
****
Beberapa saat kemudian setelah hampir setengah jam efek ledakan perlahan mulai mereda dan menghilang, keadaan ibukota Huangzhen saat ini bisa dibilang hancur hampir setengahnya lebih dengan banyak rumah, bangunan yang sudah rata dengan tanah. Diperkirakan butuh waktu lama untuk kembali pulih.
Feng Xi yang merasakan efek ledakan mereda perlahan menghilangkan dinding esnya dan melihat ke sekeliling. Gadis cantik itu melihat kalau sebagian besar rumah bangunan sudah hancur dan banyak sekali mayat bergeletakan baik dari pasukan Naga Hitam maupun pasukan gabungan.
"Feng Ge,, Gege!" gumamnya, dia langsung mengingat Xiao Feng dan Feng Xueyue dan Feng Xi bergegas mencari kakaknya terlebih dahulu sambil mengedarkan kesadarannya untuk memeriksa disetiap bangunan yang sudah runtuh.
Para pangeran yang sudah membuat perlindungan pun tetap masih terkena efek ledakan namun tidak begitu parah, Xiao Chen segera memberikan pil kepada Huang Zhi Yan, Shi Jian, Feng Xueyue dan Bi Yao.
"Gila ledakan tadi sangat besar, aku yang sudah mengerahkan seluruh energi Qi masih saja bisa terhempas" ucap Haung Zhi Yan.
"Kira-kira berasal dari siapa ledakan itu?"
"Kalau aku melihat tadi, itu pertarungan Xiao Feng dengan Ling Xu Yuan!" ucap Feng Xueyue.
"Kalau begitu ayo kita cari!"
"Ya ayo!"
Ketika hendak bergerak dari kejauhan muncul Feng Xi yang langsung mendekat.
"Gege,,!" ucap Feng Xi senang lalu dia menubruk Feng Xueyue memeluknya.
"Gege syukurlah kau selamat!" ucap Feng Xi
"Meimei kau tidak perlu khawatir gegemu ini sangat kuat" ucap Feng Xueyue "Pangeran Xiao Feng apa kau melihatnya?" tanya nya kepada Feng Xi.
"Belum,, aku hanya melihat tadi bertarung dengan Ling Xu Yuan sebelum terjadinya ledakan" ucap Feng Xi.
__ADS_1
"Kalau begitu ayo kita cari,, pertama dari istana dulu" ucap Xiao Chen sambil langsung mendahului ke istana dan diikuti yang lain.
Qing Long pun menghilangkan dinding kayunya dan melihat sekeliling kalau wilayah itu sudah hancur sebagian besar dan ada beberapa pasukan Naga Hitam yang masih hidup dengan berusaha bangkit berdiri.
"Habisi musuh jangan sampai tersisa,," seru Qing Long dan akhirnya seluruh sisa pasukan Naga Hitam yang masih hidup dibantai sampai habis, setelah selesai mereka bergerak menuju istana.
Sementara sisa ras iblis yang masih selamat dari ledakan tanpa basa basi langsung dihabisi oleh pasukan bayangan Xiao Feng. Ras iblis hanya bisa pasrah dan tidak bisa melawan sebab energi Qi nya habis digunakan untuk membuat perlindungan. Tak berselang lama setelah selesai menghabisi ras iblis, pasukan bayangan Xiao Feng langsung ke istana menuju ke tempat Xiao Feng.
Diistana Xiao Feng sedang duduk memulihkan dirinya dan pasukan bayangan berbaris berjaga disekitar Xiao Feng. Dia membuka kedua matanya ketika merasakan beberapa aura sedang bergerak mendekatinya.
Feng Xi dan para pangeran yang sedang bergerak menuju istana menghentikan langkahnya ketika melihat seratus orang berzirah putih dan bertopeng tengkorak berbaris rapi seolah sedang berjaga, mereka waspada sebab merasakan aura kuat memancar dari seratus orang itu.
"Siapa mereka, apa dia pasukan Ling Xu Yuan?" ucap Feng Xi, Qing Long yang melihat itu maju selangkah dia sudah tahu kalau itu pasukan bayangan Xiao Feng, sebab sebagai hewan kontrak dia bisa merasakan keterikatan seratus orang itu dengan Xiao Feng.
"Bukan Nona itu adalah pasukan Tuan!" ucap Qing Long dan tak lama kemudian terdengar suara Xiao Feng.
Seratus pasukan bayangan memisahkan diri membuka jalan, Feng Xi dan lainnya segera masuk. Feng Xi, para pangeran dan bawahan Xiao Feng terkejut melihat Xiao Feng yang sudah berdiri dengan penampilan yang berantakan, zirahnya rusak dibeberapa bagian dan rambutnya yang sedikit acak-acakan, beberapa bagian tubuhnya terdapat darah yang sudah mengering. Feng Xi langsung menghambur ke dalam pelukan Xiao Feng.
"Feng Ge,, hikkss kau tidak apa-apa? apa ada yang sakit?" ucap Feng Xi sambil menangis dia memeriksa seluruh tubuh Xiao Feng.
"Tidak apa-apa Xixi, aku sudah lebih baik. Hei berhentilah menangis kau tidak malu dilihat yang lain" ucap Xiao Feng, Feng Xi melepas pelukannya dan melihat ke arah belakang dimana semua orang senyum-senyum, akhirnya gadis itu hanya menunduk malu.
"Feng'er kau tidak apa-apa?" ucap Xiao Feng.
"Aku sudah sedikit pulih kakak tadi memang terluka akibat ledakan" jawab Xiao Feng.
"Syukurlah kalau begitu dan bagaimana dengan Ling Xu Yuan?" Huang Zhi Yan bertanya, semua orang juga ingin bertanya tentang Ling Xu Yuan.
"Dia sudah kalah" ucap Xiao Feng
__ADS_1
"Tapi aku tidak melihat mayatnya,, apakah ikut hancur ketika terjadi ledakan?" kali ini Feng Xueyue yang bertanya.
"Benar,, tubuhnya ikut hancur akibat ledakan besar itu beruntung aku bisa bertahan!" ucap Xiao Feng sambil tersenyum, dia sedikit berbohong tentang Ling Xu Yuan yang merupakan reinkarnasi dewa pemimpin iblis dan menghilang bersama istrinya.
"Sayang sekali aku ingin melihat dia terakhir kalinya!" Huang Zhi Yan berkata lirih.
"Sudahlah Pangeran,, ini sudah berakhir dan aku harap dunia ini kembali damai dan setelah ini mungkin pangeran akan bekerja keras membangun kembali ibukota" ucap Xiao Feng. Huang Zhi Yan mengangguk setuju dan tertawa kecil.
"Benar, tapi aku mewakili rakyat kekaisaran mengucapkan terima kasih kepada bantuan Pangeran Xiao Feng, jika tidak ada pangeran entah bagaimana dunia ini!" ucap Huang Zhi Yan sambil menangkupkan kedua tangan diikuti oleh yang lain. Xiao Feng membalas dengan senyuman.
Xiao Feng kemudian kembali menyimpan pasukan bayangannya lalu mereka berjalan keluar dengan dirinya yang tampak di papah oleh Feng Xi, sebenarnya Xiao Feng untuk berjalan saja bisa. Cuma karena Feng Xi terlalu khawatir maka gadis cantik itu malah menyangka Xiao Feng masih terluka. Xiao Feng menurut saja tidak berkomentar.
"Hidup Huangzhou!"
"Hidup Pangeran Xiao Feng!"
Diluar sisa pasukan gabungan kerajaan bersorak sorai ketika melihat munculnya para pangeran, akhirnya perang ini berakhir dengan kemenangan dipihak Xiao Feng.
"Terimakasih ini semua berkat kerja keras kalian juga, semua orang patut mendapatkan apresiasi!" ucap Xiao Feng, Feng Xi yang berdiri disamping Xiao Feng tersenyum cantik melihat mereka yang sangat antusias, dia merasa bangga dengan Xiao Feng. Seorang pahlawan bagi dunia dan menjadi panutan generasi muda.
"Benar ini semua berkat kerja keras kalian juga, selama satu Minggu ini kita akan mengadakan pesta untuk merayakan kemenangan tentunya setelah kita membereskan dulu semuanya,, bagaimana Pangeran Xiao Feng??" ucap Huang Zhi Yan.
"Aku ikut saja!"
"Yyeeaaayy!"
Semua orang bersorak senang mendengar itu, Huang Zhi Yan kemudian membawa para pengeran menuju kediamannya untuk beristirahat dulu, Xiao Feng juga telah memerintahkan orangnya untuk membereskan sisa-sisa pertempuran dan mengubur mayat agar tidak menjadi sumber penyakit, semua orang pun dengan patuh menjalankan tugas dengan perasaan lega sekaligus sedih karena perang ini juga memakan korban tidak sedikit.
**** bersambung ****
__ADS_1