Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 128 Menolong Ao Xuan


__ADS_3

*****


Peri Xian Hu 'er kemudian memalingkan pandangannya ke arah dua orang berpakaian merah yang masih berdiri didepannya. Xian Hu'er menatap dingin Han De dan Han Du dengan dingin yang membuat kedua orang itu sedikit merinding.


"Tampaknya peri cantik ini tidak akan melepaskan kita" bisik Han De. Han Du menganggukkan kepalanya membenarkan, dia memikirkan berbagai kemungkinan jika terjadi pertarungan.


"Peri Xian Hu'er peri paling cantik di daratan atas Alam Roh, ada hal apa yang membuatmu turun kesini" Han Du berkata.


"Kalian tidak layak bertanya mengenai urusanku" ucap Xian Hu-er dingin dan membuat Han Du geram.


"Kau jangan ikut campur"teriaknya


"Aku tidak mencampuri silang sengketa kalian namun aku butuh penjelasan"


"Cih ternyata klan peri memang suka mencampuri urusan di dunia daratan Alam Roh, kau sebaiknya enyah dari sini kami tidak ingin merusak wajah cantikmu" Han De mencoba mengancam. Xian Hu'er masih dengan ekspresi dinginnya tiba-tiba melesat dan sudah berada dua langkah dihadapan Han Du dan Han De lalu mendorongkan kedua tangannya. Sinar putih muncul di telapak tangannya.


Han De dan Han Du terlonjak kaget, mereka mundur sambil mengalirkan qi ke tangan.


"Bumm"


"Buum"


Kedua orang itu terpental ke belakang dan mengeluarkan darah dari mulut, mereka menabrak pohon dan jatuh bergulingan ditanah. Xian Hu'er masih dengan tegak berdiri memperhatikan kedua orang itu yang mulai mencoba bangkit berdiri.


"Ka.. kau beraninya berurusan dengan orang She Mo lihat saja tuanku akan membalasnya" ucap Han De.


"Hanya ular rendahan saja apa yang perlu ditakutkan" Xian Hu'er berucap dingin "Kalian lekas enyah dari hadapanku dan silahkan laporkan pada pemimpin kalian kalau aku akan mengunjunginya dilain hari"


Han De yang geram dia hendak mencabut tombaknya namun Han Du dengan segera mencegah "Kita bukan tandingan dia apalagi peri ini pengguna elemen cahaya, lebih baik kita laporkan kepada yang mulia dan mencari dulu jejak manusia kerdil itu"

__ADS_1


Han De menggeram namun dia membenarkan ucapan temannya setelah menatap tajam Xian Hu'er dia dan Han Du kemudian melesat meninggalkan tempat itu. Xian Hu'er sengaja tidak membunuh namun tanpa sepengetahuan Han De dan Han Du, Xian Hu'er memasang array pelacak ditubuh kedua orang sesaat ketika bentrokan tadi. Memang Xian Hu'er juga seorang master array jadi Xian Hu'er di klan peri sangat disegani diklan peri karena kemampuannya yang luarbiasa. Dia kemudian berbalik ke arah Ao Xuan yang kini sedang duduk menyender dipohon.


Keadaan Ao Xuan memang lebih baik namun racun ditubuhnya belum bisa dikeluarkan karena baik Ao Xuan dan Xian Hu'er tidak memiliki pusaka atau sesuatu tentang racun.


"Ao Xuan racunmu jika tidak segera dikeluarkan akan berakibat fatal, ini racun pelumpuh Meridian jika dalam 24 jam tidak dikeluarkan kau akan lumpuh seumur hidup" Xian Hu'er berkata, Ao Xuan sempat kaget mendengar itu. Dia tersenyum lalu ditangannya mengeluarkan sebuah batu giok putih.


"Terimakasih atas pertolongan peri namun tenang saja saudaraku mengetahui tentang racun dan aku yakin dia akan segera kesini" ucap Ao Xuan, Xian Hu'er mengerenyitkan dahinya.


"Saudaramu?"


"Benar peri, manusia kerdil yang mereka cari adalah saudaraku tuan muda Feng Xi dari Alam Manusia"


"Apa yang dia bisa lakukan dengan tubuh setinggi lutut itu" ucap Xian Hu'er dengan dingin dan Ao Xuan tertawa kecil.


"Peri,, dia tidak kecil lagi, saudaraku sudah di tolong Raja Obat dan dia kini sama besar dengan kita"


"Sayang sekali padahal aku ingin mengenalkan dia dengan Feng Xi"


Tidak lama kemudian tiba-tiba muncul dua sosok pria muda berpakaian hitam didepan Ao Xuan. Salahsatu pria itu terlihat ada seekor kucing dipundaknya.


"Ao Xuan apa yang terjadi?" tanya pria itu yang tak lain adalah Xiao Feng, sebelumnya ketika sedang terbang pelan Xiao Feng mendapat pesan giok dari Ao Xuan. Dulu ketika Xiao Feng berpisah dengan Ao Xuan dan Lin Mei Ling sebelumnya Xiao Feng memberikan batu giok kepada mereka masing-masing satu untuk berbagi informasi dan memberi tahu cara menggunakannya.


Pada saat Ao Xuan sedang bertarung dan terdesak dia diam-diam mengirimkan pesan kepada Xiao Feng. Xiao Feng yang mendapat pesan langsung berteleportasi ke tempat Ao Xuan dan mendapati Ao Xuan sedang duduk menyender dipohon dengan keadaan luka-luka.


"Ceritanya panjang, tidak enak bercerita disini bantu aku dulu ke istana" ucap Ao Xuan, Xiao Feng menganggukkan kepal lalu membawa mereka berteleportasi ke istana Angin Timur.


****


"Begitulah ceritanya" Ao Xuan mengakhiri ceritanya dan Xiao Feng diam saja mendengarkan. Mereka memang sudah berada di istana setelah Xiao Feng menyerap racun dan memberikan pil pemulihan kini mereka sedang duduk di gazebo dekat taman belakang kediaman Ao Xuan.

__ADS_1


"Berarti mereka kaki tangan She Mo?"


"Ada kemungkinan namun belum pasti kita memang harus menyelidikinya sendiri"


"Beruntung kau diselamatkan peri itu jika tidak mungkin aku akan kehilangan saudara disini" ucap Xiao Feng sambil tersenyum. Ao Xuan tertawa lebar.


"Haha mungkin karena keberuntunganku saja sayang sekali kau tidak sempat bertemu dengannya, dia merupakan sosok yang sangat cantik"


"Pantas saja kau tenang saja dan aku mencium bau sangat harum tadi, haha" Mereka berdua tertawa bersama.


"Saudaraku apa yang akan kau rencanakan?"


"Yang jelas saat ini aku akan bertualang dulu sambil mencari informasi jika memungkinkan aku akan melihat kediaman She Mo" ucap Xiao Feng.


"Kediaman dia berada di wilayah kerajaan Angin Selatan, namun aku juga tidak tahu letak persisnya. Tapi yang aku heran jika dia mengincarmu kenapa berusaha membunuhku" Ao Xuan berkata.


"Mudah saja, informasi tentangku sangat terbatas dan mereka tahu itu karena melihat aku bersamamu jadi untuk mencari informasi sudah dipastikan kau yang pertama yang akan dicari" Xiao Feng menjelaskan. Ao Xuan yang menyimak berfikir masuk akal juga perkataan Xiao Feng. Namun baik Xiao Feng dan Ao Xuan mereka masih tidak tahu alasan She Mo berusaha menyingkirkan Xiao Feng.


"Baiklah kita bicarakan lain kali, aku pamit dulu" ucap Xiao Feng sambil berdiri. Ao Xuan juga berdiri.


"Menginaplah sehari dua hari disini, aku akan menugaskan orangku untuk mencari informasi lebih tentang She Mo"


Xiao Feng memikirkan dulu sebelum akhirnya dia menganggukkan kepala menyetujui saran Ao Xuan


"Baiklah kalau begitu, aku juga ingin melihat bagaimana kau mengurus kerajaan ini, hahaha"


Mereka berdua akhirnya duduk kembali dan membicarakan berbagai hal, sementara Bai Hu nampak tiduran di kursi dengan Qing Long dibelakang Xiao Feng.


***** bersambung

__ADS_1


__ADS_2