Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 84 Berpisah Kembali


__ADS_3

Hari masih berselimut gelapnya malam suara serangga malam terdengar saling bersahutan dibawah terang bulan dan taburan bintang seolah bernyanyi di udara malam yang tidak terlalu dingin.Feng Xi kini sedang duduk di salahsatu sudut rumah makan yang sedikit sepi,dimejanya sudah ada banyak makanan dan seguci arak,sambil menunggu Xiao Feng dia dengan santai makan dan minum.


"Kenapa rubah hitam lama sekali,,jika dia belum datang sampai pagi bisa-bisa aku disuruh mencuci peralatan rumah makan ini untuk membayar semua ini,,hihi" Feng Xi bergumam,dia melihat mejanya yang penuh dengan makanan.


"Jika kau tidak bisa membayar untuk apa memesan begitu banyak"Sebuah suara tiba-tiba terdengar dari samping kirinya,Feng Xi melirik dan mendengus ketika tahu siapa yang datang.


"Kau sangat lambat aku sampai bosan" Ternyata yang datang adalah Xiao Feng,dia langsung duduk didepan Feng Xi dan menuangkan arak ke dalam gelas lalu meneguknya.


"Orang yang kukejar berhasil lolos jadi aku kembali ke sini" ucap Xiao Feng.


"Kau sangat hebat kenapa tidak bisa mengejar?" Feng Xi berkata heran.


"Ya kadang aku juga suka mendapatkan kesialan lain selain bertemu denganmu dan Bai Hu yang kutugaskan mencari informasi belum kembali" Ucap Xiao Feng sambil memasukkan irisan daging ke mulutnya.


"Namun orang yang kukejar berhasil lolos dia tampak menjatuhkan sesuatu dan aku mengambilnya,coba kau perhatikan ini" Xiao Feng menambahkan,dia mengeluarkan token terbuat dari perunggu berwarna putih dan ada ukiran timbul berupa simbol pedang bersilang.


Feng Xi mengambilnya dan memperhatikan dia mengerutkan kening.


"Simbol apa ini?"tanya Feng Xi pada Xiao Feng.


"Aku juga tidak tahu lebih jelasnya,namun menurut informasi dari Paviliun Gagak Hitam itu adalah simbol dari Kavaleri Pedang Kembar" ucap Xiao Feng.


"Kavaleri Pedang Kembar?"


"Benar itu adalah kavaleri yang 100 tahun lalu menyerang kekaisaran Huangzhou kejadian pemberontakan yang menimbulkan perang besar antara kekaisaran dan sekelompok kultivator yang bersekutu dengan iblis"


"Naga Hitam,,,Pedang Kembar,,Resep rahasia klan Xuan,,sepertinya ini masalah yang sangat besar jika dihubungkan dengan kejadian dibelakangan ini" Feng Xi berucap.Xiao Feng juga menganalisa semua kejadian diapun sependapat dengan Feng Xi namun masalah apa yang sebenarnya akan terjadi di masa depan Xiao Feng perlu mencari lebih banyak bukti.


"Baiklah kita pikirkan besok,,kita cari dulu penginapan..pelayan berapa semua ini" Xiao Feng mengangkat tangannya dan berteriak pelan.Seorang pelayan tampak menghitung

__ADS_1


"semuanya dua koin emas Tuan Muda"


Xiao Feng memberikan tiga koin emas dan pelayan itu wajahnya terlihat senang,tidak perlu di ungkapkan pelayan itu tahu maksud Xiao Feng adalah memberikan tip.


"Nona kalau penginapan disini sebelah mana?" tanya Feng Xi


"Kebetulan dilantai dua rumah makan ini merangkap penginapan,jika Tuan dan Nona Muda ingin menghabiskan malam disini tersedia kamar khusus yang kedap suara" pelayan itu terlihat semangat menawarkan,semangat Xiao Feng dan Feng Xi tampak salah tingkah mendengar ucapan ambigu pelayan,namun Xiao Feng langsung berdiri dan meminta dimana letak penginapannya.


Setelah memesan kamar Xiao Feng dan Feng Xi masuk ke dalam kamar,Feng Xi yang sudah kekenyangan tidak perduli lagi dia langsung meloncat ke tempat tidur dan merebahkan tubuhnya.


"Hei aku yang pesan harusnya aku yang mendapat kasurnya kau di lantai saja" seru Xiao Feng.


"Kau kan pria sejati mengalah lah pada wanita lemah sepertiku,,sudah aku mau tidur dulu" Feng Xi menjulurkan lidah dan menarik satu bagian bawah matanya kemudian menarik selimut dan berbalik menghadap dinding.Xiao Feng alisnya berkedut,dia menghela nafas panjang lalu keluar dari kamar sambil menggerutu "wanita lemah apanya,,tidak tahu malu iya"


Keesokkan harinya Feng Xi terbangun,,setelah membersihkan diri dia tidak melihat Xiao Feng.Kemudian dia keluar turun dari penginapan,terlihat lantai satu rumah makan itu belum banyak terisi.Dia kemudian berjalan keluar dan mendengar pembicaraan orang yang sedang lewat.


"Benarkah,,"


"Benar kabarnya kediaman keluarga Li semalam terbakar dan hari ini ada orang yang membagikan bahan pokok kebetulan istriku dirumah belum masak"


"Ayo cepat sebelum kehabisan"


Feng Xi yang mendengar percakapan itu kemudian menuju taman kota dan benar saja terlihat banyak orang yang sedang mengantri di depan bangunan berlantai dua,,dia melihat tiga orang sedang membagikan beras dan bahan pokok lainnya.Feng Xi melirik ke arah lantai dua,tampak Xiao Feng sedang duduk melihat orang yang mengantri itu sambil meminum teh,Bai Hu yang sudah kembali sedang duduk didekat Xiao Feng sambil menjilat-jilat kakinya.Sedangkan Jiu Yun berdiri di belakang Xiao Feng.


Feng Xi pun segera menuju ke arah Xiao Feng dan duduk dikursi kosong didepan Xiao Feng,dia menuangkan teh dan berkata kepada Xiao Feng.


"Kau terlihat sangat senggang rubah hitam,,apa lagi yang kau rencanakan,,kudengar kediaman Li semalam terbakar" ucap Feng Xi.


"Sepertinya salah pahammu padaku sangat besar,,memang api membakar kediaman Li dan harta bendanya,namun istri dan anaknya telah meninggalkan kediaman sebelum insiden itu" Xiao Feng berkata.

__ADS_1


"Kau seperti sangat mengetahui itu,apakah kau melihatnya?"


"Tentu saja" Xiao Feng tersenyum tipis dan meneguk tehnya.


"Seharusnya sudah bisa ditebak,kalau apa yang kau lakukan selalu ada tujuannya semua hal sudah kau perhitungkan dengan matang,,salahku tidak menebak sebelumnya"


"Jika tidak seperti itu apakah aku masih Hei Feng Xi yang kau kenal"


"Jika seperti itu mengingat dari sifatmu seharusnya harta keluarga Li sudah menjadi milikmu,,ckck rencana yang sangat bagus kau pura-pura memberikan bahan pokok untuk nama baik mendapatkan reputasi" ucap Feng Xi lalu berdiri setelah meletakkan gelasnya diatas meja. Xiao Feng hanya tertawa ringan mendengar ucapan Feng Xi


"Sedangkan kau rubah hitam licik,egois,suka menipu kenapa semua orang masih menyebutmu salah satu dari Empat Tuan Muda Hebat,,"


"Aku tidak pernah mengatakan kalau aku pembela kebenaran dan keadilan" Xiao Feng tersenyum tipis.


"Namun semua orang sudah mengetahuinya,,seharusnya kau bisa menyelamatkan anggota keluarga Li namun demi harta kau malah menga...." ucapan Feng Xi terhenti ketika melihat pengawal Li yang sebelumnya selalu mengikuti Li Quan sedang membantu membagikan bahan pokok.Xiao Feng,Jiu Yun dan Bai Hu hanya menahan tawa,,Feng Xi melirik ke Xiao Feng dan bertanya pelan.


"Apakah kau yang menyelamatkan mereka?"


"Kenapa bukankah aku seorang Tuan Muda yang jahat" ucap Xiao Feng sambil menaikkan satu alisnya.Feng Xi yang sejak tadi mengomel salah sangka terhadap Xiao Feng terdiam,wajahnya memerah karena malu,,dia berbalik dan berkata.


"Kita berpisah disini,aku akan kembali ke sekte sampai berjumpa lagi" Setelah mengucapkan itu Feng Xi terbang.Xiao Feng dan Bai Hu tertawa lebar.


"haha Tuan nona Feng ini sangat lucu sekali" Bai Hu berkata,tawa yang sejak tadi ditahan kini dilepaskan


"Haha benar dia sangat lucu ketika wajahnya memerah sangat langka dia berekspresi seperti itu"ucap Xiao Feng menimpali.


Sementara Feng Xi yang sedang terbang masih mengingat kejadian memalukan baginya dengan Xiao Feng,wajahnya masih memerah,,"Dasar bodoh apakah aku begitu dungu didepan rubah hitam,,haiss sungguh memalukan" Feng Xi menambah kecepatan terbangnya dia ingin segera sampai ke sekte Teratai Putih.


**** bersambung

__ADS_1


__ADS_2