Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 233 Melelang Barang


__ADS_3

****


"Xixi kau tahu keluarga Shin?" Tanya Xiao Feng ketika mereka sudah berada disebuah rumah makan.


"Tahu dan Patriaknya adalah Mentri di istana" jawab Feng Xi sambil mengunyah makanan.


"Pantas saja dia begitu angkuh rupanya mendapat dukungan kuat"


"Yah memang seperti itu orangnya seperti itu, suka main perempuan tidak perduli gadis atau yang sudah bersuami dan dia suka berjudi" ucap Feng Xi.


"Kau sangat mengenal sekali Tuan Muda itu!"


"Tentu saja,, ayahnya bahkan sudah dua mengajukan lamaran pernikahan, dia ingin menjadikanku menantunya" Feng Xi berkata santai, tapi Xiao Feng yang mendengarnya tentu hatinya panas.


"Terus tanggapan ayahmu bagaimana?" tanya Xiao Feng penasaran.


"Ayah menolak secara halus dengan berkata kalau aku belum memikirkan pernikahan" jawab Feng Xi "Kenapa apa kau cemburu?" ucapnya sambil menaikkan alis.


"Emm,, yaah begitulah"


"Dasar raja cemburu!"


"Bukankah dalam buku cerita cemburu itu menandakan kalau gadis itu adalah pujaan hatinya" ucap Xiao Feng, Feng Xi terbatuk mendengar itu.


"Dia ini selalu saja menggodaku dan wajahku kenapa selalu memerah dan jantung sialan ini selalu berdebar kalau dia mengatakan hal-hal itu" gumam Feng Xi dalam hatinya. Tak lama kemudian mereka selesai makan lalu Xiao Feng memanggil pelayan.


"Berapa semuanya?" ucap Xiao Feng ketika pelayan sudah berdiri didekat mejanya.


"Semuanya lima koin emas Tuan Muda"


Xiao Feng memberikan sepuluh koin emas dan tentu pelayan itu sangat senang.


"Jika Tuan Muda masih ingin dikota ini besok akan diadakan pelelangan di sebuah paviliun dekat alun-alun kota, siapa tahu ada yang tuan muda sukai" ucap pelayan.


"Oh benarkah,, apa saja yang dilelang?" tanya Xiao Feng

__ADS_1


"Menurut kabar ada pil, herbal dan senjata lebih jelasnya aku kurang tahu, jika Tuan Muda ingin informasi lebih bisa mengunjungi paviliun itu namanya paviliun Keluarga Han" pelayan menjelaskan dan Xiao Feng mengangguk faham. Dia dan Feng Xi berdiri lalu berjalan meninggalkan restoran.


*****


"Xixi sebaiknya kita mampir dulu dipelelangan siapa tahu ada yang kau sukai" ucap Xiao Feng sambil berjalan menuju alun-alun kota.


"Hmm,, baiklah lagipula kita tidak terburu-buru" ucap Feng Xi, sebenarnya Xiao Feng tidak terlalu membutuhkan barang sebab di dunia jiwanya saja ada banyak herbal dan buah yang kualitasnya jauh lebih baik dan didalam cincin penyimpanannya juga banyak senjata dari tingkat 4-6 kalau untuk pil dia bisa meraciknya sendiri. Xiao Feng hanya penasaran saja mengikuti pelelangan itu.


Tak lama kemudian mereka sudah sampai di paviliun, sebuah bangunan tiga lantai dan terlihat mewah, mereka memasuki paviliun dan disambut pelayan.


"Selamat datang di paviliun keluarga Han ada yang bisa kami bantu" ucap pelayan ramah, sebenarnya dia terpesona dengan Xiao Feng namun dia merasakan aura menyeramkan dari gadis cantik berambut putih disampingnya.


"Aku ingin melelang barang" ucap Xiao Feng.


"Kalau ingin melelang barang harus ke ketua langsung, Tuan dan Nona Muda tunggu sebentar aku akan sampaikan dulu" ucap pelayan lalu pergi untuk memanggil ketua paviliun. Xiao Feng melihat ke sekeliling. Tempat itu ada beberapa rak dan lemari tanpa tutup didalamnya ada herbal, pil dan senjata sepertinya selain pelelangan tempat ini juga menjual itu semua. Tak lama kemudian seorang pria tua muncul dengan pelayan tadi, biarpun sudah agak berumur tapi badannya masih kekar menandakan kalau dia terbiasa berlatih.


"Sistem analisa"


[Ding]


Ras : Manusia


Umur : 80 tahun


Level : Alam Ilahi *5


Elemen : Tanah.


"Selamat datang Tuan dan Nona Muda perkenalkan aku Han Ji ketua paviliun ini, kudengar Tuan Muda hendak melelang barang" sapa pria tua bernama Han Ji dengan menangkupkan kedua tangan.


"Salam Tuan Han aku Hei Feng Xi senang bertemu dengan tuan" ucap Xiao Feng.


"Hei Feng Xi hmm aku seperti familiar dengan nama ini seolah pernah mendengarnya" gumam Han Ji.


"Apakah Tuan Muda adalah pemilik Paviliun Gagak Hitam?" tanya Han Ji. Xiao Feng mengangguk sambil tersenyum.

__ADS_1


"Hoho sungguh keberuntungan aku bisa melihat salahsatu Tuan Muda Hebat dunia dan kutebak pasti kau gadis cantik yang dikenal Bai Feng Xi dari sekte Teratai" ucap Han Ji sambil melihat Feng Xi.


"Tidak kusangka ketua Han sangat berpengetahuan" ucap Feng Xi sambil tersenyum.


"Haha aku hanya menebak dari rumor saja dimana ada Hei Feng Xi pasti ada Bai Feng Xi,, ayo kita ke ruangan ku, silahkan Tuan dan Nona Feng" ucap Han Ji lalu mengajak Xiao Feng dan Feng Xi ke ruangannya di lantai atas.


*****


"Jadi barang seperti apa yang hendak Tuan Muda Feng lelang?" ucap Han Ji setelah mereka duduk. Xiao Feng mengeluarkan buah apel emas, persik perak, jamur pelangi dan dua buah senjata berupa pedang dan tombak.


"Ini adalah apel emas khasiatnya menaikkan satu tingkat kultivator di bawah Alam Langit dan persik perak untuk menghilangkan racun kalau jamur pelangi digunakan untuk bahan pil penambah qi. Pedang merah ini adalah Pedang Api Darah berada ditingkat 6 cocok untuk pengguna elemen api dan tombak ini adalah Tombak Pemecah Jantung yang sangat cocok untuk kultivator yang memiliki elemen Angin juga tombak ini berada di tingkat 6" ucap Xiao Feng, dia sebenarnya asal saja memberikan nama tapi untuk elemennya memang benar.


Han Ji terkejut mendengar penjelasan Xiao Feng sebab jarang dia melihat senjata tingkat 6 paling dia pernah melihat senjata tingkat 5 itu pun hanya keluarga bangsawan atau anggota istana yang memiliki.


"Tu..tuan muda apa anda yakin akan melelang semua ini?" ucap Han Ji.


"Tentu saja, lagipula aku memiliki banyak benda mainan seperti ini" ucap Xiao Feng.


"Senjata tingkat 6 saja disebut mainan bagaimana dengan tingkat dibawahnya, Pemilik Paviliun Gagak Hitam memang luarbiasa sesuai rumor" gumam Han Ji dalam hatinya.


"Ehm baiklah Tuan Muda Feng aku menerimanya dan untuk harga,, berapa yang tuan muda inginkan"


"Untuk harga terserah ketua Han"


"Jika seperti itu baiklah dan kami hanya akan memotong 10% dari penjualan bagaimana menurut Tuan Muda?"


"Baik itu sudah sangat bagus, aku hanya menerima beres saja"


"Baiklah kita sepakat dan ini token tanda masuk kedalam pelelangan besok jadi Tuan dan Nona Feng akan menempati ruangan khusus" ucap Han Ji lalu menyimpan barang Xiao Feng dan memberikan token berwarna ungu. Xiao Feng menerimanya dan langsung menyimpan ke dalam cincin penyimpanannya.


"Baiklah seperti itu saja Ketua Han, kami pamit undur diri dulu, besok kami akan datang lagi" ucap Xiao Feng sambil berdiri dan menangkupkan tangan. Han Ji juga berdiri dan balas memberi hormat kepada Xiao Feng dan Feng Xi. Lalu kedua muda mudi itu berjalan keluar dari paviliun dengan diantar pria tua itu.


"Sungguh anak muda yang luar biasa, Hei Feng Xi dan Bai Feng Xi,," gumam Han Ji sambil melihat kepergian Xiao Feng dan Feng Xi hingga menghilang dari pandangan matanya.


*****bersambung

__ADS_1


__ADS_2