
****
[Status]
Nama : Xiao Feng
Umur : 24 tahun
Ras : Manusia
Gelar : Pangeran Kedua Yongzhou,Tuan Muda Elegan,Tuan Muda Misterius
Level : Alam Raja Penguasa *1
Garis Keturunan : Tubuh Surgawi
Skill :
• Teknik Pelahap Bintang
• Teknik Pedang Membelah Langit (100%)
• Teknik Tapak Dewa Naga (100%)
• Teknik Petir Mengguncang Langit (100%)
• Teknik Pelahap Kegelapan (100%)
• Teknik Pedang Yin Yang (100%)
• Teknik Bintang Angin (100%)
• Langkah Bayangan (100%)
• Mata Ruang (100%)
• Teleportasi (100%)
• Mata Ilusi (100%)
Elemen :
• Es Abadi (100%)
• Api Emas (100%)
• Racun Langit (100%)
• Ruang dan Waktu (100%)
• Petir Hitam (100%)
• Kegelapan (100%)
• Cahaya (100%)
• Angin (100%)
Job :
• Alkemis (Surgawi)
• Tabib (Surgawi)
• Array (Surgawi)
Point Sistem : 4.233.820.320
Point Pengalaman : 150.000.000 (6%)
Point Pemahaman : 10.000
Shop :
__ADS_1
Penyimpanan :
• Pedang Dewa Elemen (8)
• Kipas Elemen (8)
• 1 kotak sedang perak
****
Keesokan harinya Xiao Feng dan Feng Xi kembali melanjutkan perjalanan jarak ke pusat alam dewa memang sangat jauh. Mereka berdua berjalan santai di dekat hutan setelah keluar dari gua.
"Feng Ge ke pusat alam dewa memang jauh ya?" ucap Feng Xi membuka percakapan, ditangannya menggenggam sebuah apel.
"Hmm menurut informasi yang aku terima memang jauh, tapi kita tidak terburu-buru!" ucap Xiao Feng, tiba-tiba Xiao Feng menarik Feng Xi.
"Shiiutt!"
"Keluar!" seru Xiao Feng dan dari balik pohon muncul sosok bertudung hitam.
"Hmm kelompok Kapak kembar" gumam Xiao Feng ketika melihat ada gambar kapak merah di dada sosok itu. Sosok itu bertepuk tangan kecil.
"Reaksimu cepat juga,, aku sudah mengamatimu lama sekali akhirnya bisa menemukanmu" ucapnya sambil tersenyum tipis. Xiao Feng segera mengidentifikasi sosok itu dengan sistemnya.
Nama : Xuemo
Ras : Manusia
Gelar : Agen 10 Kapak Kembar
Umur : 40
Level : Raja Penguasa *9
Elemen : Api, Tanah
Xiao Feng terkejut setelah melihat identitas orang itu, dia segera membawa Feng Xi ke belakangnya.
"Xixi orang ini sangat kuat dia berada di alam Raja Penguasa *9" ucap Xiao Feng mengirimkan pesan suara, Feng Xi juga kaget mendengarnya.
"Kau yang memusnahkan sekte Kalajengking Merah dan sekte Golok Kuning hari ini terima kematianmu!" ucap Xuemo lalu melesat.
"Xixi menjauh dulu!" ucap Xiao Feng dan gadis itu langsung melesat mundur.
Xuemo langsung mengirimkan tinjuan ke arah Xiao Feng, Xiao Feng dengan sigap menyilangkan kedua tangan didepan dada guna menahan tinjuan Xuemo.
"Buukk!"
Xiao Feng terlempar jauh ke belakang sampai menimbulkan garis panjang ditanah.
"Sial satu pukulan ini memang kuat sekali, aku ingin melihat batas kekuatanku jika bertarung dengan perbedaan 8 tingkat" ucap Xiao Feng lalu mengeluarkan pedang elemennya.
"Hoho kau masih mau melawan baiklah ayo!" ucap Xuemo lalu melesat kembali.
"Tinjuan Api Neraka!"
"Woosshhh!"
Sebuah semburan api merah memanjang keluar dari tangan Xuemo menuju Xiao Feng, Xiao Feng langsung menebaskan pedangnya secara horizontal dari kiri ke kanan.
"Teknik Pedang Membelah Langit : Tebasan Bulan Sabit!"
"Wooshh!"
Siluet bulan sabit dari elemen es muncul dan langsung menerjang ke arah depan menyambut semburan api milik Xuemo.
"Blaaarr!"
Ledakan besar tercipta disertai hembusan kabut tipis akibat benturan dua hawa berbeda, Xiao Feng sendiri terjajar mundur sejauh 20 langkah ke belakang sementara Xuemo masih tegak berdiri.
"Matilah!" seru Xuemo, dia kembali menyerang Xiao Feng dengan kedua tangannya yang sudah di lapisi api merah. Xuemo menyerang dengan tinju tangan kanan mengincar kepala Xiao Feng, Xiao Feng sendiri dengan teknik matanya bisa melihat pergerakan itu dan tidak langsung bentrok tapi hanya memundurkan kepalanya ke belakang, serangan Xuemo lewat sejengkal didepan wajahnya namun serangan tangan kiri menyusul dengan sangat cepat.
Mau tidak mau Xiao Feng terpaksa memutar pedangnya menahan tinjuan itu.
__ADS_1
"Boom!"
Xiao Feng kembali terhempas ke belakang, Xuemo mengejar dengan teknik apinya.
"Api Cakar Iblis!"
Siluet tangan besar berbentuk cakar muncul dan menerjang ke arah Xiao Feng yang masih melayang diudara, Xiao Feng segera menghindar dengan teknik langkah bayangannya ke arah samping.
"Booom!"
Siluet cakar api berhasil dihindari dan menghantam pepohonan hingga hangus dan rata dengan tanah.
"Sial dia kuat juga kalau tidak menghindar tamat riwayatku!" gumam Xiao Feng lalu melesat ke arah Xuemo sambil menebaskan pedangnya mengincar kepala.
"Wusshh!"
"Tap"
Xiao Feng terkejut ketika serangannya berhasil di tahan hanya dengan dua jari saja, Xuemo tersenyum menyeringai dan dengan tangan kiri dia menghantam dada Xiao Feng, Xiao Feng dengan cepat mengepalkan tinju tangan kiri yang sudah dilapisi elemen es.
"Serangan sampah!" ucap Xuemo
"Booom!"
"Blaarr!"
"Uhuuk"
Xiao Feng terhempas kembali dan menabrak beberapa pohon sambil memuntahkan darah segar, Xiao Feng bangkit berdiri dengan ditopang pedang elemennya.
"Ternyata kau lemah sekali dan kau memiliki beberapa harta bagus,, selama aku membunuhmu aku akan mendapatkan seluruh hartamu dan gadis cantik itu!" ucap Xuemo lalu kembali melesat maju.
"Majulah!" ucap Xiao Feng yang sudah berdiri dan memasang sikap siaga, Xuemo dengan cepat melesat menghantamkan tinjunya ketika Xiao Feng mencoba menahan sosok Xuemo menghilang dan sudah berada disampingnya dengan kaki kanan sudah dalam posisi menendang, Xiao Feng yang merasakan pergerakan angin disamping kanan merundukkan kepala.
"Wusshh!"
Serangan kaki Xuemo berhasil dihindari dan Xiao Feng dengan cepat melompat mundur, Xuemo dengan masih melayang diudara menghantamkan kaki kanan ke tanah.
"Blarrr!"
Tanah yang dihantam kaki Xuemo mendadak muncul bongkahan menjalar mengejar Xiao Feng, Xiao Feng bergerak mundur berjumpalitan lalu menghantamkan tangan kanan ke arah tanah yang mengejarnya.
"Tapak Dewa Naga!"
"Booom!"
Sebuah siluet kepala naga muncul dan menghantam tanah, Xiao Feng melompat ke atas dengan berputar lalu mendarat diatas tanah.
"Sial aku harus mengerahkan 70% energi Qi untuk menahan serangan dia" gumamnya.
[Ding,, tuan sebaiknya panggil Qing Long, ini bukan lawan yang bisa dihadapi oleh tuan untuk sekarang]
"Hmm benar juga aku memang terpikirkan dari tadi tapi aku ingin mencoba kemampuanku" ucap Xiao Feng
[Ding,,, perbedaan kekuatan tuan terlalu jauh]
"Kalau berbeda dua tiga tingkat aku masih bisa menghadapi tapi berbeda hampir satu ranah memang mustahil baiklah Qing Long keluar" ucap Xiao Feng lalu sebuah riak air muncul diudara dan Qing Long keluar berdiri disampingnya. Xiao Feng tidak perlu membuka gerbang dunia jiwa cukup dengan teknik mata ruangnya dia bisa memasukkan atau mengeluarkan apapun yang diinginkannya dari dunia jiwa.
"Tuan!" ucap Qing Long memberi hormat.
"Qing Long atasi dulu dia jangan sampai membunuhnya aku ingin mencari informasi darinya!" ucap Xiao Feng lalu bergerak mundur, Feng Xi yang melihat segera mendekati Xiao Feng.
"Feng Ge kau terluka" ucap Feng Xi dia mengeluarkan sapu tangan dan mengelap darah yang keluar dari sudut bibir Xiao Feng.
"Tidak usah khawatir aku akan memulihkan diri dulu!" ucap Xiao Feng.
"Hoho ada bantuan rupanya,, tetapi tidak berpengaruh kau akan tetap mati hari ini!" ucap Xuemo, Qing Long berjalan maju.
"Lawan aku dulu!" ucap Qing Long dingin.
"Hmm biar kulihat kemampuanmu!" ucap Xuemo sebenarnya dia mencoba mengukur kekuatan Qing Long namun tidak terlihat akhirnya Xuemo hanya bisa mencoba dengan bertempur langsung.
***bersambung***
__ADS_1
Feng Xi si hobby makan😂😂