Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 282 Perang Huangzhou (6)


__ADS_3

****


Xiao Feng mulai melakukan serangan dengan diselingi teknik ruang dan waktu yang membuatnya berpindah ke tempat yang tidak terduga. Ketika Ling Xu Yuan mencoba menebaskan pedangnya mengincar leher, Xiao Feng tiba-tiba menghilang dan muncul dari samping dengan menebaskan pedang yang mengarah ke kepala.


Ling Xu Yuan sedikit terkejut namun dia dengan cepat menguasai diri, dengan memundurkan sedikit kepalanya sabetan pedang Xiao Feng lewat dua jari di depan hidungnya. Masih dengan posisi yang sama Ling Xu Yuan mengangkat tangan kiri dan dua jari digunakan untuk menyentil pedang Xiao Feng.


"Trinkk!"


Pedang Xiao Feng sedikit terpental ke atas dan Ling Xu Yuan langsung berjumpalitan mundur untuk mengambil jarak.


"Teknik yang dia gunakan untuk menghindari serangan ku jelas itu bukan kecepatan" gumam Ling Xu Yuan menganalisis.


"Ling Xu Yuan lumayan juga kekuatan fisiknya!" Xiao Feng berkata dalam hati. Kedua tuan muda itu kembali saling melesat untuk bertarung lagi.


Xiao Feng kali ini mulai menyerang sambil diselingi dengan serangan menggunakan elemen, Xiao Feng mulai mengalirkan elemen es nya ke dalam pedang lalu memutar pedangnya seperti baling-baling. Siuran angin dingin disertai butiran es barjatuhan langsung menyebar dan mengarah ke arah Ling Xu Yuan.


Ling Xu Yuan menyilangkan pedang didepan dada dan mulai merasakan pergerakannya sedikit kaku karena angin dingin tersebut. Dengan segera dia mengalirkan qi elemen api ke seluruh tubuh untuk menghangatkan badan, dan itu berhasil. Xiao Feng memang berencana membuat pergerakan Ling Xu Yuan terbatas dengan membuat angin dingin tetapi dia tersenyum tipis melihat Ling Xu Yuan bisa menangkal tekniknya.


Kini giliran Ling Xu Yuan yang menyerang, dia mengeluarkan beberapa buah senjata seperti bintang terbuat dari besi yang memiliki empat sudut pinggiran tajam dan ada lubang di setiap ujungnya. Ling Xu Yuan kemudian meniup menggunakan elemen anginnya, kini bintang besi kecil itu dilapisi elemen angin yang mampu memotong apapun dan langsung di arahkan kepada Xiao Feng.


"Shiiutt!"


"Shiuut!"

__ADS_1


Empat bintang besi kecil melesat berputar dan mengeluarkan bunyi melengking menusuk pendengaran karena akibat gesekan lubang di ujung bintang besi dengan angin. Xiao Feng yang melihat segera mengalirkan qi ke telinganya untuk melindungi pendengaran. Bintang besi melesat sangat cepat mengarah empat bagian tubuh Xiao Feng mencoba memotongnya, Xiao Feng tidak menahan dia menggunakan teknik ruang dan waktu menghindari serangan bintang besi berputar itu.


Ling Xu Yuan yang melihat kejadian tersenyum tipis, dia memang sengaja menyerang untuk menguji analisanya.


"Ternyata teknik ruang dan waktu ya!" gumam Ling Xu Yuan. Dia langsung mengangkat pedangnya dan di silangkan ke arah belakang melindungi punggung.


"Trankk!"


Ternyata setelah Xiao Feng menghilang untuk menghindari serangan bintang besi berputar Ling Xu Yuan, dia sudah berteleportasi ke belakang mencoba menusuk dari arah belakang, namun Ling Xu Yuan sudah memprediksi ditambah Ling Xu Yuan merasakan ada sambaran angin jadi dengan cepat dia menyilangkan pedangnya.


"Kau cukup tanggap juga, instuisimu memang tajam!" ucap Xiao Feng lalu dia mengubah serangannya dengan mencoba menebas leher, Ling Xu Yuan merundukkan kepalanya dan memutar tangannya yang memegang pedang mencoba memberikan tusukan tanpa melihat. Xiao Feng yang sudah tahu hal itu karena sebelumnya bahu Ling Xu Yuan bergerak langsung melompat ke atas sambil menendang pedang Ling Xu Yuan. Kedua tuan muda itu langsung kembali mengambil jarak.


"Teknik ruang dan waktu, didunia ini aku baru melihat seseorang yang menguasai elemen ruang dan waktu selain di alam dewa!" ucap Ling Xu Yuan, Xiao Feng mengerutkan kening ketika mendengar Ling Xu Yuan menyebutkan alam dewa.


****


Disisi lain 100 pasukan bayangan milik Xiao Feng yang melawan 5000 ras iblis Ling Xu Yuan tidak begitu kesulitan, jelas saja kultivasinya lebih tinggi dengan mudah pasukan bayangan Xiao Feng membantai satu persatu pasukan ras iblis itu.


"darimana manusia ini berasal, kekuatan mereka tidak main-main" ucap salah-seorang ras iblis.


"serang terus saja mereka cuma seratus orang kita jangan sampai kalah" ucap temannya.


Pertarungan itu semakin seru, kembali ras iblis menjadi korban keganasan pasukan bayangan Xiao Feng. Ras iblis telah mencoba dengan menyerang menggunakan elemennya tapi tentu saja tidak begitu berpengaruh kepada pasukan bayangan Xiao Feng.

__ADS_1


****


Sementara pertempuran di ibukota juga masih berlangsung hebat, Feng Xi dengan menggunakan Pedang Salju dan selendangnya tampak begitu mendominasi dengan memunculkan ratusan pedang dan tombak es yang langsung menghabisi puluhan pasukan Naga Hitam. Gadis cantik itu seperti Dewi kematian dengan aura dingin terpancar dari tubuhnya.


"Jangan serang dengan jarak dekat!"


"Hati-hati dengan es nya!"


Para pangeran juga bertarung dengan penuh semangat, Huang Zhi Yan, Shi Jian dan Feng Xueyue memimpin pasukannya mencoba menerobos untuk membuka jalan menuju istana kekaisaran. Xiao Chen bersama Bi Yao juga bekerja sama dengan kompak membantai puluhan pasukan Naga Hitam.


Di sisi barat Sun Xie yang sudah memunculkan prajurit besar terlihat membabi buta menebaskan pedangnya ke arah pasukan Naga Hitam yang mencoba bertahan, efek serangannya malah sampai menghancurkan beberapa rumah dan bangunan. Li Ying juga tidak mau kalah dengan tubuhnya yang sudah diselimuti api dia melesat kesana kemari membantai pasukan Naga Hitam, setiap dia melesat akan ada jejak api di tanah dengan puluhan pasukan Naga Hitam yang sudah tergeletak dengan keadaan tubuh gosong terbakar.


"Gadis kecil ini sangat merepotkan!" ucap salah-seorang jendral dari pasukan Naga Hitam dan langsung menghadang Li Ying, dia mengirimkan beberapa tebasan dengan pedangnya. Li Ying dengan santai menghindari dan disatu ketika dia menangkap pedang dengan tangan kosong sekaligus meremasnya.


"Krekkk!"


Pedang jendral itu langsung hancur seperti kayu terbakar dan tak hanya itu Li Ying langsung menusuk dada jendral dengan tangannya yang di selimuti api sampai tembus ke punggung.


"Uuhukkk!"


Jendral itu memuntahkan darah dan melirik sekilas tangan Li Ying yang sudah menembus punggungnya. Terlihat di tangan itu sudah ada benda merah berdenyut dan merupakan jantung Jendral. Jendral itu akhirnya tewas dan tubuhnya langsung terbakar. Setelah membunuh jendral Li Ying kembali melanjutkan serangan nya membantai pasukan Naga Hitam.


Zhu Que dan Zhu Yue pun tidak mau kalah mereka berdua seolah berkompetisi untuk lebih banyak membunuh, serangan api dan es kedua gadis cantik dari ras Phoenix itu terus menerus menghabisi ratusan pasukan Naga Hitam. Pasukan Naga Hitam tidak berdaya menghadapi serangan api dan es yang sangat menganggu itu mereka berusaha bertahan namun tetap saja sia-sia. Pertahanan mereka dengan mudah dihancurkan Zhu Que dan Zhu Yue.

__ADS_1


**** bersambung ****


__ADS_2