
***
Xiao Feng terus mengejar sosok itu hingga sampai di alun-alun kota, matanya berkeliling mencari keberadaan sosok yang tiba-tiba menghilang ditengah keramaian orang.
Alun-alun ibukota kerajaan Zhu ramai sekali, ditengah lapangan luas yang terdapat dialun-alun sudah ada panggung besar berserta beberapa kursi dan meja yang sebagian besar sudah terisi oleh para Patriak klan dan sekte, termasuk Tabib Ni dan Tuan Hong yang duduk bersebelahan dan Patriak sekte Awan Biru Yang Liang juga sudah duduk, Xiao Feng tidak terlalu memperhatikan dulu ketika Tabib Ni dan Tuan Hong memanggilnya dia masih fokus mencari sosok yang menghilang.
Dari belakang pundaknya ditepuk oleh tangan halus, seketika Xiao Feng berbalik dan melihat gadis sangat cantik tersenyum ke arahnya.
"Feng lama tidak bertemu, kukira tadi bukan kau!" ucap gadis itu, Xiao Feng tersenyum dan menyapa gadis itu yang tak lain adalah Lin Mei Ling.
"Mei Ling bagaimana kabarmu, apakah kau baik-baik saja?" ucap Xiao Feng, Lin Mei Ling tersenyum tipis, Xiao Feng melihat gadis itu tidak sendiri ternyata bersama Yue Han dan Gu Jong serta ada pria tua. Pria tua itu memancarkan aura kuat di alam Raja Kristal *8 berwajah bersih, gurat ketampanan masa muda masih terlihat jelas dengan pembawaan yang tenang.
"Ahh iya perkenalkan ini tetua sekaligus guru di sekteku tetua Zhi Long" ucap Lin Mei Ling, Xiao Feng menangkupkan kedua tangan memberi hormat.
"Salam tetua, aku Hei Feng Xi teman dari Mei Ling sungguh suatu kehormatan bagiku bisa melihat tetua yang luarbiasa seperti ini" ucap Xiao Feng, tetua Zhi Long tersenyum sambil mengelus dagunya.
"Salam tuan muda, tidak kusangka teman Mei Ling jga luar biasa" ucapnya sambil mencoba melihat tingkat kultivasi Xiao Feng, namun dia hanya melihat lubang hitam tak berujung seolah menarik kesadarannya.
"Ehem!"
Xiao Feng terbatuk dan tetua Zhi Long tersadar "Baiklah senang bertemu dengan tuan muda kalau begitu kami ke sana dulu, ayo Gu Jong" ucap tetua Zhi Long.
"Adik Mei Ling ayo kita kesana" ucap Gu Jong sambil menatap Xiao Feng dengan sinis, Xiao Feng sendiri tampak santai saja.
"Kakak seperguruan duluan saja aku masih ingin berbincang dengan Feng" ucap Ling Mei Ling, Gu Jong tidak punya pilihan hanya menganggukkan kepalanya, cemburu dihatinya jelas terlihat, lalu bersama Yue Han mereka mengikuti tetua dari jauh tetua Zhi Long melihatnya dia sedikit gemetar ketika tatapannya beradu dengan Xiao Feng.
"Temannya Ling'er ini tidak sederhana, Gu Jong tampaknya sainganmu ini tidak bisa kau jangkau" gumam tetua Zhi Long.
__ADS_1
****
Xiao Feng dan Lin Mei Ling berjalan berdampingan disekitar alun-alun sambil berbincang banyak, Qing Long dan Bai Hu sendiri hanya mengikuti dari jauh. Sedang asyik berbincang telinga Xiao Feng yang tajam mendengar suara memanggilnya, bukan hal yang aneh namun yang membuat Xiao Feng terkejut adalah suara yang memanggil dan panggilan yang sangat Xiao Feng kenal yaitu panggilan dari satu orang khusus untuknya.
"Rubah hitam? Xixi?" gumam Xiao Feng lalu berbalik dan benar saja matanya melihat sosok yang tadi dicarinya yang tak lain adalah Bai Feng Xi alias Putri Xiyun berlari ke arahnya. Jantung Xiao Feng berdebar kencang dia menggosok matanya seolah tidak percaya, Lin Mei Ling yang penasaran karena tiba-tiba Xiao Feng diam pun berbalik dan melihat gadis sangat cantik berambut putih berlari mendekatinya.
Hati gadis cantik itu sedikit tercubit ketika gadis cantik berambut putih memeluk Xiao Feng.
"Rubah hitam akhirnya aku menemukanmu!" ucap Feng Xi ketika memeluk Xiao Feng erat, Feng Xi sangat merindukan pelukan dan aroma harum Xiao Feng wajahnya digesekkan di dada bidang Xiao Feng lalu mengangkat kepalanya.
"Rubah hitam sialan apa kau tidak merindukanku!" ucap Feng Xi ketika melihat Xiao Feng hanya diam saja lalu dia mencubit pinggangnya.
"Aww,, Xixi ini sakit" ucap Xiao Feng.
"Cih begitu saja sakit" ucap Feng Xi melepas pelukannya, Xiao Feng yang tersadar langsung memeluk Feng Xi erat.
"Benar ini aku, siapa lagi yang memanggilmu rubah hitam selain aku Feng Ge" ucap Feng Xi, Xiao Feng kembali memeluk Feng Xi namun dia tak lama kemudian tersadar karena ini dikeramaian seketika melepas pelukannya lalu berbalik menghadap Lin Mei Ling yang menatapnya dengan pandangan rumit.
Lin Mei Ling sejak tadi melihat adegan itu terdiam, hatinya sakit melihat Xiao Feng memeluk gadis cantik itu didepannya, air matanya hendak menetes namun sekuat mungkin dia tahan.
"Feng tidak pernah memperlakukan gadis seintim ini, apakah dia kekasihnya" gumam Lin Mei Ling dalam hati.
"Mei Ling kenalkan ini Bai Feng Xi, istriku,, Xixi ini adalah Lin Mei Ling yang kuceritakan dulu ketika dialam roh!" ucap Xiao Feng dan Feng Xi tersenyum ke arah Lin Mei Ling.
"Aku Bai Feng Xi, senang bertemu denganku, si rubah hitam sering menceritakanmu dan ternyata memang benar kau gadis sangat cantik" ucap Feng Xi riang.
"Jdeerr!"
__ADS_1
Mendengar kata istri dari mulut pria yang diam-diam dicintainya, hatinya seolah dihantam palu besar diiris sembilu. Lin Mei Ling merasakan sesak didada dan tak sadar air mata menetes di pipinya, Xiao Feng yang melihat itu bingung kenapa tiba-tiba Lin Mei Ling menangis.
"Mei Ling kau kenapa menangis!" ucap Xiao Feng, Lin Mei Ling tersadar lalu mengusap air matanya dan tersenyum.
"Tidak apa-apa Feng aku hanya terharu dan terbawa suasana melihat pertemuan kalian, salam kenal aku Lin Mei Ling teman dari Feng, ternyata benar kau gadis yang cantik" ucap Lin Mei Ling berbohong dengan lembut dan ramah, Xiao Feng menganggukkan kepalanya tetapi Feng Xi tidak bisa dibohongi sebagai sesama wanita dia tahu apa yang menyebabkan gadis itu menangis tanpa sadar.
"Baiklah Feng aku tidak ingin menganggu kalian, aku bergabung dulu dengan yang lain" ucap Ling Mei Ling.
"Kenapa? kita baru bertemu lagi,, kenapa tidak bersama saja kita jalan-jalan dulu" ucap Xiao Feng, Lin Mei Ling menggelengkan kepalanya pelan.
"Tidak,, nanti saja setelah acara kompetisi selesai aku akan mengunjungi kalian" ucap Ling Mei Ling, setelah itu dia pun berjalan meninggalkan Xiao Feng dan Feng Xi, Feng Xi melihat kepergian Lin Mei Ling tidak berbicara.
"Xixi kenapa kau diam biasanya bertemu teman baru kau suka bawel!" ucap Xiao Feng.
"Ishh kau ini,, ayo kita jalan-jalan!" ucap Feng Xi sambil menggandeng tangan Xiao Feng.
"Ayo,, kau juga harus ceritakan kapan sampai di alam dewa dan bisa berada disini" ucap Xiao Feng.
"Baiklah jangan lupakan araknya"
"Itu masalah gampang"
Ditempat lain dikejauhan.
"Qing Long aku kasihan pada nona Lin Mei Ling, pantas saja tuan terburu-buru ternyata nona Feng berada disini" ucap Bai Hu, dia juga tidak buta dan bisa melihat kalau Lin Mei Ling memendam rasa kepada tuannya sejak pertemuan pertama kali di alam roh.
"Urusan tuan kita bawahan tidak berhak ikut campur!" ucap Qing Long dingin, Bai Hu hanya mengangkat kedua bahunya lalu berjalan mengikuti Xiao Feng dari kejauhan diikuti Qing Long.
__ADS_1
*** bersambung ***