Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 217 Rencana Pemberontakan


__ADS_3

****


"Apa rencanamu selanjutnya?" tanya Feng Xi setelah Yuan Li pergi.


"Aku akan menyebarkan kesalahan mereka, aku ingin memberi keadilan kepada ibuku,, awalnya aku mengira ibu meninggal karena sakit dan persaingan antara Harem istana, namun ternyata tidak sesederhana itu, aku yakin ada pejabat yang terlibat" ucap Xiao Feng.


"Jika benar kenapa pejabat bekerja sama dengan Ratu Lian untuk mencelakai Ratu Hua?" tanya Feng Xi heran.


"Ada satu hal yang memungkinkan itu adalah keuntungan, status ibu sebagai adik kaisar dan ratu sah takutnya posisi ibu terlalu kuat. Tapi aku akan menyelidiki dan mencabut sampai ke akarnya" ucap Xiao Feng sambil melihat Feng Xi, gadis cantik itu tersenyum manis.


"Tidak perlu difikirkan terlalu keras nanti kau malah tidak bisa berkonsentrasi,, tunggu saja kabar dari paviliun baru kita bisa menyusun langkah selanjutnya" ucap Feng Xi,


"Feng Xi, saat ini tidak semua orang memahamiku namun hanya kau yang memahamiku dan bersedia mendengarkan keluh kesah ku"ucap Xiao Feng sambil tersenyum, gadis itu memalingkan pandangan ke arah lain dengan rona merah diwajahnya.


"Hmm,, tidak perlu difikirkan kau dulu selalu membantuku kini giliranku membantumu!"


*****


Diruang kerja istana Xiao Dong sedang terlibat pembicaraan serius dengan kedua perdana Mentri.


"Apakah benar laporan itu?"


"Raja, para perampok dikawasan selatan semakin berani mereka berjumlah banyak dan berkelompok, saranku sebaiknya kita urus salahsatu pangeran dan membawa pasukan" ucap perdana Mentri Wang.


"Tunggu dulu jika membawa pasukan bukankah kerugian juga buat kita, pertama jika benar harus bertempur kita akan kehilangan sebagian kekuatan kita bagaimana jika ada yang niat memberontak atau ada serangan dari kerjaan lain?" ucap perdana Mentri Qin.


",Saat ini semua kerajaan tampak damai, masalah perampok juga bukan masalah sepele mereka menjarah pedagang yang akan melakukan bisnis diibukota tentu pemasukan ke kerajaan berkurang banyak sebaiknya memang harus ditumpas sampai ke akarnya"


"Benar apa yang dikatakan perdana Mentri Wang semua kerajaan saat ini dalam keadaan damai,, tentu dengan mengirim sejumlah pasukan tidak akan membuat kerugian. Baiklah aku akan menugaskan Xiao Chen untuk kesana dan membawa pasukan" ucap Xiao Dong. Kedua Perdana Mentri hanya mengangguk faham.

__ADS_1


*****


"Apa kau bilang,, Xiao Feng sudah mulai menyelidiki racun Xuji?" seru Ratu Xiao Lian terkejut ketika mendengar laporan perdana Mentri Wang. Sore ini Perdana Mentri Wang sedang berada dikediaman Ratu Xiao Lian setelah melakukan pertemuan dengan raja tadi siang.


"Benar dan sepertinya Pangeran Kedua sudah tahu kalau Ratu adalah pelaku utama, dia sedang mengumpulkan bukti dan akan melapor kepada Raja"


"Aku pelaku utama?? apakah kau lupa siapa yang melibatkan ku terlebih dulu?"


"Bukankah ratu sudah berhasil menjadi ratu sah diistana Youngzhou sesuai keinginan hati"


"Namun jika raja tahu kalau kau yang merencanakan pembunuhan Ratu Hua, bagaimana pendapatnya tentangmu!"


"Ratu mengancamku?" ucap pria itu. Ratu Xiao Lian tersenyum sinis.


"Kau mencari dan memberitahuku hal ini, bukankah kita sama-sama ingin mencari jalan hidup. Jika masalah 18 tahun silam terbongkar maka posisi Jun'er akan goyah dan tidak ada untungnya bagi kita, aku tanya apakah kau memiliki rencana?" ucap Xiao Lian. Perdana Mentri Wang mengelus dagunya sejenak.


"Kudengar Pangeran Ketiga diam-diam mengumpulkan pasukan dan sekitar dua Minggu lagi sudah siap dan sebagian pasukan Youngzhou sedang berada di selatan. Jika saat itu Pangeran ketiga menangkap Xiao Feng dengan alasan berkhianat dan niat memberontak. Maka posisi penerus untuk pangeran ketiga akan terbuka lebar" ucapnya sambil tersenyum


"Ini satu-satunya cara dan lebih cepat mendapatkan posisi penerus"


"Tapi bagaimana melakukannya?"


"Pertama ratu harus bisa mendapatkan cap pemindahan pasukan, nanti pasukan penjaga ibukota dan istana akan digantikan oleh orangku,, ratu juga bisa mendapat kabar yang mengatakan kalau Xiao Feng akan memberontak" ucap perdana Mentri Wang. Xiao Lian tampak menimbang segala sesuatunya.


"Hmm dengan begitu Jun'er akan datang dengan pasukannya dan sekaligus menangkap Xiao Feng yang dicap pengkhianat nanti,, bagus rencana yang sangat bagus,, baiklah aku akan mempertimbangkannya" ucap Xiao Lian dan Perdana Mentri Wang hanya tersenyum.


"Baiklah aku menunggu keputusan ratu" ucap pria itu kemudian pergi meninggalkan kediaman Xiao Lian.


*****

__ADS_1


Dua hari kemudian Xiao Jun menemui ibunya dikediaman. Xiao Lian yang sedang duduk langsung berdiri menyambut Xiao Jun yang baru saja datang.


"Ibu,," sapa Xiao Jun


"Jun'er kau baru kesini padahal ibu sudah memberi kabar dua hari yang lalu?"


"Benar Bu,, aku sibuk mengatur pasukan yang kusiapkan,, apa terjadi sesuatu Bu selama aku pergi?" ucap Xiao Jun. Xiao Lian berjalan ke kursinya dan mengajak Xiao Jun duduk lalu menuangkan teh ke dalam cangkir. Xiao Lian menyesap dulu tehnya sebelum berkata.


"Kau sudah dewasa, ibu tidak akan menyembunyikan lagi darimu, masalah Ratu Hua telah terungkap" ucap Xiao Lian seketika bayangan dirinya ketika masih menjadi selir terlintas. Dia menyuruh wanita untuk membeli racun lalu menuangkannya di makanan Ratu Hua, karena tidak berasa, berwarna dan berbau Ratu Hua tidak curiga ketika Xiao Lian menyajikan makanannya. Ratu Hua kemudian memakan makanan itu dan tak berselang lama dia terjatuh dari kursinya dan langsung meninggal. Xiao Lian tersenyum sinis lalu meninggalkan Ratu Hua yang sudah tergeletak diatas lantai.


"Xiao Feng sedang mengumpulkan bukti untuk menuntut ku didepan umum" kata Xiao Lian, Xiao Jun terdiam sejenak sambil memikirkan sesuatu.


"Jadi ibu ingin aku melakukan apa?" tanya Xiao Jun.


"Pemberontakan" ucap Xiao Lian dan tentu membuat Xiao Jun terkejut.


"Pemberontakan??! Itu ide gila,, pernahkah ibu berfikir apa yang terjadi jika itu gagal?"


"Berhasil atau gagal tergantung dari tindakan kita saat ini, jika aku tidak membunuh Ratu Hua apakah saat ini kau bisa berpeluang menjadi penerus, selain itu kau mengumpulkan pasukan bukankah waktunya tepat karena Xiao Chen kakakmu sedang membawa sebagian pasukan kerajaan membasmi perampok. Kekuatan istana saat ini melemah" ucap Xiao Lian.


"Dimata Ayah Xiao Feng sangat hebat sampai berhasil menjadi salahsatu dari empat Tuan Muda Hebat dunia, aku tidak bisa dibandingkan dengannya, jadi aku mengumpulkan pasukan diam-diam sebagai perlindungan diri jikalau ada perubahan mendadak di istana" ucap Xiao Jun


"Tindakanmu benar, kita tidak bisa menunggu diberi lebih baik kita mengambil secara paksa"


"Ibu aku juga berfikir begitu karena ini kesempatan yang baik namun aku butuh bantuan ibu saat itu"


"Kau adalah anakku sudah pasti ibu akan melakukan yang terbaik"


"Ibu aku berjanji kelak ketika mendapatkan posisi itu, aku akan memperlakukanmu sebagai mana mestinya" ucap Xiao Jun sambil memegang tangan Xiao Lian.

__ADS_1


"Xiao Feng mau membalas dendam untuk kematian ibunya, kau juga harus melindungi ibu"


"Tidak perlu diminta aku sudah pasti akan melakukannya" ucap Xiao Jun, setelah memberi penghormatan Xiao Jun meninggalkan kediaman Xiao Lian.


__ADS_2