
Li Ying dan Ling'er tampak antusias membantu Xiao Feng memasak didapur diselingi canda tawa, apalagi Li Ying yang selalu merindukan Xiao Feng.
"Kakak begini cara memotongnya?"
"Ya benar kau potong lagi daging yang satunya"
"Tuan sudah selesai"
"Ya kau masukkan ke dalam panci"
Tak membutuhkan waktu lama sekitar satu jam masakan pun sudah jadi, mereka langsung menatanya dimeja besar dihalaman belakang paviliun, malam ini cuaca cukup cerah dengan banyak bintang bertaburan dan cahaya bulan menyeruak menyinari alam. Ditemani bawahannya terdekatnya Xiao Feng berkumpul bersama.
"Oh iya Yuan Li aku tidak melihat Zhu Que, kemana dia?" Ucap Xiao Feng disela makannya.
"Nona Zhu bukannya sudah meninggalkan alam manusia dia sudah ke alam dewa sejak setahun lalu" jawab Yuan Li.
"Oh iya astaga aku lupa" Xiao Feng lupa kalau Zhu Que sama dengan Bai Hu dan Qing Long dimana setiap hewan kontraknya akan mengikuti kenaikan sesuai kultivasi Xiao Feng, akhirnya malam ini mereka menghabiskannya dengan makan minum sampai larut.
Setelah semua orang kembali beristirahat, Xiao Feng ditemani Yuan Li menuju ruang kerja paviliun untuk memeriksa beberapa laporan selama beberapa tahun terkahir.
"Yuan Li kau bekerja cukup baik semenjak ditinggal olehku"
"Hehe tentu saja Pangeran jika tidak ada aku siapa lagi, aku sendiri sangat terhormat menjadi wakil paviliun ini"
"Kau ini,, jelas saja aku memilihmu memangnya siapa lagi yang pantas"
"Ehmm, Pangeran rencananya berapa lama pangeran disini?"
"Hmm yah paling sekitar satu bulan karena aturan primordial dan kulihat juga kau sudah diranah Raja Berlian *9 sama dengan Sun Xie, Sun Guan, Sun Ling'er dan Li Ying seharusnya kau sedikit lagi memasuki Raja Kristal dan naik ke alam dewa" ucap Xiao Feng yang sudah melihat kultivasi Yuan Li, Yuan Li sendiri menganggukkan kepala membenarkan.
"Benar pangeran sebenarnya bisa saja aku terus berkultivasi namun jika aku dan yang lain pergi, paviliun akan kehilangan pondasinya dan tidak ada yang mengurus" ucap Yuan Li.
"Tidak usah kau fikirkan, rencana kepulangannya kali ini juga ingin membawamu bersama yang lain ke alam dewa untuk masalah paviliun bisa saja aku tinggal memberikan kepada kakak lagipula aku sudah tidak bisa lagi tinggal di alam manusia kecuali aku merubah aturan primordial tetapi tidak mungkin"
"Maksud pangeran rencananya paviliun akan dikelola pihak kerajaan dan Raja?"
"Iya benar"
"Tapi bukankah ini hasil jerih payah pangeran?"
"Yuan Li, aku mendirikan paviliun bukan sebagai bisnis semata tetapi sebagai alat pertahanan diri tapi karena aku sudah cukup bisa menjaga diri sekarang maka paviliun ini sudah aku tidak perlukan lagi tetapi tetap saja aku tidak akan diam jika ada masalah, yah sebaiknya aku bicarakan dulu dengan kakak mengenai masalah ini. Oh iya katanya kakak ipar sudah melahirkan?" Ucap Xiao Feng.
__ADS_1
"Benar pangeran dua bulan lalu ratu melahirkan pangeran tampan"
"Sudah ada perayaan?"
"Seingatku belum, menurut informasi baru akan mengadakan perayaan ketika pangeran sudah kembali"
"Baiklah kalau begitu, kau besok temani aku bertemu kakak aku juga rindu pada mereka"
"Baik pangeran"
Setelah perbincangan singkat Xiao Feng dan Yuan Li pun meninggalkan ruang kerja. Yuan Li kembali ke kamarnya sedangkan Xiao Feng duduk diatap paviliun sambil berkultivasi sejenak karena hari sudah mau menjelang pagi.
"Energi Qi di alam manusia tipis sekali berbeda jauh dengan alam dewa" gumam Xiao Feng.
[Ding,, tentu saja tuan karena perbedaan alam]
"Yah kau benar sistem, apakah ada cara untuk meningkatkan?"
[Ding,, hanya penguasa alam dewa yang bisa melakukannya]
"Hmm begitu rupanya,, sudahlah tidak usah difikirkan hal sepele ini" ucapnya lalu kembali melanjutkan kultivasinya.
****
Pria muda tampan itu turun dan memasuki kamarnya untuk membersihkan diri, setelah beberapa saat dia sudah berganti pakaian dan penampilannya kembali menjadi seorang Pangeran Kedua Youngzhou yang elegan dan berkarisma.
"Wah rubah hitam kau sudah tampan sekali sepagi ini" ucap Feng Xi ketika Xiao Feng keluar dari kamarnya, Feng Xi sendiri sudah cantik dengan hanfu putihnya yang sangat anggun dengan rambut putihnya, Xiao Feng tersenyum lalu mengelus pipi halus gadis cantik itu.
"Aku mau menemui kakak pertama apa kau mau ikut?" Ucap Xiao Feng, Feng Xi menggelengkan kepalanya pelan.
"Nanti saja aku rencananya akan jalan-jalan bersama Li Ying dan Ling'er" ucap Feng Xi.
"Yasudah kalau begitu kalian hati-hati" ucap Xiao Feng, Feng Xi tersenyum manis sambil mengerjapkan kedua matanya lucu. Xiao Feng menghela nafasnya lalu menyerahkan satu buah cincin penyimpanan berisi koin emas sangat banyak.
"Yeay rubah hitam kau paling memahamiku" ucap Feng Xi lalu mengambil cincin.
"Apakah ini saja?"
"Hmm sudah kuduga kau tidak ingin merugi sedikitpun" Feng Xi berjinjit dan mencium pipi Xiao Feng, namun Xiao Feng dengan cepat memegang wajahnya dan menempelkan bibirnya di bibir merah Feng Xi.
"Ohh astaga maaf Pangeran aku tidak melihat apapun"
__ADS_1
"Wow mata suciku ternodai"
Sontak saja Xiao Feng dan Feng Xi melepaskan kecupan mereka dengan wajah memerah, keduanya melihat Yuan Li, Sun Ling'er dan Li Ying yang menutup kedua mata nya tetapi jarinya terbuka.
"Ehmm,, kalian mengintip?!"
"Hehe tidak Kakak aku baru mau menemui jiejie tidak kusangka akan ada hal yang... Hehehe" ucap Li Ying sambil menyengir, Feng Xi mencubit pinggang Xiao Feng lalu menggiring kedua gadis keluar dengan wajah memerah. Yuan Li hanya tersenyum sambil menggaruk belakang kepalanya.
"Ayo kita berangkat"
"Baik Pangeran"
****
Didalam istana Kerajaan Youngzhou terlihat Xiao Chen sedang duduk berdua bersama istrinya Huang Xiwen di depan teras kediamannya. Huang Xiwen menggendong seorang bayi tampan berusia sekitar dua bulan.
"Gege lihatlah anak kita benar-benar tampan" ucap Huang Xiwen.
"Tentu saja aku ayahnya dia tampan sepertiku haha"
"Kapan kita akan mengadakan perayaan menyambut kelahiran putra kita?"
"Hmm tunggulah sebentar aku ingin mengadakan pesta ketika adik kedua pulang"
"Pangeran Xiao Feng? Kau sudah mengirim pesan?"
"Sudah, dan dia akan pulang dulu katanya kalau urusan di alam dewa sudah selesai"
"Gege apa kau tidak ingin ke alam dewa?"
"Yah sebenarnya aku juga ingin ke sana tapi siapa yang menjaga kerajaan ini jika aku pergi, ayah tahu sendiri dia memilih bertualang seperti masa mudanya menghabiskan masa tua"
"Hmm benar juga, sudahlah tidak usah terlalu difikirkan sebaiknya kita fokus dulu disini"
"Benar Wen'er aku juga masih nyaman mengurus kerajaan ini"
Disela perbincangan kecil tiba-tiba suara penjaga terdengar.
"Pangeran Kedua tiba!"
Sontak saja Xiao Chen dan Huang Xiwen berdiri kaget mendengarnya dan tak lama kemudian pintu gerbang terbuka dan masuklah dua sosok pria muda tampan berjalan memasuki kediaman yang tak lain adalah Xiao Feng dan Yuan Li dibelakangnya.
__ADS_1
**** Bersambung****