
*****
Kini disebuah gua Xiao Feng sedang mengobati Feng Xi dia menempelkan tangannya dipunggung Feng Xi menyerap racun akibat serangan saber dari Zhao Yinghai karena tubuh Xiao Feng adalah tubuh surgawi yang bisa menguasai semua elemen jadi tidak akan menjadi masalah bila menyerap langsung.Wajah pucat Feng Xi perlahan memerah kembali.Setelah setengah jam semua racun dan luka di tubuh Feng Xi telah pulih namun Feng Xi belum sadarkan diri.Xiao Feng mengeluarkan ranjang dan menidurkan Feng Xi.
Saat melihat ke arah tangan kanan ada sebuah pisau bersarung dan bagian tengah antara gagang dan mata pisau berbentuk bulat seperti tempat menyimpan sesuatu,Xiao Feng mengambilnya dia mengeluarkan benda itu.Tampaklah sebuah benda pipih berwarna emas bercorak Naga dan Harimau.Bai Hu yang berada disampingnya mendekatkan lilin ke arah benda itu.
"Token ini palsu" Xiao Feng bergumam.
"meooww,apakah tuan tidak salah?"
"Tidak,,logam yang digunakan untuk membuat token Longbai adalah besi dari kota Xuanji,jika terkena cahaya akan membiru.Namun kau lihat sendiri tidak ada perubahan di token itu setelah didekatkan dengan lilin"Xiao Feng menunjukan token itu.
"Karena sudah dipastikan palsu apakah kita akan langsung pulang?"
"Tunggu dia pulih dulu "ucap Xiao Feng sambil melirik Feng Xi yang sedang tidur,dia kemudian menyimpan kembali token itu ke dalam pisau dan meletakkannya di samping Feng Xi,setelah merapikan selimutnya Xiao Feng pergi menuju keluar gua.
Keesokan harinya Feng Xi tersadar dia membuka kedua matanya melihat tubuhnya terbalut selimut dia perlahan bangkit duduk.Tampak seorang pria muda sedang duduk membelakanginya disebuah kursi sambil meminum teh.
"Kau sudah sadar" ucap pria itu tiba-tiba dan pria itu membalikkan badannya tampaklah sosok pria muda yang sangat tampan dengan mata emasnya yang menawan.
"Kau rubah hitam mengapa repot-repot menolongku"
"Jika aku tidak datang kau sekarang berada di istana raja Yama"
"Kau rubah hitam selalu memiliki trik licik,pasti ada tujuannya kan menolongku pasti kau berniat mengambil token itu setelah tahu kalau token itu di tanganku" Feng Xi kemudian berusaha berdiri namun karena masih lemas dia terhuyung.Xiao Feng langsung menahannya.
"Kau masih belum pulih jangan memaksakan diri,ini makan dulu pil ini?"Xiao Feng berkata sambil mengeluarkan sebuah pil dan memasukkannya ke mulut Feng Xi.Namun Feng Xi menolaknya dan memperhatikan pil itu.
"Apakah ini racun?"
__ADS_1
"Meooww..Nona Feng tuan telah semalam membuat pil itu dan mengeluarkan biji bunga teratai salju untuk menetralkan racun ditubuh nona,jadi ke...."kata Bai Hu namun perkataannya terhenti ketika Xiao Feng tiba-tiba berucap.
"Bai Hu sejak kapan kau begitu banyak bicara perlukah ku bantu memotong lidahmu"
"Meooww tidak perlu tuan" Bai Hu hanya meringis dia berjalan ke sudut ranjang dan menjilati kakinya.
Feng Xi yang mendengar itu hanya diam,dia dengan cepat mengambil pil itu dan langsung menelannya.Setelah lima menit dia merasakan tubuhnya sudah segar kembali.Xiao Feng yang melihat hanya menahan senyumnya.
"Kau bilang aku menolongmu karena token itu,bukankah token itu masih berada di tanganmu"
"Kau benar,,kau bisa mengambil ketika aku tidak sadarkan diri,,apa ini ada hal yang aneh rubah hitam?" Feng Xi bertanya dia mengeluarkan token dari pisau dan melihatnya.
"Peraturan pertama dari Paviliun Gagak Hitam adalah harus membayar mahal untuk satu jawaban"
"Cih,,kau tahu aku selalu sendirian dan tidak punya uang.Namun seorang rubah hitam tidak begitu peduli pada token ini berarti hanya ada satu hal"
"Itu kalau bukan kau yang bermasalah pasti token ini yang bermasalah itu sudah dipastikan token ini palsu,gila rencana yang sangat jahat"ucap Feng Xi.Xiao Feng juga sudah menduga kalau token yang dikabarkan hilang adalah token palsu pasti ada tujuan besar dibaliknya,namun dia kagum pada Feng Xi juga menyadarinya.
"Kau benar dan yang pasti rencana itu memiliki tujuan besar"
*****
Sementara Pangeran Huang Zhi Yan sedang menunggu kabar dari Xu Kong dia tampak gelisah karena sudah satu bulan lebih jendral Xu Kong tidak mengirimkan kabar.Ketika sedang membaca laporan,terdengar suara pintu diketuk seseorang.
Huang Zhi Yan menghentikan sebentar kegiatannya dan melihat ke arah pintu
"Masuk"
Kemudian muncul seorang pengawal berzirah dan segera berlutut di depan Huang Zhi Yan.
__ADS_1
"Ijin melapor,badan intelejen barusan menerima laporan kalau jendral Xu Kong telah gugur di pegunungan Wu"pengawal berkata.Huang Zhi Yan yang mendengarnya langsung berdiri.
"Apa..apakah benar laporan itu?"
"Benar pangeran tampaknya jendral Xu Kong di bunuh oleh kelompok Naga Hitam"
"Bagaimana dengan token itu,apakah didapatkan Naga Hitam?"
"Menurut kabar sesaat sebelum jendral Xu Kong tewas ada seorang perempuan berambut putih yang beberapa tahun belakangan muncul di dunia kultivator Awan Biru dia di laporkan membawa jasad jendral Xu Kong"
Huang Zhi Yan terdiam dan mengelus dagunya,dia berfikir kalau gadis itu tidak asing.Pengawal yang melihat Huang Zhi Yan terdiam dia berkata lagi.
"Menurut penyelidikan hanya satu gadis yang berambut putih dan itu adalah Bai Feng Xi si Dewi Selendang dari sekte Teratai Putih."
"Hmm gadis murid dari Dewi Es Bing Mua Yin,jika itu benar Bai Feng Xi besar kemungkinan kalau token itu ada ditangannya.Besok kita berangkat ke sekte Teratai Putih"Huang Zhi Yan berkata lalu dia berjalan keluar ruangan diikuti pengawalnya.
******
"Bagaimana dia bisa lolos aku dapat memastikan kalau token itu ada ditangannya" teriak seorang pria bertudung dia memukul meja hingga hancur berantakan.
"Maaf ketua gadis itu memiliki kemampuan tinggi kami gagal meringkusnya"ucap Zhao Yinghai.Setelah gagal membunuh Feng Xi,Zhao Yinghai kembali ke markas Naga Hitam untuk melapor.
"Dasar tidak berguna maaf saja yang kau bisa,cih segera bawa orang-orangmu tangkap Bai Feng Xi dan token itu"pria bertudung berkata tegas kemudian dia menghilang kebalik pintu ruangan Zhao Yinghai menangkupkan tangan dan segera pergi meninggalkan ruangan itu diikuti tiga rekannya.
Sementara pria bertudung itu tampak memikirkan sesuatu hal sejak kepergian Zhao Yinghai dia mengeluarkan sebuah batu giok berwarna merah kemudian meletakkannya didadanya.
"Kutukan sialan ini sangat merepotkan tampaknya aku harus memikirkan rencana baru.Bai Feng Xi ini tampaknya akan menjadi batu sandunganku,harus segera disingkirkan"Pria bertudung kemudian mengirim pesan lewat batu giok ke semua anggota Naga Hitam di berbagai wilayah untuk mencari tahu jejak Feng Xi.
***** bersambung
__ADS_1