Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 365 Kematian Agen Nomor 9


__ADS_3

****


"Brengsekkk!"


Zhang Rui segera menelan pil pemulihan dan tangannya berangsur membaik, Xiao Feng membiarkan saja dulu dan dia beralih ke arah Cang Zhui yang sudah didekatnya sambil menebaskan pedang racunnya.


"Matilah bocah sialan!"


"Wusshh!"


Dari anginnya saja yang berhembus sudah dipastikan itu mengandung racun, jika sampa terhirup akan sangat berbahaya bagi orang biasa. Xiao Feng memiringkan kepala dan pedang itu lewat dia jengkal di sisi kirinya, Cang Zhui yang tidak percaya serangannya bisa dihindari memutar pedangnya mengincar bagian pinggang Xiao Feng.


Xiao Feng membuat gerakan merebahkan tubuh ke tanah dan menepukkan tangan kiri ke atas tanah, tubuhnya berputar dengan kaki kanan sudah terpentang lurus mengincar kepala Cang Zhui dengan posisi menebas dari atas ke bawah.


"Wuuutt!"


"Plaakk!"


"Kraakk!"


"Arrrghhh!"


Cang Zhui yang melihat segera menyilangkan tangan kiri menahan serangan Xiao Feng dan berhasil namun saling kerasnya tangan kiri Cang Zhui yang digunakan untuk menahan patah. Cang Zhui berteriak kesakitan dan dia berusaha melompat mundur namun Xiao Feng sudah berada didepannya, belum sempat bersiap tangan kiri Xiao Feng menarik kerah bajunya dan menyebabkan Cang Zhui terseret ke depan Xiao Feng.


Xiao Feng menyapu kakinya dan Cang Zhui jatuh terjerembab di atas tanah, namun sesaat sebelum jatuh, Xiao Feng menekuk kakinya dan lututnya dengan telak menghantam dada Cang Zhui, dia tidak bisa menghindar atau menahan karena gerakan Xiao Feng sangat cepat.


"Wuutt!"


"Buukk!"


"Uhuukk!"


Cang Zhui menyemburkan darah dari mulutnya dan terlempar berjumpalitan dengan posisi kepala terbenam diatas tanah dan membentuk garis memanjang sejauh seratus meter dan baru berhenti setelah menabrak pohon, Cang Zhui perlahan bangun dan kembali mengeluarkan seteguk darah, lima tulang rusuknya patah dan nafasnya sesak.


"Uhuukk,, hufftt,, hufft,, si,, sialan!"


Cang Zhui segera mengeluarkan pil, Xiao Feng santai saja dan membiarkan mereka mengobati dirinya terlebih dahulu karena dia masih belum puas menyiksa mereka berdua. Zhang Rui dan Cang Zhui selesai memulihkan diri, mereka berdua sangat murka dihajar Xiao Feng, keduanya kembali melesat.


"Tapak Guntur!"

__ADS_1


"Badai Es!"


"Blaaar!"


"Wuussshh!"


Zhang Rui dan Cang Zhui langsung mengeluarkan teknik tingkat tingginya mereka ingin menghabisi Xiao Feng secepat mungkin. Siluet telapak tangan besar dari elemen petir disertai ledakan keras seperti halilintar yang menyambar menerjang dengan cepat ke arah Xiao Feng disertai angin kencang dingin dengan butiran es besar dan runcing dari teknik Cang Zhui.


"Ingin bermain elemen petir dan es denganku baiklah ku layani kalian"


Xiao Feng dengan tenang mengibaskan kipasnya dari bawah ke atas dengan gerakan mencungkil disertai aliran elemen es dan tangan kiri kembali mengeluarkan teknik bola petir.


"Ddrrzzttt!"


"Wusshh!"


Tiga bola petir yang ukurannya lebih besar dari sebelumnya muncul didepan Xiao Feng dan langsung menerjang dengan cepat ke arah tapak Guntur Zhang Rui, disusul angin dingin yang lebih kencang disertai butiran es berjatuhan.


"Blaaarrr!"


"Booom!"


"Si, siapa kau sebenarnya!" seru Zhang Rui.


"Aku yang membunuh anggota kalian!"


"Tapi yang membunuh Xuemo orang yang memiliki elemen kayu, kau hanya memiliki elemen petir, angin dan es saja!" Cang Zhui menimpali.


"Yah,, yang kalian sebutkan adalah bawahanku" ucap Xiao Feng sambil tersenyum tipis, Zhang Rui dan Cang Zhui merutuk dalam hati. Pantas saja lawannya sangat tangguh sebab yang membunuh agen nomor 10 dengan mudah adalah bawahannya tentu tuannya lebih kuat lagi.


"Nomor 8 apakah kita lebih baik lari saja?" ucap Cang Zhui mengirimkan pesan suara.


"Menurutku begitu, namun dia tidak mungkin melepaskan kita" jawab Zhang Rui.


"Lalu kita harus bagaimana?"


"Lebih baik serang saja, kita bertarung setidaknya dia juga akan terluka!" ucap Zhang Rui, Cang Zhui menganggukkan kepala. Mereka berdua berdiri dan bersiap lagi.


"Bocah kuakui kau hebat namun bersinggungan dengan organisasi Kapak Ganda bukan hal yang baik, sebaiknya kau jangan terlalu gegabah" ucap Zhang Rui, Xiao Feng tersenyum tipis.

__ADS_1


"Organisasi sampah seperti itu masih belum layak mengancam ku, jika organisasi itu bahkan ketua kalian mencarimu, ayo saja aku akan menunggu,, tidak,, aku yang akan mendatangi dan menghancurkan organisasi sampah kalian!" ucap Xiao Feng.


"Bocah ini mulutnya kelewat takabur,, nomor 9 ayo serang!"


Zhang Rui bergerak terlebih dahulu, ditangannya memegang sebuah tombak panjang berwarna biru kekuningan, Zhang Rui menusukkan tombak ke arah Xiao Feng.


Xiao Feng tersenyum tipis dan dengan dua jari dia menjepit mata tombak Zhang Rui.


"Tap!"


Zhang Rui terkejut setengah mati serangan dengan mengalirkan energi Qi sebanyak 70% diatas dengan mudah hanya dengan dua jari dan belum sempat bereaksi tiba-tiba pusaran seperti riak air muncul didepannya.


"Mata Ruang!"


Secara perlahan tubuh Zhang Rui dari kepala hingga kaki berputar sesuai pusaran riak dan sosoknya menghilang dengan kecepatan yang dapat dilihat mata, Cang Zhui kaget dan dia bergetar ketakutan melihat kejadian itu terlebih Xiao Feng melihat ke arahnya.


"Ampuni aku tuan,, aku salah mencari lawan,, dan aku salah telah menyinggung wanitamu!" ucap Cang Zhui, namun Xiao Feng tidak memberi kesempatan dia melesat cepat ke arah Cang Zhui.


"Brengseekk aku akan mengadu jiwa denganmu!" serunya, dia merasa percuma meminta ampun jadi lebih baik bertarung saja.


Cang Zhui menebaskan pedang racun nya, Xiao Feng melompat ke atas menghindari dengan memutar tubuhnya. Kipas elemen dilemparkan dan berputar seperti kincir, Cang Zhui bergerak menghindari dan berhasil, kipas itu terus bergerak dan masih berputar diatas tanah. Belum saja melepas nafas lega Xiao Feng sudah muncul didekatnya. Xiao Feng menendang dagu Cang Zhui dan melemparkannya ke atas, hingga pedangnya terlepas.


Xiao Feng ikut melesat ke atas lalu memegang kerah baju dan kaki kaki Cang Zhui, setelah itu Xiao Feng melepaskan Cang Zhui ke arah kipas yang masih berputar diatas tanah dengan posisi kepala terlebih dahulu, Cang Zhui berusaha mengendalikan tubuhnya namun Xiao Feng tidak membiarkan dia melesat dan menginjak punggung Cang Zhui seperti berdiri diatas papan seluncuran. Kini posisi Cang Zhui seperti kayu yang didorong ke arah mesin pemotongan.


"Crassshhh,!"


Cang Zhui yang tidak bisa bergerak akhirnya harus tewas dengan tubuhnya terpotong menjadi dua bagian dimulai dari bagian kepala sampai ke bagian tubuh bawahnya, darah menyembur dan usus tercerai. Xiao Feng langsung melompat agar tidak terkena cipratan darah.


[Ding,, selamat tuan telah membunuh di level Kaisar Raja mendapatkan 1.152.000 PS dan 11.520.000 PP]


Lin Mei Ling yang dari tadi sudah selesai menyerap pil bergidik ngeri dan sedikit mual melihat kematian Cang Zhui yang dirasa sangat sadis, sebagai gadis yang dibesarkan mengutamakan kasih dia sedikit tidak terbiasa dengan adegan tidak manusiawi, Xiao Feng? hanya santai saja dia mengambil kipasnya lalu meniup dan bekas darah dikipasnya menghilang. Xiao Feng berjalan mendekati Lin Mei Ling yang masih ditutupi baju besarnya yang belum dipakai.


"Mei Ling kau baik-baik saja?" ucap Xiao Feng tersenyum, dia merapikan rambut Lin Mei Ling yang sedikit berantakan menutupi wajah cantiknya. Gadis cantik itu tersenyum manis hingga lesung pipi muncul, dia menganggukkan kepalanya.


"Feng, aku,, aku mengucapkan terimakasih,, jika kau tidak datang aku tidak tahu akan seperti apa diriku!" ucap Lin Mei Ling.


"Sudahlah, lebih baik kita pergi dari sini kau bersihkan diri terlebih dahulu!" ucap Xiao Feng lalu menggunakan teknik mata ruang, lalu muncul pusaran seperti riak air dan sosoknya bersama Lin Mei Ling menghilang.


**** bersambung ****

__ADS_1


__ADS_2