Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 289 Mengajukan Lamaran Pernikahan


__ADS_3

****


Pagi hari didunia luar pun sudah muncul dengan menampakkan mentari yang menyembul dari balik pegunungan seolah menyapa penduduk dunia bahwa pagi ini sangat baik dan penuh keberuntungan.


Xiao Feng pun sudah bangun dari tidurnya, dia setelah memetik buah dan singgah sebentar diistananya kembali ke dunia luar. Xiao Feng bergegas membersihkan diri dan mengenakkan pakaian hanfu hitam dengan garis emas dipinggiran dan ikat pinggangnya. Setelah siap dia keluar dari kamar dan didepan pintu sudah ada Yuan Li yang berdiri.


"Pangeran!" ucap Yuan Li "Sepertinya pangeran terlihat berbeda,, hmm jauh lebih tampan dan aku merasakan aura kuat" lanjutnya ketika melihat penampilan Xiao Feng yang berbeda. Xiao Feng tersenyum kecil mendengarnya.


"Sama saja Yuan Li namun aku hanya baru menerobos saja" ucap Xiao Feng.


"Wah selamat pangeran telah menerobos" Yuan Li berkata senang melihat atasannya bertambah kuat.


"Terimakasih dan kau juga sepertinya sedikit lagi mau menerobos"


"Benar pangeran aku hanya sedikit lagi, mungkin berkultivasi sekitar seminggu dipaviliun aku juga akan menerobos" ucap Yuan Li, Xiao Feng mengangguk dan melemparkan cincin penyimpanan.


"Ini untukmu dan disana sudah ada beberapa herbal untuk membantu kau menaikkan kultivasi,, ayo kita ke istana ayah sudah menungguku" ucap Xiao Feng sambil berjalan


"Baik Pangeran!" ucap Yuan Li lalu dia berjalan mengikuti Xiao Feng dari belakang. Suasana diistana Youngzhou pagi ini memang belum terlalu sibuk hanya ada beberapa pelayan dan penjaga saja yang mulai melakukan aktifitasnya, mereka menunduk memberi hormat ketika Xiao Feng lewat.


****


"Jadi ayah memintaku untuk ke Huangzhou mengajukan lamaran pernikahan?" ucap Xiao Feng sambil meminum teh, dia saat ini sudah berada diruang kerjanya bersama Xiao Dong dan Xiao Chen.


"Benar Feng'er apa kau bersedia?" tanya Xiao Dong.


"Tentu ayah, malah tadinya sebelum ayah menugaskan ku aku akan mengajukan diri" jawab Xiao Feng.


"Baguslah, tadinya ayah akan menugaskan utusan saja takutnya kau sibuk tapi sepertinya ayah khawatir berlebihan haha"


''Memangnya kau sedang senggang Feng'er?" kali ini Xiao Chen kakaknya yang bertanya.


"Untuk satu bulan ini aku senggang"

__ADS_1


"Hmm memangnya mau kemana kau?" tanya Xiao Dong


"Aku memiliki waktu satu bulan lagi di alam manusia sebelum aku ditarik paksa ke alam yang lebih tinggi oleh aturan Primordial" ucap Xiao Feng yang membuat ayah dan kakaknya terkejut.


"Jadi kau sudah berada diranah Raja Kristal?" tanya Xiao Chen.


"Benar kakak, aku sudah berada di ranah Raja Kristal" jawab Xiao Feng.


"Ayah benar-benar bangga padamu, dulu waktu ayah masih muda ayah tidak sehebat dirimu, tapi ada satu hal yang sepertinya dari ayah menurun kepadamu yaitu suka bertualang. Setelah memiliki kemampuan dan pengalaman di dunia luar hasil dari bertualang ayah pun kembali untuk mengabdikan diri kepada kerajaan" ucap Xiao Dong menceritakan masa mudanya yang memiliki jiwa petualang bahkan Xiao Dong sudah menjelajahi seluruh kekaisaran Huangzhou.


"Baiklah kapan kau akan berangkat?"


"Hari ini juga aku akan berangkat, nanti ditemani bawahanku" ucap Xiao Feng.


"Baguslah kalau begitu, ayah sudah mempersiapkan sesuatunya kau tinggal bawa saja" ucap Xiao Dong sambil memberikan sebuah cincin penyimpanan.


"Baiklah kalau begitu aku pamit dulu, kakak tunggu saja kabar baiknya" ucap Xiao Feng kemudian berdiri, setelah memberi hormat Xiao Feng kemudian meninggalkan ruang kerja ayahnya.


****


"Pangeran Kedua Youngzhou tiba!" suara penjaga pintu didepan aula istana Huangzhou terdengar. Kaisar Huang Zhi Yan dan Permaisuri Shi Luzi dan Putri Huang Xiwen yang sedang berkumpul bersama para Mentri sedikit terkejut mendengarnya.


"Gege ada apa Pangeran Xiao Feng kesini?" tanya Huang Xiwen


"Entahlah mungkin ada urusan" jawab Huang Zhi Yan "Masuk!"


Tak lama kemudian pintu terbuka dan masuk beberapa orang mengenakkan pakaian mewah, terlebih yang paling depan terlihat sangat gagah dan tampan dengan aura bangsawan memancar kuat dari tubuhnya bahkan Huang Xiwen dan Shi Luzi sedikit terpesona melihatnya.


"Ehmm!"


Shi Luzi dan Huang Xiwen tersadar ketika mendengar suara Huang Zhi Yan, Xiao Feng yang baru masuk bersama bawahannya.


"Salam Kaisar, salam Permaisuri dan Putri!" ucap Xiao Feng sambil menangkupkan kedua tangan dan diikuti yang lain.

__ADS_1


"Pangeran Xiao Feng, ada apa gerangan pangeran jauh-jauh dari Youngzhou kemari" ucap Huang Zhi Yan sambil tersenyum.


"Mohon maaf sebelumnya kalau kedatangan kami mengganggu aktifitas kaisar, aku mewakili Youngzhou khusu untuk mengajukan lamaran pernikahan bagi penerus Youngzhou Xiao Chen" ucap Xiao Feng dan membuat semua orang bertanya-tanya.


"Siapa yang mau dia lamar?" tanya Huang Zhi Yan.


"Putri Kekaisaran Huang Xiwen!"


"Xiao Chen sangat berani, dia hanya seorang penerus tapi berani mengajukan pernikahan terhadap putri yang statusnya sama dengan raja dan dibawah kaisar" ucap salah seorang Mentri


"Benar, apa maksudnya dia" Mentri yang lain menimpali, Huang Zhi Yan mengerutkan kening melihatnya, lalu dia berbisik kepada Kasim yang berdiri disampingnya.


"Kasim apa maksudnya para pejabat berkata seperti itu?"


"Kaisar tenang saja, ini adalah cara komunikasi antar kedua negara. Selalu diawal saling merendah baru diakhir akan serius" jawab Kasim.


"Youngzhou sangat mengutamakan tata Krama, tentu saja tidak akan menyalahi aturan. Raja telah memberikan titah, selama putri dan penerus menikah Raja Youngzhou akan turun tahta. Dia akan memberikan tahta tepat ketika dihari putri dan penerus menikah" ucap Xiao Feng tenang.


"Ini bisa diterima, terimakasih kepada Raja Youngzhou atas ketulusannya, namun ketulusan saja tidak akan cukup bukan begitu?" ucap Mentri dan di setujui Mentri yang lain. Xiao Feng tersenyum lalu melihat ke arah para Mentri.


"Tentu saja, penerus Youngzhou mengatakan kalau selamanya Huangzhou dan Youngzhou akan selalu berdampingan dan berbagi dunia" ucap Xiao Feng.


"Hanya dengan itu saja sudah berani menikahi putri kami?" mentri dari kemiliteran berkata.


"Tidak usah khawatir putri Huang juga akan memiliki kedudukan dan kekuasaan yang sama. Dan satu lagi kami membawa barang yang sangat banyak dan telah di hitung sekaligus diperiksa oleh pengawas dari biro tata Krama sebagai mahar pernikahan" Xiao Feng berkata, para Mentri dan pejabat menganggukkan kepala.


"Ini cukup tulus, kaisar bagaimana menurut kaisar?" ucap salahsatu Mentri. Huang Zhi Yan berdiri dan menatap semua orang.


"Ini adalah hal yang baik, dengan bergabungnya Huangzhou dan Youngzhou tentu kekaisaran akan semakin erat dan kuat. Juga merupakan berkah bagi rakyat. Aku bersedia namun bagaimana denganmu Xiwen?" ucap Huang Zhi Yan sambil melihat Huang Xiwen.


"Aku bersedia juga" Huang Xiwen berkata dengan wajah sedikit memerah. Xiao Feng dan lainnya tersenyum. Setelah pertemuan itu selesai Xiao Feng kemudian kembali ke Youngzhou dengan naik kereta kuda khusus untuk anggota kerajaan.


"Ayah aku sudah mengatasinya!" ucap Xiao Feng memberi pesan kepada ayahnya melalui batu giok.

__ADS_1


**** bersambung ****


__ADS_2