
*****
Karena hari masih siang Xiao Feng mengajak Bai Hu dan Qing Long untuk berkunjung ke paviliun pusat Gagak Hitam yang berada di kota Youngzhen, tidak butuh waktu lama mereka sudah sampai di paviliun. Xiao Feng berjalan santai menuju tempat latihan yang berada dibelakang paviliun dan melihat orang-orang yang sedang berlatih tanding. Ada Li Ying, Sun Ling'Er, Sun Guan serta Yuan Li dan Ren Yan yang sedang mengamati ketiga anak itu berlatih. Sun Ling'er dan Li Ying berusia sekitar 15 tahun dan kecantikan keduanya semakin terlihat memancar yang bisa membuat para pria ingin melindungi kecantikan yang sedang mekar itu, mereka berdua sudah di Alam Bumi *2. Sun Guan sendiri menginjak 13 tahun tapi memiliki tubuh tinggi dan kultivasinya juga sudah berada di Alam Bumi *1. Burung Phoenix Api Zhu Que juga bertengger di atas meja ikut menyaksikan, semua orang sangat serius sampai mereka tidak menyadari kedatangan Xiao Feng.
Xiao Feng menyaksikan dulu ketiga bertarung dengan kemampuan uniknya masing-masing saling menyerang. Xiao Feng mengeluarkan topeng putih bercorak gagal kemudian memakainya, dia langsung melompat ke tengah pertarungan dan menyerang ketiga anak itu, Sun Ling'er, Li Ying dan Sun Guan kaget dengan kemunculan pria asing yang tiba-tiba dan menyerang mereka. Sontak ketiga anak itu segera berkumpul. Namun Xiao Feng terus menyerang ketiga anak itu.
"Siap darimana orang asing ini" Yuan Li dan Ren Yan yang melihat juga akan bergerak namun dicegah oleh Zhu Que.
"Kalian diam, orang itu bukan orang jahat?"
"Apa maksudmu?" tanya Yuan Li.
"Lihat dan perhatikan saja!"
Akhirnya Yuan Li dan Ren Yan hanya memperhatikan saja. Xiao Feng menyerang dengan cepat tapi tidak menggunakan qi dia hanya menggunakan kekuatan fisiknya saja. Sun Ling'er dengan elemen cahayanya bergerak sangat cepat membalas menyerang dengan sebuah cahaya yang dia bentuk menjadi sebuah tongkat panjang, Xiao Feng juga berhati-hati sebab elemen cahaya mempunyai daya rusak yang paling kuat. Sementara Sun Guan dengan elemen kegelapannya merubah dirinya menjadi bayangan yang muncul secara mendadak mencoba menyerang titik buta Xiao Feng. Li Ying juga tidak ingin kalah berkat penguasan elemen api yang sudah sempurna karena dilatih Zhu Que, Li Ying menjelma seperti Dewi Api yang ganas,, seluruh tubuhnya di selimuti api. Setiap anggota tubuhnya yang digunakan untuk menyerang akan menyemburkan api panas.
Ketiganya menyerang Xiao Feng secara bergantian dan kerjasama mereka cukup apik. Xiao Feng bisa melihat kalau kekuatan tempur mereka meningkat pesat. Setelah bertarung sekitar lima puluh gerakan Xiao Feng melompat mundur ke belakang. Sun Ling'er, Li Ying dan Sun Guan juga mundur mengambil jarak. Keempatnya saling bertatapan, Xiao Feng mengangkat tangan kanannya dan itu membuat ketiga anak itu waspada mereka menyiapkan kuda-kuda mereka. Tangan Xiao Feng diarahkan ke wajah dan dia membuka topengnya.
Terkejutlah semua orang yang berada di arena pelatihan kecuali Zhu Que yang sudah tahu karena ikatan kontrak dengan Xiao Feng. Ketiga anak itu langsung melesat ke arah Xiao, Li Ying malah paling duluan dan dia melompat ke pelukan Xiao Feng dan memeluk lehernya erat.
"Huhu kakak Feng, benarkah ini kau!" Li Ying berkata dan air matanya mengalir dipipinya. Xiao Feng tersenyum lalu mengelus kepala Li Ying. Gadis itu hanya memeluk Xiao Feng sambil menangis.
__ADS_1
"Ying'er sudah jangan menangis,, ini kakak Feng mu!" ucap Xiao Feng, Li Ying mengangkat kepalanya dan Xiao Feng mengelus pipi Li Ying sambil menghapus air matanya.
"Kakak kemana saja selama ini, apa kakak melupakanku hingga jarang mengunjungimu"Li Ying berucap seolah mengadu.
"Tuan sudah kembali?" Tuan Li dan Ren Yan juga sudah bergabung. Xiao Feng melihat ke arah mereka.
"Yuan Li dan Ren Yan lama tidak bertemu, kalian semakin kuat saja" ucap Xiao Feng ketika melihat kultivasi mereka juga sudah di Alam Bumi. Mereka dengan dipimpin Xiao Feng berjalan menuju meja yang dibawah pohon rindang.
"Tuan,, selamat datang kembali" Zhu Que menyapa,
"Zhu Que apa kau baik-baik saja,, hmm kultivasimu telah naik ke ranah Raja Perak ya!" ucap Xiao Feng yang kemudian duduk dikursi dengan Li Ying masih menempel di pelukannya. Tak lama kemudian Bai Hu dan Qing Long muncul mendekati, semua orang heran dengan kedatangannya kecuali Zhu Que dan Xiao Feng.
"Kakak, siapa mereka!" tanya Li Ying sambil menunjuk Bai Hu dan Qing Long.
"Kakak siapa?" tanya Ling'er.
"Haa, kau begitu cepat melupakanku bukankah dulu kalian sering mempermainkan ku!" ucap Bai Hu, Ketiga anak itu mengerutkan kening heran.
"Bai Hu kau sudah mendapatkan bentuk manusiamu!" kini Zhu Que yang bertanya.
"Haha benar aku belum lama ini mendapatkan bentuk manusiaku, Zhu Que kau kalah olehku!"
__ADS_1
"Bibi Zhu siapa dia?"
"Dia adalah harimau kecil jelek yang dulu sering duduk dipundak Tuan Feng!" ucap Zhu Que menjawab pertanyaan Li Ying. Ketiga anak itu terperanjat karena kaget.
"Benarkah?"
"Yoo,, tentu saja aku adalah Bai Hu harimau paling tampan di seluruh alam semesta!" Ketiga anak itu memandang Xiao Feng untuk memastikan, Xiao Feng tersenyum lalu mengangguk. Sontak saja ketiga anak itu langsung mendekati dan memeluk Bai Hu, bahkan Sun Ling'er mencubit pipinya.
"Kyaaa Bai Hu kau dari dulu memang imut sekarang menjadi manusia tampan,,!"
"Hei,, hei,, sudah sudah kalian memelukku sampai aku tidak bisa bernafas!"
"Hahaha!" suara tawa pecah dari semua orang kecuali Qing Long yang berdiri tegak dibelakang Xiao Feng.
"Oh,, iya perkenalkan ini adalah Qing Long anggota kita yang baru" ucap Xiao Feng. Semua orang melihat ke arah Qing Long
"Qing Long tidak kusangka sejak Perang Penciptaan kau menghilang dan kini sudah bersama Tuan!" ucap Zhu Que.
"Ada beberapa hal yang telah terjadi sejak aku tewas di Perang Penciptaan dan aku terlahir disebuah Alam. Aku kebetulan bertemu Tuan" ucap Qing Long, Zhu Que mengangguk faham.
Mereka berbincang ringan, pelayan datang membawakan makanan dan minuman untuk menemani berkumpulnya mereka, sayang Sun Xie dan anak-anak yang dulu terlantar bersamanya sedang menjalankan tugas di paviliun cabang kota Liang. Mereka mendengarkan Xiao Feng yang bercerita tentang petualangannya di Alam Roh dan tentu membuat mereka takjub bahkan ingin berkunjung ke Alam Roh.
__ADS_1
Hari menjelang sore, mereka kemudian memasuki kediaman. Xiao Feng tidak ingin pulang ke kediamannya di istana dia ingin meningkatkan kekuatan orangnya yang disini agar bisa dibutuhkan apabila ada keadaan mendesak. Terlebih Xiao Feng masih waspada akan serbuan binatang buas, jadi dia ingin meningkatkan kekuatan pasukannya.
**** bersambung