
****
Siang hari ini cuaca tidak begitu terik angin sejuk bertiup lembut melambaikan rambut biru panjang seorang pria yang sedang memainkan guqin di sebuah gazebo pinggir danau, irama musik yang diaminkan membuat jiwa yang mendengarnya merasakan ketenangan. Feng Xi yang sudah berdiri dibelakang pria itu menutup matanya mendengar irama musik. Setelah lima menit musik berhenti dan pria itu berbalik, Feng Xi membuka kedua matanya.
"Musik yang sangat elegan, sepertinya tidak biasa saat mendengarnya seakan jiwa ikut merasakan irama musik, apa nama musik ini?"
"Musik ini tidak bernama hanya dimainkan sesuai perasaan hati"
"Sepertinya Tuan Muda Ling sangat memahami musik, sebelumnya terimakasih atas bantuan Tuan Muda Ling"
"Bagaimanapun juga itu adalah kewajiban apalagi sesuai prinsip keluarga Suci Ling yang membenci ketidakadilan dan penindasan, aku sudah mengabari istana Shangzhou untuk terus mencari keberadaan kelompok Naga Hitam, namun aku tidak tahu nona Feng mengajak bertemu disini"
"Huang Zhi Yan berkata kalau Tuan Muda Ling adalah orang pertama yang tidak bisa dia kalahkan dan aku yang kedua, asal Tuan Muda tahu aku ini tidak suka dibelakang seseorang" ucap Feng Xi, Ling Xu Yuan tersenyum mendengarnya.
"Sepertinya Tuan Muda Feng terlalu khawatir"
"Memangnya kenapa dengan si rubah hitam?"
"Tidak tahu nona ingin berduel seperti apa, bukankah masih terluka?"
"Aku tidak apa-apa, karena kau temanku aku tidak akan bertarung denganmu, begini saja bagaimana kalau kita berlomba siapa yang lebih duluan sampai ke ujung danau itu" ucap Feng Xi sambil berjalan ke sisi gazebo.
"Haa,, baiklah kalau begitu aku temani (Di dunia ini hanya dia wanita nomor satu yang diakui oleh pangeran Huang Zhi Yan selain Putri Xiyun baru bisa membuat Tuan Muda Feng berinisiatif mengancamku, memang wanita yang menakjubkan)" Ling Xu Yuan kemudian berdiri disamping Feng Xi, keduanya saling berpandangan dan menganggukkan kepala lalu mereka berdua terbang rendah di atas permukaan air berlomba dengan kecepatannya masing-masing menuju sisi lain danau, Xiao Feng yang melihat dari atas hanya tersenyum melihatnya.
*****
Sore hari Feng Xi sedang berjalan menuju kediaman samping Mu untuk menemui gurunya dia bertemu dengan salahsatu murid yang merupakan keponakan Bing Mua Yin, Bing Zhixi seorang gadis cantik yang berusia 17 tahun.
"Feng Jiejie bibi sudah berkata kita akan berangkat besok pagi, temanmu sudah memberikan pil untuk mengobati murid yang terluka" ucap Bing Zhixi
"Baguslah kalau begitu, aku sudah bosan berlama-lama disini"
"Ternyata didunia kultivator sangat menarik banyak sekali orang hebat pantas saja Jiejie suka bertualang keluar sekte, kudengar kau mengajak Tuan Muda Ling bertemu"
"Tentu saja aku mengajaknya untuk berduel"
"Feng Jiejie kau sangat hebat" ucap Bing Zhixi sambil mengangkat dua jempolnya "Kulihat Tuan Muda Ling tampan dan gagah, apakah kau tidak ada pemikiran lain" Bing Zhixi menaik turunkan alisnya, Feng Xi hanya menghela nafas.
"Zhixi, aku beritahu sesuatu kalau didunia ini banyak sekali orang tampan dan cantik tidak hanya satu"
"Oohh,, rupanya kau menyukai orang lain, apakah Hei Feng Xi" ucap Bing Zhixi, Feng Xi membulatkan matanya dan dengan cepat menutup mulut Bing Zhixi.
"Kau jangan sembarangan bicara" Feng Xi menyanggah namun dari pipinya terlihat sedikit merona. Bing Mua Yin tiba-tiba datang dan mengagetkan mereka.
"Hooo,, apakah kalian sedang membicarakan seorang Tuan Muda"
"Ti,, tidak guru adik Zhixi yang suka bicara sembarangan"
"Hahahaha,, baiklah baiklah, Feng Xi besok kita berangkat pagi sekali banyak urusan yang harus aku selesaikan, sebaiknya kalian segera berkemas aku mau menemui Patriak Mu dulu"
"Baik"
__ADS_1
*****
Xiao Feng sudah terlebih dahulu meninggalkan kediaman Mu dia bersama Yuan Li sedang terbang diatas punggung Bai Hu. Dia sedang melihat-lihat sistem barangkali ada teknik atau sesuatu yang berguna.
"Sistem Status"
[Status]
Nama : Xiao Feng
Umur : 21 tahun
Ras : Manusia
Gelar : Pangeran Kedua Yongzhou,Tuan Muda Elegan,Tuan Muda Misterius
Level : Alam Raja Perunggu *2
Garis Keturunan : Tubuh Surgawi
Skill :
• Teknik Pelahap Bintang
• Teknik Pedang Membelah Langit (100%)
• Teknik Tapak Dewa Naga (100%)
• Langkah Bayangan (100%)
• Teleportasi (100%)
• Mata Ilusi (100%)
Elemen :
• Es Abadi (100%)
• Api Emas (100%)
• Racun (100%)
• Ruang dan Waktu (100%)
• Petir Hitam (100%)
Job :
• Alkemis (Surgawi)
• Tabib (Surgawi)
__ADS_1
• Array (Surgawi)
Point Sistem : 37.470.320
Point Pengalaman : 15.483.000 (25%)
Point Pemahaman : 40.000
Shop :
Penyimpanan :
• Pedang Dewa Elemen (8)
• Kipas Elemen(7)
• 1 kotak sedang perak
• 1 kotak besar emas
• 2 pil Dewa Obat
"Hmm aku melupakan kotak hadiah, sistem buka kotak hadiah warna emas" gumam Xiao Feng dibenaknya.
[Ding,, membuka kotak hadiah warna emas,, selamat Tuan mendapatkan kitab teknik tingkat kuno kitab Teknik Petir Mengguncang Langit]
Xiao Feng yang mendengar itu terkejut namun sangat senang, tadinya dia ingin membeli teknik tentang petir namun tidak disangka malah mendapatkan cuma-cuma apalagi tingkat kuno. Xiao Feng mengeluarkan kitab itu dan mulai membacanya satu persatu setiap halaman, teknik ini ternyata hanya ada tiga teknik saja yang pertama teknik Bola Petir yang bisa mengeluarkan tiga buah bola petir kecil, namun memiliki daya hancur yang kuat sedangkan gerakan kedua Teknik Tebasan Dewa Petir yaitu teknik yang menggunakan senjata dan membunuh musuh dalam satu serangan dengan sangat cepat seperti teleportasi dan yang terkahir teknik Burung Phoenix Petir adalah sebuah teknik yang memunculkan burung Phoenix dari elemen petir dan jika digunakan itu mengunci musuh jadi biarpun mencoba lari teknik itu tetap mengejar sampai targetnya kena.
"Teknik terakhir mengerikan juga mengunci musuh, namun menguras qi banyak"
[Karena Tuan masih berada di Alam Raja Perunggu jadi hanya bisa menggunakan Teknik Phoenix Petir hanya dua kali dalam sehari]
"Hmm begitu ya,, baiklah sistem gunakan poin pemahaman untuk menguasainya" ucap Xiao Feng
[Ding,, menggunakan poin pemahaman untuk Teknik Petir Mengguncang Langit, memotong 30.000 poin]
[1%.. 15%.. 45%.. 67%.. 83%.. 100%]
Setelah selesai Xiao Feng merasakan tubuhnya lebih ringan dan matanya semakin tajam, disekitar tubuhnya muncul percikan-percikan petir kecil.
"Ddrrzztt..drrrzztt"
Bai Hu yang melihat hanya tersenyum sedangkan Yuan Li kaget ketika melihat ada perubahan di tubuh Xiao Feng.
"Tuan Muda, apa yang terjadi?"
"Aku baru saja membangkitkan elemen petir ku, tidak usah panik"
"Aku tidak panik hanya terkejut saja, setahuku Tuan Muda hanya memiliki elemen es dan api"
"Aku bisa menguasai lebih dari dua elemen di tubuhku" ucap Xiao Feng santai namun Yuan Li terkejut lagi karena sangat jarang ada kultivator yang menguasai lebih dari satu elemen, jikapun ada kultivator itu tidak diketahui keberadaannya.
__ADS_1
"Tuan Muda memang seorang jenius, Youngzhou sungguh diberkahi langit dengan melahirkan Tuan Muda" Yuan Li sangat senang sebab dia mengikuti orang yang kuat dan dia berharap bisa menemani Xiao Feng sampai dia menjadi legenda. Xiao Feng hanya tersenyum dia menyuruh Bai Hu menambah kecepatan agar segera sampai di kerajaan Youngzhou.
***** bersambung