Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 165 Kebersamaan Xiao Feng dan Feng Xiyun


__ADS_3

****


"Feng Xi, su..!" ucap Xiao Feng pelan, ucapannya terhenti ketika Feng Xi menariknya berjalan menuju sebuah taman yang terletak di ujung alun-alun kota. Bai Hu dan Qing Long mengikuti agak jauh dari belakang. Kini mereka berdua duduk di atas rumput taman.


"Feng Xi sudah lama kita tidak bertemu apakah kau baik-baik saja?" Xiao Feng memulai percakapan dan melihat Feng Xi yang duduk disampingnya, gadis itu menunduk malu-malu.


"Aku baik-baik saja, kemana saja kau selama setahun ini tidak ada kabar, apakah kau melakukan kultivasi tertutup?"


"Aku mengalami hal yang luar biasa dan aku terlempar ke sebuah dunia yang bernama Alam Roh"


"Hmm, berarti kau selama ini menghilang karena bertualang di Alam Roh?"


"Benar"


"Pantas saja selama setahun ini aku mencari kabarmu tetapi tetap tidak ada" Feng Xi berkata dan membuat Xiao Feng heran, dia kembali melihat Feng Xi seraya menaikkan satu alisnya.


"Kau mencariku?"


"Eh,, tidak,, itu,, em,, anu semua orang mencarimu" Feng Xi yang gugup keceplosan memalingkan wajahnya menghindari tatapan Xiao Feng diam-diam dia tersenyum malu. Xiao Feng sendiri mengulas senyumnya.


"Haha, aku heran sejak kapan kau bersikap malu-malu begini biasanya kau tidak tahu malu" Xiao Feng tertawa dia menggerakkan tangannya mengacak rambut putih Feng Xi yang membuat gadis itu mengerucutkan bibirnya.


"Ish,, jadi berantakan kan rambutku,, tentu saja aku harus bersikap sopan dihadapan seorang Pangeran Kedua Youngzhou"


Xiao Feng terkejut mendengar ucapan Feng Xi "Kau darimana kau tahu aku seorang Pangeran?"


"Tentu saja aku tahu, tadi siang ada acara pertemuan antar kerajaan yang diwakili para pangeran dan putri tentu saja kabar itu menyebar dan aku tidak sengaja sampai kesini dan aku tidak menyangka kalau kau menduduki dua posisi dari Empat Tuan Muda Hebat dunia" ucap Feng Xi dia memandang ke arah langit yang sudah gelap dan cahaya bulan purnama bersinar menyiram suasana kota Huangzhen. Xiao Feng menghela nafasnya.


"Aku tidak ingin merahasiakannya darimu tapi kau sudah tahu duluan"


"Baiklah itu tidak masalah, ayo ceritakan pengalamanmu selama di Alam Roh"


"Baiklah tapi kurang enak jika berbicara disini, kudengar di sebelah selatan kota ada danau kecil, ayo kita kesana!" ajak Xiao Feng, Feng Xi menganggukkan kepala lalu mereka bangkit berdiri dan segera melesat menuju danau tersebut. Tentu saja Qing Long dan Bai Hu mengikuti dari jarak tidak terlalu dekat, mereka tidak ingin menganggu tuannya atau lebih tepatnya mereka tidak ingin menjadi patung yang melihat sepasang muda mudi berduaan.


Xiao Feng dan Feng Xi sampai dipinggir danau, lalu Xiao Feng mengeluarkan satu meja dan dua kursi santai yang sandarannya bisa direbahkan tak lupa dia mengeluarkan sebotol arak.

__ADS_1


"Aku sungguh heran, kau terlihat anggun sekarang saat meminum arak!"


"Jangan terus menerus meledekku!"


"Haha aku tidak meledek tapi memang benar,, baiklah aku tidak akan mengganggumu lagi"


Xiao Feng menyenderkan punggungnya di sandaran kursi sambil melihat ke arah indahnya bulan purnama dia lalu menceritakan petualangannya di Alam Roh, Feng Xi hanya diam menyimak sambil sesekali menyesap araknya. Sesekali hatinya sedikit panas ketika Xiao Feng menceritakan bagian yang ada Lin Mei Ling dan Xian Hu'er. Mereka asyik bercerita sampai tengah malam dan arak sudah habis dua botol.


"Qing Long kita seperti nyamuk saja disini!" Bai Hu sedikit mengantuk, dia dan Qing Long duduk di atas sebuah pohon tidak jauh dari tempat Xiao Feng dan Feng Xi. Qing Long melihat sebentar Bai Hu lalu kembali memperhatikan Xiao Feng dan sekelilingnya.


"Itu masalahmu, aku tidak merasa seperti itu!" ucapnya dingin. Bai Hu hanya mencibir, Qing Long sangat irit bicara andaikan saja ada Zhu Que mungkin dia tidak akan seperti ini. Setidaknya ada teman ngobrol.


*****


Disisi tempat lain dikediaman khusus untuk kerajaan Qingzhou, Feng Xueyue tampak gelisah dia berjalan mondar mandir. Tidak lama kemudian seorang pengawal muncul.


"Apa kalian sudah menemukan Xiyun, gadis nakal itu pergi seenaknya saja tanpa pamit tidak tahu kalau semua orang mengkhawatirkannya!" Feng Xueyue mengomel.


"Anu pangeran, Tuan Putri saat ini sedang bersama seorang pria didanau sebelah selatan alun-alun kota" ucap pengawal melapor.


"Dari cirinya pria muda itu sangat tampan dan memiliki mata berwarna emas" ucap pengawal, Feng Xueyue menghela nafas lega.


"Haaahh,, sudahlah kau tidak perlu mencari dia lagi biarkan saja dia"


"Kenapa pangeran bukankah berbahaya bagi Tuan Putri pergi tanpa pengawalan"


"Kalau Xiyun sedang bersama pria itu seharusnya itu kabar baik, pria itu adalah Pangeran Kedua Youngzhou Xiao Feng!"


"Apa,, benarkan itu?" ucap pengawal kaget


"Benar sudah kau lanjutkan saja tugasmu aku mau istirahat besok kita sudah berangkat ke istana!" ucap Feng Xueyue sambil berlalu pergi masuk ke dalam kamarnya.


"Baik Pangeran!"


*****

__ADS_1


"Apakah gadis yang bernama Lin Mei Ling dan Xian Hu'er itu cantik?" Feng Xi tiba-tiba bertanya, Xiao Feng menghentikan sejenak ceritanya.


"Hmm bagaimana ya, semua wanita cantik Dimata orang yang tepat"


"Oh"


"Kenapa, apa kau cemburu?" ucap Xiao Feng sambil menaik turunkan alisnya, Feng Xi hanya memalingkan pandangannya ke arah lain.


"Mengapa aku harus cemburu" gumamnya dalam hati


"Kau percaya diri sekali Pangeran, aku hanya penasaran saja"


"Hahaha!"


Xiao Feng tertawa lebar lalu dia kembali melanjutkan ceritanya sampai membuat Feng Xi ketiduran di atas kursinya, Xiao Feng yang merasa tidak ada pergerakan dari gadis itu sontak melihat ke arah samping. Dia hanya menggelengkan kepala dan tersenyum melihat Feng Xi yang tertidur, dia mengeluarkan selimut dan memakaikannya kepada Feng Xi.


"Dia tetap saja seperti dulu,," ucapnya, dia menatap sejenak wajah cantik Feng Xi yang tertidur damai.


Xiao Feng lalu menghabiskan malam dengan berkultivasi menggunakan teknik Pelahap Bintang sambil menunggu pagi yang tidak lama lagi akan menjelang.


****


Tak terasa pagi pun mulai menjelang Xiao Feng membuka kedua matanya dan menghentikan kultivasinya ketika sinar cahaya matahari pagi mulai muncul di ufuk timur. Dia melihat ke arah samping dan Feng Xi masih dengan lelap tertidur. Xiao Feng tidak segera membangunkan dia hanya mengamati saja.


"Dia memang tukang tidur, nyenyak sekali tidurnya" Xiao Feng tersenyum geli, Tak lama kemudian Feng Xi mulai bangun. Xiao Feng merebahkan tubuhnya dan memejamkan kedua matanya. Feng Xi menggeliat dan heran kenapa ada selimut diatas tubuhnya, gadis itu mengerjakan kedua matanya lalu melihat ke samping. Tampak Xiao Feng seolah tertidur menyender di atas kursinya. Dengan cepat Feng Xi bangkit.


"Sial aku ketiduran, apakah dia melihat caraku tidur yang memalukan, aduh bagaimana aku menaruh wajahku didepan dia, tidak bisa aku harus pergi sebelum dia bangun!" ucap Feng Xi panik sendiri dia segera akan melesat pergi namun terhenti ketika tangannya dipegang Xiao Feng.


"Mau kemana kau, seenaknya saja mau pergi!"


"Eh anu hehe, aku takut menggangu tidurmu dan juga hari ini aku ada urusan mendesak, baiklah sampai jumpa lagi aku harus pergi dulu" Feng Xi melesat pergi, sebelumnya dia masa bodoh didepan Xiao Feng namun Feng Xi yang sekarang sangat malu dihadapan Xiao Feng.


Xiao Feng hanya tersenyum saja, dia lalu membereskan kursi dan meja lalu kembali ke kediaman. Rencananya dia akan pulang dulu ke Youngzhou.


****bersambung

__ADS_1


__ADS_2