Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 210 Xiao Feng memulai penyelidikan


__ADS_3

*****


Xiao Feng kini sedang berada dihalaman belakang kediamannya sambil menyesap teh sedangkan Chen Nian kembali ke kediamannya bersama Feng Xi.


"Aneh kenapa para wanita cepat sekali akur" gumam Xiao Feng sambil tersenyum ketika mengingat Feng Xi dan Chen Nian berbincang bersama. Tak lama kemudian Yuan Li muncul.


"Pangeran!" ucap Yuan Li memberi hormat.


"Ada apa Yuan Li?" tanya Xiao Feng


"Barusan orangku memberi kabar kalau Pangeran Ketiga sudah menginterogasi dua divisi dan mencurigai kalau Chen Zhou?" jawab Yuan Li.


"Mencurigai Chen Zhou? mencurigai dalam hal apa?"


"Menurut laporan kalau uang kas pembendaharaan ada yang mencuri dan Pangeran Ketiga mencurigai Chen Zhou sebagai pelaku utama dalam kehilangan itu" ucap Yuan Li.


"Hmm,, menurutmu apa Chen Zhou yang melakukan?"


"Kurasa bukan aku sudah bertemu Chen Nian dan dia menjamin kalau orang dari klannya tidak akan berbuat seperti itu"


"Itu juga yang kupikirkan karena selama aku tahu kalau Chen Zhou bersih dan jujur serta taat hukum apalagi kepala klan Chen Nian orang yang tegas tanpa pandang bulu, saat ini menghukum yang korupsi lebih penting Dimata ayah jika aku ikut berpartisipasi semua akan kacau, jadi langkah kita adalah menemukan uang itu sebelum Xiao Jun menyelidikinya" ucap Xiao Feng.


"Apa pangeran akan bergerak sendiri?"


"Tentu kali ini aku sendiri yang akan menyelidiki, kau coba sampaikan pesan kepada Chen Nian untuk menyelinap ke penjara, aku yakin Chen Zhou saat ini sudah ditahan. Suruh dia mengatakan sejujurnya" ucap Xiao Feng.


"Baik Pangeran!" ucap Yuan Li lalu meninggalkan Xiao Feng, Xiao Feng juga bangkit berdiri dan berjalan menuju suatu tempat.


Pada malam harinya Xiao Feng ditemani Feng Xi bergerak menuju ruang pembendaharaan, mereka memakai pakaian khas assassin yang serba hitam dan penutup wajah sehingga hanya menyisakan kedua matanya saja, mereka menghilangkan auranya dan langsung masuk ke dalam.


"Kali ini yang hilang uang dan buku kas negara" ucap Xiao Feng

__ADS_1


"Namun ada hal yang aneh, jika berniat mencuri kenapa sekalian dengan buku catatannya" Feng Xi berkata sambil melihat lemari didepannya.


"Itu sebabnya Xiao Jun menyeret Chen Zhou karena dia yang bertanggung jawab terhadap buku catatan yang berisi pemasukan dan pengeluaran keuangan negara, untuk menguatkan bukti harus ada buku itu jika tidak Chen Zhou akan sulit terlepas dari tuduhan" ucap Xiao Feng.


"Untuk melindungi buku catatan biasanya disimpan dalam kotak kecil dan dipasang array lalu meletakkan di lemari paling atas" ucap Xiao Feng sambil menunjuk ke atas lemari yang tinggi. Feng Xi melihat sekeliling dan pandangannya tertuju pada ubin ruangan depan lemari sedikit retak.


"Kenapa lantai didepan lemari ini retak?" ucap Feng Xi sambil membungkuk meraba ubin. Xiao Feng juga langsung melihat.


"Hmm,, sepertinya ini bekas lompatan seseorang,, karena hanya seorang kultivator biasa di Alam Bumi dia akan meninggalkan jejak ketika hendak terbang" ucap Xiao Feng menganalisa.


"Benar sekali aku juga berfikir seperti itu"


"Sepertinya kita mendapat sedikit petunjuk, ayo pergi sebelum ada orang kesini" ucap Xiao Feng lalu memegang tangan Feng Xi dan mereka berteleportasi ke kediaman Xiao Feng.


*****


Keesokkan harinya Xiao Feng dan Feng Xi berada dihalaman belakang kediaman serta ditemani Yuan Li.


"Tentu aku akan mengambil semampuku" jawab Feng Xi


"Benar,, tapi nyatanya uangnya hilang semua berarti ada dua kemungkinan,, yang pertama mereka memiliki cincin penyimpanan dan yang kedua mereka ada lebih dari dua orang untuk membawa peti itu" ucap Xiao Feng.


"Namun jika benar mereka memiliki cincin penyimpanan bagaimana kita menemukannya?"


"Mudah saja, mereka yang disuruh pasti tidak akan pergi begitu saja meninggalkan ibukota tapi mereka menunggu perintah lain dan membawa uang itu sebagai jaminan, karena tidak mungkin kalau orang yang menyuruhnya akan melepaskan begitu saja sedikitnya uang itu akan mereka pakai untuk bertransaksi baik di rumah makan atau rumah bordil. Karena koin emas ada tanda khusus kerajaan" ucap Xiao Feng menjelaskan.


"Lalu apa kita akan bergerak sekarang?" tanya Feng Xi.


"Tentu saja, namun kita harus menyisir setiap restoran dan rumah bordil di ibukota" ucap Xiao Feng.


"Tenang saja,, aku akan menyuruh orang untuk melakukannya" ucap Yuan Li yang berdiri dibelakang Xiao Feng.

__ADS_1


"Bagus kalau begitu,, ayo kita bergerak" ajak Xiao Feng lalu bangkit berdiri dan diikuti Feng Xi. Ketiganya berjalan meninggalkan kediaman.


*****


Saat ini hari menjelang siang Xiao Feng dan Feng Xi berjalan disekitar ibukota, mereka hanya memakai pakaian biasa untuk penyamaran. Mereka memasuki sebuah rumah makan dan kebetulan sedang ramai-ramainya.


"Selamat datang Tuan dan Nona" ucap pelayan


"Apakah masih ada meja kosong?" ucap Xiao Feng sambil melihat meja yang dipenuhi orang.


"Ada tuan itu dilantai dua namun harganya sedikit mahal"


"Hmm bagaimana ini, kita tidak punya koin lebih" ucap Feng Xi dan tepat saat itu masuk dua orang pria berusia sekitar 40 an berpakaian khas kultivator, Xiao Feng merasakan dari auranya kedua pria itu berada di Alam Bumi.


"Hoho kalian kekurangan uang ya,, bagaimana kalau kita membantu?" ucap salah-seorang kultivator itu, Xiao Feng dan Feng Xi mengalihkan pandangannya.


"Terimakasih tuan kultivator namun kenapa tuan tiba-tiba membantu kami?" tanya Xiao Feng sambil menangkupkan kedua tangan. Kedua orang itu saling memandang sejenak lalu melihat Xiao Feng dan Feng Xi.


"Memang ada hal kami perlu bantuanmu,, kulihat gadis disebelahmu sangat cantik bagaimana kalau dia menemani kamu minum?" ucap salah satu pria, Xiao Feng berpura-pura terkejut dan memasang wajah seolah tidak rela.


"Mmmm apa tidak ada hal lain tuan?"


"Ya itu juga kalau kalian mau, jika gadis itu menemani kami kau pun juga akan bisa menikmati makanan dan minuman disini, bagaimana"


Xiao Feng melihat kearah Feng Xi dan gadis itu hanya mengangguk.


"Baiklah tuan, terimakasih"


"Nah begitu kan beres urusannya, pelayan siapkan makanan dan minuman terbaik di sini dan antarkan ke lantai dua" ucap pria itu sambil memberikan tiga koin emas. Xiao Feng tersenyum tipis melihat koin emas itu ada tanda khusus kerajaan.


Mereka kemudian berjalan ke lantai dua dan langsung duduk di mejanya, Xiao Feng sendiri dan Feng Xi duduk didepan kedua pria itu. Tak lama kemudian pelayan datang membawakan pesanan mereka, tanpa sepengetahuan orang lain ketika pelayan melewati Xiao Feng tangan kanan Xiao Feng bergerak diam-diam menyentilkan pil kecil ke dalam guci arak yang tidak tertutup. Pelayan kemudian menyusun hidangan dan arak lalu pergi meninggalkan ruangan itu.

__ADS_1


*****bersambung


__ADS_2