Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 384 Xiao Feng vs Agen Nomor Satu


__ADS_3

****


"Wusshh!"


Dihujani puluhan bola air membuat Agen Nomor Tujuh sangat kerepotan percuma saja ditebas karena setiap dia menebaskan pedangnya ke salahsatu bola air tidak memberikan efek apa-apa, malah ketika dia terkena salahsatu bola air dia terluka dan menimbulkan rasa sakit yang menusuk.


"Sial, darimana bocah memiliki pengendalian elemen air seperti ini!" Ucap Agen Nomor Tujuh, dia dengan cepat melompat ke depan sambil bergulingan diatas tanah.


"Boom!"


"Boom!"


Bola air yang terus mengejar Agen Nomor Tujuh menimbulkan ledakan serta kawah kecil ketika menghantam tanah, Agen Nomor Tujuh mau tidak mau berkeringat dingin melihat itu karena bisa dibayangkan kalau mengenai tubuh akan fatal.


Lin Mei Ling yang melihat Agen Nomor Tujuh sangat kerepotan menghindari serangannya tidak memberi kesempatan Agen Nomor Tujuh untuk membalas, gadis cantik itu langsung menyerbu kembali dengan serangan jarak dekat memainkan tarian pedangnya.


"Trankk!"


"Trankk!"


Puluhan gerakan dan benturan kedua senjata terjadi dalam kurun waktu satu menit terlihat jelas kalau Agen Nomor Tujuh tertekan dibawah serangan Lin Mei Ling yang seperti curah hujan, dengan gerakannya yang lincah dan cepat Lin Mei Ling selalu mengincar titik vital lawan.


Agen Nomor Tujuh kembali melesat ke atas untuk memberi jarak, namun Lin Mei Ling mengejar dan langsung mengeluarkan teknik terbarunya.


"Pedang Angin Memotong Tulang : Hujan Bintang Angin!"


"Wusshh!"


Seketika secara samar terlihat puluhan bintang berputar seukuran telapak tangan dari elemen angin di atas kepala Lin Mei Ling tanpa menunda lagi Lin Mei Ling menggerakkan pedangnya dan puluhan bintang angin segera melesat dengan sangat cepat. Agen Nomor Tujuh tidak sempat bereaksi ketika serangan Lin Mei Ling sudah berada didekatnya.


"Zeepp!"


"Zeepp!"


Puluhan bintang angin menabrak tubuh Agen Nomor Tujuh yang masih melayang diudara, Agen Nomor Tujuh terlihat diam kaki mematung beberapa saat. Lin Mei Ling menghadap ke belakang mengangkat kedua tangan lalu memasukkan pedang ke dalam sarung.


"Sringg!"


Tepat ketika pedang itu sudah masuk tubuh Agen Nomor Tujuh langsung berjatuhan dengan kondisi terpotong menjadi puluhan bagian kecil disertai darah bercipratan. Akhirnya Agen Nomor Tujuh pun tewas dengan sangat mengenaskan bahkan lebih mengenaskan dibandingkan Agen Nomor Empat yang hanya di patahkan lehernya saja. Lin Mei Ling tersenyum manis seolah tidak ada apa-apa lalu melesat ke arah Feng Xi dan Qing Long.


****

__ADS_1


Ditempat lain Bai Hu dengan cepat mengatasi Agen Nomor Tiga, perbedaan yang sangat jauh dari tingkat kultivasi membuat Bai Hu tidak ingin berlama-lama bertarung. Dengan sekali pukulan saja Agen Nomor Tiga tewas dengan tubuh hancur.


Bai Hu sengaja tidak ingin berlama-lama karena lawannya sangat mudah jadi tidak perlu merepotkan diri berlama-lama, Bai Hu kemudian bergegas bergabung dengan Qing Long, Feng Xi dan Lin Mei Ling. Mereka berempat terbang menuju pertarungan Xiao Feng dan ketua Organisasi Kapak Ganda.


****


Xiao Feng yang sudah berhadapan dengan ketua Organisasi Kapak Ganda langsung bertarung dengan sengit, mereka berdua dalam sekejap sudah terlibat puluhan gerakan. Agen Nomor Satu ataupun ketua juga memiliki kecepatan yang luar biasa jadi dia bisa mengimbangi gerakan Xiao Feng.


Dengan kipas nya Xiao Feng melesat sembari menebaskan pinggirannya yang tajam, Agen Nomor Satu melihat ujung kipas berkilat menandakan kipas itu tajam dengan segera mengeluarkan dua kapaknya yang besar. Ya, ketua Organisasi Kapak Ganda sesuai dengan namanya bersenjata kapak merah besar yang ditempa oleh batu meteorit.


Xiao Feng melihat kalau kapak ditangan Agen Nomor Satu berada ditingkat 8 sama dengan tingkat kipas elemennya.


"Trankk!"


Kedua kapak disilangkan didepan menahan tebasan kipas Xiao Feng menimbulkan percikan api dan suara ngilu dipendengaran ketika Xiao Feng terus menggoreskan kipasnya, Jejak goresan terlihat disalahsatu kapak.


Agen Nomor Satu mengangkat tangan kirinya lalu menebaskan kapaknya dari atas ke bawah, dia mengincar bagian kepala Xiao Feng.


"Wuutt!"


Xiao Feng menghindar ke samping dan serangan kapak lewat begitu saja, tak hanya disitu selain menghindar Xiao Feng juga mengirimkan serangan berupa tendangan berputar mengincar pergelangan tangan kanan yang memegang kapak.


"Hiyaaatt!"


Agen Nomor Satu menyerang dengan kedua kapaknya disertai aliran Qi elemen api merah. Agen Nomor Satu sendiri memiliki dua elemen yaitu api dan elemen angin. Api berkobar terlihat melapisi kedua kapak besarnya, Agen Nomor Satu langsung menyerang Xiao Feng dengan jarak dekat.


Xiao Feng yang melihat itu tersenyum tipis lalu menyimpan kipasnya dan mulai mengeluarkan Pedang Elemen. Pedang panjang berwarna hitam itu langsung bersinar batu kecil berwarna biru mudanya, karena Xiao Feng mengalirkan energi Qi elemen es ke dalam pedangnya.


"Trankk!"


"Trankk!"


Benturan senjata itu menimbulkan percikan api dan hawa panas dingin menyebar ke sekeliling. Baik Xiao Feng maupun Agen Nomor Satu tidak terpengaruh karena sudah melapisi tubuh mereka dengan energi Qi.


"Kapak Ganda Membelah Gunung!"


"Wusshh!"


Sebuah kobaran api besar bersilang tercipta ketika Agen Nomor Satu menggerakkan kapaknya. Kobaran api bersilang itu melesat cepat ke arah Xiao Feng, dengan memutar Pedangnya Xiao Feng langsung menebaskan pedangnya secara mendatar dan melepaskan teknik Pedangnya.


"Teknik Pedang Membelah Langit : Tebasan Bulan Sabit!"

__ADS_1


"Wusssh!"


Siluet bulan sabit disertai butiran es berjatuhan muncul, siluet bulan sabit dari elemen es itu bergerak melesat dengan cepat dan beradu dengan kobaran api silang Agen Nomor Dua.


"Boomm!"


"Boom!"


Ledakan besar terjadi begitu kedua serangan beradu, Xiao Feng dan Agen Nomor Satu tidak menunggu efek ledakan berhenti mereka kembali mengeluarkan tekniknya sambil berpindah - pindah tempat.


"Booom!"


"Boom!"


Di beberapa titik terlihat beberapa ledakan besar dengan api dan butiran es berjatuhan, area sekitar puncak gunung ada yang menghitam gosong dan membeli akibat efek ledakan dari serangan tingkat tinggi Xiao Feng dan Agen Nomor Satu.


"Hiyaatt, Kapak Membelah Rembulan!"


Kali ini Agen Nomor Satu menggunakan teknik keduanya, dia menyelimuti kedua kapaknya dengan api merah lalu tubuhnya berputar seperti gasing melesat ke arah Xiao Feng.


"Wusshh!"


"Trankkk!"


Xiao Feng menyilangkan pedang elemen didepan dada dan menahan serangan Agen Nomor Satu sambil melayang dengan rendah bergerak mundur. Setelah lebih dari satu kilometer Xiao Feng menghentakkan kakinya ke tanah dan serangan berputar Agen Nomor Satu berhenti, melihat itu Xiao Feng dengan cepat menusukkan pedangnya mengincar leher.


"Wusshh!"


Agen Nomor Satu langsung berkelit dengan memiringkan kepalanya dan tusukan Xiao Feng lewat dua jengkal disisi kanan, Xiao Feng memutar pergelangan tangan hingga posisi pedangnya terbalik dengan bagian ujungnya berada dibawah dan mencoba menusuk lagi.


Agen Nomor Satu mengangkat tangan kanan yang memegang kapak menahan tusukan Xiao Feng.


"Trankk!"


"Sringg!"


"Sreeett"


Walaupun berhasil ditahan namun begitu Xiao Feng menggesekkan pedangnya tak ayal bagian bahu Agen Nomor Satu tergores. Agen Nomor Satu menendang Xiao Feng lalu bergerak mundur ketika Xiao Feng menahan tendangannya dengan tinjunya. Agen Nomor Satu mendarat ditanah, keningnya tampak mengerenyit selain menahan sakit dibahu, telapak kakinya juga sakit ketika beradu dengan tinju Xiao Feng.


***Bersambung***

__ADS_1


__ADS_2