
****
"Tap..tap..tap.."
Empat orang pria berpakaian hitam bertampang buruk menghadang Xiao Feng dengan senjata ditangannya.Mereka geram ketika melihat pemandangan dimarkas,semua bawahan yang mereka kumpulkan susah payah kini terbujur kaku dengan nyawa tidak lagi dibadan.Mereka lebih marah lagi ketika tahu kalau yang membantai bawahannya hanyalah anak muda belum genap berumur 20 tahun.
"Kau,,bocah kurang ajar berani membunuh bawahanku"Mo Duan berteriak marah.Tiga wakilnya langsung menyebar mengurung Xiao Feng.Xiao Feng hanya tersenyum melihatnya,dia mengibaskan kipas ke wajahnya dan berkata ringan.
"Aku Feng Xi dari paviliun Gagak Hitam,dan menjadi dewa kematian mu"
"Kau terlalu sombong untuk ukuran bocah sepertimu,hari ini jika tidak membunuhmu aku akan berhenti jadi orang"Mo Duan berapi-api,dia mengeluarkan senjatanya saber bermata pendek yang berwarna biru gelap. Saber itu sudah direndam didalam racun Ular Kobra Hitam yang mematikan selama 7 tahun jadi sedikit saja tergores akan menimbulkan luka serius ditubuh korban.Mo Duan langsung menyerang diikuti tiga wakilnya.
"Bentuk formasi jaring Naga Hitam" teriak Mo Duan.
Segera tiga orang wakilnya mengeluarkan senjata serupa.Mo Duan pertama kali melempar saber ke arah Xiao Feng.Saber itu berputar menimbulkan suara seperti siulan.
"Shiiuutt"
Xiao Feng melompat ke udara sambil berputar tubuhnya.Saber itu melewati kakinya dan menuju wakil Mo Duan yang dibelakang Xiao Feng.Lalu wakilnya itu menendang saber Mo Duan kembali ke arah Xiao Feng disusul dia melemparkan juga sabernya semua itu dilakukan dengan satu tarikan nafas.Xiao Feng yang masih diudara merasakan ada sambaran angin di belakangnya,tanpa melihat dia memutar tangannya yang memegang kipas menahan serangan dua saber yang mengarah ke punggungnya.
"Trinngg..tringg.."
Saber itu terpental kembali yang langsung ditangkap pemiliknya,Xiao Feng mendarat di tanah dan membungkukkan badan ketika serangan saber lain dari arah samping menyerangnya.
"Bajingan ini sangat licin,,"Mo Duan langsung melayangkan tinjuan mengarah ke wajah Xiao Feng.Dengan santai Xiao Feng mengangkat tangan kirinya menangkap tinju Mo Duan.Mo Duan berusaha menarik mundur ketika tangannya perlahan disusupi hawa dingin,dia dengan segera menendang kan sikutnya ke arah perut Xiao Feng.
__ADS_1
"Makan kakiku ini,bocah sialan"
"Heh,pak tua dalam mimpimu" Xiao Feng mengayunkan tangan kiri yang memegang tangan Mo Duan dan melemparkannya ke arah samping,dan Mo Duan pun tertarik dan terlempar.Wakilnya yang tadinya ingin menyerang dengan saber dengan sekuat tenaga menahan sabernya agar tidak mengenai Mo Duan.
Mo Duan dengan cepat menghantamkan tangan kanannya dan selarik sinar merah dari elemen api melesat keluar dan menabrak serangan saber wakilnya dan terus menuju tubuh wakilnya.Karena sangat cepat wakilnya tidak sempat menghindar dan dengan telak sinar merah menghantam dadanya.Dia terlempar cukup jauh dan menabrak dinding.Ketika mendarat di lantai tampak dadanya berlubang dan sekujur tubuhnya menghitam mengeluarkan asap.Mo Duan yang sudah menstabilkan berdirinya menggeram marah.
"Bajingan.."
"Haha ada apa pak tua kenapa kau membunuh bawahanku sendiri"Xiao Feng tertawa mengejek.Sementara dua orang lainnya terdiam melihat kejadian yang sangat cepat itu.
"Kau..aku akan membunuhmu,kalian cepat serang dia"Mo Duan mengawali serangan disusul dua orang wakilnya yang masih hidup.Berbagai teknik yang dikeluarkan mereka dengan mudah dihindari Xiao Feng,dia menggunakan langkah bayangan tampak cukup membuat kesal Mo Duan dan wakilnya.Serangan mereka tidak pernah bisa mengenai Xiao Feng bahkan menyentuh bajunya saja tidak.
Xiao Feng yang melihat mereka sudah kelelahan segera balik menyerang.Kini tiga orang itu dibuat kalang kabut oleh serangan Xiao Feng yang seolah datang dari segala arah mereka mati-matian bertahan mengeluarkan berbagai teknik mereka.
"Bocah ini berada di Alam mana sampai sangat kuat seperti ini"Mo Duan bergumam dia melompat menjauh dan berdiri dengan nafas memburu,keadaan dua wakilnya tidak jauh berbeda.
"Buat pertahanan" teriak Mo Duan,dia dan dua wakilnya mendorong kan kedua tangan kedepan membuat perisai untuk menahan bola api.
"Bllaaarr.."
Karena kalah dari kekuatan perisai Mo Duan dan wakilnya hancur berantakan dan langsung membakar tubuh mereka dengan cepat.Mo Duan dan wakilnya berteriak memilukan ketika api keemasan membakar tubuhnya dan membuat mereka menjadi abu dalam sekejap.
Xiao Feng mengibaskan kipasnya dan debu hasil benturan bola api dan perisai menghilang.tampak di lantai ada seonggok abu kehitaman berserakan,itu adalah Abi dari tubuh Mo Duan dan wakilnya.
"Fiuuhh,,selesai juga tapi aku lupa tidak membaca ingatanya dulu,namun aku yakin ini bukanlah markas pusatnya.Tidak mungkin markas pusat diisi orang-orang di ranah kaisar" Xiao Feng bergumam,setelah menyelesaikan pertempuran dia menyisir ruangan demi ruangan di markas itu,Xiao Feng melihat beberapa budak dan gadis muda,bahkan ketika ke kamar Mo Duan dia melihat gadis muda yang terikat.Dengan cepat Xiao Feng melepaskannya.
__ADS_1
"Tuan Muda terimakasih telah menolongku,jika tidak aku mungkin tidak akan hidup di dunia ini" kata gadis itu.
"Sebaiknya kau lekas keluar dari tempat ini tunggu dihalaman depan,semua orang dari penjahat ini telah dimusnahkan."kata Xiao Feng.Gadis itu mengangguk dan langsung berlari keluar kamar menuju halaman depan.Disana sudah ada Gu Sheng dan Bai Hu bersama sekitar 20an gadis muda dan 30 an budak.
Xiao Feng setelah menyisir tempat itu dan tidak menemukan sesuatu yang berharga selain gudang penyimpanan tempat menyimpan harta yang telah dikumpulkan kelompok Naga Hitam.Xiao Feng keluar dan sampai di halaman dan disambut Bai Hu yang langsung melompat ke pundaknya.
"meeooww,tuan syukurlah baik-baik saja"
"Haha Bai Hu mereka tidak akan bisa melukaiku"
"Tuan Muda kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan Tuan Muda" seorang gadis muda berbicara mewakili yang lainnya.
"Tidak usah difikirkan kelompok iblis seperti mereka memang sudah sepantasnya dimusnahkan,ayo kita kembali ke kota Ninjing sebelum malam,kalian saling berpegangan tangan aku akan memindahkan kalian dengan cepat"
Xiao Feng kemudian menggunakan teleportasi ke kota Ninjing dan memindahkan semua orang.Mereka kaget karena tiba-tiba sudah berada di kota,namun setelah tahu kalau itu adalah kekuatan dari Xiao Feng citra mereka ke Xiao Feng kini semakin kagum.
Xiao Feng berteleportasi lagi ke hutan tempat markas Naga Hitam setelah memindahkan semua orang,dia kemudian memunculkan bola api besar dan meratakan markas kelompok itu,setelah selesai dia kembali lagi ke kota.
*****
Sementara ditempat lain seorang pria bertudung hitam menutupi kepala tampak sedang duduk dikursi dan meminum arak dia menghentikan gerakan tangannya yang hendak mengangkat gelas.
"Markas cabang di dekat kota Ninjing dihancurkan seseorang,tampaknya dia tidak sederhana aku harus cepat menemukan dan membereskannya,jika tidak rencana yang kususun bertahun-tahun lamanya akan gagal."
Pria itu bangkit dari duduknya dan langsung melesat menghilang.
__ADS_1
***** bersambung