feng Xi namun tidak ada jawaban, Feng Xi melihat ke belakang memang tidak ada sosok pria itu.
"Sial aku terjebak disini!"
Keadaan Feng Xi memang terjebak didalam labirin yang sudah diruntuhkan Ling Xu Yuan dan getarannya masih terasa untungnya dia membuat perisai dari elemen es dan bisa sedikit menahan tanah dan batu yang berjatuhan.
*****
Disisi lain Seorang pria tua sekitar 70 tahunan berpenampilan serba putih, rambut bahkan janggut dan alisnya juga berwarna putih. Pria tua itu memiliki kultivasi di ranah Raja Emas *5 adalah Master Tianji yang memperhatikan melalui papan catur tersenyum tipis.
"Lalu apa yang harus kita lakukan master?" tanya murid master Tianji.
"Kau arahkan dia ke formasi Tujuh Rasi Bintang!"
"Apa master yakin? formasi itu merupakan formasi yang tidak ada jalan keluar sebelum ada seseorang yang menerima warisan master" ucap muridnya.
"Tidak masalah, pria serakah dan licik seperti dia harus sedikit diberi diberi pelajaran"
"Baik master!" ucap muridnya lalu meninggalkan master Tianji yang sedang memandangi papan catur/weiqi.
*****
__ADS_1
Xiao Feng yang sedang membaca laporan di Paviliun Pusat Gagak Hitam tiba-tiba merasakan perasaan tidak enak bahkan kuas yang dipegangnya tiba-tiba patah.
"Kenapa aku merasakan sesuatu yang tidak enak!" gumam Xiao Feng sambil melihat kuasnya yang patah.
"Kuharap bukan sesuatu buruk yang akan terjadi"
Lalu Xiao Feng menyudahi aktifitasnya dan berjalan keluar dan ketika sampai di aula dia mendengar percakapan Yuan Li dan Sun Xie.
"Kakak Yuan kemarin orang dari gunung Thailong memberi laporan kalau gunung itu dilanda gempa cukup kuat, bahkan beberapa desa disekitarnya ada yang menderita kerusakan walaupun tidak parah" ucap Sun Xie sambil menyerahkan secarik kertas kepada Yuan Li, Yuan Li menerima dan membacanya.
"Apakah ada orang yang selamat?" tanya Yuan Li
"Untuk penduduk desa tidak ada korban, namun orang yang mendaki gunung belum terlihat keluar, namun sejauh ini orang kita belum melaporkan ada korban dari pihak yang mendaki gunung" jawab Yuan Li.
"Hmm seperti itu, kau tetap minta orang di gunung Thailong untuk mengawasi sekalian membantu penduduk yang terkena gempa, gunakan saja kas dari pembendaharaan paviliun" ucap Yuan Li
"Apa Tuan tidak marah jika melakukan itu"
"Tidak,, kalau marah aku yang akan bertanggung jawab"
Xiao Feng yang mendengar itu tersenyum mendengar ucapan Yuan Li, dia cukup senang dengan kepemimpinan Yuan Li namun dia juga terkejut sebab dia tahu kalau Feng Xi berada digunung itu, rupanya perasaan tidak enak dia berhubungan dengan Feng Xi. Xiao Feng lalu berjalan dan menemui Yuan Li dan Sun Xie.
"Tuan Muda!"
"Tuan"
"Aku akan mengurus suatu hal diluar dan aku akan pergi sendiri. Bilang kepada Qing Long dan Bai Hu untuk tetap mengawasi latihan dan jika ayah serta kakak pertama mencariku bilang saja aku akan mengurus hal" ucap Xiao Feng
"Baik Tuan Muda!" ucap Yuan Li, Xiao Feng pun berjalan keluar dari paviliun dan langsung terbang dengan cepat menuju perbatasan Bingzhou dan Qingzhou tempat dimana lokasi gunung Thailong berada.
__ADS_1
"Rupanya ini yang membuat perasaanku tidak enak, Feng Xi bertahanlah aku akan segera datang" gumamnya lalu menambah kecepatan terbangnya. Entah panik atau terlalu khawatir Xiao Feng sampai lupa kalau sebenarnya dia bisa lebih cepat dengan teleportasi dulu ke Bingzhou, namun kecepatan terbang di ranah Raja Platinum Xiao Feng juga tidak membutuhkan waktu lama paling sekitar satu jam dia sudah sampai di gunung Thailong mungkin bagi kultivator lain yang masih berada di ranah Alam Fana bisa satu atau dua hari untuk sampai dengan kecepatan maksimalnya.
**** bersambung