
****
Sementara itu disisi utara pertempuran sangat seru pun terjadi antara Pasukan gabungan Bingzhou dan Qingzhou dengan pasukan Naga Hitam, Pasukan Gabungan dua kerajaan terlibat pertempuran langsung dengan pasukan Naga Hitam.
"Sisi kanan serang bagian samping dan bagian tengah buat pertahanan!" teriak Feng Xueyue, lalu salah-seorang prajurit yang berdiri di batu tinggi langsung memberikan tanda dengan kibaran bendera.
"Hiiyyaaa!"
"Trankk!"
"Buumm!"
"Pangeran pasukan musuh jauh lebih kuat daripada kita bagaimana ini?" ucap jendral Bu yang mengamati pertarungan.
"Memang benar, biar pasukanku yang berada di garis depan karena kekuatannya sebanding dan dari Bingzhou kalian bantu dengan melontarkan panah" ucap Feng Xueyue yang diangguki Bi Yao, dia memang menyadari kalau kekuatan pasukannya tidak sebanding dengan kekuatan musuh. Jendral Bu kemudian memberikan tanda dan pasukan Bingzhou bergerak mundur ke belakang pasukan Qingzhou. Pasukan Bingzhou atas arahan Pangeran Bi Yao, pasukan itu mulai mengarahkan anak panah dilapisi api.
"Shiiuutt!"
Tak hanya itu serangan anak panah disusul dengan serangan dari berbagai elemen. Kini dari yang tadinya sempat terdesak, pasukan Qingzhou dan Bingzhou lambat laut mulai bisa mengimbangi pasukan Naga Hitam dengan kerjasama apik. Jendral Pasukan Naga Hitam yang berdiri diatas benteng memberikan tanda.
"Bentuk Formasi Melingkar serang bagian belakang terlebih dahulu!" ucap jendral pasukan Naga Hitam.
Bunyi genderang di pukul kemudian terdengar dan pasukan Naga Hitam mulai membentuk formasi mengelilingi pasukan Bingzhou dan Qingzhou. Feng Xueyue yang melihat itu langsung memerintahkan pasukannya membentuk formasi bertahan. Pasukan Bingzhou dan Qingzhou kemudian berkumpul dan dibagi menjadi sepuluh kelompok. Tameng pun disusun rapat hingga menggunung ke atas.
Pasukan Naga Hitam yang mencoba menerobos selalu gagal karena tidak bisa menembus pertahanan yang dibuat pasukan Bingzhou dan Qingzhou, sebab setiap mendekati tombak akan tiba-tiba muncul dari balik tameng.
"Pangeran Feng Xueyue cukup pintar juga menganalisa pertempuran!" gumam jendral pasukan Naga Hitam.
*****
Sementara disisi selatan juga terlibat pertempuran tidak kalah hebat dengan sisi timur dan Utara dimana pasukan kerajaan Shangzhou yang dipimpin langsung Huang Zhi Yan dan Shi Jian menggilas pasukan Naga Hitam, jelas saja selain kalah jumlah kultivasi pasukan Shangzhou ini lebih kuat dari pasukan Naga Hitam. Hal ini dikarenakan pasukan terkuatnya berfokus disisi timur dimana sedang terjadi pertempuran dengan Youngzhou. Pasukan Naga Hitam kemudian menarik mundur memasuki benteng.
__ADS_1
"Siapkan batu dan panah api!" ucap Huang Zhi Yan.
"Baik!"
Sebanyak 50 balista pelontar batu dan balista pelontar panah disiapkan.
"Tembak!"
"Shiuutt!"
"Wusshh!"
"Buumm!"
Beberapa batu berhasil menghancurkan bagian atas benteng dan panah api sebesar tombak yang dilontarkan berhasil memasuki ke dalam benteng dan membunuh beberapa orang pasukan Naga Hitam yang berada diatas benteng.
"Serang terus jangan biarkan mereka mengambil nafas!" seru Huang Zhi Yan.
*****
Hari semakin sore peperangan di tiga sisi benteng pertahanan Huangzhou masih berlanjut dengan hebat, sudah tidak terhitung korban yang berjatuhan baik dari pihak penyerang maupun pihak bertahan, namun tidak menyurutkan semangat berjuang para pasukan.
Ketika hari sudah menjelang malam, Ling Xu Yuan menarik mundur pasukannya begitupun dengan pasukan penyerang baik dari Youngzhou, Bingzhou, Qingzhou dan Shangzhou. Mereka beristirahat sejenak dengan mendirikan tenda-tenda berjarak lima kilometer dari benteng pertahanan.
Malam hari ini semua pasukan dari empat kerajaan berkumpul di sisi timur bergabung dengan pasukan dari kerajaan Youngzhou. Didalam tenda besar khusus sudah berkumpul Xiao Feng, Xiao Chen, Feng Xi, Feng Xueyue, Bi Yao, Huang Zhi Yan dan Shi Jian.
"Bagaimana dengan pasukan Bingzhou dan Qingzhou apakah ada korban yang berjatuhan?" tanya Xiao Feng.
"Dari total total 70.000 sebanyak 30.000 pasukan dan 20.000 pasukan Bingzhou gugur jadi sisa pasukan hanya berjumlah 60.000 saja Pangeran!" ucap Bi Han menjawab sambil menyerahkan sebuah buku catatan. Xiao Feng menerima dan membukanya.
"Hmm cukup buruk situasinya namun aku memahami kalau kekuatan dan kultivasinya memang tidak sebanding dengan pasukan Naga Hitam, lalu bagaimana dengan Shangzhou?" Xiao Feng bertanya kepada Huang Zhi Yan.
__ADS_1
"Dari pertempuran tadi setidaknya dari total 150.000 yang gugur sebanyak 40.000" jawab Huang Zhi Yan.
"Benar-benar sebuah kerugian dan pasukanku juga yang gugur mencapai 30.000 orang" ucap Xiao Feng sambil menghela nafas.
"Memang benar kita mengalami kerugian yang cukup besar dikarenakan benteng mereka sangat kokoh dan juga kultivasinya melebihi kekuatan kita, tapi kira-kira berapa korban dari pihak Ling Xu Yuan?" tanya Xiao Chen.
"Menurut informasi dari orangku yang ditempatkan didalam ibukota, pasukan Ling Xu Yuan juga mengalami kerugian tidak jauh berbeda dengan kita, mereka kehilangan hampir 200.000 prajurit jadi sisanya pasukan Ling Xu Yuan berjumlah sekitar 280.000 an belum ras iblis yang ditempatkan diistana berjumlah 5000 " jawab Xiao Feng.
"Jika pasukan kita digabung apakah bisa seimbang dengan jumlah sisa pasukan Ling Xu Yuan?" tanya Feng Xueyue.
"Aku telah menghitungnya dan total pasukan kita berjumlah 290.000" jawab Xiao Feng.
"Berarti kita masih lebih unggul dari mereka!" ucap Feng Xi.
"Memang benar tetapi tidak akan mudah sebab benteng pertahanan mereka cukup kokoh"
"Lalu rencananya seperti apa untuk besok?"
"Rencananya kita serang habis-habisan dalam dua hari,, jika ada yang ingin menambahkan silahkan!" ucap Xiao Feng sambil mengarahkan pandangan kepada semua orang yang berada didalam tenda itu.
"Sebenarnya memang bagus tapi bukankah lebih baik kita melakukan penyerangan di tiga titik seperti tadi?" Shi Jian berkata.
"Itu akan sangat beresiko, apalagi dari Bingzhou dan Qingzhou karena kalah dalam kekuatan dan juga aku yakin Ling Xu Yuan akan menargetkan kekuatan yang paling lemah terlebih dahulu dan pasti sudah memasang persiapan atau jebakan!" ucap Xiao Feng.
"Bagaimana kau tahu?" tanya Feng Xi.
"Aku hanya menebak, karena dia juga menderita kerugian dan tentu Ling Xu Yuan tidak ingin pasukannya sia-sia apalagi setelah mengetahui korban dari pasukannya cukup banyak, jadi dia akan menggunakan cara paling aman namun membawa hasil besar yaitu menaruh jebakan!" jawab Xiao Feng dan semua orang mengangguk setuju dengan penjelasan Xiao Feng.
"Mohon maaf Pangeran memang pasukanku tidak bisa diandalkan" ucap Bi Yao merasa tidak enak sebab hanya pasukannya yang paling lemah.
"Tidak usah dipermasalahkan, kami memaklumi kalau waktu persiapan Bingzhou sangat sempit dan juga dalam masa pemulihan setelah terjadi insiden penyerangan beberapa waktu lalu" Xiao Chen berkata sambil tersenyum. Perbincangan mereka pun selesai dan kembali ke tenda masing-masing untuk bersiap berperang lagi esok hari.
__ADS_1
**** bersambung ****