Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 170 Kembali Mengunjungi Kota Daun


__ADS_3

****


"Feng'er kota Daun yang diperbatasan yang diberikan oleh Kekaisaran kini aku serahkan kepadamu untuk kau kelola, kuharap kau bisa mengaturnya!" ucap Xiao Dong.


"Tentu ayah, aku akan mengatur dengan baik kota Daun, dulu aku pernah singgah kesana dan keadaan kota itu memprihatinkan, mungkin kaisar memiliki maksud lain?" ucap Xiao Feng. Kini Xiao Feng sedang berada di kediaman Raja, mereka berdua sedang membahas kita yang kemarin diberikan kepada Youngzhou.


"Menurut ayah sejak muda Kaisar Bianfeng orangnya tidak suka hal yang merepotkan, ada dua kemungkinan dengan memberikan kita itu kepada kita" Xiao Dong mengangkat dua jarinya.


"Apa itu?"


"Pertama dia memang tidak terlalu perduli sama wilayah yang kurang menguntungkan apalagi harus menyuplai bahan pokok dan pasukan jika kita itu tidak memberikan keuntungan misalnya pajak atau sesuatu yang menarik bagi semua orang, kedua bisa juga dia memang memberikan itu dengan tulus karena kontribusimu!" ucap Xiao Dong menjelaskan.


"Kalau menurutku itu semua benar, sebab dia memberikan kota yang memang mengalami masalah baik dari keamanan dan pangan" ucap Xiao Feng dan Xiao Dong mengangguk membenarkan. Padahal baik Kaisar Bianfeng atau Xiao Dong tidak tahu kalau kota Daun yang dulunya tertinggal berkat Xiao Feng kita itu sudah maju apalagi paviliun Gagak Hitam berada disitu otomatis orang yang ingin mencari informasi disekitar perbatasan akan datang ke kota Daun, tentu itu meningkatkan pendapatan para penduduknya. Karena dengan banyaknya orang yang datang apalagi dari jauh otomatis penginapan dan rumah makan adalah hal utama bagi para pendatang.


"Tapi tenang saja ayah, aku sudah mengatur orangku disana, paling lambat lusa aku akan berangkat kesana untuk melihat secara langsung"


"Haha kau memang cekatan belum saja aku memberikan titah kau sudah terlebih dahulu bertindak"


"Aku hanya menjalankan tugasku saja ayah!"


"Haha baiklah, baiklah jika kau ingin pergi kesana kau sebaiknya berkemas bawa pengawal,, biarpun kau sudah lebih kuat dari ayah kau harus tetap hati-hati!"


"Tentu ayah!"


Xiao Feng pun pamit dan kembali ke kediamannya.


****


Sementara itu di kediaman Pangeran Ketiga Xiao Jun sedang mengerjakan laporan dan di temani pengawalnya.


"Apa benar apa yang dikatakan ayah?"


"Benar pangeran, yang mulia memberikan titah kepada Pangeran Kedua untuk mengelola kota tersebut" ucap pengawal. Xiao Jun menggeram kesal.


"Kakak kedua itu sangat pintar mencari muka, aku tidak yakin kalau dia yang membantu Qingzhou apalagi dia tidak bisa berkultivasi, pasti dia akan mengumpulkan pasukan dikota tersebut, nanti kalau ibu sudah kembali aku akan mengurusnya" gumamnya.


*****


Keesokan harinya Xiao Feng berencana menuju kota Daun, dia mengajak Bai Hu dan Qing Long. Untuk Paviliun Pusat karena Yuan Li masih berlatih Xiao Feng memanggil Sun Xie untuk mengurus sementara.


Dengan teknik teleportasinya Xiao Feng tidak membutuhkan waktu yang lama sudah sampai di kota Daun, kota yang dulunya adalah sebuah desa kumuh yang hampir hancur karena Kelompok Naga Hitam kini menjelma menjadi sebuah kota yang lumayan ramai. Rumah penduduk kini sebagian besar sudah berubah menjadi lebih bagus.


Xiao Feng berjalan menuju gerbang kota yang dijaga dua orang pengawal berbaju besi, ketika melihat Xiao Feng kedua penjaga itu tidak menghentikannya karena pengawal itu adalah orang dari Paviliun Gagak Hitam. Setiap anggota baru pasti diberi tahu identitas asli pemiliknya namun tidak berani membocorkan ke umum karena tahu kalau batu giok yang dipegang oleh para anggota otomatis terhubung dengan Xiao Feng.


"Selamat datang Tuan Muda!" ucap kedua penjaga sambil menangkupkan kedua tangan. Xiao Feng menganggukkan kepala lalu melemparkan kantung kain berisi koin emas.


"Lanjutkan tugas kalian!" ucapnya sambil memasuki gerbang kota diikuti Bai Hu dan Qing Long. Kedua penjaga menatap kepergian Xiao Feng dengan tatapan kagum.


"Tuan Muda memang dermawan, aku sangat beruntung bisa dipercaya mengikutinya!" ucap penjaga


"Benar dulu aku menjadi kultivator bebas tidak lebih baik daripada menjadi anggota Paviliun Gagak Hitam, dulu aku selalu khawatir meninggalkan anak istri, sekarang kehidupanku lebih tenang!" temannya menimpali.

__ADS_1


"Aku bersumpah akan selalu mengikuti Tuan Muda walaupun harus melewati air dan api!"


"Haha aku juga,, sudah ayo kita lanjutkan pekerjaan kita. Kita di gaji bukan untuk menganggur!"


*****


Tak lama kemudian Xiao Feng sudah sampai di paviliun Gagak Hitam dan langsung disambut Bai Lu, Wen Qin dan Mu Lan.


"Selamat datang Tuan Muda!"


"Kalian sudah lama tidak bertemu dan semakin kuat saja!"


"Terimakasih tuan muda, ini semua berkat Tuan!" ucap Bai Lu, lalu mereka masuk ke aula. Xiao Feng duduk di kursi utama. Qing Long dan Bai Hu berdiri dibelakangnya.


"Oh iya sebelumnya kenalkan mereka adalah Bai Hu dan Qing Long anggota baru sekaligus pengawal pribadiku!"


"Sepertinya tidak asing dengan nama Bai Hu!" Mu Kan berucap.


"Kau benar,, masih ingat ketika kalian mengerjai seekor kucing kecil yang selalu menempel dipundakku?" tanya Xiao Feng sambil tersenyum. Bai Hu dalam hatinya kesal ketika mendengar itu.


"Ingat tuan, kemana dia sekarang? apakah sudah mati?" ucap Bai Lu yang membuat Xiao Feng tertawa.


"Enak saja,, aku ini masih hidup!" Bai Hu dibelakang Xiao Feng berkata.


"Benar,, Bai Hu yang berada dibelakangku adalah kucing kecil yang dulu selalu menempel padaku, dia adalah hewan suci Harimau Putih dan sudah mendapatkan bentuk manusianya" ucap Xiao Feng. Mereka bertiga tentu sangat terkejut mendengarnya, mereka tidak menyangka kalau kucing yang dulu diajak bermain oleh mereka adalah salahsatu dari Empat Hewan Penjaga Gerbang Mata Angin.


Xiao Feng kemudian mendengarkan laporan dari Bai Lu mengenai perkembangan kota Daun dan juga paviliun, setengah jam berdiskusi Xiao Feng bangkit berdiri dan memasuki kamarnya setelah memberikan beberapa instruksi khusus untuk Bai Lu, Wen Qin dan Mu Lan. Tak lupa dia juga memberikan beberapa sumber daya dan pil buatannya untuk meningkatkan kekuatan ketiga wanita itu.


Xiao Feng memasuki dunia jiwanya,


[Status]


Nama : Xiao Feng


Umur : 22 tahun


Ras : Manusia


Gelar : Pangeran Kedua Yongzhou,Tuan Muda Elegan,Tuan Muda Misterius


Level : Alam Raja Platinum *1


Garis Keturunan : Tubuh Surgawi


Skill :


• Teknik Pelahap Bintang


• Teknik Pedang Membelah Langit (100%)


• Teknik Tapak Dewa Naga (100%)

__ADS_1


• Teknik Petir Mengguncang Langit (100%)


• Teknik Pelahap Kegelapan (100%)


• Langkah Bayangan (100%)


• Mata Ruang (100%)


• Teleportasi (100%)


• Mata Ilusi (100%)


Elemen :


• Es Abadi (100%)


• Api Emas (100%)


• Racun (100%)


• Ruang dan Waktu (100%)


• Petir Hitam (100%)


• Kegelapan (100%)


Job :


• Alkemis (Surgawi)


• Tabib (Surgawi)


• Array (Surgawi)


Point Sistem : 67.820.320


Point Pengalaman : 57.430.000 (23%)


Point Pemahaman : 10.000


Shop :


Penyimpanan :


• Pedang Dewa Elemen (8)


• Kipas Elemen(7)


• 1 kotak sedang perak


• 1 kotak besar emas

__ADS_1


"Hmm sebaiknya aku berlatih dahulu sebentar disini" ucapnya sambil menuju ke ruang kultivasi. Dia kemudian menggunakan teknik Pelahap Bintangnya untuk berkultivasi sambil menunggu esok hari.


**** bersambung


__ADS_2