Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 188 Xiao Jun kembali gagal


__ADS_3

****


Di barat laut Youngzhou Yuan Li dan Ren Yun tampak sedang berjalan menyusuri pasar yang penuh dengan orang yang melakukan jual beli.


"Kakak Ren sepuluh koin emas untuk seekor kuda jelas ini perampokan!" ucap Yuan Li.


"Benar harga yang begitu mahal takutnya harus mengeluarkan beberapa ribu koin emas untuk membeli ratusan kuda!" ucap Ren Yun menimpali. Tak lama kemudian dari depan ada seorang pria muda mendekati mereka berdua.


"Selamat datang Tuan muda, apakah kalian ingin membeli kuda?" tanya pria itu sambil menangkupkan kedua tangan.


"Benar, tapi 10 koin emas terlalu mahal kukira ada seseorang yang sengaja menaikkan harga!" ucap Ren Yun.


"Tenang saja tuan, aku memiliki ribuan kuda bagus dan kujamin tidak akan mengecewakan!" ucap pria itu sambil tersenyum.


"Lalu berapa harga yang kau jual?" tanya Yuan Li.


"Meski harga sudah dinaikkan tapi membeli dengan harga lama juga sudah tidak bisa dilakukan, aku mengambil tengah-tengah saja 6 koin emas perkuda" ucap pria itu. Ren Yun dan Yuan Li berfikir sejenak.


"Tetap saja sedikit mahal, ayo kita cari yang lain" ucap Ren Yun sambil berjalan. Pria itu dengan cepat mencegah.


"Tunggu tuan, harga segitu sepadan dengan kualitas. Begini saja mari kubawa kalian melihat dulu!" ucap pria itu sambil berjalan menuju ke sebuah tempat. Ren Yun dan Yuan Li berpandangan sejenak lalu mengikuti pria penjual kuda.


Ren Yun dan Yuan Li sudah sampai di tempat penjual kuda, sebuah tempat dibelakang pasar dan banyak sekali kandang berisi kuda besar dan kuat.


"Silahkan kedua tuan memeriksa sendiri?" ucap pria itu, Ren Yun dan Yuan Li mengangguk dan mulai melihat-lihat kandang berisi kuda.


"Kudanya memang bagus namun sayang harganya itu, apa tidak bisa kurang lagi?" ucap Ren Yun setelah melihat kuda.


"Bagaimana ya tuan, ini sudah harga terendah yang kami tawarkan!" ucap pria itu.


"Begini saja bagaimana lima koin emas dan semua kuda ini kami ambil, lagipula jika tidak ada yang membeli biaya perawatan juga mahal kalau tidak terurus kuda rentan kena penyakit otomatis harga jual akan menurun dan biaya pengobatan akan mahal" ucap Yuan Li menawar. Pria penjual kuda tampak memikirkan perkataan Yuan Li yang sedikit ada benarnya.


"Emm, bagaimana ya!"


"Kau pasti memiliki cara untuk mendapat kuda yang bagus, lebih baik kami ambil semua modal akan lebih cepat kembali" ucap Ren Yun.


"Tapi apa kedua tuan yakin membeli semua kuda disini, kuda ini total ada 500 ekor!"


"Tentu saja, kami membutuhkan banyak!" ucap Yuan Li


"Baiklah kalau begitu lima koin emas!" ucap pria penjual kuda.


"Kau tunggu disini kami akan mengambil uangnya dulu," ucap Yuan Li.


"Baik tuan"


Ren Yun dan Yuan Li kemudian berlalu meninggalkan tempat itu dan mereka melihat tanah bekas jejak kaki kuda yang agak dalam, besar kemungkinan kaki kuda itu dipasang ladam. Mereka berdua saling berpandangan lalu tersenyum tipis.


Tak lama kemudian sepeninggal Yuan Li dan Ren Yun pria itu didatangi pengawal pribadi Xiao Jun.


"Tuan" ucap pria penjual kuda ketika pengawal pribadi Xiao Jun sudah berada didepannya.


"Kau melakukan dengan baik, ini bayaranmu!"


"Tuan, terimakasih namun kuda ini memang bagus apa tidak rugi dijual lima koin emas?"

__ADS_1


"Ini bukan sesuatu yang kau urus, pergi cepat!" ucap pengawal.


"Baik tuan terimakasih!"


****


Di aula istana Xiao Dong sedang berbincang dengan Xiao Feng.


"Bagaimana perkembangannya?" tanya Xiao Dong


"Orang yang ku tugaskan sudah mendapat sekitar 500 ekor kuda, hari ini akan tiba di ibukota, aku sudah meminta Guru Ren dari Divisi Militer untuk memeriksa apakah sudah standar kuda perang atau tidak!" ucap Xiao Feng dan Xiao Dong mengangguk faham. Ketika hendak berbicara tiba-tiba muncul adik perdana Mentri Wang melapor.


"Hormat kepada raja semoga raja Panjang umur"


"Berdiri, apa yang hendak kau laporkan?"


"Lapor raja, ada penyelundupan kuda militer yang menyebabkan cadangan kuda di barak berkurang banyak. Meski bukan perbuatanku namun aku tetap merasa bersalah, demi Youngzhou aku terus menyelidiki kasus ini. Beberapa hari aku mendapatkan petunjuk keberadaan 500 ekor kuda" ucap adik perdana Mentri Wang melapor.


"Menurut penyelidikan ku kalau 500 ekor kuda yang kutemukan itu semua dibeli oleh Pangeran Kedua!"


"Feng'er ada apa ini?" tanya Xiao Dong


"Kuda yang kubeli berasal dari barat laut Youngzhou tidak ada kuda militer" jawab Xiao Feng


"Saat pemasukan kuda militer pasti akan dipakaikan ladam khusus, meski dilepaskan tentu akan menimbulkan bekas, jika diperiksa juga bukan hal sulit!" ucap Wang Zouran adik perdana Mentri Wang. Xiao Feng tersenyum tipis lalu melihat Wang Zouran.


"Tuan Wang merasa aku sudah merebut tugasmu jadi sengaja membuat fitnah seperti ini!" ucap Xiao Feng.


"Jika Pangeran bersikeras itu bukan kuda militer, mari ikut aku ke divisi Militer untuk memeriksa" ucap Wang Zouran.


"Baiklah mari kita ke divisi Militer untuk memeriksa" ucap Xiao Dong sambil berdiri lalu berjalan keluar dari aula diikuti Xiao Feng dan Wang Zouran.


*****


"Ren Zhi apakah kau sudah memeriksa kuda pemberian Feng'er?" tanya Xiao Dong.


"Raja kuda pemberian pangeran kedua sudah selesai diperiksa semuanya memiliki standar kuda militer, namun...." ucapan Ren Zhi terpotong Xiao Dong


"Namun tapak kuda memiliki bekas ladam militer?" tanya Xiao Dong.


"Ladam militer? kenapa raja bisa berkesimpulan seperti itu?" tanya Ren Zhi heran, Xiao Dong langsung melihat ke arah Wang Zouran. Wang Zouran langsung mendekati Ren Zhi.


"Tuan Ren apa kau sudah memeriksa dengan jelas?"


"Tentu saja, semuanya sudah kuperiksa, jika tuan Wang tidak percaya silahkan periksa sendiri" ucap Ren Zhi. Wang Zouran langsung memeriksa kuda tersebut. Xiao Dong mendekati Ren Zhi.


"Ren Zhi apa maksud "namun" dalam perkataanmu tadi?"


"Begini raja kuda pemberian Pangeran Kedua jauh lebih baik daripada kuda yang dijual di barat laut Youngzhou, takutnya pembagian kuda tidak merata aku jadi serba salah" ucap Ren Zhi menjelaskan yang membuat Xiao Dong tertawa.


"Haha ternyata ini maksudnya!" ucap Xiao Dong. Xiao Feng tersenyum tipis dia mengingat laporan dari Yuan Li dan Ren Yun kalau dia sudah tahu kuda yang dijual adalah kuda militer dari barak Youngzhou yang diselundupkan oleh Xiao Jun, namun tetap saja Xiao Feng menyuruh untuk membelinya karena Patriak keluarga Mu yang dulu diselamatkan Xiao Feng dan Feng Xi dari serbuan Kelompok Naga Hitam membantunya.


Wang Zouran selesai memeriksa dan memang tidak menemukan bekas ladam di tapak kuda. Jelas saja semua kuda sudah ditukar oleh Patriak Mu dengan kuda yang lebih bagus.


"Tuan Wang sudah memeriksa dan tidak ada hal janggal disini, dengan begitu Tuan Wang memang sengaja memfitnahku!" ucap Xiao Feng.

__ADS_1


"Aku hanya memeriksa kuda demi Youngzhou, mungkin ini kelalaianku, Mohon raja memberi hukuman!" ucap Wang Zouran sambil berlutut didepan Xiao Dong.


"Lalai dalam memeriksa adalah hal konyol bagi seorang pejabat tinggi seperti Tuan Wang, ini bukti sudah didepan mata dan tidak ada penyelundupan kuda militer, berarti kau yang mengkorupsi uang pembelian kuda sehingga cadangan kuda berkurang lalu kau memfitnah anggota kerajaan resmi demi menutup perbuatanmu!" ucap Xiao Feng.


"Pangeran jangan asal fitnah" ucap Wang Zouran. Xiao Feng kemudian mengeluarkan buku kecil dari cincin penyimpanannya lalu menyerahkan kepada Xiao Dong.


"Ayah selama ini aku sudah menyelidiki bukti kejahatan Wang Zouran, silahkan dilihat" ucap Xiao Feng. Xiao Dong menerima buku dan membacanya, raut wajah Xiao Dong membesi ketika melihat laporan itu. Sementara Wang Zouran sudah berkeringat dingin.


"Pengawal, bawa Wang Zouran ke penjara dan dalam dua hari kedepan dia mendapat hukuman pancung karena telah berbuat dosa mengkorupsi dana negara untuk kepentingan pribadi!" ucap Xiao Dong dan segera dua orang pengawal langsung datang dan menyeret Wang Zouran.


"Baik!"


"Karena masalah sudah selesai, Feng'er jangan lupa hal yang kau janjikan!"


"Aku tidak akan mengecewakan ayah"


*****


Di barak militer Yuan Li datang menghadap ke Paman Li yang sedang duduk membaca laporan.


"Salam kepada Tuan Li!" ucap Yuan Li sambil menangkupkan tangan.


"Ada masalah apa?"


"Aku orang Pangeran Kedua dan ditugaskan untuk mengembalikan kuda kepada barak militer Youngzhou" ucap Yuan Li sambil menunjukan token Xiao Feng. Paman Li menutup buku dan melihat Yuan Li.


"Mengembalikan kuda? kenapa aku tidak mengerti maksudmu?" tanya Paman Li.


"Beberapa hari kemarin aku menemukan keberadaan 500 ekor kuda di barat laut Youngzhou, Tuan Li apakah kau tahu menyelundupkan kuda militer adalah kejahatan besar" ucap Yuan Li, Paman Li membanting buku dan berjalan mendekati Yuan Li.


"Apa kau sedang memfitnahku?"


"Aku tidak berani hanya saja kuda militer seperti pasukan semua tercatat dalam divisi Militer diselidiki saja sudah ketahuan siapa yang menyelundupkan, kuda ini muncul di barat laut Youngzhou, jika raja mengetahui ini, tempat pertama yang akan diperiksa adalah barak militer. Namun pangeran kedua berkata kalau Tuan Li adalah pamannya dan tidak akan mempersulit Tuan Li. Jika kuda ini bukan milik barak militer anggap saja ini pemberian Pangeran Kedua!" Yuan Li berkata.


"Aku memang kekurangan kuda, jika Pangeran Kedua ingin memberi 500 ekor kuda ini tentu aku terima!" ucap Paman Li


"Pangeran kedua berkata kalau dia merindukan mie buatan Tuan Li waktu kecil dan dia ingin kembali merasakannya"


"Haha,, pulanglah dan beritahu Feng'er jika merindukan mie buatanku dia bisa datang kesini kapan saja" ucap Paman Li lalu kembali duduk di kursinya.


"Baik, Tuan kalau begitu aku mohon pamit!" ucap Yuan Li lalu meninggalkan ruangan. Paman Li tampak memikirkan suatu hal.


"Feng'er pemain catur handal hari ini aku menerima kebaikannya, menang dan kalah dalam permainan ini sudah ditentukan." gumam Paman Li.


*****


"Arrghh, Xiao Feng sialan rencanaku kali ini gagal lagi" ucap Xiao Jun ketika mendengar laporan dari pengawalnya kalau Wang Zouran tertangkap.


"Pangeran, Wang Zouran dikabarkan akan dihukum pancung dalam dua hari!"


"Hmm bagus kalau begitu setidaknya dia tidak akan membocorkan uang pembelian kuda mengalir ke kantongku"


"Lalu apa yang harus kita lakukan?"


"Untuk saat ini kita jangan dulu bergerak kau tetap awasi Xiao Feng bukan tidak mungkin dia akan menyelidiki kemana uang itu mengalir disamping itu aku harus berdiskusi dengan ibu" ucap Xiao Jun.

__ADS_1


"Baik!"


***** bersambung


__ADS_2