
Terlihat Divisi Macan dan Divisi Phyton mulai menyerbu sisi kiri dan kanan secara bersamaan, walaupun jumlah binatang buas sangat banyak dan tidak sebanding, mereka tidak gentar. Kedua Divisi sedikit demi sedikit menyerang dengan dibantu dilindungi pasukan panah yang tiada henti menembaki dari atas benteng membuat para binatang buas tidak sampai melukai. Divisi Elang membuka jalan dengan dibantu pasukan istana mulai menyerang sisi depan. Xiao Feng mengamati dari atas lalu berkata kepada timnya.
"Ayo kita turun, Bai Hu temani Sun Xie dan Sun Guan, kalian bersama Yuan Li dan Ren Yan bergabung ke Divisi Macan. Xixi, Ying'er dan Ling'er kalian bersama Zhu Que dan Zhu Yue bantu Divisi Phyton, aku sendiri akan membantu Divisi Elang menyerang dari depan. Qing Long kau pantau dari atas jika ada yang kesulitan lekas bantu!" ucap Xiao Feng lantang.
"Kami menerima perintah!"
Xiao Feng saling memandang sejenak dengan Feng Xi, keduanya menganggukkan kepala, lalu turun dari benteng menuju ke arah binatang buas.
"Kalian semua hati-hati!"
"Xixi hati-hati" ucap Xiao Feng mengirimkan pesan suara, Feng Xi tersenyum sejenak lalu melesat cepat ke bawah.
Zhu Que dan Zhu Yue membesarkan tubuhnya menjadi seekor burung Phoenix besar.
"Kwaakkk,, burung jelek lihatlah aku akan membakar binatang buas itu lebih banyak darimu!" ucap Zhu Que
"Cih,, es ku lebih baik daripada apimu!" Zhu Yue tidak mau kalah. Memang dulunya ras Phoenix bergabung tapi karena ada konflik internal mereka memisahkan diri dan berselisih dalam waktu yang lama.
Xiao Feng melesat dengan sangat cepat, dia terbang di atas pasukan Qingzhou dan Divisi Elang yang sedang bertarung dengan para binatang buas.
"Buuumm!"
Ledakan keras dan angin dari ledakan menghempaskan binatang buas ketika Xiao Feng mendarat di tanah, dia mengeluarkan kipasnya dan pedang kegelapan di tangan kiri. Xiao Feng lalu menyerbu dengan ganas membunuh binatang buas terdekat yang menyerangnya dari segala arah.
Kipas di tangannya dikibaskan berulang kali menciptakan gelombang angin dingin membekukan binatang kadang api yang menyengat panas membakar. Pedang Kegelapan yang terdapat rantai ditangan kirinya dia lemparkan dan babatkan ke segala arah memotong anggota tubuh para binatang buas. Dering pemberitahuan sengaja di nonaktifkan biar dia fokus membantai.
"Buumm"
"Sringgg!"
"Wusshh!"
"Ggrroaaahh!"
__ADS_1
Berbagai suara terdengar ketika Xiao Feng mengeluarkan teknik-tekniknya. Semua orang yang melihat para binatang buas terbantai dengan cepat semangatnya terpacu, bahkan komandan Divisi Elang berseru lantang memberi semangat kepada timnya.
"Ayo habiskan jangan membuat malu tim elit Paviliun Gagak Hitam!"
"Ayoo" Mereka bersemangat membantai para binatang buas.
Disisi lain di tempat Divisi Macan, Sun Xie yang memiliki tubuh Dewa Perang terpacu semangatnya ketika dalam pertempuran, bersenjatakan tombak panjang dia memutar tombaknya membabat para binatang buas yang mendekat. Lalu dari tubuhnya keluar siluet manusia berzirah besi dengan tameng dan pedang berukuran raksasa. Siluet manusia raksasa itu menebaskan pedangnya dari atas ke bawah.
"Buumm!"
Tanah terbelah dan terus menjalar sejauh lima ratus meter dan membunuh ratusan binatang buas. Sun Guan tidak mau kalah biarpun masih sangat muda dengan elemen kegelapan dan teknik unik miliknya dia menyelinap dan menghilang, lalu tiba-tiba muncul di berbagai tempat. Tampak seperti teknik teleportasi Xiao Feng, namun Sun Guan tidak berteleportasi dia memasuki bayangan yang tercipta dari binatang buas.
Yuan Li dan Ren Yan juga tampak serius membantai ratusan monster di sekitarnya kerjasama mereka terjalin apik dan saling melindungi, hingga dalam waktu singkat mereka sudah membantai ratusan monster.
Sun Ling'er dengan elemen cahaya nya bergerak secepat kilat dan membunuh puluhan binatang buas, kadang dia membuat ratusan pedang dari elemen cahaya dan menghujani binatang buas yang mencoba menyerangnya. Li Ying sendiri juga terlihat bersemangat mengeluarkan semua kemampuannya, seluruh tubuhnya diselimuti api merah panas dan melesat ke berbagai arah sambil melepaskan tembakan atau semburan api dari tangannya. Setiap tempat yang dilewati Li Ying, tempat itu pasti terbakar dengan mayat binatang buas yang hitam gosong.
Feng Xi sendiri juga bertarung dengan mengeluarkan kemampuannya karena para binatang buas paling tinggi berada di Alam Langit *9 tentu hal yang sangat mudah baginya membereskan binatang buas yang mendekat. Feng Xi berkali-kali menembakan ratusan pedang dan tombak besar membekukan sekaligus membunuh para binatang buas di sekelilingnya. Semua orang juga terkagum dengan tim Xiao Feng biarpun masih muda namun memiliki kemampuan mengerikan.
"Kalau tidak salah gadis itu bukankah Bai Feng Xi dari sekte Teratai?" seseorang berkata disela pertarungannya melihat Feng Xi yang membantai ratusan binatang buas.
"Haha tidak sia-sia aku ikut kesini dan bisa melihat pasangan terkenal Bai Feng Xi dan Hei Feng Xi dari paviliun Gagak Hitam itu"
"Benar mereka berdua sesuai rumor, dimana ada Bai Feng Xi disitu ada Hei Feng Xi,,, ayo kita jangan mau kalah sama kedua anak muda itu!" semua orang tidak tahu kalau gadis itu adalah Putri Kerajaan Qingzhou hanya para jendral saja yang tahu, itupun mereka tidak berani mengungkapkan didepan umum.
Xiao Feng sesekali melihat ke arah semua orang dengan teknik matanya, jika ada sesuatu yang berbahaya dia langsung berteleportasi melindungi termasuk pasukan Qingzhou.
****
Di istana Qingzhou Raja Feng Xiong sedang duduk bersama Feng Xuening dan Feng Xueyue, mereka tampak berbincang.
"Xiyun itu gadis nakal, tidak pernah betah diam di istana" ucap Feng Xueyue
"Xie'er kau harus memahami adikmu, sejak dulu dia memang tidak suka diistana tapi suka keluar melihat keadaan kerajaan dan bertualang, sebagai ibu hanya bisa mendukungnya saja" Feng Xuening berkata.
__ADS_1
"Bermain saja kerjanya nanti tidak ada pemuda yang mau dengannya!" Feng Xueyue tertawa ringan.
"Tenang saja ayah sudah mempunyai calon yang cocok untuk dia, ayah ingin menjodohkan dia dengan pemuda itu!"
"Memangnya siapa ayah!" tanya Feng Xueyue.
"Hei Feng Xi dari paviliun Gagak Hitam selain tampan dia juga berbakat"
"Tapi biarpun dia menyandang status Tuan Muda Hebat dia hanya orang biasa dan tentu tentu akan memicu ketidaksetujuan dari para pejabat, lagipula apa dia mau kalau dijodohkan dengan Hei Feng Xi sedangkan dia sangat mengidolakan Pangeran Kedua Youngzhou Xiao Feng" ucap Feng Xuening.
"Ya sebenarnya aku juga menginginkan Pangeran Xiao Feng jadi menantu kita, tapi Hei Feng Xi juga ideal untuk jadi menantu,, haha sudah biarlah biarkan nanti Xiyun yang menentukan sendiri!" ucap Feng Xiong, Feng Xueyue tertawa yang membuat Raja dan Ratu itu heran.
"Apa yang kau tertawakan?" tanya Feng Xiong.
"Haha ayah, aku lupa memberitahu sesuatu ketika dipertemuan antar kerajaan kemarin!"
"Memangnya apa itu Xue'er?" tanya Feng Xuening.
"Pangeran Xiao Feng itu ternyata adalah Hei Feng Xi mereka orang yang sama" ucap Feng Xueyue membuat Feng Xiong dan Feng Xuening sangat kaget.
"Benarkah?"
"Benar ibu,,!"
"Coba kau ceritakan!" ucap Feng Xuening. Ketika hendak bercerita tiba-tiba seorang dari divisi informasi berlari dari luar dan masuk ke ruangan.
"Ijin melapor Raja, Gelombang binatang buas menyerang dan sekarang Tuan Putri Xiyun memimpin pasukan dibantu Hei Feng Xi dari Paviliun Gagak Hitam!" setelah melapor tanpa menunggu jawaban dia berlari keluar untuk melanjutkan tugasnya. Mereka terkejut.
"Xue'er lekas kau bawa pasukan dari Divisi Burung Api bantu Xiyun!"
"Baik ayah!" ucap Feng Xueyue lalu dia meninggalkan ruangan dan memanggil divisi Burung Api milik Kerajaan Qingzhou yang merupakan Divisi Elit yang sangat tangguh dan terkenal didunia. Tak berselang lama Feng Xueyue langsung berangkat.
"Gege disana pasti berbahaya aku takut Xiyun terluka" ucap Xuening.
__ADS_1
"Aku tahu kau khawatir, namun disana ada Hei Feng Xi semua akan baik-baik saja!"
***** bersambung