
****
Keesokkan hari di dunia jiwa Xiao Feng sudah bangun dan membersihkan diri, dia berjalan turun ke bawah dan langsung menuju ruang kultivasi. Rencananya selama 14 hari ini Xiao Feng akan berlatih secara manual, minimal bisa naik satu tingkat.
Diruang kultivasi masih terlihat Bai Hu dan Qing Long sedang duduk bersila, aura Qi disekitar tersedot oleh tubuh keduanya, Xiao Feng kemudian mencari tempat agak jauh dari mereka berdua lalu duduk bersila lalu mengeluarkan banyak sekali inti kristal dari binatang buas. Xiao Feng menggerakkan kedua tangannya lalu menyatukan telapak tangan kanan kiri didepan dada setelah itu dia menurunkan tangannya dan meletakan diatas paha kiri kanan dengan posisi telapak tangan terbuka mengarah ke atas.
"Teknik Pelahap Bintang!"
"Swooshh!"
Qi di ruang kultivasi tiba-tiba berputar disekeliling tubuh Xiao Feng berikut energi Qi yang terkandung dalam inti kristal binatang buas, perlahan qi diruang kultivasi tersedot memasuki tubuh Xiao Feng dengan cepat bahkan Qing Long dan Bai Hu yang sedang berkultivasi menghentikan kegiatannya ketika energi Qi tersedot ke tubuh Xiao Feng.
"Qing Long ayo jangan ganggu tuan, sepertinya tuan sedang meningkatkan kekuatannya!" Ucap Bai Hu dan Qing Long hanya menganggukkan kepala lalu mereka berdua keluar dari ruang kultivasi dan duduk bersama sambil minum arak di taman.
Aliran qi yang cukup besar memasuki tubuh Xiao Feng dan mengalir di meridiannya, Xiao Feng mengarahkan aliran Qi itu menuju dantian. Di dantian Xiao Feng yang sangat luas seperti lautan energi Qi itu berputar terlihat ada tujuh bulatan kecil yang menandakan elemen yang dikuasai Xiao Feng.
****
Sepuluh hari berlalu namun dantian Xiao Feng baru terisi 76%, Xiao Feng tetap berkonsentrasi agar bisa naik satu tingkat tepat ketika kompetisi akan dimulai. Tiga hari berlalu dan hanya sedikit lagi dantiannya terisi.
"Sial baru 93%" gumam Xiao Feng dia lalu kembali mengeluarkan inti kristal binatang buas dan menyebarkannya disekeliling.
"Swooshh!"
Kembali energi Qi yang terkandung dalam inti kristal tersedot ke dalam tubuhnya, aliran Qi yang deras mengalir dalam meridian dan langsung menuju dantian. Setelah beberapa lama akhirnya dantian Xiao Feng penuh dan dinding dantian perlahan retak.
"Booom!"
Ledakan kecil teredam terdengar dari tubuh Xiao Feng menandakan dia naik satu tingkat ke ranah Raja Kristal *3
[Ding,,, selamat tuan telah naik ke level Raja Kristal *3 mendapatkan 25 juta PS dan 30 juta PP]
__ADS_1
Mendengar pemberitahuan sistem Xiao Feng membuka kedua matanya, kini sorot matanya lebih tajam. Aura bangsawan semakin memancar, Xiao Feng kemudian berdiri dan mengepalkan tangannya dan merasakan tubuhnya penuh kekuatan dan vitalitas, Xiao Feng tidak perlu menstabilkan pondasinya sebab dengan Tubuh Surgawinya dia secara otomatis pondasi tubuh mengikuti perkembangan kultivasinya.
"Fiuuhh akhirnya naik juga,,!" Ucapnya lalu berjalan keluar dari ruang kultivasi. Bai Hu dan Qing Long yang melihat kedatangan Xiao Feng pun segera berdiri dan memberi hormat.
"Selamat tuan atas kenaikannya!" Ucap Bai Hu.
"Kau juga Bai Hu selamat telah naik ke Raja Kristal dan Qing Long selamat telah naik ke Raja Sejati *1" ucap Xiao Feng yang memang melihat kalau Qing Long sudah memasuki ranah Raja Sejati. Xiao Feng tidak iri dengan pencapaian Qing Long sebab dia juga akan memasuki ranah itu cepat atau lambat dan malah beruntung karena memiliki bawahan yang kuat untuk saat ini.
"Terimakasih tuan ini berkat tuan juga aku bisa seperti ini!" Ucap Qing Long dan Xiao Feng pun duduk dikursi, Bai Hu dengan sigap menuangkan arak ke dalam gelas kecil. Xiao Feng menyesap araknya.
"Bai Hu, Qing Long ikut aku keluar mungkin kalian jenuh berada di dunia jiwa" ucap Xiao Feng, Bai Hu tentu senang mendengarnya.
"Benar tuan berdua terus dengan naga wajah es ini membuatku tidak nyaman!" Bai Hu berkata sambil memicingkan mata menatap Qing Long sedangkan Qing Long hanya menganggukkan kepala dan tidak perduli dengan Bai Hu.
"Sudah ayo kita berangkat!" Ucap Xiao Feng lalu berdiri dan mereka bertiga pun keluar dari dunia jiwa.
Ketika Xiao Feng sudah keluar dari dunia jiwa bertepatan hari sudah agak siang dan mungkin Xiao Feng akan terlambat datang, Xiao Feng pun diikuti kedua bawahannya langsung berteleportasi menuju alun-alun kota.
****
"Sepertinya satu peserta belum datang, bagaimana ini?" Ucap pria tua itu. Panitia pun segera berembuk.
"Kita tunggu saja 10 menit kalau tidak ada dia akan dinyatakan kalah!" Ucap salahsatu tetua. Pria tua itu menganggukkan kepala. Lalu melesat ke panggung.
"Pertandingan ditunda 10 menit karena salahsatu peserta belum datang!" Seru pria tua itu dan langsung disoraki penonton.
"Wah bagaimana ini,, cepat lakukan saja!"
"Benar biarkan saja dia!"
"Tenang,, tenang jika lewat dari sepuluh menit dia tidak datang maka dia dinyatakan kalah!" Pria tua berseru menenangkan para penonton.
__ADS_1
Lin Mei Ling yang duduk disebelah Gu Jong pun melihat ke sekeliling mencari Xiao Feng sementara Gu Jong dalam hatinya berharap Xiao Feng tidak datang dan kalah, Gu Jong masih sakit hati dikalahkan oleh Xiao Feng.
"Feng,, kenapa kau belum datang!" Gumam Lin Mei Ling, raut wajahnya menyiratkan kekhawatiran.
"Sudahlah adik seperguruan mungkin dia takut melihat lawannya kuat-kuat" ucap Gu Jong, Lin Mei Ling kemudian melihat Gu Jong.
"Senior dia tidak pernah takut apapun, aku yakin dia akan datang!" Ucap Lin Mei Ling lembut sambil tersenyum. Gu Jong hanya menghela nafasnya panjang.
"Apa sih yang disukai dari dia oleh Mei Ling, ya ku akui wajahnya sangat tampan dan wangi namun pria lemah tidak bisa melindungi Mei Ling" gumamnya dalam hati, padahal Gu Jong sendiri kultivasinya dibawah Lin Mei Ling dan dikalahkan Xiao Feng.
Sembilan menit berlalu namun masih belum ada tanda-tanda kemunculan Xiao Feng, pria tua pembawa acara sudah bersiap akan menyatakan kalah. Tapi sebelum itu semua orang mengarahkan pandangan kepada kemunculan tiga sosok tampan berjalan santai. Ya tiga sosok tampan itu adalah Xiao Feng yang berjalan sambil memegang kipasnya dengan Bai Hu dan Qing Long mengikuti dibelakangnya. Aura kuat memancar dari mereka bertiga apalagi Xiao Feng, aura bangsawannya memancar dan membuat semua orang merasa kalau dia adalah sosok penguasa.
"Kyaaa sangat tampan sekali mereka bertiga!" Ucap salahsatu gadis yang menonton.
"Benar sekali,, Hei Feng Xi memang sangat tampan ditambah dua orang dibelakangnya juga sangat tampan!" Ucap temannya, para Patriak dan tetua juga melihat kedatangan Xiao Feng.
"Benar tebakanku dia memang seorang tuan muda, lihat saja kedua bawahannya saja tidak terdeteksi kultivasinya" ucap salahsatu tetua.
"Paling hanya pengawal biasa!"
"Apa kau bodoh jika orang biasa bagaimana mungkin memancarkan aura kuat padahal kita tidak bisa melihat kultivasinya, itu menandakan dua kemungkinan. Satu dia memang orang biasa dan yang kedua kultivasi mereka lebih tinggi daripada kita!"
"Benar juga!"
Memang para Patriak dan tetua yang menonton paling tinggi memiliki kultivasi di ranah Raja Kristal *3, itupun merupakan Patriak sekte Tombak Salju Liu Xuanjing yang ikut menyaksikan anaknya Liu Xi bertanding. Lin Mei Ling tersenyum cerah melihat kedatangan Xiao Feng.
Xiao Feng kemudian berjalan menuju kursi peserta dan Bai Hu serta Qing Long duduk di kursi penonton dibelakang Xiao Feng.
"Feng,, kau sudah datang!" Ucap Lin Mei Ling lembut.
"Iya Mei Ling aku ada urusan jadi sedikit terlambat!" Ucap Xiao Feng, pria tua pembawa acara kemudian melesat ke panggung.
__ADS_1
"Baiklah karena peserta sudah siap semua kita mulai kompetisinya, dipersilahkan para peserta mengambil nomor undian!" Ucapnya lantang lalu Xiao Feng, Lin Mei Ling, Han Di, Pangeran Zhu Lian dan Liu Xi berdiri dan naik ke panggung.
*** Bersambung ***