Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
Ch. 26 Janji Mo Ci


__ADS_3

Pelayan cantik itu mengantarkan Xiao Lei ke ruang VIP di lantai tiga.


"Silahkan Tuan, ini ruangan dan nomor pelelangan (39) Tuan. Bila Tuan perlu bantuan di kemudian hari untuk pelelangan mohon Tuan memberikan kesempatan itu kepada Mo Ci. Baiklah, saya pamit dulu Tuan. Saya masih harus menyambut dan melayani para tamu."


"Jadi namamu Mo Ci? Nona temani aku saja di ruangan ini dan melayaniku, aku akan memberikanmu tip di akhir."


"Baiklah Tuan, sesuai perintah Tuan. Terimakasih telah memberikan Mo Ci kesempatan untuk melayani Tuan."


Pelelangan pun dimulai. Lantai satu penuh dengan orang-orang biasa yang sangat antusias dalam pelelangan ini. Sedangkan di lantai kedua untuk orang-orang kaya dan terpandang. Dan yang terakhir untuk lantai tiga hanya orang yang berkuasa seperti tamu kehormatan, kekaisaran, dan keluarga berpengaruh yang dapat menduduki ruangan di lantai ketiga ini.


Pelelangan di buka dengan pil obat untuk pelatihan yang hanya dengan harga awal 1000-10000 saja yang hanya di ikuti oleh tamu dari lantai satu saja dan hanya sesekali yang di tawar oleh lantai dua. Pelelangan berlanjut pada barang-barang antik yang menyimpan rahasia, barang-barang sihir, giok-giok, dan masih banyak barang lain dengan variasi harga 5ribu - 200ribu yang di ikuti hampir setiap lantai, tetapi lantai tiga masih jarang yang menawar jika tidak terlalu penting.


"Selanjutnya adalah gaun sihir yang dapat mengumpulkan esensi alam untuk pemakainya berlatih sihir bahkan latihannya mencapai dua kali lebih cepat dari pelatihan biasa." ucap pemimpin jalannya pelelangan yang membuat suara ricuh terdengar dengan pujian untuk gaun sihir itu.


"Andai saja aku punya gaun itu pasti aku dan adik akan aman dan tidak sesusah sekarang ini." batin Mo Ci sembari terus menatap gaun itu dengan takjub.


Xiao Lei yang memperhatikannya sadar dan berencana ikut menawar.


"Harga awal 100ribu setiap naik sebesar 10ribu! Lelang di mulai!."


"No 233 100ribu"


"No 214 110ribu"


"No 189 120ribu"


"No 35 150ribu"


"Siapa mereka?" tanya Xiao Lei.


"Itu Nona muda keluarga Meng, Tuan. Meng Xui."


"150ribu pertama."


"Begitu rupanya." ucap Xiao Lei pelan.


"150ribu kedua."


Xiao Lei pun mengangkat papan dan berkata "200ribu"

__ADS_1


"Wow! No 39 200ribu. Apa masih ada yang ingin menawar?"


Berbarengan dari tawaran Xiao Lei, Mo Ci berkata dalam hati "Mengapa Tuan membeli gaun? Apa Tuan telah memiliki wanita? Mikir apa aku! Apakah aku sudah gila." sembari menggeleng-gelengkan kepala.


Dalam ruangan keluarga Meng,


"Xui, jangan tawar lagi! Gaun itu tak terlalu pantas untukmu. Dan mereka juga tamu VIP pelelangan Jinduo, itu pasti bukan orang biasa dan hanya satu barang lepaskan lah." ucap kakak Xui yaitu Meng Rui.


"Apa kakak takut?" jawab Xui dengan cemberut kesal.


"Tidak, hanya menghormatinya saja. Jika dia melawan kita lagi barulah kita melawan balik."


"200ribu pertama."


pelelangan pun mulai ricuh lagi


"Siapa itu yang berani melawan keluarga Meng?"


"Mengapa tidak berani? Dia juga berada di lantai ke tiga artinya dia bukan orang sembarangan."


"200ribu kedua."


"Benar juga, keluarga Meng juga tak membalas nya, apakah itu artinya dia lebih hebat dari keluarga Meng hingga tak sanggub melawan?"


"Ya.. benar!"


"200ribu ketiga. Terjual! Terimakasih untuk tamu nomor 39, gaunnya akan di antar ke ruangan Tuan setelah ini."


"Selanjutnya adalah buku teknik sihir di jual dalam satu paket terdiri dari ilmu level dasar, menengah, atas, dan tinggi. Buku ini sangat berguna untuk pelatihan sihir terutama yang memiliki alat sihir. Harga awal 200ribu setiap naik yaitu tambah 20ribu. Lelang dimulai!"


"300ribu" ucap Xiao Lei sembari mengangkat papan nomornya.


"No 39 300ribu. Ada tawaran yang lebih banyak?"


"300ribu pertama."


"300ribu kedua."


"Tunggu dulu, aku menawar 360ribu." ucap seorang nomor 209.

__ADS_1


"No 209 360ribu. Apa No 39 akan menawar lagi?"


"Apa sudah gila nomor 209 berani melawan tamu di lantai tiga."


"Pasti orang itu terpaksa."


"360ribu pertama."


"400ribu" Xiao Lei mengangkat papan nomor.


"400ribu pertama."


"400ribu kedua."


"400ribu ketiga. Terjual! Terimakasih kepada tamu nomor 39 barang akan di kirim ke ruangan anda segera."


Pelelangan terus berlanjut dan Xiao Lei tidak ikut menawar barang selanjutnya. Xiao Lei memilih menonton karena barangnya tidak menarik perhatian Xiao Lei.


Terdengar suara ketukan pintu.


"Permisi Tuan, saya mengantarkan barang lelang yang di menangkan Tuan."


"Mo Ci bukakan pintu dan terima barangnya."


"Baik, Tuan." Mo Ci bergegas membukakan pintu dan mengambil barangnya.


"Ini barangnya Tuan, pembayaran langsung otomatis di potong dari lencana Tuan."


"Barang itu untukmu saja. Aku tidak terlalu membutuhkannya."


"Tapi Tuan, barang ini sangat berharga Mo Ci tidak dapat menerimanya."


"Sudah ku putuskan untukmu! Jika kau menolak bakar atau buang saja!"


"Terimakasih, Tuan. Mo Ci akan menerimanya dengan senang hati, apa yang bisa Mo Ci buat untuk Tuanku."


"Kau berlatihlah dengan giat hingga kau berada di tempat yang terpandang dan memiliki kekuasaan, teruslah berkembang hingga barang ini tak akan terlihat di matamu."


"Baiklah Tuan. Mo Ci akan berlatih hingga memiliki kekuasaan dan terpandang. Tapi Mo Ci tidak bisa untuk tidak memandang barang ini, karena ini awal mula dari segalanya termasuk hadiah dari Tuan. Suatu saat ketika Mo Ci telah berdiri di puncak, Mo Ci akan melakukan dan mendukung apa saja yang Tuan katakan. Mo Ci akan membantu dengan mempertaruhkan segalanya untuk Tuan." janji Mo Ci kepada Xiao Lei.

__ADS_1


"Bagus, ku tunggu bantuan darimu!"


Pelelangan terus berlanjut ke barang-barang langka dan jarang sekali muncul juga sangat berharga, barang ini dilelang dengan harga awal 100ribu-700ribu.


__ADS_2