Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 85 Bertemu Pangeran Huang Zhi Yan


__ADS_3

Xiao Feng dan Bai Hu kini sedang terbang untuk kembali ke markas pusat paviliun Gagak Hitam mereka terbang berdampingan sambil membicarakan berbagai hal.


"Tuan,,didepan sana sepertinya kota Chenhan perbatasan antara Bingzhou dan Huangzhou,,dan kita dari tadi melihat banyak rakyat yang mengungsi dari kota itu akibat perang yang sebentar lagi akan terjadi apakah kita perlu jalan memutar"Bai Hu berkata


"Kalau jalan memutar akan menunda perjalanan kita,,kita tetap melewati kota Chenhan" ucap Xiao Feng


"Tuan sebenarnya ingin menolong rakyat kan,bukan takut menunda waktu,,meooww"


"Kekaisaran saat ini sedang melemah dengan hilangnya token Longbai,,Raja Bi Han terlalu berani memicu peperangan,,aku tidak akan membiarkan dia merusak rencana besar" ucap Xiao Feng da'i dan Bai Hu menambah kecepatan terbangnya.


Suasana dikota Chenhan saat ini sedang memanas diluar gerbang terlihat kavaleri pasukan dari Kerajaan Bingzhou dari jumlah yang berbaris diperkirakan pasukan itu berjumlah 10.000 prajurit.Dari arah depan seorang pria mengenakan zirah besi dan berkuda maju ke depan.


"Sampaikan pesanku kepada walikota kalian sebaiknya buka gerbang lebih awal,jika tidak ketika pasukan Bingzhou menerobos akan kubunuh dia sebagai persembahan"teriak orang itu dengan keras kemudian berbalik kembali ke pasukannya.


Didalam Kediaman Walikota Chenhan dua orang sedang berbincang serius,dua orang itu adalah Zhu Hai walikota Chenhai berada di Alam Kaisar *5 dan wakilnya Ming Tou berada di Alam Kaisar *2.


"Sepertinya kita tidak bisa memenangkan perang Tuan,pasukan Bingzhou mengirim 10.000 pasukan dan kota kita hanya memiliki 3000 jika dipaksakan tetap akan mendapat kerugian" ucap wakilnya


"Token Longbai menghilang semua kerajaan dan organisasi yang lain sudah melakukan pergerakan,aku sudah menduga cepat atau lambat ini akan segera terjadi,,,Kita harus meminta bantuan dari ibukota,namun apakah sempat pihak ibukota dengan cepat mengirim bantuan,tampaknya kita harus bertahan sendiri" Zhu Hai berkata serius.Mereka membahas rencana apa yang akan dilakukan untuk menahan pasukan Bingzhou,tiba-tiba seorang penjaga memasuki ruangan.


"Tuan ada tamu dari ibukota datang" kata pengawal sambil menangkupkan tangan.Zhu Hai yang mendengar langsung berdiri


"Suruh dia masuk"


"Baik"


Kemudian muncul seorang pria muda dengan paras tampan berambut biru,dia menangkupkan tangan memberi salam kepada Zhu Hai dan Ming Tou.


"Salam walikota Zhu"ucap pria itu

__ADS_1


"Tuan dari ibukota membawa berapa pasukan" Zhu Hai membalas hormat pria itu dan mengajukan pertanyaan.


"Aku hanya sendirian"


"Kau bukan dari ibukota,,siapa sebenarnya kau?"


"Aku Ling Xu Yuan"


Ming Tou yang mendengar itu memikirkan sesuatu kemudian dia terkejut setelah menyadari sesuatu dan berkata


"Pendekar Suci dari keluarga Ling,,seseorang yang dijuluki Tuan Muda nomor 1,Tuan Muda Tenang,,apakah aku benar?"


Ternyata yang datang adalah salah satu dari Empat Tuan Muda Hebat yaitu Ling Xu Yuan,dia yang sedang bertualang dan hendak mengunjungi Pangeran Huang Zhi Yan tidak sengaja mendengar kabar peperangan di Kota Chenhan akan terjadi,,maka dia segera menuju kota Chenhan untuk memberi bantuan.


"Apa Tuan Muda Ling akan menghentikan pasukan Bingzhuo sendirian?" tanya Zhu Hai.


"Aku mencoba untuk menghentikan pasukan Bingzhou dengan menarik pasukan bukan berperang,,karena jika dipaksakan kota Chenhan akan kalah jadi aku akan membujuknya." Ling Xu Yuan berkata.


*****


"uuhuukkk...dasar sialan kotor sudah wajahku ini mana jauh dari sungai,,,"


"malang sekali hidupku,,memang benar biarpun menyebalkan atau dijual saat tidur setidaknya aku bisa makan kenyang dan tidur dengan hangat jika bersama si rubah hitam," Feng Xi mengomel panjang pendek,melihat ayamnya belum matang api sudah padam dia dengan kesal menendang ayam itu ke arah belakangnya.


*****


"Pangeran kudengar para tokoh kultivator kemarin menuju ke sekte Teratai Putih dan Bai Feng Xi yang dicari malah tidak muncul" Xue Lian pengawal pribadi Huang Zhi Yan berkata,mereka bergerak menuju sekte Teratai Putih untuk mengambil token Longbai dari tangan Feng Xi.


"Kau berfikir dia akan lari? gadis itu menolong Xu Kong dan Xu Kong mempercayakan token itu padanya,dari situ aku juga percaya kalau Bai Feng Xi tidak akan berkhianat,jikapun dia memiliki niat itu akan tidak akan melepaskannya"Huang Zhi Yan berkata dingin.Xue Lian hanya menganggukkan kepala,namun ketika hendak berkata lagi ada sebuah benda dari samping melayang ke arahnya,dengan cepat Xue Lian mencabut pedang yang tergantung di punggung kuda lalu melompat menebas,benda itu terbelah dan setelah dilihat ternyata hanya daging ayam yang menghitam.

__ADS_1


"Bangsaatt sialan siapa yang berani mempermainkan ku" Xue Lian berteriak marah,Huang Zhi Yan juga megarahkan pandangan matanya ke arah munculnya benda tadi,,tak lama kemudian muncul sosok gadis berambut putih dengan wajah kotor penuh debu.


"Hehe maaf aku tidak sengaja,,sebaiknya lupakan saja "Feng Xi yang muncul berkata dia menyengir sambil mengangkat dua jari tangan kanannya.Xue Lian yang memiliki temperamen mudah emosi segera melesat menyerang dia menusukkan pedangnya mengarah ke jantung Feng Xi,Feng Xi hanya tenang saja menjepit pedang itu dengan jarinya.


"Hentikan seranganmu atau pedangmu patah" Setelah berkata Feng Xi memutar jarinya dan pedang itu terlempar ke atas.Feng Xi melompat dan menyerang Xue Lian.Karena sangat cepat Xue Lian hanya bisa menghindar mundur namun Feng Xi mengejar.Saat pedang sedikit lagi menyentuh Xue Lian.Huang Zhi Yan dengan cepat mencabut pedangnya dan menepis serangan Feng Xi.


"Trankk"


Dua buah pedang berbenturan dan menimbulkan suara keras,Feng Xi dan Huang Zhi Yan sama-sama mundur sementara Xue Lian sudah mundur jauh ketika Huang Zhi Yan menepis serangan Feng Xi.


Feng Xi kemudian melesat maju menusukkan pedangnya,Huang Zhi Yan pun melakukan hal yang sama,mereka bertarung bertukar serangan dengan cepat.Ketika sudah 20 gerakan Feng Xi melompat dan bersalto ke belakang dua kali kemudian melemparkan pedangnya dan langsung masuk ke sarung pedang yang berada ditangan Xue Lian.


Huang Zhi Yan pun mendarat di tanah dan berdiri didepan Xue Lian kemudian menyerahkan pedangnya ke Xue Lian.Kini Huang Zhi Yan dan Feng Xi berhadapan dalam jarak 10 langkah.


"Dari teknik yang digunakan sepertinya kau adalah salah satu dari empat Tuan Muda Hebat Pangeran Huang Zhi Yan dari kekaisaran Huangzhou" Feng Xi berkata.


"Sepertinya nona sangat mengenalku,,namun teknik beladiri nona juga mengesankan.Nona adalah orang kedua yang bisa bertarung imbang denganku" ucap Huang Zhi Yan sambil menangkupkan tangan


"Siapa yang pertama"


"Ling Xu Yuan"


"Hmm Tuan Muda nomor satu di dunia itu,,memang sesuai dengan reputasinya"


"Maafkan kesalahpahaman bawahanku sebagai permintaan maaf mari kutraktir Nona seguci arak dari Ibukota Huangzhou,Xue Lian siapkan arak dan makanan" seru Huang Zhi Yan sambil mengulurkan tangan mempersilakan Feng Xi


"Baik Pangeran"


"Kebetulan sekali aku juga lapar jadi aku terima tawaranmu"Feng Xi berkata kemudian mereka berjalan menuju bawah pohon yang cukup luas dan rindang,Xue Lian segera menggelar tikar dan menyiapkan beberapa hidangan perbekalan Huang Zhi Yan.

__ADS_1


*** bersambung


__ADS_2