Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 213 Masalah Baru


__ADS_3

*****


Keesokkan harinya Chen Nian menghadap Raja Xiao Dong di ruang kerjanya dan kebetulan saat itu Xiao Jun juga berada disitu. Keduanya terlibat pembicaraan serius dan menghentikan sejenak ketika melihat Chen Nian masuk.


"Salam Raja, salam Pangeran" ucap Chen Nian


"Apa ada hal penting sampai Mentri Chen datang sepagi ini? Xiao Dong berkata.


"Benar Raja, saya ingin melaporkan sesuatu berkaitan dengan penyelidikan pencurian uang negara" ucap Chen Nian, Xiao Jun yang duduk disamping Xiao Dong segera berkata.


"Mentri Chen, bukankah kasus pencurian uang berkaitan dengan kasus korupsi, ayah telah memerintahkanku untuk menyelidikinya. Mengapa Mentri Chen ikut campur?" ucap Xiao Jun, terdengar dari nadanya sedikit tidak senang.


"Saya tidak berani berebut dengan Pangeran Ketiga, namun ini melibatkan anggota keluarga Chen, tentu sebagai kepala keluarga saya tidak mungkin diam saja, saya menyelidiki diam-diam dan setelah semuanya jelas baru melapor kepada Raja" ucap Chen Nian, Xiao Dong mengangguk faham sebab tersangka pencurian memang dari keluarga Chen, sebagai Matriak tentu Chen Nian akan menyelidiki juga.


"Mentri Chen menyelidiki diam-diam atau ingin membebaskan Chen Zhou?" tanya Xiao Jun


"Saya tidak berani, Raja jika menyelidiki diam-diam itu kesalahan saya siap menerima hukuman, namun ijinkan saya memberikan laporan dulu"


"Ayah, aku yakin kalau Mentri Chen memiliki niat lain" ucap Xiao Jun sambil melirik ayahnya. Xiao Dong masih menyimak saja perdebatan mereka.


"Pejabat memang harus mementingkan negara, jika tidak punya niat pribadi tidak perlu merasa bersalah, Mentri Chen silahkan katakan laporan anda" ucap Xiao Dong yang membuat Xiao Jun sedikit tidak senang.


"Baik Raja, dalam penyelidikan Chen Zhou bukan pelaku menghilangnya uang dan buku catatan negara melainkan kepala pendapatan Zhao Xue" ucap Chen Nian


"Apa kau punya bukti?" tanya Xiao Dong


"Saya tidak hanya memiliki bukti namun juga sudah menangkap pencurinya serta uang sudah tersimpan kembali di ruang pembendaharaan dan buku catatannya juga sudah aku temukan, untuk mencegah Zhao Xue lari dari tanggung jawab saya sudah menahannya dan dia juga mengakui kalau yang melakukan korupsi yang ditangkap Pangeran Ketiga adalah komplotan. Dia memfitnah Chen Zhou karena takut ketahuan" Chen Nian menjelaskan, Xiao Jun diam-diam terkejut mendengar penjelasan Chen Nian.


"Uang sudah kembali?"


"Benar Raja"


"Mentri Chen kau jelas terpaksa mengeluarkan barang curian untuk menyelamatkan Chen Zhou dan sekalian mencari orang untuk disalahkan" seru Xiao Jun.

__ADS_1


"Saya tidak berani Pangeran, Raja ini bukti persekongkolan Zhao Xue dan komplotan pencuri" ucap Chen Nian sambil mengeluarkan buku kecil dan menyerahkan kepada Xiao Dong. Xiao Dong menerimanya dan membaca isi buku itu. Setelah beberapa saat membaca dia menutup buku itu dan meletakkan diatas meja.


"Mentri Chen bisa menemukan pencuri dan uang dalam beberapa hari, ini jasa besar namun karena bertindak tanpa perintah maka kesalahanmu ditebus dengan jasamu saja, aku perintahkan Mentri Hukum Chen dan Pangeran Ketiga bekerjasama menyelidiki kasus korupsi" ucap Xiao Dong


"Saya menerima perintah"


"Ananda menerima perintah"


******


Ditempat lain Ling Xu Yuan sedang membaca buku dan menikmati tehnya, tak lama kemudian pengawalnya datang menghadap.


"Tuan Muda, ada kabar dari mata-mata kalau Xiao Jun akan segera kemari dalam satu jam" ucap pengawal, Ling Xu Yuan meletakkan bukunya.


"Sepertinya Xiao Feng sudah menyelesaikan masalah. Xiao Jun pasti sangat marah dia berfikir aku hanya cerdas saja dan tidak bisa apa-apa" ucap Ling Xu Yuan.


"Apakah Xiao Feng ini begitu hebat, hingga menyadari jebakan Tuan Muda" ucap pengawal, Ling Xu Yuan tertawa kecil


"Dia bisa menduduki dua posisi dari empat Tuan Muda Hebat seorang diri, diam-diam membangun paviliun Gagak Hitam yang terkenal memiliki kekuatan setara kerajaan dan sebagai Pangeran yang ahli dalam tata negara,, maka sudah pasti dia hebat" ucap Ling Xu Yuan


"Kita pergi dari Youngzhou tidak usah menunggu Xiao Jun, aku malas menemui orang yang sudah kubantu tapi masih tidak berguna" ucap Ling Xu Yuan


"Baik Tuan Muda"


******


Kabar kepergian Ling Xu Yuan sudah diprediksi oleh Xiao Feng, berdasarkan laporan dari orang yang dikirim Yuan Li untuk mengawasi kediaman itu, Xiao Jun yang juga sudah mendengar kalau Ling Xu Yuan sudah meninggalkan Youngzhou juga kesal dalam hatinya.


"Kalau sudah begini harus dipercepat,, dia tidak mau membantuku sampai akhir maka aku sendiri yang akan menyelesaikannya" gumam Xiao Jun.


"Sudah berapa persen persiapan pasukan kita?" tanya Xiao Jun kepada pengawalnya.


"Menurut laporan seharusnya sudah 90% ditambah dengan bantuan kultivator paling cepat satu bulan ke depan kita sudah siap" jawab pengawal.

__ADS_1


"Bagus kalau begitu"


*****


Chen Nian yang sudah kembali dari menghadap raja tentu sedikit tenang karena anggota keluarganya bisa diselamatkan, dia bergegas menuju penjara untuk menjemput Chen Zhou. Namun kesenangan itu tidak berlangsung lama karena seorang pengawal melaporkan kalau Chen Zhou ditemukan tewas didalam penjara dengan seluruh tubuh membiru. Chen Nian segera memerintahkan untuk mengurus jenazah Chen Zhou dan dia bergegas menuju kediaman Xiao Feng.


"Pangeran!" sapa Chen Nian ketika sudah sampai dikediaman dan terlihat Xiao Feng sedang membaca laporan.


"Ada apa?"


"Pangeran barusan orangku memberi kabar kalau Chen Zhou ditemukan tewas dipenjara" ucap Chen Nian, Xiao Feng terkejut lalu menyimpan buku yang dibacanya diatas meja.


"Kenapa bisa begini,,, bagaimana dia mati?"


"Menurut informasi besar kemungkinan Chen Zhou diracun, karena kedua matanya memerah dan semua kuku jari dan tangannya membiru"


"Ayo antarkan aku melihat Chen Zhou" perintah Xiao Feng sambil berdiri.


"Baik Pangeran!"


Xiao Feng dan Chen Nian kemudian menuju kediaman keluarga Chen disebelah barat istana dan disana sudah terlihat banyak orang dari keluarga Chen mengelilingi peti mati besar berwarna hitam dan seorang wanita berusia 40an tampak menangis didepan peti. Ketika melihat kedatangan Xiao Feng semua orang segera memberi hormat.


"Sudahlah, aku kesini ingin melihat Chen Zhou" ucap Xiao Feng


"Silahkan Pangeran"


Xiao Feng mendekati peti mati dan memang terlihat seorang pria berusia sekitar 50 an terbaring kaku didalam peti. Xiao Feng membuka kelopak mata mayat Chen Zhou dan memang tidak berwarna putih melainkan merah seperti darah, Xiao Feng lalu melihat kuku jari tangannya yang berwarna biru. Seketika bayangan ibunya yang meninggal ketika dia masih kecil terlintas dikepalanya.


"Kenapa ciri meninggalnya Chen Zhou sama seperti ibu ketika meninggal, bukankah menurut tabib kalau ibu meninggal karena sakit" gumam Xiao Feng dalam hatinya. Lalu Xiao Feng melihat ke arah Chen Nian.


"Aku akan menyelidiki ini dan kau urus jenazah Chen Zhou, kebumikan dengan layak dan ini berikan kepada keluarganya" ucap Xiao Feng sambil menyerahkan sebuah peti kecil berisi koin emas yang dikeluarkan dari cincin penyimpanannya.


"Baik Pangeran"

__ADS_1


Xiao Feng pun langsung meninggalkan kediaman dan menuju paviliun pusat.


***** bersambung


__ADS_2