
****
Xiao Feng mengembuskan nafasnya sejenak, memandang potongan tubuh Agen Nomor Satu yang tercerai berai diatas tanah, dia kemudian mengeluarkan kepala Agen Nomor Dua yang tempo hari dibunuhnya lalu membakarnya bersama potongan tubuh Agen Nomor Satu.
[Ding,, selamat tuan telah menyelesaikan misi menghancurkan Organisasi Kapak Ganda dalam kurun waktu lebih cepat satu bulan. Tuan berhak mendapatkan hadiah berupa kenaikan level satu ranah dan kotak misteri]
Xiao Feng tersenyum lebar mendengar itu, dia menggesekkan kedua telapak tangannya "Dengan begini selain mendapatkan poin aku juga mendapat hadiah besar, aku untung besar dan bisa menghemat waktu latihan naik ranah wheheheh,, hahaha!" Ucap Xiao Feng dengan tertawa jahat sambil kepalanya sedikit mendongak ke atas, dia saling senangnya mendengar pemberitahuan sistem tidak menyadari kalau mereka sudah datang dan berdiri didekatnya.
Feng Xi, Lin Mei Ling, Bai Hu dan Qing Long yang melihat Xiao Feng seperti itu mengerutkan keningnya, mereka masih diam menunggu saat Xiao Feng masih tertawa jahat. Tepat ketika Xiao Feng menghentikan tawanya dia kaget sampai melompat melihat empat orang didekatnya, namun dengan cepat tersadar dan kembali bersikap cool.
"Woaaa,, Ehmm itu kalian kapan sampai disini?" Ucap Xiao Feng sambil menyengir, Feng Xi maju dan tangannya meraba kening Xiao Feng.
"Kau tidak demam kenapa bicara dan tertawa sendiri? Apa kau terkena teknik ilusi?" Ucap Feng Xi, Xiao Feng menepis pelan tangan Feng Xi sambil tertawa garing.
"Itu hehe tidak ada masalah tidak ada efek ilusi, ah sudahlah jangan dibahas. Bagaimana pertarungan kalian?" Xiao Feng bertanya.
"Hmm kami sudah selesai dari tadi dan mengamatimu sejak masih bertarung sampai kau tertawa seperti iblis" ucap Feng Xi, Xiao Feng yang mendengar sontak saja terkejut.
"Hehe kalian sudah bekerja keras apa ada yang terluka?" Xiao Feng kembali bertanya
"Tidak Feng lawan kami cukup mudah kami semua berhasil mengalahkan tanpa terluka" jawab Lin Mei Ling, Xiao Feng tersenyum.
"Syukurlah kalau kalian tidak terluka, Xixi dan Mei Ling kalian cukup bagus bisa mengalahkan mereka"
"Benar tuan, aku saja hanya cukup satu gerakan membunuh sialan itu,, hah pertarungan yang membosankan. Tuan apa langkah selanjutnya?" Ucap Bai Hu, Xiao Feng mengelus dagunya sejenak.
"Hmm,, sekarang Organisasi Kapak Ganda sudah kita bereskan tentunya kita ke kediaman mereka dipuncak gunung mungkin masih ada beberapa orang. Kita bereskan sekaligus biar tidak menjadi penyakit di kemudian hari, ayo kita kesana" ucap Xiao Feng yang lainnya mengangguk faham. Lalu mereka berlima terbang ke tempat kediaman Agen Nomor Dua disalahsatu puncak gunung.
****
__ADS_1
Ketika sampai dikediaman itu, Bai Hu dengan cepat menghabisi semua sisa orang yang berada disana. Xiao Feng tidak ingin menyimpan penyakit, memang sekarang mereka lemah bagi mereka tetapi tidak menutup kemungkinan suatu saat akan bangkit dan membalas dendam jadi sebaiknya di habiskan saja.
"Feng Ge apa yang akan kita lakukan dengan kediaman ini?" Tanya Feng Xi sambil melihat Bai Hu sedang menumpuk mayat dan membakarnya. Xiao Feng mengelus dagunya dan melihat ke arah kediaman yang sebenarnya tidak terlalu besar namun cukup asri dan mewah.
"Hmm sayang sekali kalau dihancurkan kediaman bagus seperti ini, begini saja lebih baik kita pakai saja lumayan buat singgah atau sekedar bersantai lagipula dipuncak gunung ini akan aman dan tersembunyi" jawab Xiao Feng.
"Yah benar sekali sayang kalau dihancurkan, kediaman ini bisa kita gunakan untuk sekedar berkumpul" Lin Mei Ling juga berkata.
"Baiklah untuk merayakan kemenangan kita, ayo kita adakan pesta" ucap Xiao Feng.
"Yeayy kau yang memasak ya rubah hitam!" Ucap Feng Xi dengan mata berbinar "Aku sudah lama tidak merasakan masakan buatan mu!"
Xiao Feng mengelus kepala gadis cantik itu "Baiklah jika itu maumu, ayo!" Ucap Xiao Feng lalu memasuki kediaman, sebelum itu dia menyempatkan diri melihat sekeliling dan menemukan gudang harta diruang bawah tanah. Dia dengan cepat memindahkan harta didalam gudang ke dalam cincin penyimpanannya, yah patut diakui salahsatu kelebihan Xiao Feng adalah selalu bergerak cepat menguras harta orang lain sementara Feng Xi hanya memutar bola matanya malas melihat Xiao Feng yang begitu semangat mengumpulkan harta.
"Haha Nona Feng apakah dia selalu begitu" ucap Lin Mei Ling sembari tertawa kecil merdu.
"Yah dia tidak pernah berubah, kalau mengenai harta Karun dia selalu semangat, heran padahal kekayaannya lebih banyak dari sebuah kerajaan tapi tetap saja kalau ada harta dia begitu" ucap Feng Xi dia memang paling memahami sifat Xiao Feng.
****
Kali ini Xiao Feng ingin memasak makanan khas Jepang dulu sewaktu di bumi yaitu sashimi yang berbahan dasar ikan tuna. Setelah selesai memotong mereka sibuk memasak dan mempersiapkan makanan lalu sekitar setengah jam masakan sudah siap kemudian menatanya dimeja.
Asap tipis mengepul dan bau harum aroma masakan tercium membuat perut keroncongan seolah minta diisi, Feng Xi yang sudah tidak sabar mengambil sumpit dan mulai mengambil salahsatu daging.
"Eiitt,, tunggu dulu Bai Hu dan Qing Long!" Seru Xiao Feng sambil dengan cepat menarik piring berisi daging yang akan diambil Feng Xi.
"Ishhh, ayolah aku sudah lapar!"
"Tidak tunggu dulu!"
__ADS_1
"Hhmmp"
Feng Xi menggembungkan pipinya dengan tangan bersidekap di dada, Lin Mei Ling yang melihat itu tidak bisa untuk tidak mengeluarkan tawa kecil merdunya. Tak berselang lama Bai Hu dan Qing Long datang bergabung.
"Ayo kalian duduk kita makan-makan dulu" ucap Xiao Feng, Bai Hu mengendus aroma wangi masakan dan menggosokkan telapak tangan kiri kanan.
"Masakan tuan memang selalu luar biasa, tuan memang hebat dalam segala hal" ucap Bai Hu.
"Cih,, gaya menjilatmu sangat buruk!"
"Kalian masih saja bicara, ayo makan!" Ucap Feng Xi lalu mengambil daging tuna yang diiris tipis dan mencelupkannya ke dalam saus hitam terlebih dahulu lalu memasukkan ke dalam mulutnya, matanya berbinar karena baru pertama kali merasakan makanan dari ikan seenak ini. Feng Xi dengan cepat kembali memakan beberapa daging ikan.
Lin Mei Ling yang penasaran juga mencoba, reaksinya sama seperti Feng Xi. Gadis cantik itu juga langsung dengan cepat mengambil beberapa daging bahkan sampai rebutan dengan Feng Xi.
Tiga pria didepannya hanya melongo melihat kedua gadis cantik itu makan dengan cepat hingga menyisakan sedikit, tangannya begitu lincah memainkan sumpit mengambil daging seperti sedang bertarung. Keanggunan dan citra gadis beretika mereka hilang didepan makanan buatan Xiao Feng, tiga pria itu menghela nafasnya melihat makanan sudah habis dan mereka belum memakan satupun.
"Eeerghghh!"
Lin Mei Ling dan Feng Xi bersendawa bersamaan sambil menepuk perutnya.
"Aahh nikmat sekali daging ikan panggang yang dicampur saus asam pedas ini" ucap Feng Xi, Lin Mei Ling menganggukkan kepalanya cepat berulang kali dan menjulurkan lidahnya membasahi bibir.
"Benar nona Feng ini sangat enak dialam roh pun aku tidak pernah melihat olahan ikan seperti ini!"
Kedua gadis itu tertawa bersamaan namun langsung berhenti ketika mereka melihat ke arah tiga pria didepannya yang menatap datar sambil memegang sumpit. Feng Xi dan Lin Mei Ling melihat piring yang sudah kosong langsung memerah wajahnya malu dan gerakan sangat cepat seperti kelinci bertemu harimau, kedua gadis cantik itu melesat meninggalkan ruang makan dengan wajah sudah Semerah tomat.
"Tuan,, emh,, sepertinya aku akan membakar hewan buruan dulu" ucap Bai Hu, Xiao Feng dan Qing Long menghela nafasnya.
"Yasudah kau tangkap hewan buruan dan kita bakar di halaman belakang" ucap Xiao Feng sambil berdiri dan meninggalkan ruang makan diikuti Bai Hu dan Qing Long.
__ADS_1
**** bersambung ****